Rintihan Si 'Binatang'

 

Rintihan Si ‘Binatang’

 

 

Perlukah kubertanya pada rembulan?

Akankah esok kembali datang?

Sebelum si manusia buangan ini mati kelaparan

 

Ingin kurengkuh kembali  sang bintang

Menghadiahkan sepercik cahaya harapan

Untuk jiwa yang sedang mengais Kehidupan

 

Kutelungkupkan jemari di tanah ini

Mengharap ada yang mengasihi

Namun, mereka  semua hanya memandang tak peduli

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer januari
januari at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)
90

baguuus. karya yang sederhana namun tetap bagus. kira-kira kata kehidupan pada bait ke 2, salah ketik, gak?
oh iya... kunjungi karyaku juga, yach. yang baru:
http://www.kemudian.com/node/260834
see you... sastra oh sastra.

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)

Sepertinya tidak. Hehehe
See you,
And salam kenal :D

Writer imelalfa
imelalfa at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)
60

nice.. singkat .. tp mengena...

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)

:)

hers at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)
80

sepertinya sudah mudal semua komennya ;)

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)

ya begitulah. haha

Writer velvet.morninghaze
velvet.morninghaze at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)
70

bait terakhir maksudnya sujud bersimpuh gitu ya? cuma mau tau saja :),

salam kenal,

Writer Yafeth
Yafeth at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)

Dalam bayangan saya rasanya bait terakhir menggambarkan anak jalanan yang lagi menulis-nulis di pasir atau debu. Pakaiannya kumal hingga yang melihat merasa jengah. Begitu? >:)

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)

ya bisa jadi, tafsiran setiap orang berbeda-beda kan?
dari pada saya membatasi imajinasi dalam puisi ini, haha :D
salam kenal :)

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

um, ya gak sujud bersimpuh juga.
lebih baik coba terka menurut imajinasi sendiri aja. haha
salam kenal :D

Writer che.aulia
che.aulia at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)
90

nice poem
salam sastra.

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

salam kenal :)

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

salam :D

Writer cnt_69
cnt_69 at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)
40

Berhubung aku sepakat sama satir. Aku komen yg laen aja. Ada salah ketik "mengaharap"? Lalu perlu dibetulkan juga kata "peduli" bukan "perduli". Coba buka2 kbbi (kalo gada cr yg di onlen), "peduli" tanpa "r" lebih tepat.

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

oha? ya bener2.
udah saya edit tuh, makasih :D

salam kenal

Writer satir
satir at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)
70

Maka ijinkan sayah menelaah keisengannya, tentunya dengan sekehendak hati.
_____
-bait pertama sepertinya menggambarkan pengharapan dan kenestapaan seseorang. Jika dianggap sebagai cerita, maka bait itu pun adalah awal cerita. Artinya, segala bentuk pemikiran yang berjalan pada cerita seharusnya berdasar pada pemikiran awal.
-bait ke dua:
"ingin kurengkuh kembali sang bintang", seolah menggambarkan harapan/ perjuangan yang pupus di masa lalu. Tapi jika melihat kata 'kembali' sepertinya harapan itu pernah dicapai dan 'aku' kini sedang berada dalam keterpurukan.
"Menghadiahkan sepercik cahaya harapan" Mulai dari sinih, Interpretasi sayah seakan jungkir balik. Bukankah si 'aku' sedang dalam keterpurukan? Bagaimana mungkin ia berkeinginan untuk memberi 'hadiah' apalagi yang akan diberikannya adalah harapan, sedangkan dia sendiri dalam pengharapan yang sama. Selain itu, pada siapa ia akan memberikan hadiah tersebut? (Apa mungkin jawabannya ada di baris berikutnya?)
"Untuk Jiwa yang sedang mengais kehidupan" Seperti pernyataan sayah di atas, apa mungkin seseorang yang bernasib sama memiliki keinginan untuk memberi atau memajukan orang lain sebelum dirinya maju?
-Bait ke tiga yang membuat sayak berpikir sangat keras setelah jungkir balik di bait ke dua. "Kutelungkupkan jemari di tanah ini" Bukankah jemari yang menelungkup itu adalah gambaran dari tangan yang di atas atau tangan yang memberi? Lalu kenapa dilanjutkan dengan "Berharap ada yang mengasihi?
Namun jika dilihat lagi lanjutannya "di atas tanah ini" bisa juga digambarkan sebagai seseorang yang bersimpuh dengan menopang jemarinya di atas tanah dengan harapan ada yang memberi. Artinya, sejalan dengan bait pertama, bahwa pelaku dalam puisi ini sedang terpuruk. Dengan demikan, Bait ke dua bagi sayah adalah bait yang mengawali kekacauan pikiran. Sumber segala sumber kekacauan yang membuat tulisan ini menjadi sangat kacau.
_____
Apapun ituh, semua yang sayah ungkapkan adalah keisengan yang juga bersumber dari keisengan saat ditulisnya puisi ini. Bukan sayah merasa benar, tapi setidaknya lebih baik seperti inih daripada sayah berkata suka atau tidak suka tanpa alasan yang jelas. Hix ix___mau ikut jalan-jalan ke monas?
-
Salam :)

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

percayalah, saya selalu kagum dengan panjangnya coment anda. >. maksud saya dia itu memang pernah mencapai suatu keberhasilan dan terpuruk.
dan kata Menghadiahkan sepercik cahaya harapan
Untuk jiwa yang sedang mengais Kehidupan itumaksudnya ditujukan untuk jiwanya sendiri.
apakah bisa dimengerti maksud saya?
entahlah.
mungkin suatu Imajinasi tak selalu benar.

salam kenal :D

Writer satir
satir at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

ah tak perlu kagum, panjangnya komentar mungkin karena sayah kurang bisa memadatkan pemikiran dalam satu atau dua kalimat. Lagian, komentar panjang belum tentu berbobot apalagi benar.
-
O ya tentang maksud anda, saya sangat mengerti dan sepertinya memang ada di komentar sayah maka dari itu ada kalimat yang sengaja sayah kasih tanda kurung.. Penekanan saya sebenarnya pada kata "menghadiahkan". Konsekwensi logis dari kata tersebut adalah beralihnya kepemilikan(hak) artinya seseorang itu harus memiliki sesuatu untuk dihadiahkan. Selain itu ada struktur yang tegas antara yang punya dan tidak punya. Sayangnya, si aku di sini sudah tidak memiliki apa-apa, lalu apa yang akan ia hadiahkan? Itulah kekacauan logika yang sebenarnya.
-
Selain ituh sayah baru menganalisa kalimat, belum lagi judul yang sayah rasa tidak ada korelasinya.
_
Wah, nampaknya sayah selalu berkepanjangan. Maap-maap :)

Writer cnt_69
cnt_69 at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

Mas satir, mengenai judul sebenernya udah mo kukomen tuh tadi, tapi berhubung penulis bilang ini iseng, yaaa, jadi mungkin judulnya emang iseng jugak. *lirik penulis* :)) *ngeloyor pergi*

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

yup tepat.
sudah kubilang ini iseng, dan saya sudah meminta maaf atas penebaran sampah di kekom. kwkwk
btw ada yang tau cara ngehapus postingan lama gak?

hers at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 42 weeks ago)

kenapa mesti dihapus?

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at Rintihan Si 'Binatang' (2 years 41 weeks ago)

gak layak publish soalny. hahaha