Mawar, Maafin Tarman Ya

 

Tarman lari secepat-cepatnya. Keringat bercucuran di keningnya. Kenapa sih aku selalu kebelet BAB waktu lagi diluar? pikirnya. Kacaunya, rumahnya masih agak jauh, padahal dorongan di perut sudah sangat mendesak.
 
Saat kepepet, kadang manusia mengeluarkan kemampuan diluar akal. Tarman pun begitu, dengan mudah dia melompati pagar-pagar rumah untuk memotong jalan ke rumahnya. Mampus, udah di ujung. Maksudnya bukan di ujung halaman rumah, tapi...yaah, kau tahu maksudnya kan?
 
Karena sangat terburu-buru, dengan tak sengaja menginjak tanaman mawar milik Ratih, tetangganya. Ratih yang melihat itu langsung marah-marah.
 
"OII TARMAN, AWAS KAU YA!!"
 
"Maaf mbak Ratih!! Buru-buru!!" Kata Tarman sambil lalu.
 
"&%$#(&!!"
 
Ratih lalu meneriakkan kata-kata kotor, seperti wc umum, lumpur dan tempat sampah, kan kotor semua tuh. Tapi Tarman sudah tidak mendengarnya lagi. Dia langsung masuk ke rumah, dan dengan kecepatan dewa masuk ke kamar mandi.
 
Lalu terdengarlah irama 'Plung Plung' menggema dengan indah. Tarman luar biasa lega.
 
Setelah melaksanakan tugas suci itu, otak Tarman lalu bisa berpikir jernih lagi. Dia ingat tadi bersalah dengan Ratih. Maka dia pergi ke rumah tetangganya untuk meminta maaf.
 
"Mbak Ratih! Mbak Ratih!" panggil Tarman dari luar.
 
Senyap. Baru saja Tarman mau berbalik pergi, pintu terbuka dengan keras. Terlihatlah muka Ratih yang dipenuhi kebencian. Oh, dan juga jerawat.
 
"APA??"
 
"Anu, ngg, aku minta maaf soal yang tadi."
 
Braak!! Pintu tertutup dengan keras. Tarman mengangkat bahu dan pergi dari situ. Yang penting dia sudah minta maaf, peduli amat diterima atau enggak.
 
Tapi Tarman lalu berubah pikiran. Menurut temannya, Ratih tadinya akan memberikan Tarman hadiah baju klub sepakbola kesayangannya pada hari ulang tahun Tarman, yaitu hari lusa.
 
"Aduh, tau gitu tadi aku minta maaf baik-baik. Bisa-bisa gak jadi dikasih nih."
 
Tarman lalu mengumpulkan teman-temannya.
 
...................................
 
Esoknya Ratih pergi ke pasar dengan perasaan jelek. Dia masih kesal dengan kelakuan Tarman kemarin. Ratih lalu menyetop angkot. Saat dia naik, supir angkotnya berkata, "Ratih, maafin Tarman ya."
 
Ratih melihatnya dengan bingung, tapi supir tak berkata apa-apa lagi, seakan-akan dia robot yang hanya diperintahkan mengucapkan kata itu lalu diam.
 
Sampai di pasar, fenomena aneh ini ternyata berlanjut. Tukang sayur, tukang ikan, sampai kuli barang mengatakan hal yang sama ketika dia lewat, "Ratih, maafin Tarman ya." Kecuali tukang daging yang mengatakan, "Maaf Mbak, dagingnya habis."
 
Di perjalanan, beberapa orang yang bertemu dengannya juga mengucapkan kalimat ajaib itu. Ketika seseorang menabraknya hingga dia terjatuh ke jalan, hal yang pertama diucapkan orang itu adalah "Ratih, maafin Tarman ya."
 
"Minta maaf buat diri sendiri dulu dong!!"
 
Ratih sampai di rumah dengan sakit kepala. Tarman, Tarman, Tarman melulu.
 
"Mbak Ratih!"
 
Ratih membuka pintu depan, dan melihat Tarman memegang martabak.
 
"Mbak Ratih, maafin Tarman ya. Nih martabak sebagai tanda maaf."
 
Ratih mengehela nafas, "Oke, oke, tapi kau harus minta maaf sama mawar yang kau rusak."
 
"Heh?"
 
"Minta maaf sama mawar!!"
 
"Oke oke. Apapun deh asal dimaafkan." kata Tarman,dan apapun untuk mendapat hadiah baju bola besok, ehehe.
 
Maka Tarwan menuju halaman Ratih, dia lalu berlutut di depan mawar yang rusak.
 
"Mawar, maafin Tarman ya."
 
Ratih mengangguk-angguk senang. "Oke, ini biaya yang harus kau ganti." Ratih menyerahkan kertas pada Tarman. 
 
Dengan kaget Tarman mengambil kertas itu. Dia melihat isinya. Lalu teriakan putus asa terdengar.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Shinichi
Shinichi at Mawar, Maafin Tarman Ya (7 years 11 weeks ago)
100

ahak hak hak
freshing :D
kip nulis

Writer Fuyuko Fukumitsu
Fuyuko Fukumitsu at Mawar, Maafin Tarman Ya (7 years 12 weeks ago)
90

selalu bikin saya lupa sama masalah kalo baca cerita kamu *aseeekk

Writer Kurenai86
Kurenai86 at Mawar, Maafin Tarman Ya (7 years 12 weeks ago)
90

wkwkwkwk
yang terakhir itu biaya perbaikan kebun ya?
kayaknya malah lebih mahal dari harga bajunya >.<

Writer dansou
dansou at Mawar, Maafin Tarman Ya (7 years 12 weeks ago)
100

Kemal is epic <3

Writer Ciel
Ciel at Mawar, Maafin Tarman Ya (7 years 12 weeks ago)
90

hahaahhahaa xD
aduh ini crt bikin saya cengar cengir sendiri nih.. malem2 gini lagi xD~~

Writer H.Lind
H.Lind at Mawar, Maafin Tarman Ya (7 years 12 weeks ago)
100

EPICCCC! XD
Liat judulnya aja udah bikin ketawa.:)