Teman Sekelasku Adalah Superhero (2)

Shelly adalah teman sepermainanku dari kecil. Sebenarnya, Dennis juga. Kami bersekolah di SD, SMP, dan kini SMA yang sama, bahkan sekarang kami bertiga masuk di kelas yang sama. Kami bertiga adalah teman baik sampai Dennis suatu hari jatuh ke lembah beracun, sekarat sampai 3 bulan, dan sebagai gantinya mendapat kekuatan super. Sifatnya juga berubah, terutama terhadapku.

Karena itulah, Dennis tahu persis perasaanku pada Shelly. Ya, aku memendam rasa suka padanya sejak SMP, tapi dia tak pernah tahu. Dennis, yang kini digandrungi banyak anak cewe, mengejekku dengan mendekati Shelly. Sialnya, Shelly terpikat pada Dennis karena dia adalah pahlawan yang telah berulang kali menyelamatkan kota.

Kenapa Dennis memusuhiku? Karena aku sejak dulu lebih pintar dari dia. Hanya di nilai sekolah dia tak pernah mengalahkanku, sehingga di mata guru, kepopuleran kami hampir sama. Aku berhasil mengalahkan dia dalam pemilihan wakil sekolah untuk mengikuti olimpiade sains nasional. Itulah kenapa dia membenciku, tapi toh, aku juga membencinya.

......

Seluruh murid sekolah bertepuk tangan pada saat kepala sekolah mengumumkan jasa Dennis yang berhasil meringkus perampok pada upacara. Dennis lalu maju untuk menerima penghargaan dari sekolah, yang disambut teriakan dari para cewe. Menyebalkan, tapi selain punya kekuatan, dia juga punya tampang.

Dennis melambai-lambai ke arah penggemarnya. Oh, aku ingin cepat-cepat ini diakhiri. Setelah cukup lama melambai, dia lalu kembali ke barisan.

"Selanjutnya kita panggil Alan, yang meraih emas di olimpiade nasional"

Tepuk tangan untukku tak sekeras yang tadi, tapi aku tak begitu peduli. Aku cukup senang melihat muka kecut Dennis. Tapi aku tahu dia akan membalas ini nanti.

......

Aku mendekati Shelly di kelas. "Hai Shelly, sudah mengerjakan PR hari ini?"

"Sudah, tapi aku tak terlalu yakin dengan jawabannya"

"Mau kuperiksa?"

"Wah," Shelly terlihat senang "Bolehkah? Aku senang..."

"Senang sekali jika kau menjauhiku" potong Dennis tiba-tiba. "Itukan yang mau kau bilang sayang?"

"Dennis, kenapa kau kasar pada Alan?" tanya Shelly

"Aku tidak kasar. Oh ya, apa kita jadi pergi malam ini?"

"Tentu" kata Shelly. Dia sangat senang, aku sampai curiga dia lupa keberadaanku saat itu. Dennis menyeringai kepadaku.

"Bagus kalau begitu" kata Dennis, dan bel tanda masuk berbunyi. Dia berjalan ke mejanya melewati tempatku duduk, dan dengan sengaja menendang kursiku hingga aku terlempar agak jauh ke samping dan menabrak meja orang.

"Ups, maaf aku tak sengaja" katanya dengan pura-pura terkejut.

Aku tak sudi terlihat kesakitan, jadi aku langsung bangun dan menepuk-nepuk bajuku seakan-akan itu bukan masalah. "Yah, aku tahu kau itu ceroboh, jadi itu tak masalah"

"Apa kau menantangku Alan?"

"Hei, jangan bertengkar" Shelly menyela perkelahian kami. Untunglah, karena jika kami benar-benar bertengkar, sudah jelas siapa yang menang.

(Bersambung)

Read previous post:  
41
points
(491 words) posted by kemalbarca 8 years 24 weeks ago
68.3333
Tags: Cerita | Cerita Bersambung | lain - lain | fiksi | sekolah | superhero
Read next post:  
Writer triboy
triboy at Teman Sekelasku Adalah Superhero (2) (8 years 16 weeks ago)
10

wahh kok pendek amat...kurang HOT nehh....ku kasih 1..upss sorryyy...

70

lanjut lagi
bdw, ini terlalu pendek :D
ahak hak hak

80

wah parah banget tuh c alan mentang2 sakti.. jadi inget filmya "megamind".. bagus ceritanyaa di tunggu kelanjutannya..