Fall of Chateau ~~1

“Itu kesalahan besar, Kak!”

Gadis itu menunjuk seorang wanita yang duduk berwibawa diatas singgasana cahayanya. Setengah berteriak hingga suaranya menggema di ruang utama Chateau itu, mengalahkan hampir seratus abdi kerajaan dan para pengungsi manusia yang kini tertunduk ketakutan mendengar ucapan adik penguasa negeri itu.

“Kau tahu... Manusia itu... mereka kuman! Kedatangan mereka kesini sendiri sudah melanggar perjanjian kalau manusia tidak boleh memasuki wilayah kita! Dan mereka hanya akan membawa kehancuran ke negeri ini kalau kakak menerima mereka untuk tetap tinggal! Mereka makhluk hina terkutuk yang bahkan tidak pantas diterima di negeri ini!” matanya hampir setengah tidak sudi memandang kerumunan makhluk hina yang bersimpuh ketakutan tepat di sampingnya, “Demi Ahura, kak! Demi ayah semua dewa yang telah membangun negeri ini, mereka harus diusir!!!”

Ucapan yang terlontar dari mulut sang gadis cukup keras hingga untuk sesaat ruangan itu menjadi hening bisu. Tidak ada yang berani membantah ucapan sang gadis. Bahkan para pengungsi yang ada disampingnya semakin menunduk ketakutan. Beberapa anak kecil terisak sambil mengapit erat ibunya. Beberapa anak remaja ketakutan dalam pelukan orang tuanya. Beberapa pria yang ada disitu setengah memohon iba ke arah sang ratu yang tengah duduk tenang di singgasananya dan berharap menolak ucapan si gadis di samping mereka.

Sang ratu sedikit tersenyum melihat tatapan para pengungsi itu. Dia menyadari betul kekasaran ucapan adiknya. Dia mengalihkan pandangan ke arah sang adik yang tak bergeming menatapnya penuh ketidaksetujuan. Dikibaskan rambut emasnya sebelum kemudian berdiri menghampiri sang adik masih berdiri arogan menantangnya.

“Mereka hanyalah korban peperangan yang meminta perlindungan kita, Alicia...” sang kakak mencoba berbicara sehalus mungkin kearah sang adik.

“Mereka manusia, kakak...!” balas Alicia tak terima.

“Mereka rapuh dan tak berdaya. Apa kau tak melihat anak-anak kecil itu ketakutan mendengar ucapanmu?”

“Dan ketika mereka besar nanti, kita yang akan ketakutan melihat pongah mereka,” balas Alicia sinis. “Mereka adalah kuman... yang pada akhirnya menggerogoti negeri kita sebagaimana mereka menghancurkan negeri-negeri mereka sendiri...” tukasnya sembari melirik jijik ke arah para pengungsi yang bersimpuh ketakutan itu.

“Kakak! Ini saranku sebagai penasihat utama Chateau! Jangan izinkan mereka tinggal di negeri kita. Usir mereka sebelum terlambat. Sebelum mereka menghancurkan negeri kita!”

Ucapan Alicia dibarengi tatapan serius yang tidak pernah dilihat sang Ratu sebelumnya. Tidak pernah setajam ini bahkan selama satu milenia mereka memimpin negeri ini bersama. Anastasia memahami ketakutan berlebihan adiknya terhadap para pengungsi itu. Negeri-negeri manusia di benua Hyrapter sepenuhnya sedang dalam kekacauan. Perang dan pembantaian dimana-mana. Ucapan Alicia bukan tidak beralasan. Sejak negeri ini berdiri, kaum manusia tidak pernah sedetikpun menjejakkan kaki di tempat ini. Apabila dia mengizinkan satu saja kelompok manusia tinggal disini, maka masa depan negeri ini dipastikan akan bernasib sama dengan negeri para manusia itu sendiri.

Tapi Anastasia memiliki pendapat sendiri menyoal ini.

Dia memandang satu-persatu para pengungsi yang meringkuk disana. Beberapa masih dalam posisi pasrah mereka, beberapa nekat memandangnya takut-takut meminta belas kasihan. Beberapa anak-anak mulai terisak-isak. Kondisi mereka terlihat begitu mengenaskan. Menyayat hati siapapun yang melihatnya. Bahkan ketika kabar dari salah satu abdi sampai kepadanya, seharusnya rombongan ini jumlahnya lima kali lipat dari yang dia lihat sekarang. Tampaknya ada kelompok manusia yang tidak menghendaki pengungsian mereka.

Melihat Alicia yang sedikitpun masih menganggap jijik para pengungsi itu, Anastasia mencoba menggenggam tangannya lembut, meluruhkan hati adiknya.

“Adikku, hampir genap satu milenia aku bersamamu memimpin negeri ini, dan sejauh yang aku kenal, Alicia adikku seorang gadis yang penyayang dan sangat mengasihi mereka yang tertindas.”

“Tentu saja aku selalu mendengar pendapatmu, adikku. Keputusanku tidak akan terlaksana kalau kau tidak menyetujuinya, Penasihat. Negeri ini diperintah oleh kita berdua, bukan oleh diriku sendiri. Begitulah apa yang dikehendaki Ayah kita. Begitulah kehendak para Dewa. Dan aku meminta dengan harap, kelembutan dan kebaikan hatimu, untuk menerima mereka di sini. Sementara saja adikku, sampai kedamaian muncul di tanah manusia sana.”

“Kalau apa yang kaukatakan hanya untuk melunakkan hatiku, Kak...”, Anastasia melihat sang adik merapal sebuah mantera. Sebuah bayangan hitam menyelimuti tangannya, menghadirkan sebuah rapier dengan dua bilah ganda yang muncul begitu saja dari kekosongan.

“Aku tidak ingin basa-basi!” tingkah Alicia membuat semua yang hadir disitu memekik terkejut. Belum juga para pengungsi yang sudah ketakutan terlebih dahulu kini semakinpanik ketika sang Penasihat mengarahkan bilah rapiernya ke arah salah seorang pria pemimpin rombongan.

“Keselamatan negeri ini adalah prioritas nomor satu. Dan itu tetap akan terwujud selama tidak ada manusia yang mengotori kesucian tempat ini! Kalau kakak masih bersikeras menahan mereka..., aku yang akan mengusir mereka dengan tanganku sendiri!”

~~ke part 2

 

Read previous post:  
Read next post:  
Writer ilham damanik
ilham damanik at Fall of Chateau ~~1 (4 years 12 weeks ago)
100

Selamat malam bang. Aku baru tau gimana deskripsi fantasi yang benar setelah membaca cerita ini. Pesan nya ngena bgt, gak bosan bacanya, serius, bukan memuji.
Bang, mohon bimbingan nya ya.. aku baru belajar nulis

red_rackham at Fall of Chateau ~~1 (4 years 14 weeks ago)
90

Biar nambah rame ratingnya :D
.
.
On the side note: Hurrah for bos Al karena nulis lagi~~! :D

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 14 weeks ago)

Hehehe lg pengen nulis nih. Makasih dh ngerating

Writer rezafahrur
rezafahrur at Fall of Chateau ~~1 (4 years 16 weeks ago)
80

Konsepnya bagus kak, dari awal aku memang suka cerita fantasi, karakternya juga ngena bgt

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 14 weeks ago)

Hehehe terima kasih sudah membaca

Writer amandahidayat
amandahidayat at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)
70

Tak palah suka sama cerita yang kayak gini. Genre maksudnya. Tapi kalo saya jadi seorang penyuka cerita kayak gini (kan harus profesional/memposisikan diri sebagai penggemar apa yang dibaca)ini lumayan. Semangat!

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

hahaha terima kasih udah membaca

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)
90

Di awal tidak jelas, tapi saya abaikan dan maju terus untuk menemukan konfliknya. Dan wow! Apa yang saya dapatkan. Saya langsung suka dengan karakter Alicia. Entahlah, sikapnya yang sadis dan mementingkan kepentingan kerajaan di atas lainnya itu membuat saya terkeseima (ini opini saya :D).
Biarpun tidak jelas detail kenapa dan mengapa? Saya tetap menyukai ketegangan konfliknya.
Terus semangat menulis ya Kak :D
Salam kenal :D

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

terima kasih sudah membaca, memang unutk detail dijelaskan perlahan di bagian selanjutnya

Writer Isk
Isk at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)
90

Keren. Selalu suka sama kisah fantasi, apalagi yang ada konsep dewa-dewa yunaninya ntar.
Seperti kata kak nine di atas, saya penasaran sama deskripsi fisiknya Alicya kak.

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

terima kasih komentarnya

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

Ini terinspirasi legenda Valkyrie sama Ahura Mazda nya bangsa Sumeria ya? #sokteu

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

actually yes, beberapa konsep dewa2 akan merujuk ke konsep sumeriah dan yunani

Writer benmi
benmi at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)
50

Dikisahkan disini Alicia dan Anastasia adalah pemimpin sebuah negeri yang berbeda dg negeri manusia. Tapi tidak dijelaskan perbedaan yang ada antara manusia dan mereka berdua. Kalo bisa, lebi didetail soal perbedaan itu. Karena terus terang dari cerita yg ada.. saya ingin membayangkan alicia dan anastasia sebagai makhluk yg berbeda. Dan beberapa kalimat adiknya diawal yg diberi tanda seru.. itu artinya emosi kan. Akan lebi baik diucapkan dalam kalimat pendek yg lebi jelas, karena kalo emosi biasanya jantung berdebar lebi kencang dan kesulitan untuk bisa menyampaikan kalimat yang panjang. Itu aja sih kommentnya.. maaf kalo ga berkenan.. jgn ditimpuk bata ya.. hehehhehe

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

about the detail i will explain in next chapter, hopefully ini akan tetap lanjut hahaha...
penggunaan tanda seru juga bisa berarti penegasan, tetapi masukan dari anda sangat bagus, memang kalo orang sedang emosi seharusnya tidak bisa berucap panjang dan jelas...
thanks for the info dan saya akan menimpuk dengan cake aja hehehe

Writer Nine
Nine at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)
80

Keren.... :)
Bagian yg rapier muncul tiba2 di tngan Alicia itu keren, :)
Ngg, sy cuma penasaran saja sm bgaimana rupa dan fisik Alicia soalny di cerita ini ngak di paparkan...

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

thanks...
mengenai rupa dan fisik, not ready to explain on this part.

Writer alcyon
alcyon at Fall of Chateau ~~1 (4 years 17 weeks ago)

testing nginx