I wanna be close to you

I wanna be Close To You

Apa indahnya salju? Aku benci salju. Dingin, terlalu dingin malah. Membuatku beku dan tak bisa beraktivitas. Aku memiliki kenangan buruk dengan salju lagipula cuaca dingin adalah tantangan yang berat untukku yang mengalami gangguan pernafasan.

Lalu apa yang kusukai dari alam ini? Mungkin saat langit biru membentang dan awan tersenyum menjagaku.

“Snow!” teriak Paula, sahabatku dari depan pintu penginapan kami. “Mau bermain lempar bola salju?” perkataannya berhenti saat Theresia menyikut tangannya. Aku bisa menebak apa yang mereka bahas. Oh .. si Snow tidak mampu bermain salju. Snow trauma dengan itu tuh. Kita akan dimarahi oleh Nyonya Bright jika mengajak Snow bermain salju.

Aku benci mengakui, mereka benar. Seratus persen benar, aku tidak pernah menginjakkan kakiku ke dalam tumpukkan salju. Tidak pernah juga berbaring membentuk pola kepak sayap kupu-kupu di atas hamparan putih itu. Bahkan aku tidak tahu cara membuat boneka salju, lupa – mungkin itu lebih tepatnya.

Saat aku berusia enam tahun, Mom menyadari kalau aku selalu sesak nafas bila cuaca dingin dan sejak hari itu aku mulai dibatasi kegiatannya. Dokter yang memeriksaku mengatakan aku adalah kasus yang cukup aneh. Jarang terjadi kasus seperti ini di daerah yang memiliki empat musim. Lagipula menurutnya lagi, gangguan saluran pernafasan paling parah diakibatkan oleh debu dan polusi asap, bukan dingin dan diriku (Snow)

Dan aku paling tidak suka pada namaku, mengapa Mom memberiku nama Snow.

===

“Kota kecil,” ucap seorang pemuda berperawakan tinggi, tapi tidak cukup tinggi dibanding penduduk sini. Kemungkinan besar rombongan turis ini berasal dari Asia. Aku membereskan kertas-kertas tagihan dan menatap mereka yang berdiri di depan meja penerima tamu.

Aku mendekati dan bertanya, “Mau memesan kamar?” pemuda dengan wajah cuek nan menyebalkan itu menatapku, sementara teman-temannya yang berjumlah tiga orang terus menerus membicarakan salju, ski dan natal.

“Berapa kamar,” tanyaku lagi. Dia hanya menunjukkan 3 jari kepadaku. “Tiga? Namanya,” aku merasa semakin tidak menyukai pemuda itu. “Surya,” ucapnya.
“Sure ya?” ucapku kesulitan menulis namanya dengan tepat. Dia mengambil pulpenku dan menuliskan namanya pada secarik kertas.

“Kamar 164, 165 dan 168,” ucapku sambil memberikan kunci. Rumahku adalah penginapan kecil di daerah pengunungan yang selalu ramai dikunjungi turis kala musim dingin. Mereka menikmati pemandangan gunung bersalju, ski, ice skating dan festival bola salju. Dan aku selalu menjadi satu-satunya orang yang diam di dalam kamar sambil menatap keluar keramaian itu.

==

Aku memperhatikan selama dua minggu ini Surya- yah aku sudah bisa menyebutkan namanya dengan tepat, hanya bermain ski dan ski terus. Menuruni bukit, berbaring di atas salju atau membuatkan boneka-boneka salju yang besar dan lucu untuk anak-anak di penginapan.

Ternyata dia juga sangat fasih berbahasa Inggris. Kadang kala aku menatap kulitnya yang coklat kehitaman, wajah yang sangat eksotis serta mata tajam menyebalkan. Dia juga selalu menempelkan earphone ke telinganya. Kadang kala saat aku mengantarkan kopi panas atau roti isi, aku selalu mendengar lagu Close to you dari MP3-nya.

Alhasil aku mencari koleksi lagu lamaku dan mulai mendengarkan close to you juga di kamar, sendirian, gelap dan mencoba bertahan satu hari lagi dari dinginnya salju dan manusia.

===

“Jadi festival bola salju diadakan kapan?” tanya Daniel, sahabat surya. Aku mengelap meja dan membereskan piring-piring saat mereka bertanya. “Satu minggu lagi,” ucapku singkat.
“Apa saja kegiatannya?” Johan ikutan bertanya padaku.
“Parade boneka salju, kereta santa claus dan peri-perinya. Pemilihan Snow Couple dan ditutup dengan perang bola salju. Setelah itu pertukaran kado natal di pohon cemara tua terbesar di alun-alun kota ini,” sahutku.
“Baru kali ini kau berbicara lebih dari lima patah kata,” celetuk Surya. Aku menatapnya sebal, kemudian kembali bersikap acuh tak acuh padanya.
“Kenapa aku tidak pernah melihatmu bermain ski?” tanya Surya. Aku terdiam sesaat, mematung dan mengumpulkan berbagai alasan yang seharusnya tidak perlu kukatakan padanya.

“Snow, sudah cukup kamu bekerja hari ini. Kembalilah ke kamar,” teriakan Mom membebaskanku dari dia.
“Terlalu sibuk bekerjakah? Tapi aku selalu melihat kau mengurung diri di kamar setelah dibebas tugaskan. Membosankan bukan,” ejek Surya.
Aku menatapnya dengan tatapan ingin membunuh, “kau tidak pernah tahu apa arti membosankan,” balasku kasar. Kemudian aku meninggalkan dia yang masih diam dengan tatapan ‘kau bersalah’ dari sahabat-sahabatnya.

==

Keesokan harinya saat aku keluar dari kamar, Surya telah berdiri di samping kamarku. “Apa yang sedang kau lakukan? Ini ruangan pribadi, bukan bagian dari penginapan,” ucapkku ketus. Aku merapatkan pakaian hangatku dan berjalan perlahan ke dapur untuk sarapan.

Saat melewati pintu depan untuk menuju dapur, aku berdiri dan menatap anak-anak yang sedang membuat boneka dan kelinci salju. Aku ingin mencobanya. “Suka dengan boneka salju?” tanya Surya. Aku mengangguk, kemudian menatap keluar lagi.
“Baiklah, mari kita buat,” dia menarik tanganku menuju hamparan putih menakutkan itu.

Tidak! Seharusnya aku berteriak tidak, dan menolak secepatnya. Tapi aku tidak bisa berbohon, aku menyukai perhatian Surya serta aku rindu merasakan salju putih. Mungkin sepuluh atau lima belas menit tidak masalah, aku mencoba menyakinkan diriku.

Tapi belum lima belas menit nafasku mulai tidak teratur, sesekali aku mencari nafas. Tubuhku lemas, dadaku sesak dan kepalaku langsung pusing. “Sure ..” ucapku disela tarikkan nafas berat.
“Snow!” Mom, suara Mom kah itu? Aku semakin sulit bernafas. Dadaku sesak, wajahku dingin – salah seluruh tubuhku dingin.

==

“Dia tidak bisa terkena salju, walaupun dia adalah salju (Snow),” ucap Paula dengan kesal.
“Kalau sampai terjadi hal buruk padanya, aku akan mencincang dirimu dan menguburkan potongan-potongannya di dalam salju,” ucap Theresia juga.

Aku melihat Mom begitu cemas, dia duduk di pinggir tempat tidur memegang tanganku dengan lembut. “Mom,” dia mengelus rambutku.
“Anak nakal, jangan pernah membuat Mom ketakutan lagi,” aku paling takut bila dia berkata seperti itu. Aku telah membuatnya kesusahan. Dia yang tanpa suami, membesarkan aku sekuat tenaga dengan penuh cinta dan harapan.

==

Setelah hari itu Mom tidak membiarkan aku bekerja terlalu lama, lebih banyak aku berkutat dengan bon-bon tagihan di dalam ruang kerja segi empat tertutup dengan pemanas ruangan serta tungku perapian. Sepertinya Mom ingin memastikan aku tidak kedinginan, tapi dia lupa aku bisa mati kepanasan karenanya.

Sejak hari itu pula Surya tidak banyak berbicara lagi denganku. Hingga hari menjelang festival bola salju. “Maafkan aku, aku tidak tahu,” ucapannya terhenti saat aku menatapnya kesal.
“Tapi kau terlihat bahagia dan bercahaya di bawah langit bersalju,” aku tercengang mendengar ucapannya.

“Tidak mengikuti festival?” tanyaku mengalihkan percakapan tadi.
“Tak berminat,” sahutnya.
“Mengapa? Bukankah itu tujuan utama selain ski kalian datang kemari?” tanyaku lagi.
“Karena tidak ada Snow Queen di sana,” aku tersenyum sini mendengar ucapannya.
“Tenang saja, pemilihan Snow couple selalu menghasilkan Snow Queen terbaik,” balasku. Ternyata hanya gadis cantik yang menjadi fokus utamanya.

“Aku sudah melihat Snow Queen yang bercahaya di bawah langit bersalju,” matanya menatapku aneh, menusuk perasaanku.
“Jangan mencoba merayu dengan kata-kata murahan,” bentakku.
“Bukan, bukan kata-kata murahan. Tapi kata-kata dari dalam hatiku. Bila kau takut akan dingin, kau memerlukan cahaya matahari dan aku adalah matahari,” ucapnya lagi.

“Ha! Matahari? Kau?” aku mengejeknya. Dia hanya tersenyum dan menunjukkan deretan gigi putih bersihnya. “Yah, ibuku memberikan aku nama Surya, kau tahu?” aku mengeleng menjawab pertanyaannya.

“Surya berarti matahari dalam bahasa kami,” dan aku cukup terkejut akan fakta itu. Dia memang mirip matahari, bersemangat, cerah dan membakar diirku.
“Aku tidak membutuhkan matahari,” aku menyakinkan dirku dengan mengucapkan kata-kata dengan lantang.

“Tapi aku selalu membutuhkan salju,” ucapnya lagi.
“Salju dan matahari tidak akan cocok. Saling membunuh. Menjatuhkan dan menghancurkan,” aku berargumen.
“Kau rela membiarkan mataharimu pergi begitu saja?” tanya Surya.
“Aku tidak peduli,” jawabku.
“Dengarkanlah Close to you, dan bagiku kau adalah magnet yang membuat aku selalu ingin dekat,” ucapnya lagi. Aku berdiri dan berjalan menjauhinya.

Surya menyamakan langkah kaki denganku. Dia menarik aku mendekati jendela, menujuk ke arah langit penuh bintang. “Close to you,”
“Hal yang bodoh mempercayai pria yang datang dari seberang lautan hanya untuk berlibur. Suatu kegilaan menerima ucapanmu bila aku yakin bahwa kau jatuh cinta dan ingin dekat terus denganku, sementara kenyataannya besok kamu akan kembali ke tanah tropis tanpa salju! Tanpa salju!” aku frustasi dengan perasaanku.

Aku berlari masuk. Mengunci kamar dan mendengarkan close to you – Diana Ross

Why do birds suddenly appear
Everytime you are near ?
Just like me,
They long to be close to you

Why do stars fall down from the sky
Everytime you walk by
Just like me,
They long to be close to you

From the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moondust in your hair
Of gold, and starlight in your eyes of blue

Ah, that is why the girls in town
Follow you all around
Just like me,
They long to be close to you

Just like me,
They long to be close to you
Just like me,
They long to be close to you

From the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moondust in your hair
Of gold, and starlight in your eyes of blue

Ah, that is why the girls in town
Follow you all around
Just like me,
They long to be close to you

Like me, like me, like me
I wanna be close to you

Woo, Ah, close to you
Woo, me too
I wanna be close to you

Ooh, I wanna be, me too
I wanna be close to you

From the day that you were born
The angels got together
A dream come true
That's you, that's you
And I wanna be close to you

==

Sudah dua tahun sejak kepulangan matahariku ke negerinya. Aku masih terus mendengarkan lagu Close to you dan terus menerus mengenangnya. Pertemuan kami sesaat, interaksi yang sedikit. Namun aku merasakan keingin yang sangat besar bertemu dengannya.

Aku mencoba menikmati salju dan musim dingin. Tapi aku selalu rindu hangatnya matahariku. Dia apsti telah melupakan bidadari saljunya. “Pergi saja,” seakan bisa membaca pikiranku Mom mengucapkannya dengan lembut.

“Dia yang membuat hatimu hangat bukan?” ucap Mom.
“Kau tidak pernah membuka surat darinya satu pun,” Mom menatapku dengan tatapan ‘kau bersalah’
“Dia terlalu kuno. Tidak ada orang yang berkirim surat lagi saat ini. Email atau telelpon lebih cepat,” sahutku membela diri.

“Dia tahu alamat emailmu? Teleponmu?” tanya Mom. Aku mengeleng, “tapi dia tahu nomor telepon penginapan ini,” aku kembali mengenakan tameng.
“Sudah lupa? Kita mengantinya dua bulan setelah dia pulang, karena kerusakan jalur,” Mom membongkar ingatanku.
“Ambil tumpukan rindu ini ke dalam kamarmu. Bakar bila kau tidak suka, jangan memenuhi kotak surat penginapan,” Mom mengomel lagi.

==

Aku membuka satu persatu surat dari Surya. Membaca dengan kehangatan yang dalam. Dia menitipkan sinar matahari dalam tiap suratnya, itu katanya. Aku membaca mengenai pekerjaan, kehidupan dan kesedihannya.

Dia cenggeng? Dia terlalu ingin berbicara denganku, mungkin.

Aku melihat halaman depan amplop surat dan aku memutuskan untuk mencari matahariku kali ini. Memeluknya walau aku harus meleleh atau mengering.

==

Ternyata Pontianak sangat panas, panas sekali. Aku benci panas, aku benci dingin dan aku benci perjalanan jauh ke negara yang tak pernah ku kenal. Taksi bandara terparkir di depan pintu kedatangan. Aku mendorong sebuah koper kecil, memeriksa tas tangan dan obat yang telah dipersiapkan Mom untukku.

Aku menyerahkan sebuah kertas kepada supir taksi dan segera saja mobil berwarna putih itu melaju di jalanan yang terkesan tidak teratur itu. Aku akan sulit memahami negara ini.

“Surya!” aku mengetuk pintu kayu berwarna biru gelap. Langkah pelan dan berat mendekati pintu. Saat pintu itu terbuka, aku melihat Surya. Surya-ku yang selalu kurindukan. “Snow!” ucapnya tidak percaya.

“Ini mimpi? Aku selalu memimpikan ini,” ucapnya lagi.
“Kenapa hanya surat? Kenapa tidak datang mencariku?” tanyaku dengan nada kesal.
“Snow, aku sedang menabung setiap rupiahku untuk menemuimu, me ..” kata-katanya mengantung dan aku benci itu.

“Tidak mengundangku masuk?” tanyaku.
“Tidak bisa, ini adalah kos pria. Aku akan membawa kamu ke hotel,” ucapnya sambil mencari sendal dan kemeja. “Motor?” tanyanya. Aku mengangguk.

==

Kami menghabiskan hari dengan berjalan menyusuri tepian sungai berwarna kecoklatan. “Malam natal,” ucapnya. Ketika kami keluar dari gereja. Aku tersenyum bahagia dan mengandeng tangannya.
“Kau rindu dengan white christmas?” tanyanya.
“Aku berharap ada salju yang tidak dingin,” tawanya membuat aku sebal.
“Your wish are my command,” jawabnya lagi.

Seketika itu juga langit yang penuh bintang terlihat memutih di mataku. “Kelopak bunga?” ucapku.
“Salju putih,” jawabnya cuek.
“Hei! Cepat katakan! Kami sudah lelah bergelantungan di sini,” teriak Daniel dan Nathan dari atas pagar taman bermain. Aku tertawa melihat tingkah mereka.

“Maukah kau menjadi ratuku? Mendinginkan otakku yang terlalu panas ini? Mengairi hatiku yang kering?” aku tersenyum gembira mendengar perkataannya.
“Cepatlah jawab Snow, kelopak bunganya hanya tersisa sedikit. Kalau kau mengulur waktu terus, kami harus memunguti dan menaburkannya lagi bersama pasir tentunya,” teriak Nathan.

“Berhenti menghancurkan momen berharga ini kalian berdua!” teriak Surya.
“Sudahlah, mereka ingin membantu,” aku mencoba menengahi.
“Mengacaukan semua rayuan yang kusiapkan,” Surya menatapku lagi.

“Aku tidak memiliki apapun. Aku bersedia melakukan apapun untukmu. Bagiku tempat terbaikku adalah didekatmu,” ucapnya lagi.

“Why do stars fall down from the sky
Everytime you walk by
Just like me,
They long to be close to you

Just like me,
They long to be close to you

Woo, Ah, close to you
Woo, me too
I wanna be close to you”

Aku menyanyikan potongan lagu close to you sesuka hatiku, menyuarakan isi hatiku.

“Yah, tempat terbaikmu adalah berada di sisiku,” Surya menarik tubuhku dan memeluk dengan erat seakan tidak ingin melepasku lagi.
“Kau adalah hadiah natal yang teristimewa,” ucapnya.

“Aku mengirimkan surat kepada nyonya Santa claus setiap hari sejak natal pertama kita. Ternyata nyonya Santa menolongku tahun ini,” aku mendelik menatap Surya.
“Ur Mom,” ucapnya.

“Hei! Kalian berdua, tambahkan musik latar, close to you-nya Diana Ross,” teriak Surya pada Nathan dan Daniel. Ternyata walaupun awalnya mengomel, Daniel dan Nathan tetap mengiringi dansa yang sempat tertunda dua tahun itu dengan lagu Close to you dan salju kelopak bunga melati yang harum.

Ini adalah natal terbaik dan salju terindah yang pernah kulihat di khatulistiwa.

===

Cerita romantis yang ditujukan untuk Kumiko_chan sebagai hadiah Natal.
sesuai request Kumiko, meminta sebuah cerita romantis. Padahal Cat tidak terlalu ahli dalam hal yang romantis-romantis. kumiko_chan, semoga suka yak dengan hadiahku

Read previous post:  
Read next post:  
Writer jayhawkerz
jayhawkerz at I wanna be close to you (7 years 31 weeks ago)
100

tante cat, keren ceritanya.. kayak film-film gitu tante.. :')

Writer just_hammam
just_hammam at I wanna be close to you (7 years 31 weeks ago)
80

Hohoho Cat ceritanya direkomendasikan lavender http://www.kners.com/showpost.php?p=22627&postcount=19
Aku masih bingung setting luar negerinya di mana, kalo Indonesianya jelas banget (Pontianak), kayaknya tidak terlalu pede menyebut daerah luar negerinya ya? hehe
Selamat Cat... cerita yang indah... :D
Mana cerpen recomended kamu?? udah dilempar laptop juga... :p

Writer cat
cat at I wanna be close to you (7 years 31 weeks ago)

haiyaaaa ... di rekomendasikan oleh Lavender ...

Jd malu diriku ...

hikz ... blom bisa buka laptop.

Mas Hammam bagi laptopnya satu dong.

Writer serigalahitam
serigalahitam at I wanna be close to you (8 years 10 weeks ago)
100

i'm daniel huahaha. Nice story :)

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 10 weeks ago)

Daniel ke mana aja?
Mana lanjtan ceritamu? Nagih mode on.

Writer Nisa Safitri
Nisa Safitri at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)
50

Wah, ceritanya bagus. .
Gimana si bikin cerita yang padat??

Writer Inismeiga
Inismeiga at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

Duh salut dah kren ni

Writer lukisanlangit
lukisanlangit at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)
100

salam kenal :D

Writer lukisanlangit
lukisanlangit at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)
100

waah, ceritanya menarik, diksinya bagus, tulisannya rapih >_< mohon bimbingannya :D

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

mari belajar bersama .. *diriku juga masih belaajar kok ...

Writer Sun_Flowers
Sun_Flowers at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)
80

kak Cat, ak suka nuansa ceritanya..
mau juga dong dibuatin cerita kyk Kumiiko, boleh nda? hehehehehheehheehe

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

thx ya sun sudah suka dengan nuansa cerita ini.

kalo mau dibuatkan cerita boleh saja .. tp ndak tanggung lho, hancur ndak nya .. wkwkwk..
cerita romantis adalah hal yg masih kupelajari, bukan seperti Sun yg jago bikin cerita yg mengaduk2 perasaan org.

silahkan di req .. sebutkan tantangannya .. tak ladeni wkwkwk...

keknya seru nih .. ada tantangan lagi wkwkwk

Writer Sun_Flowers
Sun_Flowers at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

sik asikkk.. wwwkwkwkwkw.. maunya cerita yg ada legendanya kak cat.. kyk cerita kak cat yg dongeng pare atau smacam cerita legenda bunga asal-asalan yg suka saya karang seenak sy sndiri.. tapi nuansanya mau yg manis seperti cerita yg ini.
(banyak maunya) wkwkkwkw..
gmn2?? :p

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

boleh saja, mau yg legenda2 yak.

sebutkan saja mau legenda apa yg kita hancurkan? wkwkwk ..
mau tentuin nama tokohnya juga boleh he5 ...

legenda apaan yak?? mikir mikir mikir ...

Writer Sun_Flowers
Sun_Flowers at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

wkwkwkww... legenda apa yah? bunga apa yg paling kak cat suka? mgkn bunga favorit kak cat ajah yg dibuat legendanya.. kekekekekkee....
asiikkk asikkkkkk...

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

bunga favoritku yak ... oke oke akan aku cari cara membuat legenda ttg bunga fav ku wkwkwk ..

Writer Sun_Flowers
Sun_Flowers at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

asikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk...
wkwkwkwkw,, ngmg2 apa bunga fav nya kak cat? :D

Writer bangden
bangden at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)
70

wowo cat ceritanya romantis bgt, saya pgn bgt bisa nulis yg romantis gitu juga....
oh ya tolong caciannya dong ditulisan saya
http://id.kemudian.com/node/251148
tolong di caci dari segi manapun ya

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 11 weeks ago)

thx sudah singgah.
tp ini adalah cerita pertama yg sangat romantis ku buat wkwkwk
semoga terasa atsmosfer romantisnya.

segera ke tkp ...

Writer lfour
lfour at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
90

ow....
rasa na ini bukan tipe cerita yang bisa cat buat..
dan ternyata ini permintaan kumiko toh
hehe

tp romantis kok...
hehe

Writer naura
naura at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
70

So Sweet... romantis,...^^

Writer majnun
majnun at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
90

woyoy..
mantap nian..
jadi terharu biru saia..
~
typo n lain2nya no kumen aja ah..
^^v

Writer cyber_nana
cyber_nana at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
90

romantis,kak!
Kekurangannya paling deskripsi karakternya yg kurang dan beberapa typo.. :D

Writer aimie keiko
aimie keiko at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
100

“Your wish are my command,” jawabnya lagi.
hu um.. setau aku juga pake 'is'.. heheheh

PERFECTO!! asik Ce penceritaannya :) khatulistiwa.. oh khatulistiwa :D

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

He5, tar pas kenz tdr aku edit lg wkwk.
Ai . . . . Cat lg belajar bikin cerita romantis2 wkwk.

dadun at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
90

aku suka cerita yg ada lopelopeannya mbaket ;)

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

Omdun : cat suka bc tp kurang bisa nulis yg romantis wkwk.

Writer lavender
lavender at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)
80

Your wish are my command.. Kayaknya your wish is my command, mbak cat.. Tapi ga tau juga sih hehe..
Snow dan Surya, romantis sekali dan saya selalu suka setting barat hehe..
Saya sukaaaa sekali lagunya.. Bahkan ada di list lagu waktu dulu di wedding saya.. :)
Btw, saya juga mau mbak cat, dibikinin cerita rumantic hehe..

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

Is yak? Wkwkwk, maklum bhs inggris ku ngaco he5. Saya edit yak.
Lav mau cerita romantis juga? Ha5 mau yg apa? Seru jg yak dpt tantangan genre yg tdk di kuasai wkwkwk.

Close to you, aku suka banget. Banget.
He5.

Writer lavender
lavender at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

Mauuuuuu.. Pokoknya cerpen rumantic setting barat heyhehe.. Aseeeeekkk

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

Is yak? Wkwkwk, maklum bhs inggris ku ngaco he5. Saya edit yak.
Lav mau cerita romantis juga? Ha5 mau yg apa? Seru jg yak dpt tantangan genre yg tdk di kuasai wkwkwk.

Close to you, aku suka banget. Banget.
He5.

Writer Kumiiko_chan
Kumiiko_chan at I wanna be close to you (8 years 13 weeks ago)
100

santa cat emang top!
giliran santa kumiiko nih^^

Writer kharis safitri
kharis safitri at I wanna be close to you (8 years 13 weeks ago)

keren.. tapi sayah nggak ngerti lagunya x)*gaadayangnanya*

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

He5, thx da singgah.

Writer KD
KD at I wanna be close to you (8 years 13 weeks ago)
100

great, plok plok plok

Writer Midori_Fukuro
Midori_Fukuro at I wanna be close to you (8 years 13 weeks ago)
90

Aku benci mengakui, mereka benar. Seratus persen benar, aku tidak pernah menginjakkan kakiku ke dalam tumpukkan salju. bagaimana, Bi?
romantis...tis...tis...
padahal saya pencinta cerita yang tak terduga :)

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 13 weeks ago)

please deh, jgn pake Bi lagi dunk .. ndak enak banget wkwkwk.

kurang K yak ,.... he5 ...

Writer Midori_Fukuro
Midori_Fukuro at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

>>Oke ...sister
ternyata sister mirip orang jepang, ya...hehehe

Writer cat
cat at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

Menunggu postingan ceritamu he5

Writer Midori_Fukuro
Midori_Fukuro at I wanna be close to you (8 years 12 weeks ago)

saya telah berjanji pada hari sabtu, Sister.
Sebenarnya saya tidak tahu kapan suatu tulisan dijadikan dalam satu paragraf atau dipisah ke paragraf yang lain.
tolong dikoreksi dan dibimbing di ketikanku:
http://www.kemudian.com/node/250947

(saya sudah minum obat, agar tahan dibantai)
Tolonglah...