#1 Dra Fali: Prologue

Dra Fali

Prologue

 

         Di tengah jalan terbaring seorang pria. Pakaiannya sobek di beberapa tempat. Sinar mentari sore itu terlihat damai, cahayanya menyelip di balik awan-awan kelabu setelah hujan deras tadi. Gedung-gedung yang telah runtuh terlihat seperti deretan karang di tepi pantai yang surut. Tak ada satu pun tanda kehidupan, kecuali desah napas yang teratur dari pria tersebut.

         Perlahan ia membuka matanya. Dengan susah payah pria itu berdiri. Pandangannya ke kemana-mana, mencoba untuk mengetahui waktu dan tempat keberadaannya. Pria itu berjalan tertatih, sambil menutup luka tembak di bagian perutnya.

         Dari kejauhan terdengar suara dentuman, pria itu tersentak, sesaat ia menengok kebelakang lalu kemudian mempercepat langkahnya. Suara dentuman itu terdengar semakin dekat.

BOOOM!!

         Cahaya menyilaukan disertai dengan kepul hitam pekat dan jilatan api membuat lelaki itu menutup mata dengan tangannya. Gedung yang tadinya sudah hancur, kini menjadi rata dengan tanah. Pria itu kemudian kembali menengok ke belakang, tampak sebuah mesin dengan tinggi 10 meter, dipersenjatai dengan dua buah meriam. Mesin itu berjalan bipedal, dengan rangkaian baja sintesis yang menjadi kakinya. Mata pria itu terbelalak, ia kemudian berlari dengan sekuat tenaga.

BOOOM! BOOOM!

         Gedung-gedung di sekitar pria itu runtuh, langkah kaki pria itu semakin cepat, bulu kuduknya merinding, jantungnya berdegup kencang, ia tidak lagi peduli dengan rasa sakit lukanya.

         Suara dentuman tiba-tiba berhenti, mesin itu diam di tempatnya, sementara pria itu masih berlari menyelamatkan dirinya.

BOOOOOM!!

         Pria itu terhempas di udara lalu kemudian menghantam tanah. Ia merintih kesakitan, darah mengalir dari kepala dan luka tembaknya. Kepulan debu menutupi pandangan pria itu, namun perlahan sosok mesin itu terlihat semakin dekat, semakin besar, dan semakin jelas.

         Pria itu mengambil sebuah alat berbentuk kotak dari saku celananya dan senjata yang ia selipkan di pinggangnya. Lalu kemudian ia berdiri. Mesin itu kini berada tepat di depannya, kedua selongsong meriamnya berputar, semakin lama semakin cepat. Desah napas pria itu perlahan menjadi teratur, ia kemudian menekan salah satu tombol alat yang dipegangnya, membuat lampu indikator alat itu menyala merah. Dengan segenap tenaga yang ia miliki, ia menerjang ke arah mesin itu, menembakkan sisa peluru dari senjatanya sambil berteriak,

"NAMAKU SAL FALI!! VIDIA AKU SAYANG KAMU!!”

Read previous post:  
Read next post:  
Writer arsenal mania
arsenal mania at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

saya belum bisa komentar banyak, masih prolog juga.
saran sih:
-saya nemu kata "bipedal" yang entah kenapa mengganggu banget. ini pandangan subjektif. nggak semua orang ngerti bipedal itu apa. maksud saya sih lebih ke kenyamanan pembaca aja. penggunaan kata yang tidak umum dalam sebuah deskripsi akan sulit dicerna dan memberi kesan seperti akrobat (entah juga sih, saya rasa ada cara yang lebih baik untuk menggunakan kata itu kalau memang mau digunakan. dan ada cara yang lebih enak untuk mejelaskan bipedal itu. "berjalan dengan dua kaki" misalnya). ini baru pandangan subjektif saya aja sih
- ketepatan penempatan dan penggunaan kata. maksud saya seperti ini: "cahayanya menyelip di balik awan-awan kelabu setelah hujan deras tadi"
menurut saya kalimat "menyelip di balik awan-awan" itu gak salah sih, cuma rasanya kurang tepat. andai "menyelip dari balik awan" saya rasa lebih enak.
....
itu yg saya perhatiin sih, sisanya ada beberapa salah ketik aja kok.

.............//
entah gimana saya ngerasa tulisan ini seperti habis ditulis langsung posting.

saran lagi:coba diendapkan dulu brad. selama waktu pengendapan itu, baca pelanpelan. koreksi yang salah, tambah yang kurang, kurangi yang berlebih. soalnya kupikir prolog yang menarik yang akan buat pembaca tertarik untuk baca bagian selanjutnya.

lanjutannya, lebih bagus ya brad
;)
cheers

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

Halo mas arsenal, :)
Makasih banyak udah mampir kesini mas, saya mohon maaf karena banyak kekurangan di prolog ini. Maklum lah, ini postingan perdana mas. :)
Makasih buat sarannya mas, *catat*

Semoga kelanjutan ceritanya bisa jadi lebih menarik mas arsenal.
Salam Pramuka (y)

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)
40

Nine, saya sci fi sama ga nempelnya dg fantasi ._.v
tapi saya baca ini dari awal sampai akhir kok (untung pendek, hehehe).
mungkin saya cuma bisa berbagi referensi (yang cuma sedikit sekali banget) ttg sci fi Indonesia.
kayaknya dirimu mau cerita ttg mesin2an, ya. udah pernah mampir ke postingannya cumaYudha belum? udah lama sih dia ga nampil di sini. deskripsinya soal robot2an (eh, sama ga ya kayak permesinan?) oke juga, saya kira. udah cukup banyak dia posting cerbung ttg itu.
terus, entah karena apa saya pernah nyasar ke prosanebula.wordpress.com, isinya ada fiksi sainsnya gitu. barangkali dirimu tertarik lihat2.

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

:)

Siip mba DYH, nanti saya mampir ke sna, anu mba, bisa bagi link cerpennya Yudha ngak? Soalnya seacrh di kekom error (sy pke tab buka kekom).
Makasih mba buat referensinya.. :)
Jujur sy lgi stuck buat kelanjutan cerbung ini, pussiiing saya.
Barangkali mba DYH bisa kasi masukan?? (Seputar tulis-menulis aja mba hehehe)

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

kan bisa dicari lewat gugle, Nine.
tapi ga papa deh. ini link-nya:
ttp://www.kemudian.com/users/cumayudha/posts
ceritanya itu yang tagarnya apocalypse war. tapi mungkin ada juga yang selainnya.
kalo masalah stuck sih, ya sama2, hehehe.
coba banyak2in referensi dlu aja, catat setiap ide, dn pikirin lagi kenapa karya itu penting bt ditulis.

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

Makasih mba DYH :)
Iya nih, saya lagi banyak membaca cerita sci-fi di luar kekom, salah satunya wattpad.

Eniwei, makasih buat masukannya mba. . :)

Writer benmi
benmi at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)
60

Pria itu berjalan tertatih sambil menutup luka tembak di perutnya. Menurutku sih ya.. asli.. kalo uda luka tmbak.. kebangun pasti susah.. lebih bagus dibuat kena luka goresan peluru ato luka serpihan batu2 saat bangunan agak jauh meledak. Hahahhaha...

Beberapa ekspresi si pria jg kayaknya ga cocok.. paa yg liat mesin.. masih bisa diperbaiki menurutku...

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

Hehe, makasih mba ben.
Bisa kok berjalan walau sudah tertembak, asal bagian perut yg tertembak bukan bagian yang vital. (Sepengetahuan saya)
Hmmm, ekspresi yah? Menurut mba kira-kira bagaimana nih yang bagusnya? Maklum, ini postingan perdana saya :)

Writer benmi
benmi at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

    Daun-daun berserakan dan air -- sisa hujan deras tadi masih tampak mengenangi beberapa ruas jalan. Beberapa tiang listrik roboh dengan kabel-kabel berserakan kusut diatasnya. Diantara jalanan yang kacau balau itu terbaring seorang pria. Pakaiannya basah dan terlihat sobek di beberapa tempat. Di dekat tempatnya berbaring, gedung-gedung telah runtuh. Dari jauh terlihat seperti deretan karang di tepi pantai yang surut. Tak ada satu pun tanda kehidupan sejauh mata memandang. Yang terdengar hanya desah napas teratur milik pria tersebut.

         Perlahan ia membuka matanya. Menyingkirkan sisa air hujan dimatanya. Perutnya terasa sakit saat ia mencoba merenggangkan kedua lengannya keatas. Sambil memegangi perutnya yang sakit, ia mencoba untuk duduk dan berdiri. Setelah mencoba dengan susah payah, ia akhirnya bisa berdiri. Terdengar nafasnya tersegal-segal. Sesekali matanya melihat kesekitar, mencoba untuk mengetahui waktu dan tempat keberadaannya. Pria itu lalu berjalan tertatih, sambil menutup luka gores senapan di bagian perutnya.

          suara dentuman yang keras dari kejauhan membuatnya tersentak. Tanah pijakannya bahkan ikut bergoyang tadi. Ia menoleh ke arah suara itu, hanya sebentar ekspresinya lalu berubah panik -- kemudian mempercepat langkahnya. Suara dentuman itu terdengar semakin dekat. Berlari seolah mengikutinya.

BOOOOM!!
Cahaya menyilaukan disertai dengan kepul asap hitam pekat dan jilatan api terbang melewati kepalanya. Pria itu cepat jongkok -- kedua tangannya memegangi kepala melindunginya. Gedung hancur yang barusan ia lihat kini menjadi rata dengan tanah. Pria itu kemudian berdiri dan kembali menengok ke belakang, tampak sebuah mesin dengan tinggi 10 meter, dipersenjatai dengan dua buah meriam. Mesin itu berjalan bipedal, dengan rangkaian baja sintesis yang menjadi kakinya.

Mata pria itu terbelalak. Kaget bercampur takut, ia kemudian berlari sekuat tenaga.

BOOOM! BOOOM!
gedung-gedung di samping, kiri kanan yang ia lewati runtuh.

langkah kaki pria itu berlari semakin cepat, bulu kuduknya merinding, jantungnya pun berdegup kencang, ia tidak lagi peduli dengan rasa sakit lukanya.

          Suara dentuman tiba-tiba berhenti, mesin itu diam di tempatnya, sementara pria itu masih berlari menyelamatkan dirinya.

BOOOOOM!!
pria itu terhempas di udara beberapa saat sebelum akhirnya menghantam tanah.

Ia merintih kesakitan, darah mengalir dari kepala dan luka diperutnya. Kepulan debu menutupi pandangan pria itu, namun perlahan bunyi mesin itu terdengar mendekatinya. Akhirnya setelah debu-debu tadi menipis, sosok mesin itu jelas -- besar berdiri dihadapannya.

          Pria itu cepat mengambil sebuah alat berbentuk kotak dari saku celananya dan senjata yang ia selipkan di pinggangnya. Kemudian ia bangkit berdiri. Mesin itu kini berada tepat di depannya dengan kedua selongsong meriam berputar. Putaran itu terlihat semakin lama semakin cepat. Desah napas pria itu perlahan menjadi teratur, ia kemudian menekan salah satu tombol alat yang dipegangnya, membuat lampu indikator alat itu menyala merah. Dengan segenap tenaga yang ia miliki, ia menerjang ke arah mesin itu, menembakkan sisa peluru dari senjatanya sambil berteriak

"NAMAKU SAL FALI!! VIDIA AKU SAYANG KAMU!!"

Aku coba edit.. tp br separuhnya.. wkwkkwkkw... hbsnya konsepnya aku suka.. makanya aku tambahin n kurangin beberapa hal.. sorry ga ijin dlu..

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

:)

Ngak papa benmi, saya belajar banyak dri tulisan yang kamu edit ini.
Senang ada yang suka sama cerpen ku ini, doakanlah mudah-mudahan cerbung ini bisa saya selesaikan. :)

Writer benmi
benmi at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

Amin... hahhaha.. ak suka topiknya.. ntar kalo ada lanjutannya kabarin.. hahahahahha ...

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 49 weeks ago)

Siip mba benmi... :)

Writer hidden pen
hidden pen at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)
40

hmm sal fali ,kayanya pernah denger, ceritanya menarik, seorang pria melawan mesin ya, ditunggu kelanjutannya.

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

pernah denger di mna Sal Fali? Hehe,
Makasih udah mampir bang..
Salam kenal..
*salaman*

Writer hidden pen
hidden pen at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

hmm aku lupa, tapi akan kuingat-ingat hehe, salam kenal juga *berpelukan*

Writer Ai_Why
Ai_Why at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 2 days ago)
30

Hmmmm, menurut q ini terlihat seperti prolog daripada isi...
Mungkin masih mau disambung...
Keep writing...

BTW, Nine-san, apa kamu pernah nonton BTOOM!? hehehe,

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 2 days ago)

BTOOM? hmm sy bru dengar, BTOOM itu singkatan yh??

Salam kenal Ai.. :)

Writer Ai_Why
Ai_Why at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 1 day ago)

BTOOM bukan singkatan, tapi judul Anime...tapi, gak usah dipikirin. hehehehe

BTW,ditunggu sambungan ceritanya. nanti kalau sya sudah boleh posting, jangan sungkan buat baca dan komen ya...
Sya suka genre cerita kayak gini

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 1 day ago)

Siiip dah, nnti sy buat crita lanjutannya, n pasti sy mampir ke critamu Ai.... :)

Tdi sempt tnya2 ttng btoom sm temen, ktanya ttng bom yh?

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 52 weeks ago)

Wah, aku suka BTOOM!
Baca deh komik/animenya. :)

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 52 weeks ago)

siip bang, nnti sy baca animeny.. hehe

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 2 days ago)
50

Masih bingung ini cerita apa? Pertama ada seorang pria dengan luka tembak, diserang tank (?) sama senjata api, tau-tau di menyerang secara membabi buta sambil meneriakkan namanya dan nama orang yang dicintainya.
Menurut saya ini belum utuh, jadi masih ngambang aja rasanya.
Apakah ini prolog dari cerita tertentu? Atau cuma naskah stengah matang? Ah, saya bingung. Anda bingung? Ya sama kita dua. Hehehe :D
Tetap semangat menulis ya kak :D

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 2 days ago)

Iya dek, ni cuma prolog, lgi mikir matang2 buat kelanjutannya... :)

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 1 day ago)

Yang matang ya ^_^ sampai masak kalau bisa. Awas gosong! (ini jadi ngomongin apa sih?)

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 1 day ago)

Hehehe, siip dah, mau yg ekstra sambal ato yg cmpur batu akik?? #sarapmodeon

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 1 day ago)

Yang pake telor mata sapi. Sambalnya banyakin! Tapi dikit aja. Batu akiknya dipisahin, entar ketelen. Gak elit kan keselek batu akik. Kalau berlian boleh :P

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 21 hours ago)

Hahaha, :D
Thiya2 kamu ini kayak Nunung Srimulat.... hahaha :)

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 51 weeks ago)

Lanjutan dari komentar di post http://www.kemudian.com/node/277392#comment-1221958 <--- supaya gak jadi spam.
.
"Bang, es teh satu!" teriakku, dan setelah menyeruput dinginnya minuman tersebut. Aku membayar, namun, belum lagi aku menyerahkan uang. Seorang pemuda tiba-tiba menyela tanganku.
"Aku yang bayarin," cengirannya yang khas terpampang di wajahnya. Seketika aku langsung menggenggam kapak di punggungku. Dia Nine!
"Tidak usah, aku punya uang sendiri!" aku langsung memberikan uang milikku. Tak peduli pada kembaliannya sedikit pun. Segera aku beranjak sambil menahan hasrat membunuh dan menurunkan topi jeramiku.
"Hei," kurasakan sentuhan pada pundakku. "Kapan post cerita lagi?"
SLASH! Ayunan kapakku langsung membuat Nine mundur, masih sambil nyengir.
"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu," aku menatapnya tajam, dan seringai jahil itu hilang seketika. "Kapan kau memposting cerita lagi? Aku sudah tidak sabar mau membuat komentar terpanjang yang pernah ada di sana."
"Oh, jadi itu ambisimu," Nine mengeluarkan samurainya, siap dihunuskan kepadaku. "Aku juga, sama."
Detik berikutnya, kedua tubuh kami melesat ke arah lawan masing-masing. Kapakku dan samurainya beradu hingga menimbulkan bunyi benturan yang nyaring.
Kami saling melayangkan senjata, bertahan dan menyudutkan lawan dengan sekuat tenaga. Nihil, kami benar-benar seimbang. Sampai kudapati posisiku berhadapan dengannya. Dengan kapakku dan samurainya saling bersilang.
"Yang kalah, harus ngepost cerita duluan!" tantang Nine dan aku tersenyum.
"Baik, aku tidak takut."
Dan pertarungan itu berakhir ketika sebuah ledakan muncul di antara kami. Siapa?
Dalam kabut debu dan asap, kulihat sesosok siluet yang sangat asing di mataku.
Tidak mungkin, bola mataku melotot. Nine bahkan langsung beranjak bangkit dan memasang sikap waspada.
Dia...
.
.
Bersambung~~

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

Ya ampun, ini kudu dibikin postingan sendiri! Serius! :D

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

Maunya sih Kak :P

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

Coba baca komentar sebelumnya deh Kak Hadjri, awal mula cerbung pendek aneh ini tercipta.
---> http://www.kemudian.com/node/277392#comment-1221958
---> part (2) tempat Nine di cerita #1 Dra Fali: Prologue
---> part (3) http://www.kemudian.com/node/276976
.
Kalo bagus mungkin (kayaknya gak bakal deh) dibuat cerpen. Maunya, wkwkwk :D

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

ABSURD!
Teruskan, anak-anak...
:D

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 5 days ago)

Saran yaaa, mending ditahan dulu ceritanya sampe jadi "cerita" yang bener2 komplit. Ada awal, tengah, dan akhir. Kalo ini kan cuman awalnya doang. Jadinya ya ngegantung. Aku juga bingung mau komentr apa. Nanti jadinya teknis melulu soalnya ceritanya belum kelar. Keep writing ya :)

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 5 days ago)

Thx buat sarannya. (Y)

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

Eh, Nine, waktu kita bahas novel-novel Sci-fi, aku jadi inget ada satu novel yang udah kuburu hingga seantero negeri tapi gak ketemu-ketemu juga. Pengarang luar sih. Settingnya di Perang Dunia 1 atau 2 gitu. Kayaknya Perang Dunia 2. Ceritanya Einstein sama Nikola Tesla adu kejeniusan bikin mesin perang tercanggih pada jaman itu. Si Nikola Tesla bikin tank supercanggih, si Einstein bikin balon udara Zeppelin yang juga gak kalah mematikan. Ini perang antara Inggris vs Amerika kayaknya. Menarik kan? Sayangnya aku belum baca...bahkan bukunya pun belum dapet...mungkin aku kudu pesen online...judulnya Einstein Must Die :)

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (3 years 50 weeks ago)

Menarik tuh bang.. :eek:

Semoga bang hadjri bisa dptkan novel itu! Hehe :)
klo bisa cari yg dlam bntuk file aja, biar bisa di kirim ke e-mail ku.. hihi :p (maunya)

Saya udah donlod wattpad, sygny itu aplikasi msh bnyak bug-ny. Tpi berfungsi kok.
Rata2 bacaan sci-fi nya english smua, saya bisa ngerti sih, cmn ngak enak aja klo mo dibaca buat blajar soalny pke English, klo baca sekedar menikmati sih ngak papa klo bahasany English. Ad saran ngak bang untuk list2 tulisan sci-fi di wattpad yg pke b.indo??

Ohh iya, klo bang hadjri punya tulisan karya2 penulis lain yg bgus di pke belajr kirim donk ke e-mail ku.. :)
Susah dpt temen sesama penulis di kendari bang. Ngak ad komunitasny ato perkumpulannya di sni...

Sypa tau ngak merepotkan, ini alamat e-mail sy:
tanggapili_iznaen@rocketmail.com

Hehe.... :)

Writer 2rfp
2rfp at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 5 days ago)
30

duh, ini sebuah prolog ya? nggak bisa kasih poin banyak karena terlalu menggantung, sehingga saya tidak merasa apa-apa pas bacanya

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 5 days ago)

Iya memang, saya rencana mau bikin panjang ceritanya, tapi masih merasa belum punya kapasitas yang cukup buat bikin cerita yang panjang.
Thx buat kritiknya..

Writer 2rfp
2rfp at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 5 days ago)

kapasitas sperti apa? klo sudah ada ide, tuliskan saja
member disini siap memberikan saran2 klo sudah jadi, jgn stengah2 sperti ini, kasian ceritamu nggak ada yg nglirik nanti

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 5 days ago)

Nggg... mksudnya kapasitas apa yah? Saya juga bingung2 ni.. hehe, salah satu contoh saya ngerasa masih kurang dalam mendeksripsikan kejadian.

Siip, Dra Fali ini memang saya rencana mo bikin lanjutannya..

Writer AdeliaPS297
AdeliaPS297 at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 6 days ago)

Hujan keras?

Writer Nine
Nine at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 6 days ago)

ia saya salah di situ, soalnya di daerah saya orang bilangnya hujan keras, bukan deras, jadi kebiasaan, baru sadar... -_-

makasih buat koreksinya. . (Y)

Writer popon handayani
popon handayani at #1 Dra Fali: Prologue (4 years 6 days ago)
40

LUMAYAN JUGA CERITA...