OTA-KATA (The Way of Otaku) 4th Part B: PROMO

Nee? Rie nggak mungkin jadi otaku kan?” Cewek-cewek membungkuk ke arah Rie dan meneliti reaksi gadis itu.

 

Ria terpana, lamunannya buyar, “Aah… Ya… Begitulah…!”

 

Cewek-cewek itu terbahak-bahak lagi ke arah anak-anak cowok, “Tuh kan! Ada-ada saja kalian!”

 

Anak-anak cowok itu cemberut, “Heee, kami memang suka beberapa judul anime. Tapi bukan berarti kami otaku!"

 

“Oh ya? Terus apa namanya?”

 

“Kalian sendiri gimana? Histeris kalau ngeliat boyband. Apaan itu namanya, TAMASHI***?”

 

“ARASHI! ARASHI!**** Sebut namanya dengan benar dong! He, setidaknya mereka itu orang-orang nyata! 3D! bukan kertas 2D!”

 

“Heee? Tifa Lockhart sama Lightning***** itu 3D!”

 

“Huu tuh kan! Kalian otaku! Akui saja!”

 

“Enak saja! Heh, Tamashi juga pernah main di live actionnya Yatterman****** tahu! Salah satu membernya juga pernah main jadi Kaibutsu kun! ******  Kalian mau sebut mereka otaku juga?”

 

“ARASHI! ARASHI! Heee? Yang benar saja! Ternyata kalian mengikuti berita mereka ya?! Hahahahaha!”

 

“Tch! Kami nggak suka boyband, tapi karakter yang diadaptasi jadi live action itu populer di kalangan cowok, tahu!”

 

“Cih, dasar otaku!”

 

“Fangirl alay!”

 

“Ah… sudahlah, semua orang punya kegemaran sendiri-sendiri kan?” Rie berusaha menengahi sambil terus 

tersenyum. Tapi sebenarnya, dalam hati, sosoknya sudah berubah menjadi perempuan iblis bertopeng Noh. ‘Oy! Jangan bertengkar di depan bangkuku tahu! Menyebalkan!’

 

Lanjutannya bisa dibaca di sini ya. Sekalian vote juga dong, biar aku semangat ngelanjutin

 

http://gwp.co.id/ota-kata-the-way-of-otaku/?pid=3900&4th%20Part:%20Chisaii%20Suizokukan%20ni,%20Chiisai%20Sakana%20no%20Kokoro%20(The%20Heart%20of%20%20A%20Small%20Fish%20Inside%20A%20Small%20Aquarium)

Read previous post:  
Read next post:  
100

TAMASHI!!! ckck

Ahahaha, thanks udah mampir, membaca dan me-rate :D Semoga tetap betah sampai cerita ini selesai ya :D

Hihihi iya "Tamashi". Bingung mau dipelesetkan kayak apa si "Arashi" itu XD

70

Oke. Di part ini "suhu" cerita mulai turun, masih dihadirkan komedi- jadi nggak banyak komentar. Hehe. masih sedikit terganggu sama bahasa percakapannya, Mikoto. Langsung lanjut part berikutnya aja ya

Biar pembaca nggak capek, nggak harus heboh di setiap adegan kan? Bab 4 ini, baik a dan b, agak susah buatku. Coz harus mengenalkan 2 karakter baru yang sekilas kayak nggak ada hubungannya (Nobu dan Rufi), padahal ada...

Atau di sini 'turun' itu maksudnya secara kualitas? *hikhikhik >,<

Bahasa percakapannya kenapa btw? Karena penggunaan 'kamu' dan 'kau' itukah? Thank you yaaa :D

Monggo silahkan dilanjut. Semoga masih bisa bertahan hehehe >,< (glek)

haha iya benar, maksud saya turun itu; lebih tenang. ya ya, jadi di part ini pembaca bisa relaks sejenak. iya, bahasa percakapannya masih belum konsisten per karakternya(perasaan saya). hehe :D

Wuah, sambil bikin season 2nya kudu diedit total ini. Iya, bahasa karakter memang sering terlupakan. Apalagi karakternya banyak begindang. Thanks ya udah teliti banget :D