Perihal Pagi

I.

seumpama kau matahari,

bangunkanlah aku lagi;

lewat suam kecup yang kusebut pagi.

 

II.

tak ada yang lebih puisi,

daripada air mata yang kau jatuhkan sendiri,

pada lembar pagi.

 

III.

bercahayalah, serupa pagi,

matahari atau wajah-wajah yang jatuh hati.

 

Jepara, 26 April 2014

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer erwandaersa
erwandaersa at Perihal Pagi (4 years 51 weeks ago)

Keren kak ;)

Writer dinialvionita
dinialvionita at Perihal Pagi (5 years 7 weeks ago)

sebuah pengharapan ketika pagi :)

Writer man Atek
man Atek at Perihal Pagi (5 years 8 weeks ago)
100

hm ... muantef, sipsip!

Writer mizu
mizu at Perihal Pagi (5 years 8 weeks ago)
80

puisinya keren..
harapan baru di awal hari

salam
^_^

Writer cahya
cahya at Perihal Pagi (5 years 9 weeks ago)
100

mungkin klo di yang ke II ga ada air mata, kayaknya bakalan jadi puisi yg romantis abis xixixixi, meski begitu ini keren ^^,
salam
cahya