KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU

Di suatu tempat di desa daerah yang jauh dengan perkotaan, hiduplah seorang pemuda yang sehari hari nya pergi berkebun, dia sendiri sedangkan orang tuanya bekerja di kota, pemuda itu bernama Rizki dia memiliki mata coklat,rambut coklat, berwajah lonjong, bibir sedikit tebal, alis tebal, hidung sedikit mancung, perawakan tegap dengan baju berkerah dan celana panjang juga berkulit sawo matang, ia sehari hari bekerja di kebun.

Suatu hari ia bertemu dengan seorang gadis, bermuka bulat bermata hitam berkacamata, alis tipis bibir sedikit tipis, hidung sedikit mancung dan berambut hitam panjang sebahu. Dia bernama Mary. Rizki amat menyukai gadis itu tapi tak punya keberanian yang cukup, mungkin karena gak ada dana buat berkencan, terutama gadis itu hidup bersebelahan dengan rumahnya.

Pada pagi hari ketika Rizki selesai mengurus kebunnya dia tak sengaja bertemu dengan gadis itu, hatinya pun gugup bagaikan meteor yang menghantam bumi ketika berhadapan langsung dengan muka ayunya, ia hanya menyapa dengan senyum dan gadis itu pun membalasnya dengan senyum. Rizki hanya memperhatikan gadis itu berjalan lalu menghilang dan tidak nampak lagi, Rizki hanya tertegun dan kembali masuk kerumahnya yang sederhana.

 

Siang hari amat terik keringat pun mulai membasahi sekujur tubuhnya

“Begitu melelahkan kerja di kebun bagaimana kalau minum es,” ucapku sembari mengusap peluh keringatku.

 Cuaca yang begitu panas, memaksaku berjalan menuju toko yang berjualan es, tanpa kusadari langkah ku terhenti ketika melihat sebuah kotoran didepan, aku melompatinya dan terus berjalan.

kemudian langkahku berhenti ketika melihat anjing galak, dengan gigi besar, tapi badan kecil yang ternyata adalah  anak anjing.

 “Mungkin anjing ini yang membuang kotoran sembarangan,” ucapku sembari memparhatikan anak anjing itu.

Lalu aku meninggalkannya, tetapi langkah ku berhenti tepat di sebuah toko.

” Ternyata amat ramai toko ini lebih baik aku ke toko lain,” pikirku.

Perjalanan untuk mendapatkan es memang sangat lama, tapi akhirnya tiba juga pemberhentian di sebuah toko yang udah gak rame lagi.

 “Ahh lelah juga berputar putar tadi, akhirnya dapat beli es juga,” ucapku sembari tersenyum.

Lalu aku pun berlalu dan pergi sambil menikmati es segar, segera aku meninggalkan took itu dan menuju rumahku terus lalu langkah ku terhenti oleh anjing galak tadi walau anak anjing. Setelah itu aku menoleh sebelah kiri, ternyata ada Mary yang terlihat ketakutan.

 “ Mary? Dia terlihat takut.”

 Kulihat es digenggaman tanganku dan kulemparnya ke anak anjing itu, tapi bukannya pergi anak anjing itu malah mengejarku.

 “ hahaha kejarlah jika kau bisa,” aku berteriak seperti mengejek anak anjing yang terlihat lamban mengejarku.

 Tapi tiba tiba di depan mataku, “aduh kayaknya ini ibunya?”

 Aku pun berlari dan sedikit kulihat Mary tersenyum kecil melihatku.

***

Keringat membasahi pipiku, bukan karena bekerja ataupun terkena ranjau paku melainkan karena kelelahan berolahraga walaupun olahraga itu di kejar anjing. Teringat ketika melihat ia tersenyum kecil melihatku.

 “ Apa aku katakana saja ya?”  Begitulah pikiranku sambil tiduran di rumput di kebunku.

 Kupejamkan mataku serasa menghilangkan rasa lelah ku dan sepertinnya aku mendengar suara yang memanggilku, perlahan-lahan aku membuka mata ternyata ada Mary di sisiku.

 “Mary?” aku tersentak kaget. “Aku cinta padamu, maukah kau jadi pacar ku.”

 Mataku yang masih terlihat mengantuk dan juga tanpa sadar mulutku mengucapkan kalimat yang seharusnya aku rahasiakan, sepertinya aku terlalu banyak melamun tadi. Kulihat  Mary yang terheran heran.

 “Boleh, aku mau kok.” Sembari  tersenyum kecil.

 Mendengar apa yang diucapkan dibibirnya yang tipis, aku pun kaget bercampur malu, dan Tak berapa lama atas kejadian itu aku dan Mary pun berkencan. Kami berkeliling desa walau desa itu kecil, kami berencana ke kota karena kudengar ada festival disana dan ia pun menyetujuinya. Aku sudah tidak sabar menunggu hari itu tiba, sampai akhirnya kejadian itu pun muncul dimana aku memeriksa sebuah dompet yang gak ada isinya.

 “Tiiiddddaaaaakkk,” tapi untunglah ada celengan yang jumlah uangnya triliunan. Aku pun tak menyangka uangku sebanyak itu.

“Sepertinya bertahun tahun tidak aku ambil,” pikirku.  “Seperti kata pepatah, sedikit dikit lama lama jadi bukit.”

Esok nya aku mandi dan keramas tanpa gosok gigi, lalu aku pun memilih pakaian terbaik dan mulai melangkah keluar untuk menjemput kekasih ku, sampai akhirnya ada sebuah bom meledak dan semua yang di lalui ledakan menjadi hancur tanpa bekas, aku pun hanya bisa tertegun melihat kekasih ku mati bersimbah darah.

“ Tttiiiiiddddaaaakk!” Teriakku ketika melihat kekasihku mati dihadapanku.

“kenapa ini harus terjadi padaku kenapa!”

***

“Ah sudah pagi?”

Aku terkejut dan melihat di jendela semua terlihat baik baik saja, sempat ku lihat pujaan hati ku yang sedang berjalan sambil mengenakan  seragam sekolah.

 “jadi hanya mimpi? Syukurlah.” Ucapku sembari tertawa kecil

Suara langkah kaki mendekat dan Sampai akhirnya ada sesosok wanita yang tingkah laku nya lembutm dan dengan tangannya yang lembut menjamah kupingku dan menariknya.

 “Aduh, sakit bu.” Ucapku sembari menahan sakit ditelingaku.

  “Kamu dari tadi ibu panggil untuk sarapan, cepat nanti terlambat.” Ucap ibuku.

Aku teringat suatu hal yaitu aku hanyalah anak sma biasa tinggal di rumah biasa dengan tetangga yang luar biasa, pujaan hatiku selama ini.

 Suatu saat aku akan mengungkapkan perasaanku padanya dan mungkin aku akan mengurangi kebiasaanku bermain game harvestmoon, karena mimpiku kali ini terlihat menyeramkan dari yang sebelumnya.

 Tapi mungkin setelah aku menamatkan seri game favoritku itu beberapa kali lagi, karena event-event harvestmoon back to nature belum kudapatkan semuanya. Hanya waktulah yang akan menjawab semuanya.

Read previous post:  
Read next post:  
Writer Shin Elqi
Shin Elqi at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 6 weeks ago)
60

Pagi, :)
Salam kenal...
Dan jangan lupa bayar pajak... :v

Saya sangat sensitif pada awal sebuah cerita, sama sensitifnya dengan berat badan dan melupakan penggunaan masker di malam hari. Dan sepertinya sudah banyak yang berkomentar tentang cerita ini, maka dari itu saya hanya mencoba untuk memberi sedikit cerita seandainya saya mendapat naskah ini untuk disunting. (Ok, ini tidak terlalu penting)

*
Di suatu tempat di desa daerah yang jauh dengan perkotaan....
(Sebagai editor, pertama yang harus saya lakukan adalah memasak air untuk menyeduh kopi. Lalu mengedit kalimat di atas agar menjadi kalimat yang lebih efektif: mudah dimengerti. Karena ada kata "desa" dan "daerah" yang membuat kalimat tersebut sedikit membingungkan.)

*
hiduplah seorang pemuda yang sehari hari nya pergi berkebun....
(ini hanya masalah EyD saja)

*
dia sendiri sedangkan orang tuanya bekerja di kota...
(Saya berhenti pada "dia sendiri" karena terasa ada yang kurang, entah apa)

*
pemuda itu bernama Rizki dia memiliki mata coklat,rambut coklat, berwajah lonjong, bibir sedikit tebal, alis tebal, hidung sedikit mancung, perawakan tegap dengan baju berkerah dan celana panjang juga berkulit sawo matang, ia sehari hari bekerja di kebun.
(Pada bagian ini tentu menggunakan kalimat deskripsi, dan kalimat deskripsi cenderung tertata rapi.)

Seandainya—jika seandainya—saya jadi editor maka akan saya sunting paragraf pertama ini menjadi:

Di suatu tempat, di desa yang jauh dari perkotaan, hiduplah seorang pemuda yang sehari-harinya berkebun. Ia tinggal sendirian, sementara orangtuanya hidup di kota. Pemuda tersebut bernam Rizky. Ia memiliki mata cokelat dengan rambut pendek berwarna senada dengan matanya. Di bawah mata itu terdapat hidung sedikit mancung, sementara di atasnya ada alis tebal, dan bibirnya sedikit penuh yang dibalut dengan wajah lonjong. Ia memiliki kulit sawo matang sebagaimana orang-orang yang selalu berada di bawah matahari, dengan perawakan tegap yang selalu ia balut dengan baju berkerah dan celana panjang setiap kali pergi ke kebun.

Ok, khayalan saya ini memang keterlaluan, dan saya minta maaf jika ada salah kata atau terdapat kalimat yang membuat sakit hati...

Semangat menulis....

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 6 weeks ago)

Terima kasih udah berkunjung ke cerita pertamaku maaf ada jaring laba-laba di sini #SREK SREK
oohh mengenai pajak. hiks hiks saya belum bayar pajak dan apakah saya warga negara yang baik #PLAAKK

awal cerita rasanya saya sudah membuat tambah kesal pengunjung di sini dan entah itu membuatku senang. maaf bukan senang dalam arti senang jahil tetapi senang karena ada yang berkunjung dan memberikan kritik dan saran untuk newbie sepertiku hiks hiks
saya agak kebingungan dengan kalimat effektif dan penggunaan (di) bukan karena tidak diajarin pas sekolah. hanya saja saya lupa.
terima kasih udah berkunjung ya kak shin. kukira gak mau repot berkunjung ke lapakku, kalo aku gak sibuk nanti
akan kusunting koq, gak perlu ada orang lain yang sunting
nanti di katakan plagiat. hihihi (aduh ngomong apa coba)
pokoknya terima kasih sekali lagi, kunjungannya benar benar berkesan loh kak dan mampir juga di ceritaku berikutnya ya (ehm promosi) hihihi

Writer nycto28
nycto28 at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 7 weeks ago)
40

Maaf sebelumnya tapi cerita ini super lempem. Bahkan saya pun tidak menemukan komedinya. Kejadian demi kejadian loncat-loncatan, pace-nya yang masih kurang, dan bahasanya.. yang tadinya cukup baku tiba-tiba ada yang tidak baku di tengah serta EyD yang kurang rapi.

Saya bahas perlahan. Pertama, dua paragraf awal yang memberikan penggambaran mengenai karakter terlalu.. detail. Detail yang.. bagaimana ya? Kurang cocok. Seperti membaca teks deksriptif, bukannya narasi sebuah cerita. Pembukaannya benar-benar seperti membaca cerita dongeng di teks-teks buku.

Kemudian, narasinya juga sama. Saya seperti membaca diary atau teks recount. Kurang terasa cerpennya. Mungkin harus lebih banyak latihan. Dialognya juga. Bukannya menambah kesan hidup di cerpen, malah makin melempem. Saya tidak bisa merasakan emosi yang ditunjukkan pada dialog.

Seperti di sini -->
“Begitu melelahkan kerja di kebun bagaimana kalau minum es,” ucapku sembari mengusap peluh keringatku.

dan di sini -->

“ hahaha kejarlah jika kau bisa,” aku berteriak seperti mengejek anak anjing yang terlihat lamban mengejarku.

Saya awalnya heran mengapa bisa loncat ceritanya cepat banget. Rizki tiba-tiba bilang suka Mary dan Mary terima dst. Owalah, mimpi toh ternyata. Tapi tetap saja, kesannya cerpen ini kurang rapi.

Jadi, kesimpulannya, cerpen ini masih kurang, baik dari segi bahasa maupun cerita. Namun, jangan putus semangat! Terus semangat berkarya! Saya juga banyak kekurangan kok, mari kita belajar bersama :)

Sekali lagi, maaf kalau ada komentar yang kurang berkenan :)

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 7 weeks ago)

haa? ada yang lebih panjang dari Thiya dan bang Hadjri. oohh ya mana Nine?
maaf kak cuma becanda hihihi
terima kasih telah berkunjung ke lapakku yang super menyimpang dari alur XD
yaahh cuma aku aja yang mengganggap cerita ini komedi sih, nyaahahahah senior-senior k.com sudah kubuat marah karena komedi ini. pengen kuhapus tapi sayang karena bang hadjri mengatakan jadikan koleksi aja dan sebagai renungan untuk cerpen berikutnya bertahun-tahun melupakan yang namanya EYD, karena kupikir sudah cukup menguasainya tapi tak apalah.
okk aku juga akan menjawab satu" pertanyaan kk

pertama
sengaja kulakukan kak, supaya pembaca ada bayangan dan juga saya gak mahir buat narasi. akibat terlalu banyak buat surat cinta sih uupppss
eehhh tunggu. dongeng di teks-teks buku? yang mana kak?

kedua
bagian yang kusuka hihihi udah mirip diary ya kak. jujur saya pengen buat kayak diary tapi gak ketemu-ketemu, mungkin di cerita lain akan kucoba terapkan.
narasinya juga masih sama ya? ya udah dech emang melempem kaya kerupuk yang berumur 1 minggu tapi jika di letakkan dekat udara terbuka cuma 1 hari, diletakkan di kulkas gak tau berapa hari mungkin 2 minggu masih renyah ya. cuma rasanya pahit
dialognya saya rasanya gak lompat, itu menurutku auk ah gelap
“Begitu melelahkan kerja di kebun bagaimana kalau minum es,” ucapku sembari mengusap peluh keringatku.
dan di sini -->
“ hahaha kejarlah jika kau bisa,” aku berteriak seperti mengejek anak anjing yang terlihat lamban mengejarku.
terasa perbedaannya misal dialog satu itu dia sedang ingin melakukan sesuatu. karena dia kelelahan dan ingin minum. dialog 2 itu dia dikejar anjing sembari mengejeknya, yaahh begitulah yang kupikir tentang komedi
masa dikejar anjing sempat-sempatnya ngejek. untunglah dia dikejar induknya. mana sempat lagi ngejek haha
jika berkaitan rizki tiba-tiba menembak Mary itu karena keceplosan ngomong, dia latah tapi untunglah diterima walau semua itu hanya mimpi semata.
kalo aslinya bagaimana ya? pasti digampar tujuh turunan
terima kasih udah menyemoatkan diri membaca dan mengapresiasi karya perdana ini, nanti aku juga berkunjung di lapaknya ya
ookkk tetap berkunjung ya. ge pengen nyari dukungan banyak neh buat tantangan hihih

Writer nycto28
nycto28 at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 7 weeks ago)

Saya komen panjang kalau lagi kumat doang (baca: lagi rajin dan memang ada yang harus dikomentari), kalau normal, juga pendek kok, hehe.
Maksudnya dongeng di teks buku, kayak baca cerita teks naratif gitu, misal baca Legenda Tangkuban Perahu atau fabel Kancil dan Buaya. Pembukaannya terlalu kaku. Yang ini -->
"Di suatu tempat di desa.."
Saya mengerti maksud dialognya, namun saya hanya tidak merasakan emosinya. Begitu loh, hehe.
Jangan kapok saya komentari ya, terus berkarya!

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 7 weeks ago)

waaduuhh anda kumat? sini kucarikan dokter :D
komen aja. jangan takut
keluarkan kemampuan dan pengalamannya kk nycto. saya dukung loh kalo mau berbagi pengalaman dengan nubi seperti saya :)

dongeng ya? hmmm auk ah gelap. gk tau balez kayak apa hahaha
kalo rajin komen di lapakku nanti aku terus berkarya loh walau hancur haha dan harap bersabar ya nunggu karya saya.
otakku masih butuh proses imajinasi, kali aja nemu di suatu tempat. moga gk menjerumus ke plagiat hahaha

Writer kemalbarca
kemalbarca at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)
50

jadi twistnya adalah dia suka main harvest moon dan mimpi ya? hmm, kayaknya dipaksain banget, dan setuju sama Rusty Wilson, udah sering ditemui
aku kadang ngerasa aneh ngeliat si aku bicara sendiri, kalau mikir sih masih bisa diterima, tapi bicara sendiri di tiap kesempatan kerasa kurang pas
masalah komedinya, masih kurang juga, alurnya kecepatan, dari lagi pacaran tau2 kena bom
harusnya bisa lebih diceritakan, kan bisa dimasukin unsur2 komedinya saat sedang pacaran
tapi yah, ini kan baru cerita pertama
semoga selanjutnya lebih bagus ya :D

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

aku juga setuju dan bisa menerima sarannya hehe, pikirku cerpen ini sudah masuk unsur comedy karena ternyata tokoh utamanya sedang mimpi,tapi ternyata masih jauh dari sempurna. mengenai bom itu untung bukan nyata, hehe memang sengaja kupotong dan tidak kujelaskan. Karena tokoh utamanya keburu bangun. Terima kasih atas sarannya, akan kujadikan materi buat cerita selanjutnya.

Writer Nine
Nine at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)
40

Hehehe, kok sy bacanya malah ketawa-ketiwi yh?? :)
Endingny lumayan sih, trnyata si Mary itu NPC yg di harvest moon yg jdi perawat.. :)

Saya malah nangkap dialog Rizki kyak di bikin seperti di game harvest moon kalo karekter berinteraksi dengan suatu objek. Hmm kurang bagus sih klo mo dijadikan cerpen, mungkin klo di eksplore lgi bisa jdi lebih baik. Trus narasiny datar, sy malah memaksakan diri untuk baca smpe akhir, bukan krna menikmati.. maaf yh hidden, ini pendapat pribadi yh, blum tntu org lain yg baca akan merasakan hal yg sama.

Itu sj dri sy, tetap smangat! Sy jga msh belajar kok.. hehe
Salam pramuka.. :)

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Salam kenal, mary itu penjaga toko buku loh, ceritanya dinikmati dong kan lucu , bagiku uhuk uhuk. Terima kasih sarannya , anak pramuka ya, weezz sama dong walau dulu sih #salam pramuka

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)
100

Ceritanya serem, padahal kupikir tidak. Peri itu biasanya baik . Tapi aku suka koq ceritanya, terutama dibagian: anak itu menangis ditaman memakai jaket tipis dan berbagi kehangatan dengan? Hehe jadipengen, juga Disaat anak itu menghitung angka dengan tatapan kosong, lalu peri datang mendekat dan bermaksud memakan jiwa, belum lagi ketika memilih makanan, nee serem kayak malaikat maut. Eh ya waktu alice berbicara dengan kucingnya, kupikir kucing biasa ternyata luar biasa. Endingnya sedih banget, peri itu benar-benar sial, kira-kira peri itu gentayangan gak ya . Hihi dan ceritanya sukses membuatku kagum kaya filmnya. Dan maaf bila salah kata ya.

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)

Err... Kak -_-, komentarnya di lapak saya dong. Kalau di sini kan kesannya jadi lain... bisa dipindah :P (banyak maunya ini anak). Kalo di sana baru saya komentar balik komen Kakak :D

Writer Nine
Nine at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Hahahahaha... lol

Hadeuww... hahaha... ^^ Uhuk-uhuk (keselek nyamuk)

Sory... cman numpang ketawa... ini komediny dapet,,

Hahahaa ^^

(Maaf bang hidden, Thiya ni mmng anakny bawel... :) )

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Ketawa kenapa Kak Nine? Apa yang lucu?
.
Hohoho, maklumi saya ya Kak Hidden. Maklum, namanya juga masih anak-anak ._. <---sok polos.

Writer Nine
Nine at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Hehehe.. lucu aja Thiya, pas kamu blang:
"Err..kak-_-, komentarnya di lapak saya donk.Kalau di sini kan kesannya jadi lain.. bisa dipindah :p... dst"

Itu saya rasa kayak ada org mo beli gado2...
"Mas! gado-gadonya satu porsi!"
"Nggg.. bang -_-, ini toko obat, warung gado-gadonya di depan sono noh," sambil nunjuk warung gado-gado.

Hehehe... :)

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

menurutku boleh saja koq, juga karena kesalahanku mengirim post yang bukan dituju, jadi wajar bila post yang memang ditujukan buat adik thiya ehem masih muda sih, diminta pindah kelapaknya. Ini post murni ketidak sengajaanku jadi mari berdamai, ngomong apa coba? Hehe jangan kapok datang berkunjung kemari ya temen-temen.

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Gak bakal kapok XD, saya mah datang aja terus ke K.com. Post aja lagi cerita, perbaiki Eyd. Sebelum diposting, direvisi dulu dan cari ada yang typo atau lainnya. Sekian wasiat dari saya.
Salam :D

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

wasiat diterima, pasti akan kurevisi cerita ini, perbaiki judul, alur, EYD mudahan bisa, kalo masih belum bisa memenuhi hal diatas, mungkin ganti genre ehmm kutunggu kritikannya ya thiya dan nine. Hehe

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Wkwkwkwk :D Iya, ya. Kok sekarang saya baru 'ngeh' <--- otak lemot mode: on

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Kalian bisa saja, tenang aku orangnya santai koq, kritik maupun saran dapat kuterima dengan baik, selama itu membantu perkembanganku menjadi penulis. terima kasih sudah menemaniku ngobrol ya. Hehe

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

pertama kali pakai mobile,susah bener, cara hapusnya gimana ya, agar gak kelihatan OOT

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Ahahah, setahuku kalo komen ga bisa kehapus, bung hidden...gak papa lah kan lucu :D

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

kalau menurutmu begitu, baiklah aku akan tetap menyimpannya, lumayan bwat dibaca lagi . Terima kasih sudah berkunjung wmhadjri.

Writer benmi
benmi at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)
40

Aspek humornya kurang dapat menurutku, kayaknya sih karena gaya penceritaannya yang kurang dieksplor. Seperti komentnya dhiya diatas.
Trus kayaknya game harvest moon dibawah.. harusnya tidak dibawa2.. krn game harvest moon bukanlah game bergenre seram.. melainkan tanam menaman. Kesan pertama dari game itu. Jika ingin membandingkan sesuatu dengan hal yang umum. Ada baiknya dipilih terlebih dahulu.. misal kalo game disini bisa game the sims.. yang lebih kepada interaksi antar tokoh.. ato game silent hill misal kalo ingin yang seram.. sorry komentnya kl ga berkenan. Salam kenal

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Salam kenal, saya tidak bermaksud begini tapi ide ini kudapatkan dari mimpiku sendiri, ya sebenarnya pengen gak masukkan game itu disini tapi karna kupikir bagus dan kayanya cocok dengan alur komedy, akhirnya kumasukkan. Ternyata hehe . Terima kasih sarannya

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)
80

Salam kenal Kak :D
Ini pertama kalinya saya mengunjungi postingan Kak Hidden, oke, masalah teknis dulu.
.
Untuk akhiran atau awalan "ku" sebaiknya disambung dengan kata sebelum atau sesudahnya. Seperti langkahku, lelahku, kekasihku, kulihat, dan hatiku.
"Laku nya" juga harus disambung menjadi "lakunya"
"Suara langkah kaki mendekat dan Sampai akhirnya ada sesosok wanita yang tingkah laku nya lembutm dan dengan tangannya yang lembut menjamah kupingku dan menariknya." Ada typo tuh di situ.
.
Untuk cerita, jujur saya bingung kenapa bisa begini dan begitu. Tentang anjing yang tiba-tiba aja suka ngejar, Mary yang mau-maunya menerima cinta Rizki tanpa proses terlebih dahulu, dan terakhir bom. Itu benar-benar di luar dugaan, tapi ternyata semua hanyalah mimpi. Hah?
Oke, jika memang cerita ini tentang mimpi, buat aja se-absurd mungkin.
.
Untuk komedinya saya belum terlalu mendapatkannya, mungkin karena terlalu banyak diberitahu lewat narasi Kakak, jadi kesannya kayak, "Hmm... gitu?"
.
Terus perubahan PoV-nya juga rada dadakan. Tapi itu tidak apa-apa sih, selama saya masih bisa mengikuti alur ceritanya.
.
Pengenalan tokoh juga tidak harus dijelaskan sedetail itu. Soalnya pembaca pasti sudah tahu ciri-ciri tokoh utama dan tidak lagi menjadi penasaran untuk mengetahui rupa si tokoh lewat terus membaca.
Cukuplah dengan beberapa deskripsi singkat, sisanya akan kakak lanjutkan dalam cerita. Sedikit demi sedikit. Biarkan pembaca berimajinasi sesaat waktu Kakak mengetik "Rizki adalah seorang pemuda yang gagah dan rajin." <--- cukup! Di sini pembaca akan membayangkan orang yang gagah itu seperti apa. Berotot kah? Kuat kah? Di situ ramenya membaca, kita diajak berfantasi oleh penulisnya.
.
Ya... mungkin karena ini cerpen pertama makanya jadi pemanasan dulu. It's okay :D Saya akan tunggu postingan berikutnya.
.
Segitu dulu komentar dari saya (maaf bila ada kata yang tidak berkenan, mari kita sama-sama belajar di sini).
Terus semangat menulis Kak :D
Jangan lupa mampir ke tempatku :D
Komentar Kakak saya tunggu, hehe :D

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)

selamat datang dan terima kasih udah mampir, hmm menurutku komedy nya terasa koq di bagian ini tapinya : cerita panjang lebar, dikejar anjing, diterima ama cewek mendadak ternyata itu semua hanya mimpi BRAAK #banting laptop, atau hanya aku aja yang ketawa dengan cerita ini ya. Hmm Jadi deskripsi karakter dicerpen gak wajib ya. eHmm terima kasih masukannya yang panjang, saya hanya bisa balez pendek saja, gak tau harus ngomong apa. Tenang nanti aku akan berkunjung ke alamatmu.cuma ngasi semangat, hehe #salam

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)

Selera humor setiap orang berbeda nak :) Wokwokwok, sok bijak.
Mungkin komedi kamu terganggu karena banyaknya pemborosan kata seperti kata member sebelumnya. Sebetulnya, cerpen komedi itu tidak hanya mengandalkan kata-kata lucu, tapi juga situasi dan keadaan lucu di dalam cerita. Makanya, lebih bagus memakai kalimat efektif dan kena. Caranya, dengan memangkas atau memotong bagian-bagian yang tidak penting atau penjelasan yang terlalu panjang.
.
Contoh punya kakak:
Kulihat es digenggaman tanganku dan kulemparnya ke anak anjing itu, tapi bukannya pergi anak anjing itu malah mengejarku.
“ hahaha kejarlah jika kau bisa,” aku berteriak seperti mengejek anak anjing yang terlihat lamban mengejarku.
Tapi tiba tiba di depan mataku, “aduh kayaknya ini ibunya?”
Aku pun berlari dan sedikit kulihat Mary tersenyum kecil melihatku.
.
Bisa menjadi --->
Kulempar es digenggaman tanganku ke arah anak anjing itu. Bukannya pergi, hewan itu malah mengejarku.
“Hahaha kejarlah jika kau bisa,” aku berteriak mengejek anak anjing yang lamban mengejarku.
Tapi tiba tiba di depan mataku ada seekor anjing yang lebih besar
Glup!,“aduh kayaknya ini ibunya?”
Aku pun berlari sekencang mungkin sambil teriak membabi buta. Sekilas kulihat Mary tersenyum kecil ke arahku.
Aku bingung harus bahagia atau sedih sekarang?
.
Cuma contoh hehehe :D Emang sih saya belum tapi berbakat dalam komedi, malah kurang lagi. Kalau mau, kakak bisa belajar lebih banyak dari kak Kemalbarca, dia terkenal dengan cerpen komedinya yang kocak!
.
Tidak apa balasnya pendek, saya mah emang suka manjang-manjangin sesuatu yang tidak penting. Hehe :D

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

woah penjelasannya detail banget, terima kasih. Ini sangat membantu, baiklah akan kucoba saranmu thiya.

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)
50

Wah, cerita perdana! :)
Judulnya misleading yaa. Pergantian sudut pandang cerita (dari orang ketiga ke orang pertama) kesannya tiba-tiba banget, kurang halus. Terus, banyak kemubaziran kata. Misalnya di paragraf pertama, kalo udah disebut tokoh utama tinggal di desa dan kerjanya berkebun, ga usah diulang2 lagi, pembaca paham kok. Oh iya, ga usah terlalu detail ngejelasin tentang ciri-ciri tokohnya, cukup satu-dua hal yang jadi kekhasannya, misalnya badan tegap dan mata cokelat itu udah cukup. Soalnya jadi overload informasinya dan malah gak berkesan. Lalu, banyak keanehan2 dalam jalan ceritanya (soal anjing, mary, celengan isi triliunan dan bom) tapi yaa karena endingnya ini mimpi jadi sudahlah gak papa, emang mimpi absurd kan hakakak. Oh iya, plot twist mimpi itu justru malah bikin aku kesel, mungkin lebih baik kalo endingnya bukan mimpi, jadi ceritanya absurd gak setengah-setengah. Itu saja, sekian terima kasih, maaf kalo ada yang salah.

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)

cerita pembukanya kurang greget ya, cerita pertama butuh perjuangan hiks hiks

saya cuma berniat mengejutkan pembaca disini dengan cerita sedikit aneh.
terima kasih sarannya dan gak ada yang salah koq, cerita ini memang butuh perbaikan kayak rumah jadi berikan masukan banyak-banyak ya kk, agar aku tambah semangat hihih.

mudahan kedepannya akan lebih baik #janjisuci

Writer Rusty Wilson
Rusty Wilson at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)
20

Kirain mah ceritanya tentang kenapa rambut si tokoh berwarna hitam. Agak kecewa. Dan alur "ternyata itu mimpi" udah sering banget ditemui, jadi bosen.

Tanda bacanya diperhatikan lagi ya.

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 12 weeks ago)

salam kenal :) sengaja kubuat begitu agar ada yang tertawa, tapi kelihatannya tidak ya *ngarep*
kekurangan saya memang ditanda baca juga gaya cerita dan dialognya, dan terima kasih atas saran berharganya :)

Writer Rusty Wilson
Rusty Wilson at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

Kalau gaya cerita sih seiring berjalannya waktu juga nanti ada perbaikan. Yang perlu diperbaiki sesegera mungkin adalah EYD-nya.
Dibaca-baca aja Permendiknas No. 46 Tahun 2009.

Writer hidden pen
hidden pen at KISAH DIBALIK RAMBUT HITAMMU (4 years 11 weeks ago)

saya sudah mengerti peraturan baru itu, tapi dalam prakteknya benar-benar susah, sepertinya cara belajarku yang lain daripada yang lain, hanya dengan cerita ini yang menjadi modal praktekku untuk menyerap banyak kritik dan saran senior-senior. Moga kedepan lebih baik. Maaf bila salah kata.