Sepucuk Surat Untuk Ayah

Teruntuk Ayahanda tercinta,

Saat ini aku duduk sendiri di atas kursi pinus tempat dimana aku mencurahkan resahku, menggenapi kepingan pilu yang sebagian tertulis pada namamu dan sebagian lagi tersimpan pada pesona senja yang menghitam.

Tutur sapamu menghias lembar hari dimana aku masih belum juga bisa berdamai dengan kerelaan, Aku lelah membiasakan diri berteman sunyi dalam kamar sembab, tembok dinding berlubang sesisa lukisan esok yang kini retak, mengerubung kelambu keheningan dan berada dalam ruang yang semakin pengap. Aku bosan terus bersama dengan diri yang tak pernah mau mengerti tentang arti sebuah janji, sungguh aku masih merindukanmu.

Aku masih disini ayah, membingkai air mata yang tak henti menerobos benteng pelupuk mata. Yang kugenggam hanyalah secerca sinar pelangi, seperti katamu bahwa pelangi selalu hadir setelah hujan berlalu, juga sebagai pelita bagi langkahku. Saat kulihat kerlip gemintang bersama hembusan angin, aku selalu mendendangkan lagu malam yang dulu engkau mainkan bersama rambutku yang gontai terurai. Lengkung sabit perak diatas angkasa, serupa lembut tatap dibalik cermin matamu.

Hari ini hujan kembali turun ayah, membasuh kening yang berdebu menunggu belai lembut jemarimu, pun badan yang kaku, rindu pelukanmu. Hujan ini membasahi retakan tanah tandus di ujung jalan, bulirnya memberi kesejukan pada bunga-bunga, yang didalamnya tersemai setitik benih esok hari. Daun-daun pun menghijau menadahkan diri pada sang fajar, melafalkan bait-bait doa yang tak pernah alpa dari rentan tua bentang masa.

 

"Aku masih tersenyum ayah, dan tentunya seperti dirimu disamping-Nya".

 

 

Ruang Jeda

19 Mei 2011

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Claraa_greyson
Claraa_greyson at Sepucuk Surat Untuk Ayah (1 year 37 weeks ago)
100

AYAAAH :(

Writer OrangMalas
OrangMalas at Sepucuk Surat Untuk Ayah (2 years 50 weeks ago)
70

ayah...

Writer OrangMalas
OrangMalas at Sepucuk Surat Untuk Ayah (2 years 50 weeks ago)
70

ayah...

Writer Shinichi
Shinichi at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 1 week ago)
80

hmmm....

80

ok.. hehe

Writer maganda_xxx
maganda_xxx at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 3 weeks ago)
80

pasti menyenangkan bisa mencintai orang yang memang mestinya kita cintai... salam kenal

Writer Hamzah TL
Hamzah TL at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 3 weeks ago)
80

kita tahu betapa besarnya arti seorang ayah bagi kita, selanjutnya mari kita berikan arti yang luar biasa untuk anak-anak kita... (edisi berusaha menjadi ayah yang baik)

Writer sanssouci89
sanssouci89 at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 6 weeks ago)

Manis

Writer pristia_kartika
pristia_kartika at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 6 weeks ago)
100

bikin ingedh Papaaa.. :))
hiiks..
:'(

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)
100

Sepucuk surat yang sama kutulis juga untuk papa. Damai untuknya di taman surga....

100

kau lihat cahaya? air mata tuhan mulai mengalir deras karna coretanmu

Writer siluet sendja
siluet sendja at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)
100

jujur saja kak cahya aq tidak membacany.. i know i'll be crying

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

mohon maaf sendja jika mengingatkanmu kepada hal yang kurang berkenan. semoga coretanku yang lain bisa membuatmu sedikit tersenyum. terima kasih atas apresiasinya.
salam
cahya

Sella at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

Ayah tak pernah benarbenar pergi, dia hidup abadi !! Di pikiran kita, anaknya ... namanya "kenangan "

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

hehe,,,, seperti itulah kira2...
salam
cahya

Sella at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

(:

Writer Affrilia
Affrilia at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)
100

:')
membacamu, membaca kerinduan.
membaca kerinduan kepada sesosok yang melukis pelangi diraut jiwa kita selepas mendung membadai dalam diri.

membacamu dngan indah..

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

aku yang membaca setiap keindahannya, dan aku juga menanti simbol lengkung pelangi dari sudut bibirnya.

Writer petaktujuh
petaktujuh at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)
100

eh nice... *kok baru baca yak...

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

ini terusan cerpen aira itu om hehehe.... nuhun ah

Writer cnt_69
cnt_69 at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)
100

Menyentuh..
*ga bisa komen laen2 lg*

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

hehe... thnx ah... kapan kolab lagi...? ^^
salam
cahya

Writer dina_tazmania
dina_tazmania at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)
100

Teruntuk ananda tercinta,

nak tahukah kau, tiap waktu ketika detik mulai berdetak aku selalu disampingmu, meski tak kau lihat jasadku tapi jiwa ini lebih dekat dari helaan nafasmu, setiap kali kau bingkai airmatamu, ingin rasanya kuseka setiap tetesannya, kubendung binar airmata yang tergenang dimatamu dengan satu pelukan hangat.kurangkai sejuta nada dengan syair indah yang kunyanyikan dari surga.

nak, menlihatmu bahagia adalah satu anugrah, melihat senyumanmu adalah indah. jangan kau hapus semuanya dengan kepergianku. kalau bisa aku titip keindahan surga yang kini kukecap, akan kukirimkan dengan satu kecupan hangat dan kupinjamkan belaian tangan ini hanya untuk melihatmu tersenyum kembali

peluk sayang ayahanda dari surga

*meracau gak jelas ngotorin lapak sensei* maaf xixixi

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

hmmm ibu dosen bersabda.... :) ayuk ajari aku nulis lg...

Writer dina_tazmania
dina_tazmania at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

gubrak,......yg sensei siapa yaks.....wew

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

ibu dosen haiku... :D

Writer dina_tazmania
dina_tazmania at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

segala yg berlebihan itu gak baik sensei, yg masternya haiku itu om danke ma neng ria.....itu baru benerrr :) *jangan bosen ngajarin ya sensei cahya furi* :p

Writer ianz_doank
ianz_doank at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 9 weeks ago)
100

aku pun bgitu, merindukan sosok ayah yg jg disisi-Nya..

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

:)

Writer anthalogy
anthalogy at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 9 weeks ago)
100

ah selalu menemukan diksi yang indah dalam note mu.. oughh..puas pokoknya. ^_^

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

salam jumpa yah anthology.... ^^

Writer bumi_batara
bumi_batara at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 9 weeks ago)
90

tulisan yang menarik, kawan
salam kenal

Writer cahya
cahya at Sepucuk Surat Untuk Ayah (3 years 8 weeks ago)

hehe.. terima kasih kawan, sudah mengapresiasi
salam
cahya