CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy

Poppy Sovia sbg Giselle

 

 

 

Adipati sbg Raziel Jiddan

 

 

“Ayoi! Giselle memegang dahinya yang terasa berdenyut. Sepertinya kecerobohan sudah menjadi bagian dari hidupnya, mendarah daging secara sempurna dengan wajahnya yang pas-pasan. Kali ini kecerobohan Giselle diakibatkan oleh dirinya yang terlalu larut membaca novel Di Ujung Pelangi yang dibelinya secara online sehingga tidak memperhatikan sebuah jeep berwarna hijau lumut terparkir di depan.

 

“Jeep bodoh! Menyingkir kek, lihat jidatku yang mulus ini jadi lecet!” Giselle mengomeli benda yang tak bisa menjawab itu.

“Kamu tahu, jeepku bahkan jauh lebih mulus dan berharga daripada jidat nong-nong itu!” seorang pemuda bertubuh tinggi tegap dengan jaket navi dan tas ransel hitam adidas keluar dari jeep.

 

Giselle terdiam sesaat, dia berusaha menyembunyikan kegugupan. Wajah pemuda itu sangat tampan, tapi tidak diikuti dengan tingkah laku yang baik. Giselle merapikan poni agar menutupi dahi yang masih terasa berdenyut. Segera saja Giselle meraih tas yang masih tergeletak di lantai parkiran. Dia berjalan dengan langkah besar, menjauh dari pemuda menyebalkan itu. “Sombong sekali, padahal toh jeepnya ndak bagus-bagus amit. Jeep butut,”

 

“Sial banget. Pagi-pagi udah ketemu mahluk menyebalkan!” Giselle memasuki kelas sambil terus mengerutu. “Ndak pernah diajari sopan santun kayaknya. Bukannya pas lihat ada gadis yang kesulitan dibantu, ditanya dengan tulus.”

Giselle menghempaskan tas selempangnya ke atas meja. “Ada yang terluka? Mari kubantu duduk di bangku taman,”

Tangannya mengeluarkan beberapa buku dan pen. “Yang jelas pria seperti itu tidak pantas jadi tokoh utama dalam novel juga film-film romantis kesukaanku. Jauh berbeda banget ma prince charmingku, si Tristan yang baik hati serta ….” Giselle membongkar seluruh isi tasnya dan wajahnya berubah pucat.

“Ayoi! Novel baruku pasti jatuh waktu aku kejedot jeep menyebalkan itu. Bagaimana ini?” di tengah kekalutannya Giselle tidak dapat berbuat banyak karena Pak Haryo, dosen ekonomi mikro yang terkenal killer itu sudah terlihat di ambang pintu kelas.

 

==

 

Kantin kampus Rajawali terlihat padat siang ini. Semua berdesakan hendak mengisi perut yang sudah keroncongan, sama halnya dengan Giselle. Tadi pagi dia terlalu terburu-buru mengejar angkot, sehingga sarapan pagi yang disediakan oleh ibunya sama sekali tidak disentuh. Dalam otaknya sudah terbayang soto ayam buatan Bu Nina, soto favoritnya.

 

Makanan sudah di tangan, sekarang nampak gadis itu memanjangkan leher untuk menemukan kursi kosong di antara lautan mahasiswa. Sebuah tangan menarik lengan baju Gisele. “Gi, sini kosong! Matamu jereng yah, masa aku yang duduk di sini ndak kelihatan sih!” teriak Suci dengan suara imut khas miliknya.

Giselle tersenyum lega dan segera meletakkan mangkuk berisi soto panas. Suci mendekatkan kepalanya ke arah Giselle, berharap suaranya lebih terdengar jelas dengan jarak yang sedekat itu. “Eh, katanya ada anak baru di jurusan TI. Tinggi, ganteng, so perfect and cool banget! Suer!” Suci memang si jago gosip dan satu-satunya teman akrab Giselle.

“Lalu? Ndak ada urusan dengan kita tuh. Jurusannya beda. Kalo kek angkot, satunya jurusan pasar Johar, satunya lagi jurusan Banyumanik.” Giselle tidak mempedulikan ucapan Suci, dia lebih memilih berkonsentrasi dengan botol saus sambal yang sedikit bandel.

 

“Ih, kamu tuh selalu aja jadi si kuper yang ketinggalan berita terbaru. This is hot gossip, Neng!” Suci menyeruput juice jeruknya.

“Tapi selain cool dan ganteng, sesuatu yang sangat langka di kampus bobrok ini. Kabarnya, si ganteng ini pernah punya kasus yang bikin dia menyingkir dan terdampar di kampus jelek kita,”Suci tidak peduli apakah Giselle mendengarkan ocehannya atau tidak. Baginya menyebarkan berita terbaru adalah hal terpenting di jagat raya, melebihi pentingnya berita tentang global warming.

 

“Kasusnya bukan kasus sepele lho,” Suci melanjutkan siaran beritanya, sementara Giselle terlihat berusaha mengeluarkan saus sambel dengan menepuk-nepuk botol kaca yang sedari tadi dipegangnya.

“Si ganteng itu terlibat kasus video mesum sewaktu SMA kelas tiga. Dan gilanya lagi yang nyebarin video syur itu adalah teman baiknya, yang tidak lain tidak bukan adalah pacar dari cewek yang jadi lawan mainnya di film panas berdurasi lima belas menit itu. Bayangkan, Gi!” ucapan Suci membuat Giselle membelalak tak percaya. Sesaat dia melupakan usahanya dalam menuangkan saus sambel. Dan ternyata si saus sambel itu memilih waktu yang tepat untuk meluncur bebas dan memenuhi mangkuk soto Giselle.

 

“Video apaan, Suci?” Giselle bertanya untuk meyakinkan telinganya masih berfungsi dengan baik.

“Ya ampun, Gi. Video syur … video begituan ntuh. BF, BF! Moso kamu ndak mudeng sih. Umurmu berapa sih?” ucap Suci sambil menunjuk ke arah mangkuk soto Giselle.

“Ayoi! Sotoku!” Giselle meletakkan botol sambel  dan segera meraih sendok yang tergeletak di samping gelas teh es.

“Gara-gara cerita ngacomu itu sih,” dengan cepat Giselle berusaha menyendok saus sambel yang memenuhi bagian permukaan kuah sotonya.

 

“Gi … Gi …! Si ganteng yang kita bicarakan akhirnya muncul juga!” Suci melirik ke arah pintu kantin.

“Katanya si ganteng hot dan jago banget lho di atas ranjang,” Suci menunjuk pada sosok pemuda bertubuh tinggi tegap dengan potongan rambut cepak serta wajah ganteng, perpaduan timur tengah dan eropa.

Kepala Giselle mau tidak mau mengikuti arah tangan Suci. Rasa penasaran mengelitiknya. Dia bukan termasuk gadis yang peduli dengan gosip dan segala hal yang dikatakan gaul dan ngetrend, tapi mahasiswa baru yang menjadi bahan pembicaraan seisi kampus sedari pagi sedikit memancing rasa ingin tahunya. Mata Giselle membentuk tatapan terkejut.

“Ganteng dan hot kan. Pura-pura ndak peduli, tapi matamu itu Gi. Sudah kayak mau melompat keluar aje, ndak perlu segitunya juga kali,” ledek Suci.

 

Giselle tidak percaya, si ganteng yang katanya hot itu ternyata adalah pemuda sombong dengan jeep jelek yang membuat jidatnya sakit. Pemuda itu juga yang membuat novel yang baru dia beli hilang.

 

Giselle melihat pemuda sombong itu terlihat cuek, tidak peduli  dengan tatapan dan bisikan yang di arahkan seisi kantin kepadanya. Dia berjalan dengan santai menyusuri lorong meja tempat Suci dan Giselle duduk seakan bukan dia yang menjadi headline news di kampus ini.

“Namanya Raziel, Raziel Jiddan tepatnya. Usianya dua puluh tahun, keren banget kan! Menurut geng centil yang pernah lihat videonya, itunya mantap banget lho!” Suci menunjukkan jari tengahnya kepada Giselle yang kembali melotot tak percaya dengan ucapan sahabatnya. Bagaimana mungkin Suci bisa membicarakan hal tabu dengan entengnya.

Ujung ekor mata Giselle melawan nuraninya, mencuri pandang ke arah Raziel. Mencoba mengamati dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dari potongan rambut, mata tajam layaknya elang pemburu, bibir, bahu yang bidang, kaos simple  yang terasa pas, kemudian celana jeans berwarna biru lecek yang membungkus pinggang Raziel dengan sempurna dan ketat tepat pada  bagian tubuh yang disebutkan Suci tadi.

 

Giselle segera memalingkan wajah ketika pemuda itu menangkap basah dirinya. Dia langsung berpura-pura sibuk dengan makanannya, menyendokkan dengan cepat makanan ke dalam mulut. “Ayoi! Pedaaaaas!” teriak Giselle histeris. Sesendok saus sambel yang seharusnya dia buang berpindah ke dalam mulut dan memberikan sensasi pedas tak terkira.

“Ini pasti gara-gara otakmu memikirkan yang hot-hot sih. Ceroboh!” Suci bukannya membantu teman baiknya, dia malah sibuk menertawai Giselle yang panik.

 

Raziel mengenali gadis bodoh yang sedang berteriak seperti orang gila. Dia gadis dengan kening nong-nong yang ditemuinya di parkiran pagi tadi. Gadis itu masih saja berteriak tanpa mencoba melakukan tindakan yang tepat, benar-benar tipe gadis cenggeng yang menyebalkan. Diraihnya gelas berisi teh es yang terletak di meja. Raziel menuangkan air di dalam gelas tepat ke mulut gadis nong-nong tanpa permisi.”Lakukan tindakan yang nyata, bukan hanya teriakan histeris nan lebay!” Setelah itu Raziel melangkah meninggalkan Giselle yang kini semakin kesal karena baju kaosnya basah oleh air es.

 

“Brengsek!” Gisele membanting sendok di tangannya ke atas meja.

“Tunggu! Kamu berhutang banyak padaku!” teriak Giselle. Namun dewi fortuna sepertinya kembali mengerjai Giselle. Tali tasnya menyangkut di kursi, dan Giselle jatuh dengan sempurnanya.

 

Kembali seisi kantin menertawai kecerobohan dan kesialannya yang sudah terkenal.

 

==

 

Raziel meninggalkan ruangan kantin. Tidak ada gunanya dia berlama-lama di kampus jelek itu. Jika bukan karena permintaan Ibunya, hendak melihat dia menyelesaikan kuliah tentunya Raziel tidak perlu kembali ke dalam pergaulan semu ini. Dia lebih senang saat harus membajak sawah, melakukan pekerjaan kasar daripada kembali menenteng diktat-diktat bodoh serta berurusan dengan dunia pendidikan. Namun apapun akan dia lakukan untuk Ibunya. Sumber kekuatannya, yang bersedia menerima dia apa adanya dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.

 

Semua tenaga pendidik yang dia kenal tidak membantu sama sekali pada saat dia kesulitan. Mereka malah melemparinya dengan segala cemooh. Sahabat, kerabat dan semua yang dianggapnya penting malah membuatnya semakin muak. Dan perempuanlah yang menjadi sumber kehancuran hidupnya. Perempuan!

 

Raziel  mengeluarkan sebatang malboro. Tak lama asap mulai mengepul memenuhi jeep kesayangannya. Jeep tua yang selalu dirawat bersama ayahnya, dulu.

 

Andai dia dapat memutar balik waktu.

 

==

Read previous post:  
Read next post:  
Writer luna.love
luna.love at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 39 weeks ago)
80

ayoo, lanjutkan ceritanya!

Writer donasaku
donasaku at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)

yang ini dateline nya kapan?

Writer donasaku
donasaku at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)

manaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah lanjutannyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Writer Gea_Freecss
Gea_Freecss at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)
90

keren banget, btw gimana caranya insert pic ya? wheehehe, yah anak baru jadi masih awam T.T

Writer anna
anna at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)

hoho.. ceritanya bagus

Writer dayu_ledys
dayu_ledys at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)
80

lanjutkan :)

Writer suasti_was
suasti_was at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)
90

love it, aq suka tokoh-tokohnya kak cat, cocok ni mereka kalo dipasangin bneran..
nunggu lnjutannya..
^_^

80

bagus-bagus,,
ku anak baruu salam kenal yaa semuanya,, :) ..

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)

Salam kenal Al.

Uda tau ttg Event Kekom.

Ikutan yak EAT - Event Akhir Tahun.

Writer zachira
zachira at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)
80

Cerfet baru? asikkk,...yang ini harus ngikutin ceritanya, mumpung baru part satu.
tapi beneran ini teenlit ya? kok ada hot-hot-nya dan ada topik bahasan masalah 'itu',...hihihihi

sabar menanti lanjutannya ^^

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)

Cerfet baru ini.

Ikuti yah.

Ikuti juga yang House of Romance. Baru 3 part pengenalan tokoh kok.

Teenlit itu kan yg tentang dunia2 remaja gitu kan.

Nah yg hot hot itu cuma sedikit aja kok.
Tidak dijabarkan gimana adegannya.

‎​​​​:D ªkªkª =D ªkªkª =)) ªkªkª

Writer SiFakir
SiFakir at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)
100

Yessss! Satu doa yang kupintaku mba' Cat tlg diberi motifasi pr peserta agar cerita ini bisa sampai tuntas' hihi.. Jangan nanggung ,tunggu ending ky "di ujung pelangi"..halla alay bgt yack..LANJUTKAN..@_@,,

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)

Hehehehe ... Clumsy Girl dan Hot Boy akan menjadi proyek cerfet kami berlima

aku, Lavender, Sun Flower, Dadun dan Majnun.

Soal DUP. sepertinya para estafeter sedang berusaha mengodok ending yang menarik.

#aku kehabisan ide untuk ending dup juga.

hikzzz

Writer dansou
dansou at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)
90

Wuooo... yang jadi Giselle maniiis :)

Writer Sun_Flowers
Sun_Flowers at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)

dansou, mw ikutan nda cerfet ini?

Writer dansou
dansou at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 45 weeks ago)

liat ketentuan dulu deh kak Sun :3

Writer Sun_Flowers
Sun_Flowers at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)
100

yippie... lanjutt..

Writer imelalfa
imelalfa at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)
90

sungguh menikmati ceritanya...:)

dadun at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)
100

aku suka karena ada pidio hot hot hot nya. aaaahhh ayo lanjuuut!!!!

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 46 weeks ago)

Ah Dudun Belle suka e yang hot hot deh.

Moso poin full krn ada Hot Hot nya.

Mana sambel eeeee.

Sambeeeel extra hot dong!!!!

Writer lavender
lavender at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)
100

Mbak catz, kita smgt lanjut

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)

Semangaaaaaaat!!!!

Writer sepuluhjari
sepuluhjari at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)
90

tante cat minta no telpnya giselle, mau tanya endingnya novel Di Ujung Pelangi bgmana....
wkwkwkwkwk

good..
sepertinya giselle pembawaanya seperti kugy (perahu kertas) ya, cuek, caur, masa bodoh, tapi bikin pengen nyubit n jitak2...

hore.. banyak bacaan seru..

semangat ya peserta yang lain

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)

Sepuluh jari : ah, si Giselle aje kehilangan novel itu gara2 si Raziel jd bagaimana dia bisa menceritakan endingnya pada dirimu.

Mungkin Giselle malah harus bertanya padamu, Ending DUP gimana sih (jadi kan bikin ending DUP - yiipiiiiiiie - byk ending yg bakal muncul di DUP ini)

Giselle itu pokoknya ceroboh. ː̖́ټ..ћέ²..ټ..ћέ²ː̗̀(*)ː̖́..ټ..ћέ²ټː̗̀

Heeeem.

Terima kasih telah membaca dan memberi semangat dalam menulis.

Writer Kurenai86
Kurenai86 at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)
90

Ayoi!
emak bikin proyek lagi :D
teenlit ya... cewe cuek dan cowo sok cool...
tipikal Meteor Garden yak :P
.
settingnya di semarang? percakapannya nggak terlalu kerasa jawanya sih. untung nggak keselip elo-gue XDDD
.
Happy New Year!

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)

Settingnya Semarang tp mengambil bahasa Indonesia jd ndak terlalu ribet.

Walau akan diselipkan sedikit percakapan dgn bahasa jawa.

Selain itu juga karena aku ndak terlalu bisa bahasa Jawa.

Meteor garden yah? Semoga ndak meteor garden deh.

Krn di sini si Raziel kgk kaya raya.

ː̖́ټ..ћέ²..ټ..ћέ²ː̗̀(*)ː̖́..ټ..ћέ²ټː̗̀

90

Kyaaaaaa!! teenlit!! makanan kesukaan saia! huehehe. yang jadi Raziel cakep banget deh.
nunggu lanjutannya! ^^

Writer dansou
dansou at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)

Mana ceritanya mak??? w('A'w)

Writer cat
cat at CERFET : Clumsy Girl & Hot Boy (2 years 47 weeks ago)

errot tadi ....

uda aku edit.

silahkan dinikmati.