OTA-KATA (The Way of Otaku) 8th Part: Final Part (Promo for Gramedia Writing Project 2)

Current Casts:

Main Characters:

  • Riie Aine Nomura as Aoi Rie  (The Heroine)
  • Steven Shansan as Liu Shan (The Gender-Bender Cosplayer)
  • Raka Aditya as Asahina Yue (The Ultimate Devoted Fanboy/Butler/Servant)
  • Fergi Theo Susetiyo as Nobuyoshi Fei (The 'Jack In The Box' Animator)
  • Lutfie Shirou Ryuu as Shirou Rufi (The Narcoleptic Sleeping Beauty)

Additional Characters:

  • Aso Neo as Asou Naoyuki (The Crushing Senpai)
  • Yoga Satria as Kishida Ichinaru Sensei (Sensei Muscle Man)
  • Ravi Yansyah Suryawan as Kadowaki Hinata Sensei (Suteki na Sensei)
  • Marcellino Pieter Bertin as Bertin Pieter Marcellino (The 'Don Juan'/The Color Bender)
  • Friezsya Puti Chandramica as Tsukihime Kaguya (The Eccentric Head of Art Club)
  • Reggy Pratama as  Ichinomiya Reiji (The Freakin’ Vice of Student Council)
  • Dira Annisa Aquilla as Washizou Shouko (The Treasurer of Student Council)
  • Muhammad Habib as Koiichi san (The Secretary of Student Council/The Guardian)

 

8th Part: FIRST STRIKE! Bukatsu no Tokubetsu na Promotion! Final Part (Benturan Pertama! Promosi Spesial Klub Ekstrakurikuler! Bagian Terakhir: UNITY

 

”Semua otaku seharusnya menjadi satu keluarga yang harmonis, nee?

Kita seharusnya bisa membuat suasana yang nyaman bagi semua, seperti di rumah.

Karena itu kita disebut dengan ’otaku’ kan?

***

           

“Huaaa!!! Rie!” Liu Shan hampir saja memeluk Rie saat gadis itu akhirnya muncul kembali di ambang pintu backstage. Tapi ia segera menahan diri. Bogem mentah Rie di pipinya saat ia terakhir kali berusaha memeluk gadis itu masih terasa begitu menyakitkan.

”Iya...maafkan aku ya. Aku bingung tadi.” kata Rie sambil menepuk-nepuk kepala Liu Shan.

”Aku pikir...aku pikir... Kau bakalan meninggalkan kami!” Liu Shan terisak-isak. Untuk ukuran seorang lelaki, pemuda itu benar-benar begitu perasa. Rie sampai merasa berdosa.

”Nggak, mana mungkin aku berbuat begitu. Aku tadi cuma menjernihkan pikiran.” kata Rie.

’Yah, sebenarnya sih aku memang berniat kabur. Tapi aku lalu bertemu Bucchou-mu...

Asahina menatap kedatangan gadis itu dengan gaya seolah tidak tertarik. Ia duduk bersilang kaki di sebuah kursi lipat merah sambil memangku laptopnya. ”Benar kan Aruji sama. Nggak mungkin dia kabur. Kita kan menyandera satu set baju seragamnya.”

Rie memelototi cowok dalam balutan kostum kuning konyol itu. Tapi karena ia masih dihinggapi rasa bersalah, ia memilih diam saja.

”KERO, nyalakan lagi musik dan videonya. Kurasa aku masih harus berlatih lagi.” Rasanya begitu canggung untuk meminta maaf lagi setelah nyaris kabur dengan cara seperti itu. Ini satu-satunya cara untuk menunjukkan bahwa ia benar-benar menyesal. Ekspresi wajah Liu yang begitu pucat dan shock saat ia melemparkan bando kuping kucingnya masih tertanam jelas di ingatannya. Setidaknya Rie bisa bersyukur, karena bukan wajah itu yang bakal dilihatnya untuk terakhir kalinya pada hari itu.

Liu Shan tersenyum cerah. Tangannya menyodorkan sebuah bando dengan hiasan dua kuping kucing mungil berwarna hitam di atasnya.

*****

 

*Hai, karena naskah ini aku ikutkan ke kompetisi Gramedia Writing Project, naskahnya aku potong sampai di sini. Untuk baca lanjutannya, langsung aja ke link ini ya: 

http://gwp.co.id/ota-kata-the-way-of-otaku/?pid=5347&8th%20Part:%20FIRST%20STRIKE!%20Bukatsu%20no%20Tokubetsu%20na%20Promotion!%20Final%20Part%20(BENTURAN%20PERTAMA!%20Promosi%20Spesial%20Klub%20Ekstrakurikuler!%20Bagian%20Akhir):%20UNITY

 

Kalau kamu suka cerita ini,  tolong divote ya :D

Read previous post:  
Read next post:  
100

Okeee poin penuh karena sudah berhasil menyelesaikan season satu dengan akhir yang luar biasa fantastis cetar membahana. Huahha. Selamat ya! Walaupun reaksi siswa-siswa itu agak berlebihan, tapi tak apalah, memang tak ada yang normal disini kecuali Rie, bukan? Haha. Pertanyaan lain saya simpan dulu sampai season 2 yaa, Mikoto san ! =D

Hahaha. fiuh. Agak mekso sebenarnya nih ending. Ngejar deadline event soalnya...

Iya reaksi siswa-siswi-nya memang lebay (duh benci aku), tipikal cerita2 yg dibuat dgn gaya spt ini. Gmn ya cara ngemas biar alami gitu?

Flash Mob memang heboh sih, tapi entah apa bisa menimbulkan rasa kebersamaan secara instan begini. Yah, pokoknya begitulah XD

Thanks udah bertahan bersamaku hehehe