Warisan


Judul : Warisan
Prompt : Lampu Minyak
Rate : Save


"Lampu minyak??" Andien terbelalak.

"Ma, Kakek itu juragan tembakau... belom lagi dia itu juragan Belanda sebelum jaman kemerdekaan dulu. Masak aku yang cucu kesayangannya cuma dapet lampu minyak butut begini??" Andien kembali merajuk.

Sore itu ibunya baru saja pulang dari notaris, untuk mengurus masalah harta warisan keluarga yang sudah tertunda bertahun-tahun sejak kakek Andien meninggal dahulu. Jika saja ini semua bisa selesai dahulu saat Andien masih SMP, saat kakek baru meninggal... mungkin Andien tidak akan merajuk marah seperti sekarang, saat Andien memasuki tingkat akhir kuliah manajemen bisnisnya, saat Andien sudah cukup besar untuk tahu aib keluarga. Utang judi pamannya, perceraian tantenya dan berbagai macam hiruk pikuk lain yang membuat segenap keluarga saling berebut warisan. Menyisakan Andien sebuah lampu minyak yang dahulu selalu berada disamping ranjang kakek. Ibunya kembali mengurut kening.

"Ya udah deh ma.." Andien sendiri tidak terlalu ambil pusing. Memang ia sedang memerlukan tambahan modal untuk bisnis dengan teman kampusnya. Namun toh ia masih bisa makan, masih punya uang saku bulanan dan kendaraan sendiri. Ia sebenarnya lebih merasa kecewa. Kecewa dengan kondisi keluarganya.

Ia menutup pintu kamar setelah ibunya pergi, dan meletakkan lampu minyak itu diatas meja riasnya. Memandanginya membuat pikirannya kembali ke masa lalu. Ia duduk di pangku kakek yang senang bercerita. Bukan, bukan cerita dongeng. Cerita kakek biasanya tentang peradaban yang hilang, Ooparts, Piramida, Konstelasi bintang Sumeria, dan UFO. Baginya cerita kakek lebih seru dibanding Puteri raja, atau kuda poni, dan walaupun tidak mengerti ia selalu diam mendengar cerita kakeknya.

"aku kangen kakek.." batinnya. Kemudian ia meraih lampu itu untuk diberi minyak. Mungkin dengan menyalakannya bisa mengobati sedikit rindunya akan kakek, atau menghilangkan penat tugas-tugasnya.

"Maaaa..., panggilin bi Inah doong." "Ndiin minta dibeliin minyak tanaah."

Terdengar sahutan ibunya. Sembari tersenyum kecil ia memutar bagian bawah lampu dengan hati-hati.

"Eh?.." Wadah itu kering, tidak ada sisa minyak didalamnya. Sebagai gantinya terdapat tiga buah batu licin berwarna abu-abu dengan guratan biru dan hijau. Pada tiap batu itu masing-masing terdapat pahatan simbol-simbol aneh namun tidak asing baginya.

"Voynich manuscript.. ternyata kakek telah menemukan gerbangnya." Gumam Andien.
 

---


TOK, TOK, TOK.. Kamar Andien kembali diketuk ibunya.

"Ndiin, kamu tidur ya?""Ini minyaknya udah dibeliin.." Namun tetap tidak ada jawaban. Ibunya kemudian tersadar bahwa sejak semula pintu itu tidak dikunci.

"Mama masuk ya..."

...

Ibu Andien tercekat. Punggungnya terasa dingin dengan buku tengkuk yang merinding. Perasaan yang sama yang ia rasakan beberapa tahun lalu saat membawakan sarapan pagi untuk mendiang ayahnya, kakek Andien. Yang hilang tak berbekas. Hal inilah yang mempersulit catatan kematian yang menyatakan kakek telah meninggal, membuat keluarga ini harus menguburkan peti kosong setelah lelah mencari seorang kakek berkursi roda yang hilang dari kamar berlantai dua selama berbulan-bulan.

Ia kemudian berteriak histeris sekuat tenaga saat melihat pola lingkaran aneh yang sama di lantai kayu kamar Andien. Kemudian jatuh pingsan.
 

-End-

Catatan Tambahan: Cerpen spontan dari tantangan forum sebelah.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer rengga234
rengga234 at Warisan (6 years 50 weeks ago)
50

hemmm... ada kelanjutannya nggak??

Writer znake
znake at Warisan (6 years 50 weeks ago)
100

akankah si andien kembali ke masa lampau, masa satu origom kebelakang, atau teleportasi ke planet lain.... saya kelanjutannya. salam kenal :)

haris at Warisan (6 years 50 weeks ago)

Aku tidak mengerti entitas seperti apakah kamu itu sebenarnya sehingga menyebut diri sebagai kelanjutannya? Apakah... apakah kamu sebenarnya manifesto dari elemen waktu? atau envoy semesta dimensi ini? yang manapun.. It's a pleasure to meet thou :)

Writer Anya
Anya at Warisan (6 years 50 weeks ago)

Ini kayaknya baru prolog deh...soalnya aku juga masih nggak ngerti maksud ceritanya apa. Tapi penulisannya rapi lah...

Writer auldrey_chan
auldrey_chan at Warisan (6 years 50 weeks ago)

iya ini rasanya baru prolog deh, saya ngerti maksudnya, cuma klo begini doang rasanya kuraaaanggg,,,,klo dilanjutkan bisa jd proyek bagus neh. #maf atas kelancangan reader

haris at Warisan (6 years 50 weeks ago)

baiklah akan dicoba dilanjut..

haris at Warisan (6 years 50 weeks ago)

Makanya aku sertakan catatan tambahan, jadi ceritanya disuruh bikin semacam cerpen estafet, kita buat dari tema yang dikasih sama penulis terakhir. Tema yang aku dapet tentang 'lampu minyak'. Memang iya sih, sangat kurang persiapan. Langsung spontan nulis..

Aku pikir ceritanya tentang pembukaan dari petualangan Andien di dunia lain dimana terdapat vegetasi seperti yang ada di Voynich Manuscript (ttg catatan aneh dari abad 13,lebih jelasnya googling:P)

haris at Warisan (6 years 50 weeks ago)

nanti ya kapan-kapan *jawaban diplomatis..