Her Name Is Anthea - Prolog

Hades mengecup bahu wanita yang tidur memunggunginya sebelum beranjak dari ranjang dan memakai pakaiannya kembali. Saatnya berpamitan, mungkin untuk beberapa waktu yang tidak ditentukan. Ia sudah terlalu lama berada di bumi, jika tidak ingin membuat masalah lagi dengan Zeus.

Hades tidak pernah menduga kapan Eros akan melesatkan anak panahnya lagi untuk yang kedua kali. Sensasi itu kurang lebih sama seperti pertama kali pandangannya bertemu dengan sepasang iris cantik milik Persephone. Bedanya kali ini dengan Gazelle, gadis rupawan percampuran bangsa Nereid dan manusia. Ya, manusia. Hades terbiasa mencemooh dewa-dewi lain yang menikah dengan manusia lalu memiliki keturunan setengah dewa. Namun sekarang.. Ah! Tapi Gazelle bukan manusia biasa. Ia putri Galene, seorang Nereid. Bangsa Mermaid tersebut menikahi pria pemberani yang ditolongnya saat terombang-ambing di tengah samudra. Dan Gazelle memang sosok yang mengagumkan. Ia luar biasa cantik sebagai percampuran Nereid dan manusia. Sorot matanya seteduh lautan Aegea, bahasa tubuhnya selembut kasmir dan beludru yang disatukan serta suaranya semerdu bangsa Siren. Hades tidak dapat menyangkal lagi tentang perasaannya. Ia menginginkan gadis itu.

Hades seringkali bertanya, mengapa reputasinya sebagai Dewa Neraka yang dingin dan gelap justru dijatuhkan oleh kenyataan bodoh bahwa ia jatuh cinta berdasarkan keindahan fisik. Seperti 3000 tahun silam saat pertama kali bertemu Persephone di Lembah Nysa, hatinya bergetar begitu hebat. Hingga alih-alih kebahagiaan, ia justru merasakan sakit yang luar biasa membakar hati jika tidak bisa memilikinya. Akhirnya dengan jebakan licik buah delima dari Underworld, Hades berhasil mengakali Zeus dan menahan Persephone untuk tinggal bersamanya di Tartarus meski hanya selama 6 bulan setiap tahunnya.

Harus Hades akui, betapa besar rasa cintanya pada Persephone, terkadang ia merasa kesepian. Hades merindukan aroma citrus khas tubuh Persephone yang memeluknya lekat sebagai pengantar tidur. Hades juga tidak tahu mengapa ia tidak bisa tidur begitu saja dengan para gadis yang ditemuinya tanpa ikatan apa-apa. Hades tidak seperti Poseidon maupun Hermes. Ia hanya mau menikahi wanita pilihan. Yang benar-benar istimewa, seperti Gazelle. Hades tidak mau membiarkan darahnya yang mulia tercampur dengan darah manusia, meski gadis itu toh sebenarnya juga setengah manusia. Hades bimbang. Ia tidak mungkin meninggalkan Persephone. Pilihannya hanya pergi dari Gazelle dan hubungan ini berakhir. Yah, mungkin suatu saat nanti ia kembali, entah kapan.

Dan disinilah ia berakhir, di ranjang milik Gazelle setelah beberapa kali menghabiskan waktu bersama dengannya. Disentuhnya sekali lagi kulit punggung Gazelle yang tidak tertutupi selimut. Halus, seperti baru saja menyentuh sutera, mungkin lebih halus. Hades tidak tahu, inderanya mati rasa saat bersama Gazelle. Ia tidak bisa lagi merasakan mana yang benar dan yang terlarang. Hades kehilangan Persephone-nya setiap 6 bulan dalam setahun. Itu bukan waktu yang sebentar. Oleh karena itu ia membutuhkan Gazelle-nya. Ia ingin menyunting dan membawanya ke Underworld, meski ia tahu Gazelle tidak akan hidup selamanya. Hades benci itu. Satu-satunya kekurangan Gazelle dibanding Persephone.

Tapi kali ini ia tidak akan kembali pada Gazelle, Hades sudah memutuskan. Mungkin awalnya akan terasa menyakitkan, namun ia harus membiasakan diri.

Untuk saat ini.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer sabbath
sabbath at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 41 weeks ago)
80

nice.. nice..
lam kenal... ^ ^

Writer antheafeather
antheafeather at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 41 weeks ago)

salam kenal juga kak Sabbath. :D

Writer Dedalu
Dedalu at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)
90

Aaaak >.< Somehow, narasi tulisan-tulisan kak thea enak dibaca >.<

Writer Sam_Riilme
Sam_Riilme at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)
80

Setidaknya sekarang saya tau gaya tulisannya Thea~

Writer antheafeather
antheafeather at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)

yakin tahu?

Writer Sylphermizt
Sylphermizt at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)
100

ASDFGHJKLJ

Writer Reztingguitta
Reztingguitta at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)
100

Hwaaa,,,, sugee kakoi ne!!! Kata katanya bener bener #kehabisan kata kata

Writer antheafeather
antheafeather at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)

*gelitikin* terima kasih.. :)

Writer auldrey_chan
auldrey_chan at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)
100

poin ^^

Writer auldrey_chan
auldrey_chan at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)

Wah wah wah,,, Thea #teriak pake toa.

Narasi, diksi dari tulisan Thea bener2 luar biasa, pengen deh bisa nulis kayak gini.

Writer antheafeather
antheafeather at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)

>.< *tersipu* terima kasih kakak. Ayo nulis juga! *semangatin kak Aul*

Writer novia utomo
novia utomo at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)

wah keren banget, awalnya sempet bingung cuma imajinasinya hidup banget keep writing !

Writer coffeeofsea
coffeeofsea at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)
80

Ceritanay cuma sampai disini aja atau bakal ada lnjutannya?
Baca post aku juga ya :)

Writer antheafeather
antheafeather at Her Name Is Anthea - Prolog (6 years 47 weeks ago)

hum, ini baru prolog kok. :) Terima kasih ya. :D