Syair Luka Si Anak Wayang

Anak wayang terbang mengawang

Setelah asa pupus melayang

Berhenti ia di batas terawang

Menunggu sapa bathara karang

 

Romansa gugur tertikam cinta

Mengalir pedih bertelaga

Lewat kidung sang dewata

Terhantar rasa di rongga jiwa

 

Syair ini syair kelana

melantun raga terundung duka

Lukisan  jiwa sang nestapa

Jumawa menyerah tanpa laga

 

Congkak pasti beralih derita

Menelan liur dalam dahaga

Hingga senyap melukis senja

Sujudku, wahai Pemegang Kuasa

 

 

-

 

81120011-12'07

tanpa titik

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer serdadutambang
serdadutambang at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)
50

:D

Writer Fuyuko Fukumitsu
Fuyuko Fukumitsu at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)
70

bisa berima gt yah, keren :)
salam

Writer Syair_putih_ahbian
Syair_putih_ahbian at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)
80

salam berbagi dari pendatang baru

Writer wacau
wacau at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)
80

lagi2 menjaga rima, seep :D

hers at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)

aha iya,,, seneng cau, sepertinya lebih menantang...:p *)pletakk, kena jitak.

Writer lyricist egi poet
lyricist egi poet at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)
70

hm bagus tapi maknanya apa? dulu saia sering menulis puisi-puisi seperti ini tetapi setelah beberapa lama saya dan orang lain berpikir puisi saya kok hanya untaian kata indah tanpa makna sampai-sampai saya pernah ditegur dan berdebat dengan senior waktu itu disini yah walaupun saia tahu makna puisi saia itu tapi kan orang lain tidak tahu, itu yang membuat beliau mencak-mencak, nah setelah itu saia jadi sadar bahwa puisi itu bukan dilihat dari bahasanya yang indah dan sulit dipahami oleh orang lain tetapi dari seberapa besar orang lain memahami puisi kita itu, kalau pun ada kata-kata baru yang belum dipahami orang lain buatlah kamus di log, terima kasih ya sudah berkunjung di lapak saia, salam kenal

hers at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)

Oh ya, makasih sebelumnya.
.
Kalau masalah makna sih, saya berharap biar pembaca sendiri yang menentukan karena tiap orang memiliki persepsi berbeda. Kalau saya sebutkan maknanya, berarti saya memaksa/mematok pikiran pembaca. Tapi sedikit intervensi dari saya bahwa makna tidak bisa didapat/dilihat hanya dengan membacanya sekilas. Artinya kita harus lihat hubungan kata per kata, baris per baris, bait per bait, atau keseluruhan isi puisi (walau menurut saya tidak mutlak seperti itu). Tapi kebetulan(yang disengaja) saya membuat puisi ini seperti itu.
-
Kalau memang tertarik dengan makna, coba deh perhatikan tiap kata, kalimat, baris. Tapi sebelumnya pahami dulu struktur fisik puisi, mulai dari perwajahan, diksi, imaji, pemakaian kata kongkret dan bahasa khias dsb. Walaupun kesannya teoritis.
-
Atau kalau memang ingin menjadi penikmat, saran saya sih nikmati sajalah ga usah pusing-pusing mikirin makna. Kalau bahasa spanyol kecelup mah ‘matak botak’. Hehe:p
-
Maaf kalau penjelasan saya semakin membingungkan.

Writer artnda
artnda at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)

nice:)

Writer ghinawidadyustisia
ghinawidadyustisia at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)
30

Bagus
Salam :)

hers at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)

Makasih gina :)
Lam kenal ya, met gabung.

Writer arjun bukan arjuna
arjun bukan arjuna at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)

Waw

hers at Syair Luka Si Anak Wayang (2 years 49 weeks ago)

aw