OTA-KATA (The Way of Otaku) 7th Part: Promotional Ver. For Gramedia Writing Project 2

Current Casts:

Main Characters:

  • Riie Aine Nomura as Aoi Rie  (The Heroine)
  • Steven Shansan as Liu Shan (The Gender-Bender Cosplayer)
  • Raka Aditya as Asahina Yue (The Ultimate Devoted Fanboy/Butler/Servant)
  • Fergi Theo Susetiyo as Nobuyoshi Fei (The 'Jack In The Box' Animator)
  • Lutfie Shirou Ryuu as Shirou Rufi (The Narcoleptic Sleeping Beauty)

Additional Characters:

  • Aso Neo as Asou Naoyuki (The Crushing Senpai)
  • Yoga Satria as Kishida Ichinaru Sensei (Sensei Muscle Man)
  • Ravi Yansyah Suryawan as Kadowaki Hinata Sensei (Suteki na Sensei)
  • Friezsya Puti Chandramica as Tsukihime Kaguya (The Eccentric Head of Art Club)
  • Marcellino Pieter Bertin as Bertin Pieter Marcellino (The 'Don Juan'/The Color Bender)
  • Reggy Pratama as  Ichinomiya Reiji (The Freakin’ Vice of Student Council)
  • Dira Annisa Aquilla as Washizou Shouko (The Treasurer of Student Council)
  • Muhammad Habib as Koiichi san (The Secretary of Student Council/The Guardian)

7th Part: FIRST STRIKE! Bukatsu no Tokubetsu na Promotion! Part 3 (Benturan Pertama! Promosi Spesial Klub Ekstrakurikuler! Bagian ketiga): CONFLICT

 

”Memangnya orang-orang bakalan peduli, kamu itu otaku atau bukan?!”

 

”Tapi aku peduli...Aku peduli dengan anggapan orang-orang,

apakah mereka mengira aku otaku atau bukan...”

 

”Kuberi tahu ya, Non. Dunia nggak berputar di sekitarmu.

Kamu sama sekali bukan pusat gravitasi!”

***

Seisi gedung aula bergemuruh saat satu persatu klub yang ada di Shinayama menampilkan demonstrasinya. Tak ada yang menyangka kalau sekolah dengan bangunan sesuram Shinayama ternyata pandai menyelenggarakan event walaupun berskala kecil. Semua perwakilan klub tampaknya benar-benar habis-habisan menampilkan kebolehannya. Harga diri mereka sebagai senior dipertaruhkan di hadapan anak-anak kelas 1.

Sementara itu...bagaimana dengan persiapan para anggota klub otaku?

Asahina tampak meremas-remas kertas undian yang tadinya diambil oleh Rie.

Rie duduk sambil memeluk lututnya di pojokan bagian belakang panggung.

Cuma Liu Shan yang tampak benar-benar optimis dan dengan semangat melatih langkah-langkah dan dialognya untuk roleplay nanti.

 

”Sudahlah! Kalian ini! Mau sampai kapan menebarkan aura suram begitu! Lihat! Anggota klub lain sampai terkena efeknya!” seru Liu Shan di depan kedua temannya dengan gemas.

Sementara itu beberapa perwakilan klub yang sedang menunggu giliran tampak terbatuk-batuk saat terkena aura kelam Asahina dan Rie yang levelnya ampun-ampunan. Kini seolah ada asap hitam yang menyelimuti area belakang panggung. Dan itu sama sekali bukan karena special effect buatan Asahina!

 

”Tanganmu jelek sekali ya, Dark Witch!” Asahina melemparkan kertas undiannya. Tak peduli dimana gulungan kertas malang itu berakhir. Mereka mendapat urutan paling terakhir! Itu artinya bisa saja saat giliran mereka tiba, lebih dari separuh murid kelas satu bisa saja sudah pulang.

Sementara itu Rie tampak makin mengerut di pojok ruangan. ’Biar saja dunia hancur! Biar saja perang nuklir berlangsung! Aku nggak peduli kalau virus Ebola menyebar ke seluruh dunia! Aku ingin semua ini berakhir begitu saja!’

 

”RIEEE! Sadarlah!” Liu mengguncang-guncangkan bahu Rie dengan panik. Gadis itu tetap bergeming seperti manekin. Manekin hidup.

“Dia sedang bersemedi, Aruji sama! Biarkan saja!” kata Asahina dari seberang ruangan.

           

’Aku nggak peduli! Kenapa juga aku harus peduli? Dunia ini berakhir pun bukan urusanku...’ Rie semakin tenggelam dalam pemikirannya (author komen: aduh, nggak kejauhan tuh mikirnya?)

 

”Rie...  Nggak masalah kok kita urutan berapa. Malah bagus kan kita punya persiapan lebih lama! Ayo sekarang kita latihan!” bujuk Liu. Percuma. Ia seolah sedang bicara dengan patung.

“Nggak masalah gimana?! Kalau kita tampil di depan aula yang nyaris kosong, ya percuma dong!” maki Asahina, kini menginjak-injak kertas undian itu.

“Rie…”

 

‘Cerewetcerewetcerewetcerewet!!!’

           

Rie tiba-tiba berdiri dan merenggut bando kuping kucing dari kepalanya. ”Kenapa aku harus memakai barang nggak jelas ini sih?!” Setelah berkata begitu, ia melemparkan bando kuping kucing itu ke lantai. Sempat terpikir olehnya untuk menginjak-injak benda sialan itu, seperti Asahina yang meremukkan kertas undian. Tapi ekspresi wajah Liu yang tampak begitu shock membuat Rie mengurungkan niatnya.

”Maaf! Aku tidak bisa!” Rie langsung berlari meninggalkan area belakang panggung. ’Kalau mau mundur lebih baik mundur sekarang! Liu toh bisa cari pemeran pengganti yang lebih manis. Eimi misalnya!’ Entah kenapa perut Rie terasa bergolak memikirkan kemungkinan itu.

”RI-RIE!!!”

***

Yak, untuk melanjutkan membaca cerita, silahkan langsung ke link di bawah ini:

 

http://gwp.co.id/ota-kata-the-way-of-otaku/?pid=4880&7th%20Part:%20FIRST%20STRIKE!%20Bukatsu%20no%20Tokubetsu%20na%20Promotion!%20Part%203%20(BENTURAN%20PERTAMA!%20Promosi%20Spesial%20Klub%20Ekstrakurikuler!%20Bagian%20Ketiga):%20CONFLICT

Read previous post:  
Read next post:  
90

Jaman bukannya harusnya zaman ya? Apa memang sengaja? btw ini bagus =) entah kenapa, saya suka banget perbincangan nobu dan rie disini. Cukup ringan, tapi dalam, berkesan. Pokoknya, favorit deh! (y)

Thank you <3 <3 <3 nggak...itu nggak sengaja. aduh eyd-ku *ganti naskah aslinya

Awalnya dialog Nobu-Rie ini nggak terencana seperti ini, tapi akhirnya dipanjangkan u/ menampilkan sdikit karakter Nobu.

Sekali lagi terimakasih >_<

apa keputusannya? .-.
maafkan komentar2nya ga mutu .____.
semangat menyelesaikan!~

Ahahah, cepet amat bacanya! Huooooooh. Keren. Terimakasih XD

Itu sudah ada lanjutannya kok. Part 8 :) Habis ini insyaallah upload epilog. Ntar ada teaser ke season 2nya juga :D