My Funny Love Story 2

My Funny Love Story 2

Pengarang: Aqsa Mahendra

       Eeeh. Ketemu lagiii denganku. Arya si cowok culun dan jelek tapi wajahku mempunyai arti besar dalam kehidupan ceritaku. Aku hanya mau bilang, selamat menikmati dan jadikan pelajaran cerita ini untuk kalian. Enjoy. (^0^)

 

       2 tahun telah berlalu. Setelah lulus SMP, aku masuk SMU A****** di suatu kota Samarinda, di Kaltim. Di sana aku juga mendapat teman-teman baru yang baik walau wajah jelekku menghalangi pemandangan mereka (-_-“). Salah satunya adalah sahabatku bernama Beni. Cowok keturunan cina berkulit putih dan bermata sipit ini mau tidak mau menjadi sahabatku karena duduk sebangku denganku. Tapi hal itu tidak menghalanginya bertanya macam-macam tentang wajahku ini.

 

       Beni menatap wajahku dengan seksama. Matanya melotot karena melihat jerawatku yang super banyak. Kulit hitam dan alis tebalku di pegangnya seakan-akan tidak percaya apa yang di lihatnya. Beserta rambutku dengan belah tengahnya yang merusak matanya.

 

       “Kamu ini….. berasal dari planet mana sih? Gayamu lumayan alien. Bukan manusia.” Komentarnya.

 

       Aku hanya berekspresi seperti ini: (T.T)

 

       “Lain kali di make over wajahmu. Memang sih tidak berubah jadi tampan, tapi setidaknya enak di lihat.” Saran Beni.

 

       “Ya pak guru, akan saya ikuti saran dangdutmu,” kataku sambil membaca komik.

 

       “Kau ini… keras kepala sekali. Eh kau sudah dengar gosip tentang adanya Toilet curhat?”

 

       “Apa? Toilet bisa curhat? Toilet itu pasti curhat betapa besarnya t*** akhir-akhir ini” kataku ketawa.

 

       “Kau ini, aku serius.”

 

       “Aku juga.” lirikku pada Beni.

 

       “Sudahlah. Yang pasti, di mana engkau ingin curhat atau melepaskan uneg-uneg dari otakmu, kau bisa melakukannya di sana. Ada pendengar yang baik juga dan di jamin rahasiamu tertutup dengan rapat oleh si pendengar di sana.”

 

       “Ng? bagaimana cara curhatnya?” Tanyaku.

 

       “Kan toilet cowok dan cewek saling bersebelahan, hanya di batasi oleh dinding pengaman tapi suara kita terdengar jelas di sebelahnya. Sehingga kita bisa curhat semau kita kepada pendengar.”

 

       “Nah loh, terus gimana kita mau P***S atau B**l kalo di jadikan tempat curhat?” tanyaku lagi.

 

       “Sepertinya kau tidak bisa melakukan keduanya di sana, because the toilet is mampet di sana.” jawab Beni.

 

       Lagi-lagi aku hanya berekspresi dengan aneh: (-_-“)

 

*****

 

       Sudah tiga bulan berlalu aku menjadi anak kelas 1 jurusan IPS 1. Banyak kejadian lucu, unik, menggelitik, dan menghibur sejak menjadi siswa kelas 1. Walaupun kadang-kadang ada juga hal romantis yang terjadi. Tapi kusimpan hal-hal itu dengan rapat. Takut jatuh cinta dan patah hati lagi.

 

       Nah suatu hari, di pagi hari aku telat masuk kelas pelajaran matematika. Karena takut di hukum, aku langsung sembunyi di suatu tempat sampai pelajaran matematika berakhir. Rencananya setelah menunggu selama tiga jam lalu ketika istirahat, aku akan masuk kelas dan menaruh tas tanpa ketahuan guru hehehehe benar-benar licik. Kan di jam pertama tidak pernah absen hanya jam terakhir saja huahahaha.

 

       Aku mencari-cari tempat persembunyian yang bagus. Kebetulan sekali ada seorang kakak kelas, si pendengar curhat lewat toilet, masuk ke toilet cowok. Daripada bengong selama tiga jam, lebih baik curhat.

 

       “Hai kak…” kataku memasuki toilet cewek.

 

       “Eh? Kau tidak masuk kelas?” tanyanya.

 

       “Ng? Tidak. lagi bolos hehehe, kakak sendiri?”

 

       “Sama hehehe.”

 

       “Wuaaah, benar-benar bukan panutan yang baik hohoho.”

 

       “Kalau sudah tahu tidak baik, ya jangan di ikuti dong.”

 

       “Hehehe jangan marah ya kak. Aku mau curhat nih, boleh tidak kak?”

 

       “Boleh saja….. silahkan.”

 

       Di mulailah aku curhat. Mulai dari hal tidak penting sampai masalah genting. Dari cinta pertama sampai tidak ada cinta. Dari senang hati sampai patah hati. Kebanyakan curhat tentang masalah cinta waktu SMP. Sebenarnya kakak kelas mendengarnya secara seksama  tapi lama lama lama selama tiga jam, akhirnya malah ketiduran. Aku yang curhat sampai berbusa mulutku kecapean curhatnya

 

       “Kak? Masih di sana? Kok diam saja?”

 

       Kakak kelas langsung terbangun.

 

       “Ma…maaf tadi ketiduran.”

 

       “Yah kakak, dah curhat sampai berbusa nih.”

 

       Tiba-tiba lonceng berbunyi dengan kerasnya, tanda istirahat.

 

       “Wah jam istirahat. Arya, tolong gantikan sebagai pendengar curhat ya? Kakak mau ke kantin dulu.”

       “Jiaaah. Kakak aku kan juga harus masuk kelas untuk menaruh tas, lagi pula ini kan singgasana kakak.”

       “Ayolah, hitung-hitung balas budi karena mendengar curhatmu yang berkualitas itu. Biar aku yang menaruh tasmu,” katanya mengambil tasku dari toilet cewek dan berlalu meninggalkanku.

 

       Aku hanya pasrah duduk di toilet cowok. Kira-kira apa yang akan terjadi hari ini.

 

       5 menit kemudian, aku mendengar suara pintu toilet cewek terbuka. Aku langsung bersiap-siap diri.

       “Kak… aku ingin curhat” terdengar suara laki-laki.

 

       “Ng? silahkan.” Kataku berwibawa.

 

       “Namaku Beni, kelas 1 IPS 1…..”

 

       Hah? Ini teman sebangkuku. Wah wah wah, ini akan jadi menarik. Kira-kira dia mau curhat apa ya?

       “Kemarin aku melakukan hal yang tidak terpuji dan tidak senonoh.”

 

       “Hmm… lanjutkan.”

 

       “Eh? Lanjutkan perbuatannya?”

 

       “Bukan, curhatnya, bodoh sekali sih kamu.”

 

       “Ma… maaf kak. Terlalu bersemangat. Kemarin aku maling mangga di pohon tetangga. Dan aku menyesal sekali. Aku mimpi buruk setiap harinya”

 

       Wkwkwkwkwk memalukan sekali Beni ini. Maling mangga saja di curhatin. Mimpi buruk pula.

 

       “Hmm… terus?” lanjutku menahan ketawa.

 

       “Lalu di luar dugaan kak, aku melihat sesuatu yang seharusnya tidak kulihat. Yaitu……. Burung…….”

 

       “Hah? Burung siapa yang kau lihat?” tanyaku sambil menempelkan telingaku di dinding.

 

       “Burung Beo tetangga… Wahai kakak ku yang tercinta.”

 

       “Oh… kirain. Terus?”

 

       “Aku mencurinya lalu kujual kepada teman sebangkuku, si Arya.”

 

       Hah? Jadi burung yang kemarin kubeli itu burung hasil curian. Pantasan burungnya tidak mau berbicara, burungnya hasil burung haram. Ckckck luar binasa.

 

       “Ya sudah, kembalikan burungnya pada pemiliknya. Terus mangganya kamu ganti dengan uang. Walau resikonya nanti di marahi, itu lebih baik daripada berdosa. Tobat daripada dosa berlanjut.”

 

       “Enggih mbah.” Katanya berbahasa jawa.

 

       “Memangnya saya dukun?”

 

       “Mbah…sekalian minta nomer togel.”

       “Pergi dari siniiiii!”

 

       Si Beni langsung kabur sambil tertawa bercanda.

 

       “Ah… dasar teman tidak beguna.”

 

       1 menit kemudian, datang seseorang masuk ke toilet cewek.

 

       “Kak…  saya mau curhat tapi saya tidak akan memberitahukan nama saya.” Terdengar suara siswi.

 

       “Oh… silahkan-silahkan.”

 

       “Kakak… sebenarnya saya suka sama seseorang. Dia teman sekelas saya. Nama nya si Arya…”

 

       “Hegh!” aku kaget bukan kepalang. “Ar…Arya yang mana ya?”

 

       “Siswa kelas 1 IPS 1.”

 

       Jiaaaaaaah, mampuslah kauuu. Satu-satunya Arya hanya aku di sana.

 

       “Sudah lama aku suka ama dia, tapi belum di ungkapkan sampai sekarang.”

 

       “Ke…kenapa kau suka dia? Padahalkan dia culun dan jelek.” Tanyaku gugup.

 

       “Memang sih. Tapi dia selalu perhatian sama aku, selalu baik sama semua orang, sifatnya yang manis itu selalu membuatku kangen sama dia. Aku jadi ingin…….

 

       “Ingin apa?” tanyaku penasaran.

 

       “Ingin mencium pipinya.”

 

       DUAAAR! Perasaanku langsung meledak. Pipiku berubah merah. Rambut ku jadi berdiri ke atas. Nguing nguing nguing mobil ambulance lewat di hatiku. Rasanya malu dan ingin melarikan diri. Aku MAHOOO (keluar bahasa daerahku).

 

       “Terima kasih kak mau dengar curhatku. Bye kakak.” Katanya berlalu meninggalkan aku.

 

       Aku hanya terdiam di dudukan toilet. Tak bersuara sekali pun. Sudah masuk diriku ke dalam dimensi alam kebingungan. Kenapa kepribadianku malah di sukai cewek? Benar-benar di luar nalar.

 

       Tanpa sadar sudah ada orang lagi yang masuk ke dalam toilet cewek.

 

       “Kak… aku ingin curhat.” Terdengar suara cewek lagi.

 

       “Si…lah…kan…” kataku masih berada di dimensi kebingungan.

 

       “Aku… Anita kelas 1 IPA 1. Aku suka sama seorang cowok, namanya si Arya, siswa kelas 1 IPS 1.”

 

       JEGEEER! Suara petir langsung menyambar diriku sampai gosong. Belum memulihkan dari yang tadi. Muncul lagi penghancur mentalku.

 

       “Ke…kenapa kau suka dia?” (T.T)

 

       “Wajahnya memang culun dan jelek, tapi justru gaya itulah yang membuatku senyum-senyum sendiri, tingkah lakunya lucu jadi selalu terhibur. Dia selalu membuat ku bahagia setiap saat. Aku senang sama cowok yang membuatku tersenyum tanpa sadar, kalau tidak ada dia aku jadi kangen. Kalau ada kesempatan, Kira-kira dia mau tidak ya jadi pacar aku?”

 

       Andaikata ada pisau di depanku, pasti langsung kugunakan, bunuh diri, mati. Atau kalau ada tali, kuikatkan ke atas, gantung diri, mati. Sudah melayang aku jadi arwah. Sayangnya itu perbuatan dosa, jaminannya neraka (T.T) ah….. dunia mau kiamat kali ya? Kepribadianku benar-benar di sukai cewek.

 

       “Itu saja kak, makasih ya kak, bye.” Katanya berlalu pergi.

 

       Ternyata..... selama jam istirahat, banyak siswi-siswi kelas satu curhat di toilet itu. Di luar dugaan, yang di curhatin adalah betapa cewek jatuh cinta sama aku. Ngeeek, mentalku berubah jadi mental kambing. Aku tidak kuat menahan perasaan dan hawa mistis dari keagresifan cewek-cewek itu. Berrrrr.

 

       5 menit sebelum istirahat habis, aku langsung kabur dari toilet itu sebelum orang-orang pada datang.

 

       “Fuaaah, aku bisa gila kalau begini.”

 

       Saat aku lewat di depan lorong-lorong kelas 1, kebetulan cewek-cewek yang curhat tadi tersenyum padaku. Aku hanya tersenyum dan tertunduk malu dengan merah di pipi. Rasanya mau meledak hati ini. Tanpa sadar, di sebelahku sudah ada Anita di sampingku.

 

       “Kok wajahmu merah? Kamu sakit ya?” Katanya mengelus pipiku.

 

       Aduh ini cewek… alasan sekali buat pegang-pegang.

 

       “Ah… tidak apa-apa. Maaf aku ada PR buat di kerjakan, bye Anita.” Kataku sambil berlari-lari kecil.

       Cepat-cepat kabur sebelum aku di perkosa cewek-cewek di sana.

 

       Sesampainya di depan kelas, aku duduk di bangku panjang menenangkan diri. Beni muncul tiba-tiba di sampingku.

 

       “Hoi, darimana saja kau. Kucari di mana-mana. Tadi ada kakak kelas mengantarkan tasmu ke kelas, ternyata kau sedang enak-enakkan bolos ya?”

 

       “Berisik sekali kau ini.” Kataku. (-,-)

 

       Tidak jauh dari ujung lorong, muncul seorang siswi baru yang cantik permanen. Rambutnya panjang pirang, berkulit putih dan senyum manis lewat di depan seluruh kelas 1. Siswa-siswa cowok yang tadinya berada di dalam ruangan langsung ke luar berbaris rapi.

 

       “Auu auuuuu auuuuuuu.” Teriak salah satu siswa bersuara serigala.

 

       “Hu huu ha haa.” Menirukan suara monyet sambil bergelantungan di atas dinding.

 

       Dasar keturunan monyet.

       Saat siswi baru itu mengibaskan rambutnya, seluruh siswa cowok langsung salto belakang  saking senangnya melihat rambutnya di kibas. Saat siswi itu tersenyum, salah satu siswa cowok berkata:

 

       “Uwaaaaa dia tersenyum padaku.”

 

       Tanpa sadar hidungnya mimisan, keluar darah di hidungnya sambil tersenyum.

 

       Dengan sengaja siswi baru itu sudah bersebelahan dengan ku di sampingku. Seluruh siswa-siswa cowok menggerumuni kami.

 

       “Arya… masih ingat aku?” tanyanya.

 

       “Eh? Kau siapa?” kataku bingung.

 

       “Ini aku… Hanna si gendut. Kita pernah bertemu waktu SMP di bawah pohon ketapang.”

 

       “Hanna si gendut? Mu…mustahil. Kok sekarang kamu kurusan?”

 

       “Aku menjalani program diet. Sekarang aku cantikkan?” senyum Hanna.

 

       “Benar-benar cantik. Kenalkan namaku Beni, Maukah kamu jadi pacarku?” kata Beni membelah pembicaraan tiba-tiba.

 

       “Maaf… aku tidak suka kamu.”

 

       Seluruh hati Beni langsung pecah dan hancur. Dia terhuyung-huyung menghilang di tiup angin. Seluruh siswa cowok langsung tertawa.

 

       “Aku anak baru sekarang. Sekelas denganmu.”

 

       “Hooo, kita akan jadi teman kelas ya? Hahahahaha ini akan jadi menyenangkan.”

 

      “Tapi maaf Arya… aku tidak ingin hanya sekedar menjadi teman kelas……..”

 

       “Eh??? Apa maksudmu???” kagetku.

 

       Seluruh siswa-siswa cowok juga heran.

 

       Sambil menatap mataku dengan berwajah manis, dia bercerita:

 

       “Aku jatuh cinta padamu sejak kelas 1. Sebelum aku diet, aku berniat setelah aku kurus nanti, aku ingin menjadi pacarmu untuk sekarang dan selamanya……. Dan sekarang, Apakah kamu mau menjadi pacarku, wahai pangeranku Arya?”

 

       Seluruh siswa yang menggerumuni kami langsung pingsan semuanya. Siswa yang mimisan tadi langsung terbang bagaikan roket menuju bulan dan menancap di sana. Siswa yang meniru suara serigala dan monyet tadi langsung menubrukkan kepalanya ke tembok. Mereka kaget mendengar pernyataan dari si siswi cantik.

 

       Aku hanya bisa berekspresi seperti ini: (O.O)

 

       “Dari dulu aku suka kamu Arya, terimalah aku untuk menjadi pendamping hatimu. Aku berjanji akan setia dan membahagiakan kamu.”

 

       Hanna mencondongkan badannya dan menutup matanya hendak mencium pipiku. Aku langsung cepat-cepat mengambil bom asap dari kantongku dan melemparkannya ke tanah.

 

       DUAAAR!

 

       Bom asap langsung mengepul di sekitar Hanna.

 

       “Uhuk uhuk uhuk.” Batuk Hanna.

 

       Hanna mencari-cari ku, tapi aku sudah ke buru menghilang di balik asap.

 

       “Walau kau lari sekali pun, aku akan tetap mencari hatimu untukku.” Senyum Hanna manis.

 

     Bersambung.......

 

     Mohon komentar kritik dan sarannya.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer pinkymouse
pinkymouse at My Funny Love Story 2 (6 years 49 weeks ago)

lucu lucu lucu >.<
Bkin pup qu gak konsentrasi >.<

Writer Door_Knocker
Door_Knocker at My Funny Love Story 2 (6 years 49 weeks ago)
70

Benar-benar bikin aku senyum-senyum sendiri ^^
Nice job, Bro!
.
Alasan cewek-cewek itu suka ama Arya rada absurd...
Well, inikah impianmu sebagai lelaki?
*just kidding*

Writer sungaimeriam
sungaimeriam at My Funny Love Story 2 (7 years 2 days ago)

Hikaru_ Uwooo ahlinya komen datang. thanks bro ntar aq perbaiki. ~(^O^~)

Writer Hikaru Xifos
Hikaru Xifos at My Funny Love Story 2 (7 years 2 days ago)
80

Oke, cerita ini sukses ngebuat aq pengen mati ketawa! Lanjutkan bro! Oh, ya.. Rapikan tanda bacax itu ya! XDDDDD Maaf baru comment, agak jarang OL nih.. T.T *joget*

Writer sungaimeriam
sungaimeriam at My Funny Love Story 2 (7 years 4 days ago)

Aletheia_ wuah trima kasih sarannya :D akan ku perbaiki. Ng? kasih tw gak y, ini nyata atw bukan wkwkwkwkwk XD

Arzlock_ hehehe trima kasih mw mmpir ^o^

Writer arzlock19
arzlock19 at My Funny Love Story 2 (7 years 4 days ago)
80

entah kenapa jadi senyum - senyum sendiri bacanya :D

Writer Aletheia_agatha
Aletheia_agatha at My Funny Love Story 2 (7 years 4 days ago)
80

aiiiih, lucunyaaaa XDD
baru inget klo dulu aku baru baca yg pertama :P
.
soal penulisan masih harus diperbaiki lagi ya. nama kota/daerah harus diawali huruf kapital.
perhatikan kalimat langsungnya ya. begini bentuk yang bener: “Ya pak guru, akan saya ikuti saran dangdutmu(,)” (k)ataku sambil membaca komik. pake tanda (,) dan kata "kata" diawali huruf kecil. hampir semua kalimat langsungnya begitu. g susah kan buat diedit? ^^
.
hm, klo soal alur aku pikir cukup menghibur :D saya suka banget cerita remaja. dan ide ceritanya soal toilet curhat tuh keren. beneran kisah asli nggak sih nih?
lanjuuuut dong :D

Writer sungaimeriam
sungaimeriam at My Funny Love Story 2 (7 years 5 days ago)

Wuah, trima ksih mw mampir ^^

Writer sarahauliazz
sarahauliazz at My Funny Love Story 2 (7 years 5 days ago)
90

Sukses bikin aku senyum-senyum sendiri