BoR N2 Match H-1: Lance Vs ADA (Lance Win)

 

Battle of Realms N2: Lance Rovelort Vs. ADA. [Lance’s Unforgettable Night]

 

HEA sampai duluan di tempat yang ia inginkan untuk bertarung.

Sebuah persawahan di sore hari. Ia berdiri tepat  di persimpangan pematang sawah.

“Ah… siapa sih yang menolak pemandangan seperti ini!”

Dengan sekali jentikan jari. Tiga entitas hadir mengelilinginya. Lance, ADA, dan juga Alice.

“Pertarungan kalian…”

“Sebentar, kurasa Nona ADA belum berniat memulai pertarungan ini dulu. Game kami bahkan belum ditentukan!”

ADA melihat kepada Lance yang mengetahui cara bertarungnya.

“NYOhohohohohohoho, Kau mengenalku Tuan…” Ada bingung… ia tidak menghapal lawan-lawannya.

“Rovelort, Yang Mulia. Lance Rovelort” Alice membisikkan pelengkap kalimatnya.

“Bagaimana jika kita mendiskusikannya lewat makanm alam, Seperti yang pernah kujanjikan?” Lance kembali tersenyum.

 Tanpa ADA harus bergerak, ia membuat sebuah podium tepat di atas persimpangan pematang, tempat HEA berdiri. Dengan lantai kayu , meja makan bundar, sepasang bangku sender putih, taplak meja, dan sebuah tempat lilin.

“Tidakkah, Terlalu formal? Nona?” Lance mengomentari hasil manipulasi realitas ADA.

“Nyohohohooho, tidak ada yang tidak terlalu formal untukku!”

HEA –yang melompat menjauh dari perubahan realitas–tidak  mengerti apa yang dilakukan oleh kedua pesertanya, alih-alih bertarung, mereka malah mencoba memulai makan malam yang formal.

“Sebelum kita mulai memesan makanan pembuka. Bagaimana kita menentukan seperti apa game yang kita akan mainkan!” Lance menarik tempat duduk di yang seharusnya milik ADA. Mempersilahkan wanita [hampir] anggun itu untuk duduk.

ADA melakukan apa yang dilakukan wanita yang pantas untuk menerimanya, sedikit merendahkan lutut sebagai tanda terima kasih, lalu duduk di tempat yang dipersilahkan Lance.

Lance juga mengambil tempatnya. Alice mendekati HEA, mereka berdua merasa tersisihkan.

“Kau yang tentukan Tn. Rovelort!”

“Boleh, di bidang yang aku kuasai?”

“Tentu saja, aku merasa tertantang untuk melawanmu di kemampuanmu sendiri!”

“Baiklah, Aku ingin lomba kemampuan mengendalikan makhluk hidup, dengan pemenang berdasarkan jumlah!”

ADA sudah menduga bahwa Lance akan menantangnya seperti ini.

“Baik, tapi bagaimana kalau tumbuhan tidak kita masukan ke dalam?”

“Untuk kemudahanmu Nn. ADA. Tentu saja!”

Kalimat terakhir yang diucapkan Lance sedikit menggores harga diri ADA.

“Baiklah tumbuhan termasuk!”

“Oh, tidak perlu repot Nona, mereka bukanlah senjataku untuk  game ini!”

“JADI!!!” HEA berteriak  menghentikan pembicaraan Lance dan ADA. Teriakan HEA ini sebenarnya menyelamatkan Lance yang mulai menyikut harga diri ADA.

“Ada apa sih Nona panitia, sepertinya kau ingin sekali memulai pertandingan ini” Alice berbisik kepada HEA.

“Aku tidak mau dimarahi Bos, jika aku tidak bekerja dan mengambil gaji buta.” Jawabnya kepada Alice, “Pertarungan bisa dimulai? Maksudku Game!” dan kini ia yang Dipelototi ADA.

ADA dan Lance mengangguk. Lance lebih normal, sedangkan ADA tetap menjaga keanggunannya.

“Maka, Lomba Pengendalian makhluk Hidup dimulai, Batas waktu kalian 30 menit!”

Di langit, hanya dengan kuasa HEA sebagai panitia. Muncul sebuah papan Skor digital. Di bagian atasnya angka 30 menit mulai menghitung mundur. Di sebelah kiri. Tertulis Lance dengan skor dibawahnya tertulis “346” dan dibawah ADA tertulis Skor “8691”

 

00:00:01 ~ L “346” x A”8691”

“Ternyata kau sudah memulai Nona?”

“Dua Mil dari sini di sebelah selatan, Sawah seseorang baru saja mengalami wabah belalang yang sangat banyak!” ia tersenyum. Tidak ada satupun rasa kasihan akan para petani yang kehilangan sawahnya.

“Tuan Rovelort. Angkamu pun lumayan!”

“Terima kasih. Itu hanya para nyamuk, belalang, ular dan tikus sawah yang berada di dekat sini! Setidaknya berkat itu kita, tidak perlu khawatir akan gigitan nyamuk di kulit anda kan Nona?”

“sebagai pembuka, Ini adalah balasan akan keramahan anda di café Tuan Rovelort!”

Dua buah gelas minum anggur tercipta di atas meja makan mereka berdua. Masing-masing dengan isinya berwarna merah padam.

“Kumohon, Lance saja.” Lance mengangkat gelas winenya dan menjulurkan tangannya.

ADA menerima ajakan bersulangnya.

Dentingan suara gelas terdengar harmonis dengan situasi keadaan yang mereka ciptakan.

Karena ini bukan pertarungan Fisik. HEA tidak pergi jauh-jauh dari tempat makan mereka berdua, sedangkan Alice juga menunggu dengan bosan. Mereka berdua duduk saling bersanderan punggung di atas pematang sawah.

“Hmmmh” Lance menggumam menikmati anggur merah yang baru saja ia cicipi. “87’ Calera Jensen Pinot. anda ingat minuman ini?”

“Tidak, Lance. Saya tidak minum alkohol. Aku hanya mengingat susunan molekul minuman yang kau berikan kepadaku.”

“Kemampuanmu mengagumkan Nona. Tepatkah jika kupanggil anda Nona? Sudahkah anda menikah!”

“NYOhohohohoh. Tentu saja tepat. Dan tidak, saya belum menikah.” ADA tertawa sombong. Entah mengapa fakta bahwa dia belum menikah malah menyenangkannya. Anda sendiri Lance?”

“Aku telah menikah.” Lalu Lance terdiam.

ADA tahu ia mungkin mengenai titik sensitif dari Lance.

“Mana yang lebih anda pilih, Salad, atau Sup sebagai makanan pembuka?” ia mencoba memecahkan keaadan bengong Lance

“Aku lebih memilih Sup!”

 

00:12:52 ~ L “349” x A”38.234”

Selama ADA dan Lance menikmati makanan pembuka mereka dan mengenal lebih dalam tentang realitas asal mereka.

ADA telah melipat gandakan wabah belalang di selatan posisi mereka, dan menambahkan koloni semut buatan dia hanya untuk meningkatkan kuantitas mahkluk hidup yang bisa dikendalikannya. Beberapa petani terpaksa membakar bagian dari sawah mereka untuk mengusi r wabah belalang ini. namun anehnya belalang-belalang ini tidak takut mati dan juga api. bahkan mereka mampu mempertahankan diri dengan menyerang para petani.

Sedangkan skor Lance bertambah tiga karena Virusnya sudah mengendalikan sekeluarga petani yang tinggal di dalam gubuk dekat dengan tempat makan malamnya.

“Sup yang sungguh enak, Nona ADA!”

Tentu saja. ADA dengan mudah menciptakan sup itu, dia hanya tinggal mengingat susunan molekul dari sup terbaik yang pernah ia rasakan.

Lance menyadari bahwa ia berhadapan dengan salah satu alternasi karakter cerita yang sering dipedengarkan waktu kecil. Namun beda dengan yang ditampilkan di kartun. Bahwa ratu kejam itu ternyata bisa seanggun ini. Namun Aura hati yang dingin itu tetap terasa darinya.

Di sisi lain ADA yang baru saja mendengar masa lalu Lance dari orangnya sendiri. Menyadari bahwa yang di depannya ini… adalah seseorang yang hatinya sudah hancur. Menjadikannya seorang sosiopat, karena takdir yang terjadi dalam hidupnya.

Mereka berdua menjadi lebih tahu tentang satu sama lain. Sepercik rasa takut saling menghinggapi hati mereka. Namun Lance dan ADA menikmati acara makan malam ini, dan tidak akan menghentikannya.

“Sebagai pihak laki-laki dalam acara makan malam ini. di duniaku adalah tindakan formal memesankan makanan buat pasangannya. Dan kurasa anda menyukai Steak hati babi hutan?” Lance menembak dengan buta. Ia menyamakan selera ADA dengan selera ratu kejam lainya di dongeng yang sejaman.

Rasa jijik mewarnai air muka ADA. Lance telah memilih dengan salah. “Kurasa saya akan memilih sendiri apa yang akan saya makan. Sedangkan kau Tuan Lance?”

“Aku tidak  tahu dengan selera makanan Realitas anda. Kejutkan saja diriku!”

Dan di hadapan mereka berdua muncul semangkuk pai. Lance menggunakan garpu dan pisau makannya untuk membelah Pai itu.

Isinya bermacam warna. Yang ia tidak bisa ia sebutkan apa saja bahan pembuatnya. Namun ia bisa bilang bahwa pie ini enak. Bukan tipe pai manis untuk pencuci mulut. Namun tipe pai gurih seperti pai daging.

“Seleramu mencengangkanku nona ADA.” Lance tersenyum.

“Nyohohoho, lebih bagus daripada steak hati babi hutan saranmu itu kan?”

Lance ikut tertawa canggung.

“Mengenai game kita ini Nona…” mendengar Selaan Lance, ADA menghentikan makannya sementara dan mengelap bibirnya dengan kain di dekatnya.

“Bukankah Lebih baik jika game ini, kita bikin lebih seru dengan taruhan?”

“Nyohohohoho, Terdengar menarik Lance. Taruhan seperti apa?”

“Seandainya aku kalah… aku akan membuatkanmu, sebuah batu permata yang hanya bisa diciptakan olehku, dan melihatmu kurasa kau akan suka dengan hadiah ini!”

“Dan Jika aku yang kalah?”

“Aku hanya kau meminta membuatkanku sebuah entitas. Bagaimana?”

“Jawabanmu akan keluar begitu kita menghabiskan hidangan utama kita ini!”

Lalu mereka mulai melanjutkan acara makan malam mereka lagi. Dengan obrolan-obrolan mereka.

 

00:24:17 ~ L “349” x A “287.911”

Di sebelah selatan mereka. Para petani dan pemilik tanah sudah mulai mengungsi karena serangan wabah belalang dan semut ini. mereka ketakutan. Karena serangga-serangga itu entah datang dari mana dan jumlah mereka sepertinya tidak terbatas.

Lance baru saja mengetahui bahwa status ketiga manusia yang ia kendalikan sudah masuk ke tahap siap mutasi. Ia mengendalikan kepala keluarga dari petani itu untuk keluar dari gubuknya dan mendekati tempat makan malam mereka.

 Petani itu meniti pematang sawah yang terbentang dari gubuknya ke arah makan malam.

“Untuk apa ia kaubawa orang itu kemari Lance?” Tanya ADA melihat adanya pengganggu yang menghampiri area makan malam mereka.

HEA membangunkan Alice yang tertidur di punggungnya, siap menariknya dari area makan malam seandainya Lance beneran ingin membawa gamenya ke tingkat pertarungan fisik.

“Ia hanya seorang manusia yang kuyakini bisa membantuku memenangkan game ini. kita berdua telah menghabiskan Pai ini Nona ADA. Jadi, bagaimana jawaban anda?”

“Kuterima. Taruhan tentu saja akan membuat sebuah permainan selalu lebih menarik bukan?”

Lance tersenyum. Ia sudah yakin sekali dirinya akan memenangkan game ini.

“Anda tidak mengeluarkan pencuci mulut Nona?”

“Aku tidak terlalu suka pencuci mulut. Namun kujamin kau pasti suka es krim rasa mint kan?”

“Aku tidak pernah menolak pencuci mulut!”

Obrolan mereka pun berlanjut.  Lance menikmati sekali Es Krim Mint yang dikeluarkan ADA.

 

00:27:12 ~ Lance “349” x ADA “304.650”

“Terima kasih atas makan malamnya, Nona ADA!”

“Saya juga senang menemani anda.”

“Tiga menit sebelum waktu kita selesai,  Nona!  Ada sedikit Trivia tentang tubuh manusia yang ingin saya ingin anda tahu.” Secara pasti walaupun sedikit, nada bicara Lance berubah.

ADA, HEA, dan Alice. Langsung merasakan perubahan aneh ini dari diri Lance.

“Diperkirakan tubuh manusia itu terbentuk oleh sepuluh Trilliun satuan sel.” Dan Kini Lance menyeringai. Bukan sebuah senyuman, namun seringai dingin yang sama saat ia hendak menusuk Vol Kan dan membunuhnya.

“Jika aku memutasi sekitar 10 sel dalam tubuh manusia untuk menjadi makhluk hidup seperti Belatung mini. Kira-kira berapa makhluk hidup yang aku dapat?”

Tepat saat Lance menyelesaikan kalimatnya, kepala Petani yang berada di belakangnya terjatuh… bukan hanya kepala, namun setiap pergelangan tubuh… juga terlepas dari tubuh petani. Hidung, telinga, dan bola mata. Juga terlepas. setiap bagian tubuh mulai terlepas satu persatu seakan mereka semua hidup.  Dan benar semuanya hidup. Karena papan skor yang dibuat oleh HEA mulai berputar seakan memasuki kecepatan cahaya.

HEA menutup mulutnya dan mengalihkan pandangan matanya dari mutasi besar-besaran itu. sedangkan Alice sudah pingsan di tempat. ADA tersenyum pasrah. ia terjebak dengan kekalahannya. Sedangkan Lance masih menyeringai namun berkonsentrasi meneruskan degenerasi makhluk itu.

00:30:00 ~ L “975.842.136.584.249” x A”312.793”

Saat waktu di papan skor berbunyi. Petani itu sudah berubah menjadi onggokan besar makhluk yang –menggeliat-geliat. Skor Lance menyatakan ia mengendalikan hampir satu triliun makhluk hidup.

HEA menggoncang-goncangkan tubuh Alice agar dia bangun. Sedangkan ADA tersenyum miris melihat kekalahannya… hampir marah lebih tepatnya.

“Untuk pertarungan ke dua Grup H ini, dimenangkan oleh Lance Rovelort!” Kumandang HEA sembari tetap memegangi Alice.

“Tunggu jangan pulangkan kami dulu!” Teriak Lance kepada Hea. Ia kesal , sudah tiga kali Pria itu menunda pekerjaan wajibnya.

Lance bergerak menuju ke onggokan makhluk-makhluk itu dan saat tangannya hendak mengambil sesuatu. Semua makhluk itu menggerak menjauhinya. Lance mengambil sesuatu dari dalam itu.

Dengan perlahan Lance berjalan mendekati ADA.  HEA melepaskan pegangannya ke Alice dan mengangkat tangan bersiap seandainya Lance menyerang ADA bahkan setelah pertarungan selesai.

“Ini tanda terima kasihku atas makan malam yang menyenangkan!” Lance menyerahkan sebuah permata merah kepada ADA. Bukan Ruby karena warna merahnya lebih gelap, namun makin cerah jika dilihat lebih lama di bagian dalamnya.

“Seperti  yang kubilang. Itu adalah permata yang hanya bisa dibuat oleh kemampuanku. Dinding terluarnya adalah kulit jantung yang mengeras… sedangkan warna merah dalamnya itu adalah murni hemoglobin yang mengkristal!”

Rasa jijik ADA tertutupi oleh rasa terpukau akan merahnya permata itu. ADA merasa bahwa permata merah itu memang cocok menghiasi lehernya.

Dengan kemampuannya menciptakan realitas, ADA membangun Kalung yang berliontinkan permata itu.

“Bolehkah aku yang memasangkannya nona?” Lance mengajukan dirinya.

Ada berbalik badan, memperlihatkan tengkuknya yang tidak tertutupi rambut.

Saat Lance mengaitkan perhiasan itu. Lance membisikkan Entitas apa yang ia inginkan dibuat oleh ADA.

“Menciptakan sesuatu seperti itu sangatlah sulit, akan butuh waktu sangat lama.” ADA berbalik dan memperlihatkan muka kagetnya. Ada sedikit rasa jijik, namun kehidupan pria dewasa sebaiknya tidak dicampuri olehnya.

“Aku tidak memintanya harus jadi sekarang. Anggaplah saja kalau aku bisa masuk ke putaran final. Anda boleh menghadiahiku itu!”

Lance tersenyum, bukan sebuah seringai dinginya. Melainkan senyum hangat namun tetap berambisi.

“NYOhohhohohoho. Baiklah, Lance. Aku senang menghabiskan sore denganmu seperti ini!”

“Eng… permisi, jadi kita boleh pulang sekarang?” tanya HEA kepada Lance dan juga ADA.

“Silakan…” Lance sebagai pemenang mengiyakannya.

Dan dari tengah-tengah sawah itu… keempat pribadi itu menghilang.

===================================================================

 

Terima kasih telah berkunjung dan membaca cerita perjuangan Lance ini. Jika anda suka dengan romansanya, ataupun kembali merinding atas tingkah Lance. atau bahkan gak suka perlakuan Lance kepada ADA.

silahkan tinggalkan Nilai pertarungan ini dibawah dengan berkomen dengan sistem rating A s/d E.

dimana A adalah Perfect buat anda, sedangkan E adalah sampah buat anda...

terus dukung perjuangan Lance yah!

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post

Bagian terakhirnya....
.
Oke, langsung scoring.
Berdasarkan apa yg saya dapet setelah baca (subjektif)..
.
a) Serunya pertarungan: Medium+++ [2,8]
Seperti kata Kak Gie, ini pertarungan yg pintar. Menurut saya ini udah bagus tensionnya, soalnya saya udah bs kebawa suasana cerita. Kenapa ga poin penuh (OKE)? Bakal dibahas di b) dan c)
.
b) Penggalian karakter: Medium+ [2,3]
Mungkin cuma perasaan saya aja, kayaknya ADA masih agak kurang dieksplor lg. Ini agak terlalu Lance-nisme dan ADA dibikin sama sekali gak curiga pas skornya di atas angin. Dialognya juga agak membingungkan, hubungan Lance x ADA jd kurang terasa
.
c) Kerapian teknis penulisan: Low+ [1,3]
Masalah ini yang paling ngeganggu! Bener, Om Ivan harus segera cari editor! *esmosi*
.
d) Sesuatu yg 'wah': Medium+ [2,3]
Ini nilai poin 'wah' tertinggi yg saya kasih salama round 1 ini. Karena seperti biasa, gore-nya Lance selalu memuaskan. Ide yg triliunan pieces itu jg sangat unexpected buat org yg bikin cerita gak pake otak kyk saya.
.
8,7/12, maka saya kasih B

90

Saya ngak mau ngomen soal typo.
Pertarungan dengan permainan itu yang saya suka.
Skor A.

100

maap baru komen skrg kak #plok x3
ni emang serem bgt kak :o
stlh baca punya kak 145 jadi ngerasa peran alice dsini kurang, tp gpp deh
krn pertandinganya unik, jadi poin A

70

C
.
ceritanya keren dan 'wah'. Tapi entah mengapa saya ngerasa cerita ini 'dingin'. entah ya, mungkin karena masalah selera. mungkin juga karena karakternya Lance. ato karena narasinya lompat2. tau ah. saya bingung. =_=

90

Jalan cerita : 4
Kenikmatan membaca : 4
Karakterisasi : 4
Element of Surprise : 3.5

Overall: A

100

poin B
hook-nya itu kerasa banget dah... ._.

80

humm... humm... oke...

Writing Structure : 7
Hook : 7
Overall Story : 8
Characterization : 8
Tension or Conflict : 5
Creativity : 5
Setting : 5
Flow : 8

Total : 53/80
MEANS ---> B

Agak kesulitan bayangin setting, typo banyak, trus satuan triliun-nya standar lokal atau luar? trus endingnya sangat tertebak... yg aneh kenapa ADA ngga berada dibawah pengaruh virus itu juga? Tapi ADA santai2 aja tuh... tp walau gitu, gue lancar bacanya sampe selesai...

satuan trilliun lokal dan luar kan sama glen!.
.
Soal ADA kan saya sudah tulis di profil Lance.
.
Major sentient, OC orang akan sulit di infeksi karena. dia hebat, dan karena dari beda dimensi... sama seperti alasan mengapa character RE sering digigit zombie tapi selalu hidup saat terakhirnya!

Nggak soalnya kan di narasi dikau itu bilangnya tercatat hampir 1 triliun, sedangkan hasil di sana detailnya tertulis:
.
975.842.136.584.249
.
itu udah jauh melampaui 1 triliun (10^12) dan mendekati 1 kuadriliun (10^15)
.
Cuma hal sepele sih, tapi lumayan bikin bingung... :)
.
Untuk yg terinfeksi itu saya kira cuma perbedaan lamanya waktu terinfeksi aja dibandingkan ecek-ecek yg ada di sana... :D Coba deh saya baca lagi ntar... :)
.
Thx Van! :D

iya gwa lupa... gwa ingetnya 10^12 kenapa gwa masukinnya 3 angka ngasal lebih banyak.

facepalm

100

Skor A

80

Dari segi writing 8 poin, untuk battle saya beri A.
.
Sebenarnya karena basic dia virus, saya sudah menduga, sejak ia mengendalikan manusia, kalau Lance akan meng-individualize tiap-tiap sel di tubuh manusia itu. Oh well, it still interesting though... ^^

100

Maaf saya bukan perserta, tapi boleh menilaikan?

OK, untuk cerita saya beri nilai B+, karena cerita dan idenya yang bagus.

Untuk tulisan maaf aku beri nilai C+, karena ada beberapa typo yang mungkin perlu di perbaiki, seperti: nama orang.

Jadi untuk cerita ini saya beri nilai B

boleh-boleh... selamat datang di event tahunan kemudian!

unpredictable ending! foreshadowingnya bagus dan ngalir lancar sampai ending XD
.
typo... well... gw ga komen soal itu deh. at least gw ga ada masalah dalam paraphrasing.
.
seperti kata Gie, ini potensial bagus. sayangnya, greget emosi dan tensi dalam cerita kurang terasa. udah bener2 berasa dominasi si Lance dari awal. kalo aja, Lance ini mengutarakan sebuah teori yang kemungkinan bisa fail, gw rasa bakal lebih ngebuat pembaca deg2an apakah Lance berhasil atao tidak :3 in other word, cerita ini berasa lempeng buat gw
.
POIN: B

100

B.
.
Kelebihannya ya karena anda bisa buat ending yang keren dengan mutasi sel-sel itu (ah, dan juga romance-nya). Kelemahannya ya karena ada typo-nya.
.
Maaf singkat, ya~! #plak

70

C.
C.
C.
C!!!!
Pokona C!!
^ (disebut berulang-ulang karena saya sendiri RAGU mau kasi nilai apa, BUKAN karena ngamuk :p)
.
Apaan, nih! Baca ini bikin mata saya siweeeeerr @______@
Typo TERLALU BANYAK orz
banyak penempatan kata yang salah juga orz
(TERUTAMA!) narasina masih lompat-lompat orz
Intina, saya HAMPIR enggak nikmatin baca ini
Misalna, kau TIDAK KONSISTEN soal pemakaian kapital di nama ADA (kadang "ADA", kadang "ada" atau "Ada"). Itu bikin binun pembaca, maksudna merujuk pada si peserta atau ada (hadir, sedia)?
(apa? Ini SEPELE? Hei, sepele dari mana! Kalau keseringan, bakal bikin ga nyaman dan jadi males baca, tauk!)
dan lain-lain, dan lain-lain (si Gie malas menjabarkanna? #plak)
.
Yang PATUT DISAYANGKAN adalah IDE.
Idemu KEREN, Van! Sungguh! Serius! Kau pinteeeeer banget, keliatan dari cerpen ini (beda sama saya :p)
Khususna soal si petani yang dimutilasi (?) itu.
Sesungguhnya, bagian itu masih bisa dibikin lebih "wah" dan "keren" dan "aaaargh! Ga kepikiran!" dsb, tapi kau (sedikit) gagal dalam menyajikanna sesuai harapan saya, CUMA karena cara penyajianna yang kurang menarik.
Serius, Van. Ini KEREN.
Cuman kau BELUM BISA "mengeluarkan" ke-KEREN-an itu secara maksimal (bahkan, kalo saya lagi jahat, saya bakal bilang narasimu membuat idemu SIA-SIA. Ah, well, sudah saya ucapkan :p)
.
CABE selesai. (ah, PERMEN sudah dicampur ke dalam cabe, ya~)

Oke, rasana saya cuma meracau ga jelas tanpa memberikan penyelesaian.
.
Hmmm...
Gini, Van.
Saya melihat cerpen ini berpotensi jadi JAUH lebi keren.
Jadi (sebenerna saya udah SERING menyarankan ini pada Tsuki, tapi entah napa dia enggak/belum melakukanna), alih-alih menulis cepat-cepat dan mengepost-na cepat-cepat, kenapa kau enggak coba minta tolong entah-siapa untuk proof dulu?
Bukan sekadar proof typo, tapi juga proof isi/konten (termasuk narasi dan alur).
Terus berdasarkan saran-saran mereka, baru kau pertimbangkan mana yang bagus untuk diikuti dan mana yang kau bisa abaikan.
Setelah itu baru kau posting.
Toh, masi banyak waktu sampe akhir bulan.
(oke, ini racauan saya sebagai DEDLENER-MOODY-PERFEKSIONIS).
.
Nah, sekarang, yang pasti saya akan menganggap Ivan sebagai penulis yang tulisanna KEREN (yang masih perlu BANYAK dipoles).

100

Aku beri score "A" >_<
-
Bagian dimana manusia berubah menjadi makhluk-makhluk yg lebih kecil menurutku cukup menarik dan unexpected.
-
Yg mungkin bisa dipertanyakan adalah definisi 'Makhluk Hidup' yg dimaksud dalam perlombaan. Kalau misalnya bakteri dimasukkan, hmm kurasa sup yg dibuat ADA juga bisa menjadi kejutan... (mengingat2 eksperimen Biogenesis dan Abiogenesis, kalau gak salah menggunakan sup juga kan?)

100

B
Cocok dan memang ini bisa disebut sebagai 'pertarungan' karena lawannya...uhhh...sebenernya dua karakter ini adalah yang saya hindari sebisa mungkin...dan malah segrup...*curcol*
.
pokoknya ini bagus, tapi bener, pengen tau endingnya langsung dan maen skip....atau saya kurang menghormati orang lain...entahlah, dan tentu, festival typo dimulai disini, awal kali, maka...B

80

BINGUNG.

bukan bingung dengan ceritanya. bingung dengan apa yang harus saia kasih. oke dah... sebenarnya saya berharap ada pertarungan fisik yang bener-bener duel. tapi ini.... ah...

C

Mo gimana lagi... ADAnya begitu kemampuann dan kelemahannya!

100

Keren... walaupun tidak ada pertarungan tapi aku agak sedikit membayangkan kayak di resident evil. andai aku bisa buat cerita romance kayak gini...

aku kasih nilai A

*pacefalm*
.
memang Lance Rovelort dari dunianya UMBRELLA. dari dunia yang sama dengan Resident Evil

Kan Lance memiliki Kemampuan memutasikan sel hidup.
.
jadi mutasi pada tingkat sel darah, dan jantung itu yah masih dalam jangkauan dia.
.

90

Saya kasih B+ kalau ada nilai itu Bang. Tapi karena nggak ada dan saya pantang menggunakan fungsi Math.Ceiling (pembulatan ke atas) maka saya beri skor ... A (hahahahahahaha --> Ceiling function @_@.

Saya akhirnya bisa melihat sisi romantis dan gentlemen dari Lance. Lepas dari tindakannya yang super gore pada akhirnya itu. Oke memang saya benar-benar tidak menyangka Lance akan jadi seperti ini. Saya pikir Lance bakal tarung fisik dengan Ada. Saya pikir Lance bakal bikin banjir darah dari tubuh ADA. Well ujung-ujungnya si Lance malah ngasih liontin darah ke ADA???
What?
Aaaah gue ngelantur. Pokoknya A deh!

mungkin karena Lance ketemu yang Sebaya kali yah?
(dipelototin ADA dari belakang)
*merinding*
.
i--in--intinya... saya ngikutin Rulenya ADA kok. tidak bertarung fisik!

Ada typo dan kalimat2 yg aneh, mungkin krn om terlalu bersemangat. Tapi yah, om postingnya cepet bgt.

Yg bagian pak tani menghampiri meja makan itu horor bgt!

Ga nyangka Lance akan menang dgn cara seperti itu, walo kesannya kyk maksa gitu. Yang jelas ADA sampe lengah dan terjebak.

Tapi obrolanya rasanya kurang maknyos, bikin saya pengen buru2 baca endingnya. Untung endingnya mantap!

Jadi, overall. . Kuberikan. . . . .

B

Obrolannya saya sengaja skip-skip gitu...
.
soalnya makin banyak obrolan. makin sangat besar kemungkinan buat OOC. takut mengambil langkah salah itu.

100

B

Keren sekali!

CUIL SIWER komennya pelit ini!

100

uwaaaa, apa yg diminta Lance ??? Dx Dx Dx #plak
.
ceritanya keren kak, biar soal teknis, kritik, dan saran yg lain aja yg komen. ak suka ceritanya, suka batunyaa, romens yg mengerikan. x3

oia, skor A buat om Lance ~ <333

sesuai yang saya janjikan. romance & Gore!
.
soal entitasnya akan ketahuan saat Lance lolos liga!

80

Score : A
.
Saya ga akan bohong. Terlepas dari apresiasi saya karena kamu beneran cepet banget bikin pertandingan perdana ini (hanya dalam 1 hari?!), kemenangan Lance sama sekali ga saya prediksi sebelumnya...
.
Awalnya saya kira karakter seperti Lance ini bakal mengeluhkan segrup dengan peserta yang errr bisa dikatakan tidak normal. Namun ternyata kau berhasil juga menyuguhkan sesuatu yang benar-benar bisa saya nikmati
.
P.S.: Tadinya mau ngasih B karena beberapa typo dan narasi yang ganjil, tapi jadi A karena bentuk apresiasi saya udah membuat sesuatu seperti ini dalam waktu singkat :)

B dimana minusnya teknik menulis.
.
-.-a
.
sepertinya itu... seharusnya gwa bener-bener harus punya budak (baca: Editor) yang membenarkan typo dan teknik gwa selalu

Setuju !!!
Punya Editor yg handal bakal membuat hidup jauh lebih mudah -__-