The Rise & Fall of Lance Rovelort (Non BoR N2 Canon)

 

Ini akan membuktikan kesetiaanku kepada mereka, ini akan menjadikan mereka melihat karyaku.

Filipina, Lokasi tepat tidak diketahui  -  7 Tahun lalu

Aku tahu kalau Filipina adalah kota dengan tingkat kewaspadaan yang cukup tinggi bagi kami. Tapi ini adalah liburan keluarga yang dibayarkan oleh perusahaaan, dan tujuannya telah ditentukan dengan pemungutan suara, namun aku tidak menyangka hal ini merubah hidupku.

Saat aku, Istriku dan anakku hanya mencoba berbelanja keluar dari barisan, Esoknya tampang kami bertiga telah terkirim ke kedutaan amerika.

Lance Rovelort, beserta keluarga telah ditahan oleh para pemberontak dan meminta tebusan kepada kedutaan.

Hari keempat kami sekeluarga di tahanan, hari keempat dari enam hari yang mereka berikan kepada kedutaan Amerika untuk menebus kami, jika melebihi batas waktu, hanya Tuhan dan para penculik ini yang tahu apa yang akan mereka lakukan kepada kami.

Hari kelima, Sebuah berita di televisi mereka menyatakan suatu hal membuatku kehilangan harapan, Kedutaan besar memilih untuk tidak menebus aku dan keluargaku, mereka mengatakan jumlah tebusan yang diminta oleh para kriminal ini tidak masuk akal.

Aku akan mengganti mereka, aku tidak peduli kepada hutang keluarga, tapi tolong mereka sebagai Negara Adidaya seharusnya bisa menyelamatkanku.

Tidak usah menunggu esok hari, dari sikap mereka aku sudah dapat melihat mereka memutuskan untuk membunuh kami hari ini.

Putriku yang baru dua tahun ikut menangis, bukan karena menyadari nasibnya melainkan melihat ibunya yang terus-terusan menangis. Aku adalah kepala keluarga, jika aku memperlihatkan satu rautan wajah kelemahan di depan mereka, mereka akan jatuh kedalam keputusasaanyang dalam.

Aku dengan tangan terikat menempelkan lengan atasku ke punggung istriku, berharap ia tahu aku selalu berada di sampingnya. Ia berhenti menangis, dan ia menenangkan putriku.

Namun momen pribadi ini tidak berlangsung lama. Para pribumi mulai berteriak-teriak panik. Kami yang seharusnya panik di sini. tak lama suara rentetan tembakan senjata otomatis terdengar dari luar gubuk kami.

Kedua orang yang menjaga kami saling berdebat dengan bahasa mereka. sampai akhirnya aku mengerti apa yang mereka ributkan. Penjahat di belakangku memutuskan untuk membunuhi kami, aku baru menyadarinya ketika tubuh istriku tergeletak di tanah dengan lubang peluru di belakang kepalanya.

Aku terdiam, dalam beberapa detik kedepan aku akan mengalami hal yang sama. Untuk beberapa detik itu aku terpaku. Dua buah letusan terdengar kembali. Aku masih hidup begitu juga dengan Crystal, putriku.

Dua buah tembakan terakhir adalah tembakan dari satuan penyelamat. Pribumi itu telah jatuh dan pasukan spesial masuk menerobos jendela, dan mengelilingiku.

Tuan Lance, Kami dari Nunova di tugaskan untuk mengekstrasi anda, turut berduka cita atas istri anda, maaf kami terlambat.

TIDAK, itu bukan salah mereka, itu sepenuhnya adalah kesalahan Amerika yang tidak perduli dengan rakyatnya. Kesalahan Filipina yang tidak bisa menjaga keamananya, Justru di perusahaanku Nunova lebih mementingkan pegawainya. Itulah awal aku mencurahkan hidupku membalas budi kepada Nunova.

Stingray Island, Sector 3 Residence – 1 tahun lalu.

Aku memarkirkan mobilku ke teras garasi, sepulang kerja dari laboratorium Nunova. Stingray Island adalah Pulau artificial yang dibangun Nunova untuk para pekerja tingkat atasnya, pulau yang sudah lengkap dengan tempat tinggal, sarana dan prasarana.

Suasananya sepi, sangat luar biasa sepi untuk jam lima sore. Aku membuka kunci rumahku dan mematikan alarm.

“Crystal… Anna…?” Anakku dan pengasuhnya, Anna seharusnya sudah mulai memasak untuk makan malam, Di Koridor menuju dapur terlihat cipratan darah, aku segera berlari menuju ke dapur.

“Anna?” tergeletak, ia sudah tidak merespon apa-apa, namun tubuhnya seperti bergetar, saat aku memajukan kepalaku melihat apa yang terjadi di balik meja makan, duniaku hancur untuk kedua kalinya. Crystal tengah mengorek dan mengunyah isi perut Anna.

Gadisku telah menjadi salah satu subyek eksperimen yang pernah aku lihat di laboratorium, senjata biologis, sebuah zombie. Aku terjatuh, Crystal tetap tidak memperdulikan keberadaanku dan tetap mengunyah.

Aku berbalik mundur ke ruangan keluarga, mengambil pistolku dari lemari teratas dan mencoba untuk mengisi pelurunya. Aku tahu persis apa yang akan terjadi kepada Zombie itu. mereka tidak lagi memiliki ingatan semasa hidupnya, sungguh percuma aku mencoba untuk  mengingatkannya atau memperdulikannya lagi.

Saat aku hendak berbalik ke dapur, Crystal dengan mulut penuh darahnya sedang berjalan menuju ke arahku. Dia berjalan menyeret kakinya. Langkah-langkah kecilnya membuatku sadar saat itu, ia bukan gadis kecilku lagi.

Aku menodongkan pistolku ke arahnya, “Maafkan aku,” Lalu kutarik pelatuknya.

Tak lama setelah itu, Pasukan keamanan Nunova menjemputku, mengevakuasi beberapa penyintas yang masih selamat dari serangan. Esok paginya, Seluruh pulau ditenggelamkan oleh Nunova, mencegah senjata biologi mereka keluar dari pulau itu.

“Apa yang terjadi, Keith?” tanyaku kepada seorang prajurit Nunova yang untuk kedua kalinya menyelamatkanku. Dia adalah pria yang sama yang mengekstraksiku dari filipina.

“Taylor Mr. Rovelort ,Taylor Brooklyn telah menjual Strainβ Virus kepada perusahan Windhim, Dia berniat kabur membawanya, saat tim kami mengagalkan rencananya, terjadi kecelekaan yang menyebabkan Strainα Virus tersebar ke gorong-gorong kota. sedangkan saat ini Beliau menyuntikkan Strainβ Virus ke dirinya untuk mencegah kematian.”

Pagi itu, setelah semua penyintas terkumpul, kami meninggalkan Stingray Island menggunakan Helikopter. Nunova, beserta pemerintah mematahkan pilar pulau artificial itu menyebabkan wabah zombie dan segala kerja kami tenggelam di lautan Antartik.

Bangkok, Saat ini.

Aku membanting semua tabung reaksi jatuh dari atas meja.

“Tenang, Lance kita masih diberikan waktu untuk mencari vaksinya.”

“Tidak ada yang namanya Vaksin. Aku membuat Strainω virus, untuk memastikan kelompok subjek kecil yang terinfeksi, dan dengan limitasi wilayah.”

Karyaku ini baru saja ditolak oleh para petinggi Nunova, mereka memaksa jika senjata biologi ingin dipromosikan oleh mereka, timku harus menyediakan vaksin yang bekerja juga. Mencari kelemahan dalam sebuah mahakarya adalah kemustahilan.

“Bahkan bagi subjek infeksi yang mampu keluar sebelum masa inkubasi terlalu lama, masih bisa disembuhkan!”

“Tenang bos, kita mulai lagi segalanya baru. Besok kita akan mencoba mengutak-atik RNA mereka.”

Tidak, itu tidak akan memuaskan Nunova, hanya ada satu cara untuk membuktikan kepada mereka aku benar. Ini akan membuktikan kesetiaanku kepada mereka, ini akan menjadikan mereka melihat karyaku.

Kurasa hanya satu cara untuk menyadarkan mereka betapa efektifnya Strainω. Hanya dengan memberikan demonstrasi langsung, namun apakah ini akan berbahaya? Akankah ini akan menjadi insiden Pulau Stingray sekali lagi?

Aku menatap kepada rekaman laboratorium di pulau Stingray. Dimana terlihat saat-saat Taylor, mantan atasanku, menyuntikkan Strainβ Virus ke dirinya sendiri. Luka di punggungnya tertutup, namun di depan mataku, ruas-ruas tulang punggungnya bertambah dan mencuat dari tubuhnya.

Video  dimana dia mengejar seorang gadis dan anak gadisnya di seluruh penjuru kota, terus menerus bermutasi sampai akhirnya menjadi seoonggok daging hidup yang sebesar kapal tempur. Strainβ Virus  memang meningkatkan tingkat generasi sel namun dalam tingkat akhir sel mati sendiri karena terlalu kecil.

Di rekaman CCTV Stingray island aku melihat seorang Pria yang mendapatkan Strainβ Virus, dikejar-kejar oleh Alpha 331. Sebuah Zombie dengan kestabilan Strainα Virus. sehingga membuatnya tangguh dan hebat.

Keduanya adalah proyek yang telah diterbitkan oleh Nunova sebelumnya, kini di depanku adalah virus buatanku yang mengambil keunggulan dari kedua virus tersebut!

Dan membiarkan mereka mencari vaksin dari virusku ini sungguh sebuah penghinaan. Tidak ada orang yang ingin membenarkan sebuah mahakarya. Mahakarya tidak seharusnya dapat diubah!

Ini akan membuktikan kesetiaanku kepada mereka, ini akan menjadikan mereka melihat karyaku.

Kutempelkan pistol injeksi   di leherku, setelah kutekan pemicunya, kurasakan cairan coklat itu menjalar di dalam sarafku.

Tidak, tidak ada perubahan yang terjadi padaku. Sesuai dengan efek yang kuinginkan. kuhirup udara sekitar dan menghembuskannya kembali.

Seakan-akan udara yang terhembus itu bagian dari diriku aku bisa merasakan saat mereka menyebar di udara. virus-virus aktif kecilku, terutama saat mereka mendekati dan terhirup oleh makhluk lain seperti…

“Tidak baik bekerja terlalu keras Dr. Rovelort.” Asistenku baru saja masuk ke dalam laboratorium. Tidak mencurigai apa yang akan berubah di dalam dirinya 30 menit kedepan.

Dalam semalam strainω menyebar. Tidak ada pergerakan daripada penduduk yang berada di jangkauan 1 mil dari laboratorium.

Aku berjalan santai di gang penuh kios di jalanan Bangkok. Semua orang melihat kepadaku, tidak bergerak dan tidak merespon setiap dari mereka adalah senjata bio organismeku.

Menggunakan telpon genggam aku menghubungi pihak eksekutif Nunova.

“Sepaket Strainω sudah kukirim ke pusat berikut penjelasan mengapa produkku tidak memerlukan vaksin, Kalau kau ingin demonstrasi. Tonton Televisimu beberapa jam lagi!”

“Apa yang kau lakukan Lance? Sejak insiden Stingray, Nunova sedang diincar oleh BTCF (Bio Terrorism Counter Force), dan jika kaupikir ka ...” Aku segera memutuskan sambungan.

Yang terlintas di dalam pikiranku cuman 1, menguasai rumah pemerintah.

Sekumpulan .

Tidak butuh waktu lama sampai penegak hukum mengetahui maksud dari rombongan-rombonganku. Mereka sudah menghadang jalan dengan blokade dan perisai-perisai kerusuhan.

Hanya dengan menyalurkan keinginan untuk terus maju, para bonekaku menyerang segala yang menghalanginya. Dan saat tahap virusku sudah bisa menggandakan diri di dalam sel tubuh boneka. Saat itulah mimpi buruk terjadi.

Penempatan Epinephrine terfokus akan menyebabkan pembengkakan otot secara instant. Pertumbuhan mendadak keratine akan membuat kuku memanjang dan menajam. Dalam sejam masa inkubasi virusku ke dalam tubuh mereka. mereka telah menjadi B.O.W yang lebih baik performanya daripada zombie strainα.

Radius viralku makin meluas daripada 1 mil. Semakin aku berjalan menuju ke istana perdana menteri. Semakin banyak jumlah bonekaku.

Dan saat orang pemerintah menyadari seorang manusia yang berdiri di tengah-tengah monster mereka tahu siapa yang harus ditembak.

Sebuah peluru mendarat di kepalaku. Memecahkan seluruh kepalaku. Anehnya kesadaranku tetap ada. Kesadaran di dalam tiap virus yang kukendalikan dalam sel-sel tubuh. Secara insting yang bisa kulakukan adalah menyuruh salah satu bonekaku untuk mendekatiku, memindahkan sel-sel tubuhnya langsung ke dalam tubuhku. Memperbaiki tubuhku secara instan.

Aku terbangun bersamaan dengan kepalaku yang terbentuk kembali. Aku menyeringai strainω secara harafiah membuatku hidup abadi.

Dua hari setelah pendudukan monster-monster di istana Perdana Menteri. Pasukan dalam negeri bekerja sama dengan BTCF mengkarantina wilayah bangkok.

Boneka monsterku datang mendekat, sudah rasa lapar Strainω di dalam selku mencapai tahap kritis dan aku harus menyerap sel-sel bonekaku.

Alhasil aku menjadi muda kembali setelah regenerasi selku memuncak, namun rasa ingin ‘memakan’ ini menjalar di seluruh tubuhku. Di setiap sarafku.

Sedari kemarin seluruh tubuh menginginkanku untuk mobilisasi, berpindah dan memperbanyak bonekaku, jika seseorang dalam 30 menit terpapar virus mereka sudah kehilangan akal sehatnya dan hanya hidup untukku, untuk Inang dari Strainω utama.

Namun aku sudah muak, nikmat dari memakan sel tubuh orang berdampak pada apa yang aku sebut nurani ini.

Pihak Nunova sudah menyatakan nada positif mereka. bahkan katanya tanpa memerlukan timku yang sudah menjadi boneka mereka sudah menemukan cara untuk menetralisir outbreak Strainω. Tim yang membawa vaksinnya sedang datang menuju ke arahku.

Setidaknya ini yang terbaik bagi setiap dari mereka, beberapa korban yang telah menjadi bonekaku hanyalah sebuah korban kecil untuk nama Nunova.

Paketku datang bersamaan dengan 6 orang menggunakan pakaian tempur biologis lengkap dengan masker gasnya. Aku mengenal salah seorang di antara mereka.Keith, agen yang sudah menolongku 2 kali sebelum ini.

“Terima kasih keith atas kedatanganmu, kalau boleh  saatnya kuminta vaksinnya!”

Yang menjawabku adalah rentetan muntahan peluru dari Keith sendiri. Virus dan Naluriku langsung bekerja.  Bonekaku segera merangsek masuk untuk menyelamatkanku, membiarkan dirinya untuk dimakan dan yang lainnya menyerang tim Keith.

“Apa yang terjadi? Apa yang kau lakukan Keith?”

“Perintah atasan! Nunova senang dengan Strainω buatanmu, tetapi mereka tidak senang jika namamu keluar sebagai orang yang bertanggung jawab atas insiden ini sehingga akan terkait kembali lagi ke mereka. dan satu-satunya vaksin dari Strainω adalah membunuh Inang Utama. Not Hard Feeling there, tapi aku juga mencari alternatif lain Mr. Rovelort!”

Muntahan peluru kembali terdengar, dan kali ini timnya Keith mencoba untuk menghalangi Boneka-bonekaku mendekat dan menyembuhkanku.

Ia bahkan terus menembakku saat aku sudah terjatuh dan tergeletak di atas lantai. ia membuka sebuah granat tangan dan menjejalkannya ke dalam perutku yang terkoyak oleh hujan peluru.

Aku merasakan tubuhku meledak. Tidak ada yang bisa dilihat hanya merasakan kesadaranku tersebar di berbagai tempat lagi, sama seperti kepalaku yang hancur. Aku segera mengerahkan seluruh bonekaku untuk berkumpul untuk menyembuhkanku.

“Target telah dipecahkan, belum ternetralisir. Tim pendahulu kau siap dengan operasi ash?”

Pipa air telah kami potong, dan Bom Napalm menunggu perintah,kami menunggu ekstraksi!”

Keith sudah mempersiapkan semuanya? Ia ingin mambakar tempat ini. ia ingin membakar seluruh sel inangku.

Mereka terus meninggalkanku, bahkan memastikan tidak ada bonekaku yang selamat dan mendekatiku.

Aku merasakan satu demi satu aku sudah tidak bisa mengggerakkan bonekaku. Beberapa bagian tubuhku mulai beregenerasi setelah bersinggungan dengan mayat boneka. Namun kesadaran tubuh sepenuhnya belum kudapatkan.

Perih, aneh … aku tidak pernah merasakan sakit sekalipun setelah terinfeksi Strainω. Kini hampir setiap dari sel tubuhku merasakan perih. Terlebih lagi setiap dari bonekaku tidak ada yang bisa bergerak mendekatiku lagi. Apakah ini artinya napalm itu telah ditembakkan? Dan seluruh selku sedang menuju akhir.

Read previous post:  
40
points
(584 words) posted by Ivan Rampengan 7 years 11 weeks ago
80
Tags: Cerita | Cerita Pendek | fanfic | Battle of Realms | N2 | Resident Evil
Read next post:  
Be the first person to continue this post
90

yay, nama keith dpake :D
ini sblm diajak sakaki ya kak? :o