The School Of Royal Phoenix

The School Of Royal Phoenix :

The School Of Royal Phoenix, sekolah mewah yang gedungnya berbentuk angka 8 ini adalah sekolah ternama yang didirikan oleh Phoenix Clan, orang orang kaya yang menguasai dunia bisnis, dunia hiburan dan dunia politik.

Mudah saja mendeskripsikan sekolah ini : besar, mewah dan memiliki banyak lukisan, terutama lukisan soal keabadian dan burung phoenix, The School Of Royal Phoenix memiliki Obelisknya sendiri, menara dengan tinggi 12 meter dengan ukiran rumit dalam 4 abjad, Rune, Hiragana, hierologiph dan yunani kuno, sebuah menara tinggi dikelilingi lukisan phenix dan naga.

Sekolah ini memiliki banyak murid dan banyak misteri, yang pada akhirnya akan terungkap satu persatu oleh murid muridnya.

**
“ini dia ! penerus tahta phoenix ! jenius nomor satu di sekolahnya, calon raja termuda, Pangeran Zeta !” seorang berjubah biru laut berteriak menggema, ruangan terasa sangat sepi, hanya ada 7 orang didalam ruangan itu, ruangan tahta rahasia.

Sang pangeran muncul, seorang pemuda berumur 17 tahun, bermabut merah menyala dengan mata bewarna oranye yang khas, cirri khusus klan phoenix yang selalu ia sembunyikan, ia memakai baju kebesaran klan Phoenix, sebuah jubah mewah dengan ukiran phoenix dari emas.

7 orang dalam ruangan itu masih diam, The Seven Brain Of Phoenix, begitu sebutan mereka, Brain number 1, orang berjubah biru laut tadi mendekati sang pangeran, lalu meletakkan sebuah mahkota dikepalanya.

Dan selanjutnya ke enam Brain lain mendekat memegangi pundak sang pangeran

“aku berjanji !” kata sang pangeran lantang “akan kutemukan rahasia abadi phoenix !”

Ia tersenyum, senyuman misterius.
**

Jerry Yamaguchi, alias Jhe berjalan terburu-buru menuju ruang musik, bagaimanapun kabar yang dibawanya akan membawa perubahan besar bagi kehidupan mereka –universal Band- Jerry adalah anak seorang pesulap terkenal Hikaru Yamaguchi, yang meninggal akibat kegagalannya melakukan atraksi sihir.

Sejak saat itu pemuda 16 tahun berambut pirang ini berjanji akan meneruskan impian ayahnya, mencapai taraf sihir dalam atraksinya, Jerry juga adalah gitaris dalam universal Band, dan pagi ini ia mendapat kabar sangat buruk dari Miss. Bridge, pengurus Ekskul di The School Of Royal Phoenix.

“jbraak !!” Jhe membuka pintu dengan keras, semua anggota Bandnya menatap Jhe denga terkejut.

Aoko Minami, gadis berwajah imut dan bertubuh kecil yang hobinya ngrecokin Jhe, ia berperan sebagai Keybordis dim and itu, lalu Shinichi Saotome, Detektif SMA yang terkenal dan sudah menyelesaikan banyak kasus, ia berperan sebagai Bassist di Band itu, serta Luna Evans, gadis berambut putih asal Inggris yang unik, ia berperan sebagai drummer.

“ada apa buru buru begitu ?” Tanya Aoko yang memandang Jhe dengan wajah ingin tahu

“kita akan dibubarkan !” kata Jhe Dramatis

“pasti karena kita tak memiliki sumbangsih apapun” kata Shinichi sambil membenarkan letak kacamatanya, Jhe mengangguk, seperti biasa, Shinichi selalu tahu lebih dulu.

“kalau kita tunjukkan kehebatan kita !” kata luna bersemangat diakhiri dengan bunyi drum yang keras dan cepat.

“tidak” kata jhe putus asa “kita sudah tak di ijinkan melakukan kegiatan apapun yang berhubungan dengan band ini atau kita di Skorsing”

“kejam sekali ?” komentar Aoko

“lalu bagaimana ?”Tanya Luna

Jhe termenung, ia juga bingung

“bagaimana kalau kita memberontak” kata Shinichi

“Apa ?” Jhe menatap Shinichi heran

“ide bagus !” kata Luna bersemangat “Ms. Bridge terlalu otoriter”

“dan sudah sepantasnya kita memberontak” kata Shinichi “aku bisa menghubungi semua klub yang dibubarkan paksa oleh ms. Bridge”

“Aku tak tahu ada yang lain” kata Jhe heran

“kau lupa ? klub magic milikmu ?” Tanya Shinichi “atau Klub Detektif milikku ?” sambung Shinichi

“kau mengingtkanku pada gadis itu” kata Jhe lirih

“SIAPA !” Tanya Aoko keras, Luna meringis

“jangan cemburu begitu Aoko-chan, yang dimaksud Jhe-kun hanyalah Alisya yang menghilang setahun yang lalu” Luna tampak tersenyum kecil

“owh…” Aoko kembali jinak

“baiklah Shinichi, kumpulkan semua yang mau bergabung” Kata Jhe “ini idemu, jadi jalankanlah !”

“tapi kau tetap memimpin” tambah shinichi

Jhe mengangguk malas.
**

Zi memandangi Obelisk dihadapannya, sesekali merabanya, ia membiarkan rambut merhanya terkena angin, sebentar lagi musim dingin, dan ia akan memulai penyeldikinnya, apa ia siap ?

“Zi !” seseorang memanggilnya “are you okay ?” Tanyanya, itu Bell Weststar, teman kecil Zi, gadis berambut pirang itu mendekati Zi perlahan

“kau tahu dimana rubik milikku ?” Tanya Zi datar,

“aku menemukannya di kelas” Bell melemparkan rubik milik Zi, Zi menangkapnya dengan sigap, ia lalu tersenyum, senyuman kesukaan bell yang sudah lama tak ia tunjukkan

“menurutmu aku siap ?” Tanya Bell

“kau memegang rekor waktu tercepat bermain rubik” puji Bell “aku yakin kau bisa”

**

“Kein !” Hatori memanggil sahabatnya yang sedang sibuk memilih buku di perpustakaan “Profesor James memanggilmu”

“oh…dimana ?”Tanya kein, ia segera menghampiri Lupin

“ia bersama professor peter dan professor lupin di Laboratorium 12a” jawab Hatori “sebaiknya kau cepat”

Kein segera bergegas meninggalkan perpustakaan, Kein adalah siswa terpintar nomor dua disekolah itu, Kein adalah siswa asal Amerika, ia berambut hitam dengan kacamat persegi berbingkai hitam, ia adalah siswa Praktikum, jenis siswa yang membenci teori dan sangat menyukai praktek.

Akhirnya Kein sampai di Lab 12a, tak terlalu jauh dari perpustakaan, namun terletak di basement, Kein masuk tampa mengetuk ketiga professor itu duduk diam.

“kau akhirnya datang kein” kata Prof. James “kami menemukan hal yang menarik” lanjutnya

Kein mendekat, ia melihat, di sebuah meja keramik, ada sebuah telur, hitam gelap dengan pola lingkaran putih aneh dan telur itu sebesar buah melon,

“telur apa ini ?” Tanya kein

“kau tahu fosil naga di lab 13 ?” Tanya prof. Lupin

Kein mengangguk, ia selalu tak percaya fosil di lab 13 itu adalah fosil naga, siswa di sekolah ini selalu menganggap itu fosil Velocyraptor biasa, fosil itu memang hanya berupa cakar tiga jari yang tak lengkap.

“kau akan percaya sekarang kalau ini memang fosil naga” sambung professor peter “kami merekontruksi DNA dalam fosil itu, lalu mencoba membuat telurnya, dan meski percobaan ini ditentang oleh sekolah, kami berhasil”

“menyenangkan…” kata kein tak percaya “kapan telur ini menetas ?”

**

Bulan bersinar sangat terang malam itu, sebuah museum memperketat penjagaannya, terutama karena sebuah surat mucul di kantor kepala polisi, sebuah surat ancaman singkat berisi pemberitahuan datangya The Code J, sang maling muda yang ajaib.

Tiba tiba sebuah ledakan terdengar di atas atap museum, sebuah manuskrip tua telah berhasil dicuri, The Code J terlihat di atas atap, berpakaian hitam sehitam malam dengan topi penerbang yang menutupi separuh wajahnya.

3 helikopter kepolisian mengepungnya

“menyerahlah anak muda, kau takkan berhasil melarikan diri” kata sang kepala polisi

“aku baru mau mulai tua bangka !” hina The Code J, ia lalu melempar sebuah flashbangs kelangit, para polisi menjadi buta sementara, dan saat kebutaan mereka menyingkir, The Code J menghilang.

**

Sunday News
12/03/20010

The Code J disappeared (Again)

Ini kali kelima The Code J –maling muda yang hanya mencuri manuskrip kuno- berhasil kabur dari pandangan polisi, para polisi sekali lagi gagal menangkap The Code J

Kali ini The Code J mencuri manuskrip kuno dari jerman yang bertuliskan huruf Rune kuno yang dipercaya sebagai mantra sihir, apa motif The Code J mencuri manuskrip ini dan 4 manuskrip lainnya masih terselubung oleh misteri.

Shinichi menggeram marah, ia tak melanjutkan membaca, jelas ia gatal ingin mengungkap siapa maling muda misterius ini, tapi para polisi belum menyewanya, ia sangat marah saat ini, ia berencana akan menangkapnya suatu saat nanti

To Be Continued

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post

bagus banget ..jika butuh alat drumband bisa mampir http://www.pengrajindrumband.com

Writer milfeule
milfeule at The School Of Royal Phoenix (8 years 8 weeks ago)
70

saya menangkap adegan jurrasic park disini! *ga penting*

menurut saya sih, kurang ada kesatuan dalam ceritanya. Terlalu nabrak kesana kemari. Dan entahlah menurut yang lain tapi hiragana agak nyasar di antara hieroglyph, rune, dan huruf yunani.

Writer neko-man
neko-man at The School Of Royal Phoenix (8 years 9 weeks ago)
80

Aku suka tulisan yang penuh semangat seperti ini. Rasanya rasa senang dan semangatnya juga ditransfer, aku juga jadi kepercikan semangat. Tapi benar kata humerus, rasanya butuh bahasa yang lebih "berkelas". Banyak sekali hal-hal menarik, sekolah mewah yang berbentuk angka 8 misalnya, ini sekolah menarik sekali, bentuknya saja sudah menarik, tapi penggambarannya kurang.

Writer tsukiya_arai
tsukiya_arai at The School Of Royal Phoenix (8 years 9 weeks ago)

'berkelas' ini maksudnya apa sih ??

saya memang berniat mau ngedit, tapi bingung apa yg harus diedit, selain Code J dan tokoh tokoh lain tentunya

makasih mampir

Writer Saddie Bluey
Saddie Bluey at The School Of Royal Phoenix (8 years 10 weeks ago)
80

Aku tidak mau menebak-nebak, kutunggu aja lanjutannya ^^ hehe...

Writer aocchi
aocchi at The School Of Royal Phoenix (8 years 10 weeks ago)
70

kelihatan banget... gak masalah sih dicampur-aduk, tapi terlalu kelihatan.. bahkan namanya mirip2 >_<

Writer Riesling
Riesling at The School Of Royal Phoenix (8 years 10 weeks ago)
70

Campur aduknya gampang banget ketauannya =.=. Namanya aja udah terlalu mirip... Terus soal Code J, kalo cuma inisial mah langsung ketauan, hhe.
.
Saya jadi inget OC Percy Jackson saya yang namanya Zeta juga (tapi cewek, masih kecil). Kasian tuh anak, saya telantarin berbulan-bulan *dihajar massa*.
.
Awas typo. Looking forward to the next chap.

Writer humerus
humerus at The School Of Royal Phoenix (8 years 10 weeks ago)
80

yap tebakanku sama kaya monik!

kalau mau saran kayaknya kamu seperti ngaduk-ngaduk kaito kid sama harry poter dengan sedikit meteor garden. itu fine-fine aja cuma kalau mau lebih berasa coba pakai bahasa yang "Berkelas" kayak konan yang memperumpamakakan setan putih buat kid jadi jangan keliatan ABG banget.

Writer tsukiya_arai
tsukiya_arai at The School Of Royal Phoenix (8 years 10 weeks ago)

yap....tebakan anda (dan monik) benar
kurang misterius berarti yah,,...harus meramu ramuan lagi

terima kasih ya, saya mau mengulang ramuannya dari awal

dan...yah....keatahuan kalo ini hasil campur aduk, namun masih ada satu ramuan yang belum anda sebut tadi

Writer humerus
humerus at The School Of Royal Phoenix (8 years 9 weeks ago)

apa tuh? Ah! jangan bilang juga ngaduk vampire knight? gw bisa ngerti kalo harpot sam vampire knight itu auranya masih mirip, tapi kaito itu.... (aku udah baca yang kaito kid yang bener2 kaito kid, magic kaito, dan itu auranya beda sama harpot dan VK. kalo kid yang di konan sih beda cerita tapi kid di konan itu dibikin tokoh misterius jadi kesannya flamboyan)

Writer tsukiya_arai
tsukiya_arai at The School Of Royal Phoenix (8 years 9 weeks ago)

apa itu vampire knight ? saya ndag tahu lho :-p

Writer M0n1kk
M0n1kk at The School Of Royal Phoenix (8 years 10 weeks ago)
70

Jangan2 jhe ya sbg pencuri muda manuskrip itu, dia mau mempelajari bhasa kuno yang merupakan mantra sihir untuk melampaui sihir ayah nya dlu. kwkwk, Maaf jdi ngasal nebak. Dtnggu lanjutanny >_<