Asal Mula Nefertari dan Ilusi Cinta Ramesses

Kisah ini dimulai awal tahun 2000. Di rumah sakit yang tak begitu terkenal lahirlah seorang bayi. Oleh sang ibu diberi nama Jelita, yang berarti cantik atau perempuan cantik. Semenjak di kandungan -- saat masih berbentuk janin, ia sudah memperlihatkan bakat cantik nan alami. Jika foto USG kandungan bayi biasa jelek seperti alien atau monyet. Hasil close up USG-nya selalu cantik bagaikan model Victoria Secret.

Lima belas tahun berlalu, Jelita tumbuh dari orok dan kini ia mengeyam pendidikan SMA. Tinggal di masyarakat hidupnya pun mengalami pasang surut. Kadang bersinar bagai matahari, terus mendung tertutup awan gelap. 

Salah satu pemicu masa kelamnya, kita sebut saja Raja Kegelapan alias Pak Suseno. Demikian pria separuh baya itu dijuluki di sekolah. Walau sebagai guru ia pastinya tak memiliki darah bangsawan. Ia juga tidak berkulit negro gelap maupun memiliki tatto hitam legam di tangan. Kalo diamatin benar, malahan laki-laki yang mengajar pelajaran Sejarah itu agak ceking, kurus, dan kecil. Perawakannya kira-kira mirip atau mendekati pelawak Doyok. Membingungkan tapi sebagaimana title itu diwariskan turun-temurun, anak-anak baru hanya melanjutkan kebiasaan senior mereka tanpa komplain.

"Ujian senin depan. Materi dari semua yang telah dipelajarin. Dari semua yang telah kita pelajari bersama... Ingat!!!"
Suara Raja Kegelapan nyaring menggelegar lalu bergema di ruangan kelas X IIS 1.

Sorakan gaduh warga kelas pun sahut-menyahut. Walau kedengarannya sih bukan teriakan antusias senang, melainkan protes 'Wuuuu' berkepanjangan. Yang jika tidak dihentikan oleh gebrakan meja, pastinya bisa berbuntut ujuk rasa. 

Harusnya berkat peraturan pemerintah, di sekolah kembali diterapkan kurikulum baru 2013 yakni 'Ujian setiap satu materi selesai.' Tapi Pak Suseno agak kolot, kadang mencampuradukkan kurikulum primitif berbunyi 'Ujian juga diambil dari bahan materi sebelum-sebelumnya'. Katanya setiap kali ditanya, "Guru sejarah senang dengan cara lama dan lagian perlu penyesuaian buat kurikulum yang baru".

Speechless, para murid hanya bisa mengikuti kebijakan guru mereka yang unik. Termasuk Jelita, murid yang lumayan sering tertidur saat pelajaran berlangsung. Kisah perwayangan 'Peradaban Awal Masyarakat di Dunia', Legenda 'Kebudayaan Logam dan Besi di Indonesia' dan yang terbaru Dongeng terjemahan 'Peradaban Lembah Sungai Nil' merupakan topik yang sukses mengantarkan Jelita ke alam bawah sadarnya. Untuk itu Jelita harus puas nilai dibawah rata-rata dan mengambil remedial.
***

Kalau saja ia cukup pintar untuk masuk kelas MIA (dulu IPA). Tapi tidak, dipikir-pikir lagi -- hitung-hitungan akan membuat rambutnya rontok dan pitak maupun sulah layaknya Profesor. 

Jelita pun menerima takdirnya untuk bergumul dengan buku tebal dihadapannya. Menghabiskan malam minggunya belajar sendiri di kamar karena orangtuanya pergi ke Sukabumi menjengguk sang nenek.

Berbekal Taro, Chiki, dan teh panas -- Jelita duduk manis di meja belajarnya. Tertiup oleh hembusan kipas angin iapun menguap sekali, lalu dua kali dan tiga kali hingga tertidur.
***

"Silau man..." 
Jelitapun membuka matanya. Rupanya ia terlelap tadi. Celingak-celinguk jelitapun menatap sekitarnya aneh -- mengingat saat ini ia tak berada di kamar tidurnya. Sang gadis terbangun duduk dibawah terik matahari. Kepalanya bertumpu pada kedua lututnya yang ditekuk ke atas -- lengkap dengan kendi tanah liat seukuran ember di tangannya.

"Kau dasar anak malas!!!"

"AW AW AW..."

Jelita berteriak kencang memegangi tangan milik seseorang dan juga telinganya yang ternyata tidak sakit, walau seseorang itu menariknya.

"Kau..."

"KAU? Siapa yang kau panggil dengan kau?"

"..." 
Jelita tak menyahut, suaranya tidak keluar. Syok akibat bentakan dan nada tinggi dari wanita yang sudah naik pitam -- kini berdiri dihadapannya.

"Anak malas! Ibu tunggu sedari tadi ternyata kau asyik duduk sambil leha-leha di tepi sungai."

Ya, sesuai yang dikatakan wanita tadi. Di hadapan Jelita saat ini mengalir sungai panjang. Ujungnya masih tidak terlihat dan airnya berwarna merah. Pemandangan itu membuat Jelita terpesona.

"Lamun lagi.. dikit-dikit tersepona, dikit-dikit kagum. Heran ibu... tiap hari kau ke Sungai Nil juga buat ngambilin air masih aja ga bosan ngelihatinnya. Lagian merah cuma dipermukaannya doank kok. Wong musim kemarau air pada surut jadi ganggang merah pada keliatan semua." 
Wanita yang mengaku Ibu dari Jelita mengedumel sambil menuruni bebatuan landai. "Ya ellah... ayok turun ambil air. Kau tunggu apa lagi hah? Kita masih harus pulang dan ibu masih harus masak."

"Kita?"

"Ya kita.. kau dan ibulah."

Jelita menggeleng. Saat ini ia sangat bingung. Boleh dikatakan otaknya masih me'loading' menerima tempat dan ibu barunya. 
"Ini pasti mimpi," Jelita menepuk pipinya pelan.

"Oiiii... cepatan. Mau ibu tarikin sekarang ke sungai dulu ya baru sadar?"

"Tidak ibu..."
Aneh, ia tetap tak bisa bangun dari mimpi anehnya. 

Pasrah dan juga merasa tak sanggup menampar pipi agar bisa terbangun, Jelita lalu menuruni bebatuan dan menyusul ibunya. 

Selesai mengisi kendinya dengan air yang ternyata masih lumayan jernih, keduanya lalu mulai berjalan lagi. Mendaki gunung, lewati lembah -- sungai mengalir indah ke samudra. Bersama ibu pulang ke rumah -- ke Kota Thebes yang letaknya di Nil bagian atas. 

"Kya..."
Teriakan anak-anak kecil menyambut mereka dari gerbang kota. Jumlahnya kira-kira tujuh orang. Mereka semuanya berlarian. Yang lebih dewasa tampak memakai tunik (sejenis rompi ketat) dan kilt (kain berbentuk rok pendek), sisanya terlihat tak menggunakan pakaian apapun alias telanjang.  Saat ini suasana cukup ramai dan sepanjang mata memandang semua bangunan berwarna senada tanah dan pasir. Beberapa kios kecil beratap kain lusuh tampak menjajakan barang-barang unik dan makanan. 

Rumah?
Jelita menatap bangunan kecil berbahan dasar batu bata tertutup oleh lumpur kuning mengering. Beberapa kayu yang sepertinya pondasi rumah tampak menjulur keluar. Dalam hati kecilnya ia bahkan tak tahu harus bereaksi senang atau sedih saat berjalan memasuki rumah berbentuk kotak kecil itu. Tempat tinggal barunya bahkan tidak memiliki daun pintu dan daun jendela. Luar biasa aman jaman dulu.

Yang jelas didalamnya lebih teduh jika dibandingkan harus berdiri diluar sana. Lagipula perjalanan tadi membuatnya merasa lelah. Ia pun mengikuti sang ibu sambil membawa kendi -- dituangkannya air ke kendi lain yang bentuknya lebih besar.

Tak tahu apa yang mesti dikerjakannya, Jelitapun hanya mengamati sang ibu dari kejauhan. Ia duduk santai di atas kursi kecil dari balok kayu, lalu mulai membelai rambut.

"BO... TAk?"
Jerit Jelita kaget bukan kepalang saat mendapati rambut dikepalanya bisa dicopot seperti ibunya. Ia terus panik. Tak mendapati kaca, Jelita harus senang bisa bercermin melalui piringan tembaga di kamarnya. 

Menangis sambil memegang wig yang terbuat dari wol coklat bercampur serat-serat tumbuhan hitam ditangan. Terisak sesekali lalu diperhatikan lagi lebih detail. "Pasti bau..... uuuuuu..." Ia menjauhkan wig itu lalu lanjut menangis lagi.

Tangisan histerisnya pun sukses memanggil sang ibu. Meninggalkan acara memasaknya, wanita sedikit tambun itu terlihat menghampiri kamar Jelita.

"Monster!!"
Teriak Jelita berhenti menangis saat ibunya masuk. Wajah wanita yang memang asli berkulit coklat itu sekarang terlihat lebih jelek lagi. Hitam di beberapa bagian kena arang gara-gara meniup kayu bakar.

"Kau ini? Kenapa lagi nangis? Dan masa ibu kau panggil monster.."

"Ibu jelek..."

"Ibu memang jelek. Dan kau beruntung terlahir cantik. Berhenti menangis Nefertari. Ibu yang jelek ini yang harusnya menangis..."

"Nefertari? Sapa pula itu?"

"Kaulah... namamu itu. Masa kau lupa. Artinya yang tercantik."

"Oh.."
Sahut Jelita pelan antara paham atau senang karena lagi-lagi ia disebut cantik. Namun ia kembali teringat ,"Ibu aku botak... huuuuuuuuu... huuuuu..."

"Ya elah, ibu kira kau apa. Semua orang Mesir memang botak, Nak. Orang gila yang mau berambut panjang. Secara cuaca begitu panas di luar."

Isak tangis Jelita semakin menjadi. Ibunya tak paham duka laranya. Bagaimanapun rambut itu mahkota perempuan, "Huuuuuuuu...."

"Berhenti cengeng. Kau sudah besar... tiga belas tahun. Harusnya kau nikah sekarang bukan nangis hanya karena masalah sepele."

Jelita terus meraung. Jawaban ibu tak memuaskannya, "Tapi di filem orang-orang Mesir semua cantik dan cakep. Kenapa kalian yang asli malah jelek."

Perkataan Jelita tak salah. Orang Mesir harusnya cakep, Cleopatra misalnya. Melirik ibunya yang gundul, Jelita kembali sedih. Walau ibunya juga menggunakan make up di mata. Layaknya eye liner dan eye shadow. Tapi itu tak lantas membuat ibunya cantik. Kalau begini caranya, ia juga tinggal menunggu waktu untuk sejelek ibunya.

"Filem? Apa pula itu?"

"Filem... yang ganteng dan cantik. Firaun dan Putri Cleopatra. Masa ibu tak tahu."

"Filem? Cleopatra? Ibu tak tahulah. Tapi kalo Firaun ibu kenal..."

"Benarkah?" Tatapan Jelita berubah antusias.

"Iyalah.."

Tapi tunggu dulu, "Apa Firaun botak ibu?"

"Mungkin..."

"Kok mungkin?"

"Ya iyalah. Ibu mana mungkin punya kesempatan pegang-pegang palanya Firaun."

"Tadi katanya kenal..."

"Iya.. kenal. Pernah liat. Ketemu di jalan. Pas kemarin dulu berangkat bareng anaknya kemana gitu. Waktu itu rambutnya atau mungkin wignya hitam mengkilap kira-kira sebahu."

"Aku mau rambut wig juga ibu. Dari rambut asli. Aku ga mau mainan yang dari wol begini."

"Harganya mahal. Hanya untuk orang kaya atau Firaun.... putri-putri Firaun mungkin..."

"Aku mau jadi putri ibu..."

"Berhenti mimpi. Ibu ga sanggup beli dan kau ga mungkin terlahir jadi putri. Lain halnya kalau kau nikah dengan orang kaya."

"Orang kaya?" Jelita alias Nefertari berpikir. "Aku tak mau orang kaya. Setidaknya dia harus Firaun. Oh ya, berapa umur Firaun ibu?"

"Sudah tua.."

"Punya anak?"

"Ada, Pangeran Ramsess noh. Kemarin pas ia sweet fourteen diangkat oleh Firaun Seti jadi penggantinya."

"Empat belas tahun? Berapa umur si Bang Ramsess sekarang?"

"Lima belas tahun kayaknya."

"Okelah. Aku mau nikah dengan si Ramesses. Dia kaya kan bu. Pasti dia bisa belikan aku wig bagus?"

Bukan jawaban melainkan jitakan di kepala yang didapat Nefertari. Ibunya lalu pergi setelah menggeleng kepala. Bingung dengan khayalan anaknya yang terlalu tinggi.

Pendek cerita, datanglah waktu yang dinantikan oleh Nefertari. Saat Firaun Seti I dan anaknya Ramesses II kembali ke Kota Thebes Utara. Pulang ke Istana setelah kampanye militer. Sang ibupun cepat melepas Nefertari pergi memenuhi keinginannya untuk mempersunting Ramesses. Ya, ibunya sudah tak tahan dengan kegilaan dan obsesi Nefertari akan sang Pangeran.

Kemudian berbekal dari doa seorang ibu yang tak mengharapkan anaknya untuk kembali lagi, Nefertari memulai misinya. Berdiri di kerumunan orang saat rombongan Firaun Seti masuk melewati gerbang kota. Berharap kecantikannya akan dilihat oleh si Pangeran Ramesses.

Dan benar saja, seorang pemuda terlihat kaya mendekatinya. Mungkin terpesona akan kecantikan Nefertari. Pemuda itu bahkan berpuisi:

'My love is unique - no one can rival her, for she is the most beautiful woman alive. Just by passing, she has stolen away my heart.' 

Jelita alias Nefertari tak begitu mengerti artinya menjadi risih, berusaha menjauhi sang pemuda.

"Siapa namamu cantik?"
Tanya sang pemuda itu penasaran. Menghampiri Nefertari. Perutnya sedikit buncit dan pipinya tembem. Mungkin karena kebanyakan makan roti dan minum arak yang saat ini lagi ngetren.

Nefertari tidak memperdulikan anak hitam itu, yang rahangnya tajam, hidung kecil berbengkok dan bibirnya agak tebal. Nefertari fokus pada misinya. Melihat ke arah tandu di depan berharap menemukan sang pangeran tampan.

"Hey perempuan... Aku berbicara denganmu."

"Siapa kau?" Jawab Nefertari acuh tak acuh. Kali ini ia sudah bersiap akan pergi.

"Aku Pangeran Ramesses II"

Dan sesudah perkataannya semua orang disekeliling mereka berlutut. Tak lama terlihat kawanan pengawal berlari menghampirinya.

Nefertari ikut berlutut karena takut. Dalam hati menyesal telah membentak anak itu. Tapi siapa juga yang akan menyangka sang pangeran tidaklah tampan seperti yang dibayangkan.

"Siapa namamu?"

"Nefertari terimut, Iryt-pat."
Walau dalam keadaan genting, Nefertari sempat menambahkan kata terimut dibelakang namanya. Selain itu kata Iryt-pat yang berarti anak dari bangsawan. Ya, ibunya menyuruh ia mengaku sebagai bangsawan. Sebab pangeran tidak menikah dengan anak petani yang kastanya rendah.

"Nefertari Meryetmut? Untukmulah matahari bersinar... " 
Ramesses tertawa sambil mengulangi perkataan Nefertari. Memainkan rambutnya berwarna merah.

Terimut, bukan Meritmut. 
Kalau saja dia bukan Pangeran. Nefertari pasti akan menjitak kepala pemuda itu karena salah melafalkan namanya.

"Aku suka padamu. Kau akan kujadikan istri keduaku. Pasanganku yang tercantik."

"Istri kedua?"
Kening Nefertari berkerut. 

Melihat kecantikan di wajah sang gadis impian berkurang, Ramesses meralat ucapannya cepat, "Istri pertama. Sebenarnya aku sudah bertunangan dengan si Isetnofret. Tapi semua bisa diatur."

Dan sesuai perkataannya, Pangeran Ramesses berhasil membujuk sang ayah Firaun Seti I untuk menikah dengan Nefertari. Nefertari sendiri sangat senang karena ia bisa membeli banyak wig mahal berbahan rambut. Bahkan kalung dan mahkota topi dari emas. Juga perhiasan gelang dari perak. Belum lagi pakaian-pakaian berbahan halus.

Nefertari kemudian memiliki anak begitu pula Isetnofret. Taklama Firaun Seti I pun wafat. Saat Ramesses berumur dua puluh empat tahun, iapun menjadi Firaun dan Nefertari mendapat gelar Ratu. Sang Ratupun tau kebiasaan buruk sang suami, yang sering jelalatan dan suka menikah. 

Tapi Ramesses memang paling mencintai Nefertari. Terbukti sang Firaun selalu mengajak Nefertari menghadiri acara-acara penting. Sebut saja saat upacara keagamaan di kuil dan berpolitik. Bahkan Nefertari juga hadir saat Ramsess menjalankan kampanye perangnya.

Menemani sang Firaun super sibuk bukan perkara mudah. Akhirnya Nefertari jatuh sakit, di umurnya yang ke tiga puluh empat. Ia bahkan sempat digantikan oleh sang anak Meritamen saat perayaan perdana di Kuil Abu Simbel.

Akhirnya pada saat perjalanan pulang ke Pi-Ramesses, pusat pemerintahan Mesir setelah dipindah paksa oleh si Ramesses ke kota kecil di Delta Nil beberapa tahun lalu sakitnya kembali kambuh.

"Uhuk... Uhuk.." 
Nefertari memegang bidak Senetnya erat (sejenis catur Mesir). Tentunya ia tidak mau menjatuhkannya saat ia hampir menang melawan Ramsess. 

"Kau tidak apa-apa?"

"Uhuk uhuk..."

"Nefeeee....."
Panggilan Ramesses terdengar semakin jauh. Dan Jelita terbangun sambil batuk kecil. 

Hal pertama yang dilihatnya adalah gambaran Sungai Nil di buku sejarahnya. Juga tulisan Ramesses II, sedikit basah karena terkena ilerannya.

Bukan mengambil tissue dan mengelap buku sejarahnya. Jelita mengambil handphone dan membuka internet.

"Ramesses!!!"
Benar saja dugaan Jelita, kata wikipedia pria itu nikah ampe banyak kali sesudah Nefertari mati bahkan jumlah anak mencapai ratusan. "Terlaluuuuu...."

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
90

Apa ini?? XD Ceritanya keren, gaya penulisannya menarik plus menghibur. Singkat, padat, tapi semuanya tersampaikan. Keren pokoknya!

Victoria secret, USG, Speechless, etc. Kata-kata seperti itu sebenarnya tidak penting. Ya, mungkin kamu menulis kata-kata seperti itu di dalam cerpen ini supaya terlihat keren atau apa, tapi jujur, itu gak perlu.
Masih banyak typo dan kalimat-kalimat ambigu. Masih banyak yang perlu diperbaiki agar pembaca puas dengan hasil karyamu.
Untuk ceritanya, masih kurang jelas. Kamu menulis sejarah di dalam mimpi si jelita dan lupa bahwa itu mimpi, akhirnya jadi seperti baca cerita sejarah. Kesannnya biasa aja gitu.

Iya...
Wkwkkwkw...
Kasian.. saya gagal keren..
Mmg banyak typo yg keliru n masalah tulisan italic utk bhs asing.. saya akui.. krn nulisnya pake tab.. n kirimnya lewat hp.. kyknya mmg mesti kirim pake laptop br formatnya bisa bagus. Tp saya belum sempat. (Saya akui mulisnya krn mmg senang n disela2 sibuk, jdnya susah fokus)
Anw.. thank u komentarnya n uda mampir dicerita ini..
Makasih...
Btw.. ini mmg cerita tantangan... utk sejarah n komedi mmg saya akui ga gitu paham n sulit utk memadukan keduanya..

60

buat tantangan, cukup. komedinya lumayan. meski kalo diulang kebanyakan jadi agak bosan. setuju sama komentar yang lain. menjelang akhir mendadak sejarah semua.
selamat udah menyelesaikan tantangan ^^

Makasih citapraa uda mampir..
Iya.. mendadak sejarah..
Soalnya agak bingung ama endingnya..
Hahhahahha...
Thx u komentnya

80

Keren Kak Benmi ceritanya.
jadi sedikit ada pencerahan tentang genre sejarah hehe.
.
salut sama hasil risetnya hehe.
seharusnya setelah itu Jelita jadi Arkeolog aja dan pergi ke Mesir, meneliti makam Nefertari alias makamnya sendiri hehe.
.
wah, ada OST-nya Ninja Hattori ya. hehehe.
.
sekian dan semoga berkenan.
selalu semangat ^^

Iya.. cuma pas buat kepentok ama jadwalnya aja. Jdnya ga berani buat panjang2.. eh.. ternyata diundur..
Ini jg masi byk yg salah.. krn buatnya buru2..
Tau aja.. ada keselip ostnya ninja hattori..
Wkwkkwkwk...
Anw thx u uda bc...

70

Weeee akhirnya sy selesai baca :3
Crita kakak benar" mengingatkan saya pd ulangan sejarah yang nggak jadi 100 gara" salah 1 nomer... Hikzz sedih :'( *eh nggak nyambung yah? Ah, sudahlah
Sy tertarik sama judulnya krn itu barusan jadi materi sejarah sy wkwk, dan memang dia nikahnya banyak kali n anaknya nembus angka 200 klo sy ndk salah hehe
Jadi sy salut pada cerpen ini krn mengangkat cerita sejarah, walau agak gimana gitu cara nyampurnya sama tokoh jelita yg dari masa kini, tp idenya bagus kok
Tp knp harus pake sejarah mesir? Eh ini mesir kan? Knp bukan sejarah indo aja? Sy sebenernya pingin bljr sejarah indo, terutama yg jarang diketahui, cman klo baca sejarah itu biasanya ketiduran wkwk... Tp klo baca cerpen kya punya kakak ini gg ngantuk sampe akhir kok, seru...
Ok segitu ajah, maap klo commentnya kurang berkenan ^^

Komentnya berkenan kok. Thx u uda bc..
Sejarah ttg mesir krn mmg pas lagi suka ama mesir aja.
Kalo ntar ada kesempatan.. ntar saya coba buat yg sejarah indonesia.. smoga bisa ^_^

80

Hai, mbak Benmi :D
Maaf baru nongol sekarang >.<
Cerita yang menghibur, meski perpaduan antara sejarah-komedinya kurang blend-in. Seperti kata Thiya, seperti terpisah-pisah. Tapi, saya salut karena riset mbak Benmi. Saya sih belum tentu bisa :D
Kurang suka dengan karakternya. Jelita tipe-tipe cewek manja nan rese, heran Ramesses bisa jatuh hati. Dan Jelita menikah hanya demi memiliki wig. Okelah, tak apa, mungkin sengaja biar lucu.
Mohon maaf kalau komentarnya kurang berkenan.

*plak plak
Nycto28 dipukul pake rotan krn telat datang.

Hahhahah...
Gpp... mmg iya kok.. aku buatnya aja mikirnya terpisah.
Susah payah nge-blend ceritanya tp kyknya ga kecampur rata.
Hahahha...
Anw.. thx u buat kejujurannya...
Thx u buat komentnya... salam...

2550

Awalnya sempat bosen sama paragraf pembukanya yang telling itu, tapi ternyata mulai terasa asik di bagian tengah. Meskipun cerita orang-mimpi-ke-masa-lalu-dan-hidup-di-jaman-itu rasa-rasanya udah enggak unik lagi, tapi percakapan Jelita/Nefertari-Ibu bikin terhibur, jadi saya lumayan nikmatin bagian itu. Berkurang lagi lucunya begitu mendekati akhir. Saya menduga kayaknya Mbak Ben bingung gimana cara mengakhiri cerita ini dengan baik.
*
Saya terutama salut sama riset di ceritamu ini, Mbak Ben. Penggambaran masyarakat mesir melalui dialognya Ibu itu oke, meskipun enggak detil-detil amat, tapi pas. Detail tentang Sungai Nil yang warna merah itu juga nambah respek saya sama tulisan ini.
*
Sekian. Maaf kalau enggak berkenan

Thank u uda mampir rian...
Iya.. sbnrnya agak bingung mau endingnya dimn.. tp kebangun dr tidurnya itu mmg kepikiran..
Hanya aja sempat bingung.. mau dibuat pada saat apa si nefertarinya kebangun.
Akhirnya disini saya memutuskan menyesuaikan dg sejarah aslinya. Yakni dia meninggal.. dan pada saat itu jelita tersadar dari mimpinya.
Kalo cara jelita sadar itu uda saya pikirkan.. yakni batuk krn adanya perubahan suhu udara di malam hari. Apalagi ia saat itu tertidur sambil duduk n kepalanya di meja, posisinya otomatis ga nyaman apalagi terkena kipas angin terus-terusan.
Komentar selalu berkenan..
Anw.. makasih uda mampir.. salam..

90

Udah beres baca :D
Menurut saya ini top, kak benmi totalitas sekali dalam menelusuri sejarah tokoh-tokohnya.
Dari bagian awal sampai tengah, ceritanya ngalir, humornya juga cukup dapet, terutama bagian wig wol hahaha :D
Tapi sayangnya, seperti yang sudah disebutin juga, mulai dari bagian tengah ke akhir, gaya bahasanya berubah jadi narasi penuturan sejarah seperti di buku paket, padahal kalau dialog berisi candaannya masih dipertahankan sampai akhir, bakal jadi lebih menarik :D

Iya yach... wkwkwkkw... pas skrg kuulang baca.. jg berasa begitu... setengah ke bawah aneh... kyk penceritaan fantasiku.. hahhah... kebiasaan yg susah saya rubah.. rata2 cerita saya mmg berasa kyk ceritain dongeng bahasanya.. jarang banget buat dialog antar tokoh... anw.. thx u pendapatnya... nambah ilmu saya.. thank u..

Nitip jejak dulu kak benmi :D

Mba benmi, tolong baca dulu balasan komennya bang hadjri di mimikri part 3, di situ ad info penting,, bingiitttzzzz.. oke oke?

Nitip jejak dulu ya, mau siap2 makan siang terus sholat jumat :D

Terlalu... hbs makan siang ane jg ga dikunjungin... calon ramesses ini.. menebarkan ilusi cinta kemana2.. wkwkkwk

Eeeaaa Mbak Benmi, suaminya lagi sibuk kerja Mbak.
Makanya gak datang-datang, huehuehue :D
#kabourr

Wwkkwkwk...
Cerailah... ane talakin...
Trus minta harta gono gini...
*matre...

60

Komedinya saya kurang dapet, terasa dipaksakan gitu..

Tapi untuk sejarahnya mantap, detailnya bukan asalan punya. Sebenernya banyak yang ga masuk akal sih di mimpinya Jelita, tapi mengingat itu hanya mimpi sepertinya bisa diabaikan. Karena mimpi biasanya emang ngga jelas, seringnya absurd.
Itu Jelita tidur berapa lama ya? Dari umur 13-34 ga bangun2 hahaha.

Dia kebangun pas jam 3 malam. Tidur dr jam 7 malam pas belajar.. pas sang ratu batuk2 n sakit itu pas malam uda mulai dingin... wkwkkw... yg umur 13-34 ane skip... hahhaha.. soalnya pangeran ga gitu ganteng buat terlalu byk diceritakan.. n pas anak2 jg.. jiwa jelita masih kebawa kok ampe ending.. buktinya dia ga rela.. iya kalo pangerannya firaun ganteng kyk tokoh mahabrata.. ini pecicilan jelek lagi.. makanya kudu diikat taruh disisi jelita.. enak aja si jelita yg cantik uda rela kawin demi wig n sbginya ama org jelek.. ga dihargain malah masih kawin sana sini (pemikiran jelita yg abg labil)
Anw.. thx u uda mampir.. n buat komentarnya jg..

80

Gak bisa komentar panjang lebar.
Di awal udah bagus sih keseret, lalu sampai ke tengah ane mulai kikik-kikik sendiri karena lucunya dapat. Apalagi celetukannya dengan sang Ibu. Hanya saja, seperti kata komentar di bawah-bawah.
Kok itu Jelita anteng banget ya menghadapi perpindahan dirinya ke masa lalu? Mungkin karena itu cuma mimpi. Maklum, kalo mimpi mah segaje apa pun tetap diterima.
Hakakaka
.
Terus, dari tengah sampai akhir kok serunya menghilang dan berganti menjadi cerita sejarah yang sebenarnya. Seolah, bagian komedi dan sejarah di sini dipisah menjadi dua bagian. Kayaknya cuma asumsiku doang. Maaf bila ada yang tidak berkenan T.T
.
Tapi aku salut Kok dengan Kak Ben yang sampai mau search sana-sini biar pas dengan sejarah. Hehehe :D
.
Oke, sekian komentar dari saya.
Bila ada salah-salah kata mohon dimaafkan ya :D

Ini panjang kok.. wkwkwk... mmg kesimpulanmu ada benarnya... saya sdri merasa kesulitan me-mix match cerita ini... sejarah komedi.. soalnya dua tag.. jd bnr2 hr seimbang.. tp malah kesannya jd ga tercampur ceritanya ya.. wkwkkwka...
Anw.. tantangannya mmg ribet.. ga duga saya dptnya komedi... soal sejarah sendiri saya jg ga cukup ahli.. pas milih genre pilihan kmrn saya menantang diri saya menulis bdsrkan fakta.. eh ga nyangka pas kocokan jg dptnya genre yg saya ga gitu paham..
Tp ga nyesal kok.. soalnya kalo ga.. saya ga bakalan prnh buat genre ini.. lebih suka n paham fantasi soalnya.. yg non sense.. lebih gampang dibuat... hahhaha... thx u uda mampir.. ditunggu jg sejarah fantasi... hagahha..

80

Aku agak bingung sama alurnya... si jelita masuk ke mesir itu mimpi atau kembali ke masa lalu kah? kalau mimpi anehnya dia bisa tau banyak soal sejarah mesir padahal dia jarang dengerin guru. Kalau kembali ke masa lalu, seriuskah dia sampai menikah, punya anak, tua, terus balik lg jd anak SMA? dan gimana reaksinya sbg orangtua terperangkap dlm tubuh anak-anak, msh kurang jelas menurutku...
.
komedinya jg kurang dapet buatku. Tp salut sama sejarahnya, detailnya empat jempol deh :)

Iya sih... tp nama jg mimpi... sebagai dewa mimpinya mesir.. (impian sang penulis) saya memberikan mimpi yg amat detail dibbrp part.. tentu saja masalah menikah ga gitu dibahas.. saya pernah mimpi jg soalnya.. ga prnh nikah.. tiba2 ada yg ga kukenal jd suami trus anak kecil pgl saya mama.. pdhl wktu itu saya masi smp.. blm lagi mimpi pembunuhan.. dimna.. saya doank yg berhasil selamat.. pas sd.. jd ama tmn2 di gedung sekolah.. smpt bingung.. knp tiba2 disekolah ada hutan.. ampe kabur ke hutan itu.. trus danau.. (pdhl aslinya ga ada di tengah kota). Jd mimpi itu menurutku salah satu cara melogiskan cerita sejarah.. utk bisa bertema komedi.. dan disini saya masih gagal..
Pengen sih ngacaukan isi sejarah biar lucu.. tp tktnya saya malah merusak seni sejarah yg uda ada.. (perfeksionis yg gagal) ... jd setelah menimbang2.. malah berkesan stgh2.. tp mmg genrenya yg salah.. susah.. haahha... buat komedi sejarah.. dilain pihak bisa lucu.. dilain pihak nilai sejarahnya ga terlukai...
Anw.. thx u uda koment n mampir..

90

Halo kak Ben :)
Komedi nya dapet, sejarahnya apalagi. Tapi itu bukannya si jelita ketiduran di meja belajarnya? Dalam tidurnya dia mimpi, awalnya pas dia ketemu sama ibunya dipnggir sungai nil itu masih oke kok, tapi setelah dia nikah sama Ramesses kok seperti bukan cerita mimpi gitu? apalagi pas disini "akhirnya Nefertari jatuh sakit pada umur 34 tahun" itu seperti bukan mimpi menurutku tapi ya seperti cerita sejarah biasa -_- cuma disitu aja sih yang bikin ngeganjel :) selebihnya uda oke kok.
Segitu aja dariku, maaf ya kalo gak berkenan :)

Berkenan kok.. mmg ketiduran di meja belajar... beralas buku materi buku sejarah.. ceritanya belajar... aslinya ketiduran. Yg ketemu ama ibunya mmg mimpi.. trus ketemu ramesses jg mimpi.. (mimpi jelita pengen py rmbut bagus) eh ketemunya malah pangeran jelek..uda itu mana playboy n py anak sana sini.. wkwkwk.. yg pas sakit mmg sengaja saya buat sesuai sejarah.. aslinya nefertari mmg meninggal di perjalanan.. tp penyebabnya masi diperdebatkan ampe sekarang. Ia sendiri mmg digantikan oleh sang putri di beberapa upacara keagamaan. Disini saya coba selipin dia meninggal krn pas jelita batuk dia terbangun... (penyebab batuk itu sendiri byk.. bisa krn posisi tidur.. ato krn semakin malam mmg smkn dingin.. kena kipas dan sbgnya) saya coba buat dg kehidupan kita selogis mungkin.. soalnya di bgn sejarah... saya ga mau merusak ato mengganti isi sejarah yg uda ada.. jd komedi mmg diselipkan hy di bbrp part ... secara saya masi mesti byk belajar.. utk lebih lucu.. anw... thx u uda baca.. n koment...

60

Salut sih ini pasti researchnya ribet banget, dan kamu berhasil tetap dalam jalur sejarahnya di cerita ini... Saya pasti pusing kalo harus kaya gitu. Cuma rasanya di lima paragraf setelah Nefertari nikah sampai dia meninggal, faktanya kaya ditumpuk-tumpuk gitu... jadi kurang menarik di bagian itu.
.
Kalo soal komedi, ini masalah selera sih.. Kalo di saya rasanya kurang, tapi di pembaca lain bisa beda. Saya ga komentar deh soal komedinya, soalnya sama nggak ngertinya haha. Moga berkenan yaa.

Berkenan kok.. hahahah... iya.. sekali lagi semua hanya mimpi si jelita. Jd pace cerita sesuai ama karakter jelita (ga bertanggung jawab yg ngarang).. ini mimpi sih ya.. subjektif.. tp kl biasa saya mimpi mmg awal2nya jelas... n terakhir ya.. agak gaje... trus biasa kadang pas lagi mimpi seru2nya ampe terbangun.. makanya pas dia bangun.. saya sesuaikan ama fakta dia meninggal.. mau dibuat lbh pjg tktnya yg baca ngantuk... saya sendiri dlu selalu hampir merem saat dengarin sejarah atau baca buku sejarah.. pilih topik ini jg krn saya penasaran gmn menceritakan sejarah secara menarik tanpa merusak sejarahnya... komedinya saya akui... agak garing.. hahhaha....
Lemah saya... kalo komedi.. uda berguru sana sini jg ga bisa... wkwkkw...
Anw.. thnk u uda mampir..

70

aku seneng kamu memilih cerita sejarah mesir, karna aku jadi banyak belajar, terutama soal wig itu
dari sisi komedi, beberapa masih terkesan dipaksakan bagiku
terus aku bingung dari soal alur waktunya
jadi dia kembali ke masa lalu, tapi dia kan gak sadar
entah kenapa ada kalimat ini
'Luar biasa aman jaman dulu.'
bukannya seharusnya dia kaget dan bingung? ini seakan2 dia dengan cepat menerima gitu aja
lalu apakah berarti dia hidup di masa lalu itu sampai dewasa?
belum lagi soal pernikahan itu, karna biasanya anak remaja sekarang mana mau nikah begitu aja, tapi sekali lagi si nefertari ini adem ayem aja
lalu sedikit saran, kurangi aja ending yang memperlihatkan kalau semua itu mimpi, bagiku itu kayak cara paling jelek mengakhiri semua cerita
aku tetep menikmati ceritamu kok, beneran, tapi aku yakin bisa lebih keren lagi
emang dapat susah sih ya, sejarah dan komedi, aku sih gak bakal bikin sebagus ini
sori kalo ada kata salah, kip nulis :D

Dia mimpi.. balik ke masa lalu.. pertama dia uda coba bangun.. trus soal kt kalimat luar biasa aman itu... itu karena rumah mereka ga ada daun pintu dan jendela.. dan setahu saya mmg beberapa rumah mmg begitu.. terutama yg miskin.. trus dia mau nikah jg krn nefertari alias jelita sadar... bahwa itu hanya mimpi... tp lagi2 nefertari lebih sibuk mikirin tampil cantik.. drpd mikirin harus nikah.. makanya pas ibunya bilang nikah... di lgsg mikirnya sederhana.. kl mau nikah.. sekalian aja ama yg firaun.. jgn yg stgh2 kayanya.. hahhaha...
Komentnya sangat berkenan.. apalagi dari masternya ahli komedi.. wkkwkwksk.... makasih uda mampir

100

Mba ben,"di" mu itu lhoo, "di" mu. Silahkan dicek ulang lagi mba ben, :)
.
Untuk isi cerita. Sejarah-Komedi kan? Untuk komedinya, saya bacanya mesem2, juga sempat ketawa ngakak di beberapa bagian, salah satunya pas si Emak bilang dia ngak pernah megang-megang kepala Firaun, hahahah :D
.
Untuk sejarahnya, hmmm seharusnya ada pelajaran yang bisa saya tangkap, walaupun itu hanya sedikit--setidaknya kejadian penting di masa Rameses. Namun di sini sepertinya hanya menceritakan rutinitas kehidupan mereka, tapi iya sih mba, ini masih tetep masuk kok ke sejarah. Cuman yah itu, sejarahnya kurang "greget".
.
Di bagian ending kok jadi datar yah? Sayang bgt itu mba, padahal masih bisa dieksplor lgi lho? Di bagian ending saya kurang suka mba (mohon maap nih mba benmi)
.
Keseluruhan cerita ini menarik, membuatku terlena dan berhasil membuatku penasaran untuk terus membaca sampai akhir. :)
.
Sekian dari saya Mba Ben, mohon maaaapp banget kalo ada yang kurang berkenan.. hehehe
.
Salam olahraga (y)

Mank masi ada yg salah ya.. ntar saya periksa lagi..
Iya... sejarahnya mau diperberat.. tp tktnya jd kepanjangan.. hahahha.... endingnya ya krn itu mimpi... dia bangun krn perubahan cuaca.. dr malam.. trus kt dia kena kipas.. jdnya batuk2 deh bangun... wkwkkaka...
Tp sejauh itu mimpi.. ya.. gitu deh.. terkadang saya juga kesal saat mimpi lg seru2 eh kebangun gr2 batuk... hahahha...
Thk u uda baca n atas komentnya... semua selalu berkenan... pujian kritik.. makian sekalipun.. asal jg iklan... ngeselin itu... hahahha

Hahahaha XD, kasian lapakmu pernah jadi korban promosi. Hehehe,
.
Iya mba ben, sama2 :)

100

jujur, gw nggak dapet komedinya. pas baca gw malah sibuk menghubungkan titik pola tentang bagian sejarahnya. entah kenapa bagian itu yang menarik. ahahahaha saia rasa, si mbak udah ngobok obok google buat nyari referensi. #respect .
.
kayaknya saia cuma bisa kommen itu sejauh ini. berhubung saia agak lemah masalah komedi. (masih mau nanya sejarahnya sih, menarik. ntar mampir lagi deh setelah cukup referensi :) )

Wkwkkwkw..otak kita kyknya sama.. kurang lebih.. agak berbau penyelidik or detektif gitu.. hahahha... utk komedi itulah susahnya.. secara nalar masih sangat jalan.. rasa2nya perlu byk gaul ama anak2 absurb gaje br bisa bikin komedi yg wow.. saya aslinya sangat serius soalnya..

Anw.. thx u ud mampir..

Oke nitip jejak dulu. Nanti ya komentarnya (masih di sekolah gak konsen untuk membaca cerita secara seksama hiks T_T)
Btw, untuk memisahkan antar tag biar gak nyambung itu menggunkana koma (,)
Mudahan bisa diperbaiki segera. Supaya mudah melacaknya.

60

hayay kk benmi, sebelumnya mmaf saya gagal paham dengan genre KDZA TTC2015. setelah di telusuri ternyata tantangan dari thiya ya. aduhh maaf
komedi menurut saya udah terasa di bagian Semenjak di kandungan -- saat masih berbentuk janin, ia sudah memperlihatkan bakat cantik nan alami. Jika foto USG kandungan bayi biasa jelek seperti alien atau monyet. Hasil close up USG-nya selalu cantik bagaikan model Victoria Secret.
apa ini? bayi koq di samakan dengan alien dan monyet dan koq ada victoria secret.
maaf cuma pernah denger namanya victoria aja hehe
seterusnya yaa guling-guling di kasur. gak lah itu berlebihan.
toopp dech cerpennya tapi sejarahnya mungkin agak membuatku heran.
aku tau kalau kk mengaitkan tentang firaun yang dahulu pernah mengatakan dia tuhan.
tapi kayanya serem jika ada kata firaun di komedy hihih
okk sekian dan maaf bila tidak berkenan ya kak
kabuurrr

Thk u hidden pen atas komentnya.. tp disini firaun yang saya ceritakan adalah Ramesses ii, dlm sejarah mengatakan ia menikahi Nefertari Meryetmut pada saat berumur 15 dan Nefertari umur 13. Saya tau Firaun pada jaman dlu itu mmg seram. Tp disini saya mengisahkan Ramesses pada saat dia masih bergelar pangeran dan bersama sang ayah berdua memimpin mesir. Dlm sejarah dia dikatakan berambut merah krn hyena di wignya. Walau ada jg yg bilang rambutnya mmg asli merah. Sering dikaitkan dengan dewa Seth. Pada saat mumi ditemukan.. umurnya sudah 90 lebih.. rambutnya otomatis sudah putih semua.. jg diketahui.. bahwa ia memiliki hidung bengkok.. tingginya kira 1.7m.. dan bibir agak tebal dan rahang besar kokoh. Serta badan agak berbungkuk.
Nefertaari sendiri tidak jelas asal usulnya, ada yg bilang dia anak bangsawan.. ada plg yg bilang ia keturunan firaun sebelumnya. Hanya saja.. tidak tergambar jelas pada makam ataupun peninggalan gambar yg ditemukan sampai saat ini.
Ramesses sendiri saya berani menggambarkan dia sebagai karakter firaun yang menyukai nefertari alasannya ada banyak.. walau ia memiliki istri ampe byk n anak jmlh ratusan.. tp setiap kali ia menikah pasti dia membuatkan kuil baru utk nefertarimm kalo ga patung baru.. nefertari sendiri dibuatkan patung segede dia. Istri lain ga ada. pdhl diketahui ramesses ii itu orgnya agak egois, dan mendewakan dirinya. Bagi saya cukup bukti bahwa dia mencintai si nefertari. Bahkan puisi diatas.. itu sendiri jg terpahat di makam ratu milik nefertari. Ramesses sdri yg menuliskannya. Belum lagi gambar2 nefertari di berbagai macam upacara keagamaan.. acara berpolitik.. bhkan ada gambar nefertari mendampingi ramesses saat perang (ratu lain ga ada) bisa dibilang.. ini antara nefertari cukup gila.. atau ramesses yg posesif sampai menaruh nefertari disisinya.. hahhaha... atau mmg keduanya saling menyukai. Terlepas dr kebiasaan firaun yg mmg menikah lebih dr sekali.

Anw. Thx u bgt uda mampir.. semoga penjelasan saya membuat anda tak begitu lagi takut akan firaun Ramesses.

aku paham sekarang, jadi ini firaun remesis ii. tapi tetap aja namanya firaun. hihihi
mungkin lebih tepatnya sekarang aku takut lihat penjelasan kk benmi. kabuurrrr

terima kasih udah memberitahuku kak hehehe

Iya.. ntar next aku bikin cerita humor sejarah ngaco.. ceritanya bung hidden jadi pengawalnya firaun.. yg badannya telanjang khusus krn firaunnya ga mau kena lalat.. hahhaha... cocok kyknya aliran hentai... hahhaha.. disana kita masukkan pelayan thiya jg.. ciye2 ama pelayan nine... trus pas firaun mati.. kalian smua ikut dikubur bersama firaun
Lalu ganti genre jd triller.. 1991 n senal jd arkeolog gila.. mau nyari mummy buat cium.. krn bdsrkn cerita.. siapa yg berhasil bgnin si mummy tidur.. berhak atas harta2 n tengkorak2 pelayannya yg uda jd hantu...
Kayaknya seru...

70

Plot dan alur menurut sy sudah cukup rapi. Tapi klo dri sisi komedinya sy rasa masih kurang gregetnya. Sy akui bikin cerita komedi itu susah2 gampang. Apalagi untuk penulis yg basicnya bukan di komedi.. Btw emang di mesir setiap orang baik cewek maupun cowok aslinya wajib botak gitu yak.. Bru tahu sy. Bersukur sekali sy tidak hidup di masa itu hehe.

Iya... kebykn org mesir memang mencukur rambutnya botak. Krn cuaca begitu panas disana. Bahkan make up dimata itu dipake bukan alasan kecantikan.. tp krn itu mengurangi panas dibagian mata. Bahkan setahu saya.. ada jamuan penting.. melibatkan tamu.. diatas kepala tamu itu dikasi tmpelan lemak yg dicampur dengan bebauan.. sehingga pada saat mereka keringatan.. tetap wangi.. wkkwkwkkw...
Belum lagi.. ada kebiasaan lain.. setiap kucing disana sangat dihormati.. jika ada yg membunuh kucing sengaja ato tidak.. maka mereka akan dihukum mati. Trus utk pemilik kucing yg mati.. mereka akan mencukur alis mereka sebagai tanda berduka. Tdnya mau saya tambahkan.. tp ga tau mau selipin dimn.. hahaha...
Iya.. bersyukur bgt ga hidup disana.. kalo firaun mati.. misal kita pelayannya.. ikut dimakamkan hidup2 kita.. hikss...
anw.. thk u atas komentnya.. thk u jg uda mampir..