Project of Another Tale (Era Sihir)

 

Project of Another Tale:

 

Ini dia konsepnya, dan calon bab-babnya. 

 

Judul: ERA SIHIR (Buku Sejuta Mantera)

 

Daftar Pintu Dongeng:

-          Prologue

-          Serikat Sihir

-          Rumah di Tepi Hutan

-          Para Penyihir Kecil

-          Rombongan ke Barat Daya

-          Rencana Nakal Eras

-          Pertemuan di Bukit Batu

-          Naga Api Yang Hidup

-          Panggilan Dari Oroviel

-          Buku Sejuta Mantera

-          Meninggalkan Rumah Bersama Ferent

-          Berbagai Macam Api

-          Sidang Penyihir Agung

-          Jatuh Cinta

-          Lembar Mantera yang Diacak-acak

-          Menanggung Kesalahan Fatal

-          Para Penyihir Buta

-          Sihir Sejati

-          Di Atas Menara Oroviel

-          Pengungkapan Kebutaan

-          Melukis Sejuta Mantera

-          Memberontak Maut

-          Tiga Sahabat

-          Epilogue

 

Story line:

Di Negeri Besar Tenggara, ras penyihir sedang Berjaya-jayanya. Banyak penyihir hebat berasal dari sana, dan mengembara sangat jauh di seluruh penjuru dunia Eldar. Sihir sendiri tidak serta-merta digunakan untuk  semua kegiatan pada awalnya. Tetapi, lambat-laun tradisi itu mulai berubah. Banyak yang menggunakan sihir untuk keperluan sehari-hari, dan yang terutama, sihir digunakan untuk melindungi diri.

 

Waktu itu, semua penyihir hidup sejahtera, berdampingan dengan ras-ras lain. Belum ada yang namanya penyihir putih atau hitam. Belum ada baik atau jahat di kalangan pengguna sihir.

 

Semuanya membentuk perserikatan penyihir yang bernama Oroviel. Berpusat di ibukota Negeri Besar Tenggara, di Kolosium Tengah. Serikat itu memiliki tugas sebagai penegak tenteramnua seluruh ras penyihir yang mengembara di di Eldar. Tetapi, lambat laun berubah menjadi pusat tegaknya ketenteraman seluruh ras di Eldar. Banyak juga anggota serikat itu yang merupakan perwakilan dari ras lain selain penyihir.

 

Pemimpin Oroviel dipegang oleh penyihir Agung yang paling hebat, bijak, dan memiliki banyak pengalaman. Dia juga menduduki posisi sebagai Hakim Tertinggi.

 

Dikisahkan hidup sebuah keluarga penyihir sederhana di Negeri Padang Daisy, di pinggir hutan cemara. Oriash adalah nama keluarga itu. Anak laki-laki paling kecil di keluarga itu bernama Erazwen Daisy Oriash. Eras panggilannya. Dia bocah periang berambut putih yang selalu ingin melihat kemegahan serikat sihir di Oroviel. Dia kagum dengan kakaknya yaitu Ferenda Daisy Oriash, atau Ferent panggilannya. Kakak perempuannya itu adalah penyihir hebat yang menjadi anggota serikat sihir, mengikuti jejak kakek mereka.

 

Eras, bocah pendek berambut putih itu bias dibilang yang paling bodoh di antara teman-temannya. Dia yang paling tidak bisa menggunakan sihir, tapi tidak pernah malu, bahkan merasa dirinya yang paling pandai sihir dari semua anak. Setiap saat waktu Ferent pulang, bocah itu pasti merengek-rengek meminta diajari sihir keren. Tapi kebanyakan tidak dibolehkan oleh Ferent.

Bukan apa-apa… tapi Eras memang sangat sulit diajari. Selama ini, anak itu baru bisa mengeluarkan diagram sihir untuk menciptakan amukan api putih yang menyilaukan. Itu pun sangat sulit dikeluarkan. Yang paling mencolok darinya, rambut putihnya bisa bersinar indah kalau malam, dan kalau dia menginginkannya.

 

Suatu ketika, saat bermain-main di bukit bunga daisy bersama teman-temannya, dia melihat rombongan berjubah putih (penyihir tentunya) yang membawa banyak perbekalan, menuju barat daya. Karena penasaran, Eras mengikuti rombongan itu, dan bertemu dengan gadis paling cantik yang pernah dilihatnya. Gelagatnya itu diketahui Ferent yang baru pulang, dan langsung menyeret anak itu menjauh. Ferent tahu benar rombongan penyihir itu. Mereka adalah keluarga penyihir dari Negeri Bunga Gugur yang sedang dalam perjalanan mencari mantera yang hilang. Dan gadis yang diidam-idamkan Eras itu bernama Everia Vail. Keluarga Vail adalah penyihir-penyihir hebat yang banyak bergabung di serikat sihir. Ada beberapa penyihir yang memiliki sihir langka dalam keluarga itu.

 

Kebiasaan Eras dan kawan-kawannya adalah berbuat usil di suatu malam. Mereka bersama-sama membakar kertas yang sudah ditulisi mantera untuk mencipta naga api kecil yang terbang ke desa, menakut-nakuti anak kecil yang melihatnya. Suatu saat, terjadi perundingan hebat untuk menciptakan naga yang lebih besar. Dan, itu semua hanya bisa dilakukan dengan beberapa lembar kertas mantera dari buku tua milik Ferent. Dari hal itulah masalah akan terjadi. Karena tidak tahu apa yang dilakukan, mantera di buku tua itu teracak-acak, dan menyebabkan kepanikan di mana-mana. Mantera-mantera yang tersembunyi belahan bumi Eldar terpanggil, dan membuat buku sejuta mantera di Oroviel terbuka. Membuat semua penyihir heboh ketakutan. Dari hal itu juga Eras jadi terikat erat dengan mantera-mantera legendaris yang langka.

 

Hal itu membuat keluarga Oriash marah besar. Eras dihukum habis-habisan, dan terutama sekali dia dihukum harus ke Oroviel karena dipanggil sang Hakim Tertinggi. Akhirnya Ferent membawa serta Eras ke serikat sihir yang berada di Negeri Besar Tenggara. Di sana, terjadi perundingan hebat antara dewan penyihir. Di sana juga Eras bertemu dengan keluarga Vail yang juga dipanggil. Kemudian, bertemu dengan Everia. Mereka berdua menjadi akrab di tengah-tengah ketegangan itu. Beberapa hari kemudian, ada anak dari keluarga Erandaf yang menemui Eras dan Everia. Dia bernama Drigo Neilan Erandaf. Bocah berkulit hitam itu awalnya agak memusuhi Eras, tapi lama-lama bersahabat. Ketiga anak itu berjalan-jalan mengelilingi serikat sihir sementara para penyihir agung masih melanjutkan rapat. Akhirnya diketahui kalau untuk sementara buku sejuta mantera masih aman. Para dewan sudah bisa merangkai beberapa mantera di halaman-halaman buku itu sehingga buku itu menjadi tenang lagi. Tapi masih belum tertutup, dan itu belum aman. Setiap waktu, mantera-mantera kuno bisa masuk, dan merubah isinya. Membuat para penyihir kehilangan kemampuannya. Parahnya… para penyihir bisa mati. Bahkan semua ras.

 

Keadaan yang rasanya aman itu berlangsung beberapa hari. Sampai akhirnya terjadi masalah besar. Mantera kuno yang sangat langka muncul, dan mengacak-acak seluruh isi mantera di buku sejuta mantera. Para penyihir sangat heboh. Mereka langsung menuduh Eras yang terikat dengan berbagai mantera legendaris sebagai pelakunya. Akhirnya Eras bersama dengan Everia dan Drigo berlari dari ancaman para penyihir agung, dan di perjalanan berusaha menguak misteri itu.

 

Di akhir… ada sebuah kejutan yang membuat Eras membenci sihir selama bertahun-tahun.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post