100 Kata: Kasur

Aku selalu suka tempat tidurku. Kasur yang empuk, nyaman dan hangat adalah tempat yang pas untuk melepas semua kepenatan.

Saking sukanya, aku sampai mengganti seprainya setiap hari. Menghampar kain putih sehalus sutra untuk menutupi alas polosnya. Meletakkan bantal terlembut dan guling terindah di atasnya. Tak lupa, sebaran kelopak mawar ikut menghiasinya.

Hanya untuk memastikan. Tempat tidurku masih menjadi tempat terbaik bagiku. Yang paling bagus dari semua perabotanku.

Dan juga yang terbaik untukmu.

Bagaimana keadaanmu sayang?
Masih betahkah kau tidur di kasurku?
Kuharap di sini jauh lebih baik daripada di sana.

Ya, di sana. Di liang makammu yang lembek dan kotor.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer ibnualhusein
ibnualhusein at 100 Kata: Kasur (3 years 13 weeks ago)
100

Anjir langsung ngefeeel...

Transisi cepat memang paling ampuh buat ngebawa emosi, dan sampai ke tujuan tanpa mikir ulang. Nice one!

Writer puTrI_keg3lapaN
puTrI_keg3lapaN at 100 Kata: Kasur (3 years 18 weeks ago)
70

Sempet ada feeling kalau akan menjurus ke sana endingny

Writer Shin Elqi
Shin Elqi at 100 Kata: Kasur (3 years 21 weeks ago)
70

Saya bertemu gadis cantik tadi pagi, ia lugu dan sepertinya belum pernah pacaran. Dalam pikiran, asyik nih dapat perawan, belum disentuh sana-sini pula. Tapi sebelum berpisah, ia bilang.
"Aku suka sama Mas, tapi apa Mas akan suka sama aku ketika kenyataannya aku seorang janda."

Analogi perasaan saya setelah baca ini...
Si aku menampilkan rasa sukanya pada kasur, dan bagaimana nikmatnya ia ketika berbaring di sana. Tapi akhirnya ia membawa kekasihnya yang telah mati ke sana.
Akan nampak **** jika "aku" ini hamil karena kasur, atau kasurnya hamil karena "aku"

Maaf atas kegilaan saya...

Writer DarknessIndeed
DarknessIndeed at 100 Kata: Kasur (3 years 22 weeks ago)
80

endingnya sedikit unexpected, tapi terlalu terburu2 tidak menghadirkan kesan - kesan twist :) tapi kereen

Writer Deka
Deka at 100 Kata: Kasur (3 years 23 weeks ago)
60

endingnya terlalu tiba-tiba..

Writer nyamuk
nyamuk at 100 Kata: Kasur (3 years 23 weeks ago)
70

Susah ngomentarin cerita 100 kata:(, tapi buat saya ini twistnya bir ngga ketebak, tetep aja enggak nendang. datar:(

Writer 2rfp
2rfp at 100 Kata: Kasur (3 years 27 weeks ago)
40

terlalu mengeksplor kasurnya sendiri di awal, kenapa gak eksplor kasurnya berdua dengan kekasihnya yang sudah mati. gtu aja sih

Writer izaddina
izaddina at 100 Kata: Kasur (3 years 27 weeks ago)
80

KURANG SEREM! :v

Kenapa mawar? Kenapa nggak bunga yang biasa buat ziarah? /salah/

Tapi bagus kok. I found you hehehehe

Writer citapraaa
citapraaa at 100 Kata: Kasur (3 years 28 weeks ago)
80

"bisakah mawarnya diganti dengan melati" ckckck
mesti berhenti sejenak buat kerasa efeknya.

Writer Kusanagi
Kusanagi at 100 Kata: Kasur (3 years 28 weeks ago)
70

bingung mau komentar apa.
Kasih bintang aja lah ya,
salam kenal :D

Writer latophia
latophia at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)
2550

Menurutku sih idenya oke, lumayan merinding ngebayangin ada cowok putih, pucet, dingin (kek edward cullen^^) berbaring di ranjangku.
.
Tapi menurutku pilihan katanya kurang berasa phsyco, masih terlalu polos deh^^
.
udah segitu aja komennya, rasanya ga sopan kl komen lebih panjang dr cerpennya :p

Writer Zarra14
Zarra14 at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)
100

Halo, Thiya, sori kelamaan nitip jejak :P
Pas baca ulang, saya jadi ingat obrolanmu tentang bakat tidur :))
Jadi,
Mengulangi yang lain, biarpun keterbatasan 100 kata, peralihan ke klimaks terlalu cepat.
Terus menurut saya kontradiksi aja, kalau si tokoh bilang ingin menyiapkan yang terbaik untuk si kamu, tapi kan si kamu sudah di liang makam.
Tapi twist-nya buat saya gak ketebak, lumayan.

Terus semangat nulis :)

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 27 weeks ago)

Ahahaha XD
Makasih udah datang Kak Zarra. Engg... perasaan, mayatnya udah tidur di kasur. Makanya dikasih yang terbaik. Ah, aku masih gagal buat peralihan twist. Hoho, makasih atas komentarnya XD

Writer Nine
Nine at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)
100

Thiya, ini kurang nendang dek. Ngak ada kesan apa2 pas sy baca, mungkin sy-nya aja kali yg memang tidak peka membaca dalam cerpen.
.
Dari awal sampe akhir, saya mencoba mencari "suswanto" yg beda, "suswanto" yg nendang dari cerita ini, tapi dri awal smpe akhir -_-.
.
Di tunggu cerpenmu berikutnya dek :)
.
Kutunggu juga komentarmu di cerpenku :) (yg pedas)

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

Ugh, Kak Nine datang. Maaf gak bisa memuaskan Abang hari ini (?)
.
Yap! Kelamaan gak nulis membuat feel-ku menguap begitu saja *alesan
Pengennya sih mengejutkan pembaca dengan memberikan cerita, yang dari awalnya nampak sederhana dan polos lalu dibanting setir dan diakhiri ending yang mengejutkan dan meremangkan bulu kuduk.
keknya, gak kesampaian ya harapan saya? *pundung di pojokan
.
Mungkin masalah utamanya, ada di narasinya yang dangkal dan tidak menggambarkan (atau setidaknya memberi clue) seperti apa endingnya nanti. Sehingga, saat cerpen 100 kata ini diakhiri. Pembaca justru merespon, "Heh?! Apa ini?" dibandingkan, "Wew, mengejutkan ternyata."
.
Makasih pendapatnya Kak T^T
Titip salam buat 'Suswanto' ya. Hakakaka :D

Writer Naomi Amaris
Naomi Amaris at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
90

Halo, Kak Thiya. Ini si tokoh utamanya seperti yang di berita-berita itu ya. Ceritanya jd ada unsur psychological-nya. Hehe, iya sih mayatnya disorot tiba-tiba. Jadi kayak kecepetan. Ok, Tetap semangat Kak. Selamat berlibur juga!

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

Heh?! Berita apa Naomi *kudet /pundung di pojokan/
.
Hakakak, si 'mayat' emang gak sabaran pengen muncul. Makanya dia main nyelonong masuk aja waktu pembuatan cerita *apasih? /digampar/
.
Unsur psychological? Aku tak menyangka kau berpikiran seperti itu. Mungkin kali ya, hohoho.
Makasih atas kunjungannya Naomi. Jangan kapok buat balik ya :)

Writer FaraniD
FaraniD at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
90

Weh, sesepuh sudah kembalii *tepuk tangan sekeras-kerasnya*
-
Keren kak, cuman endingnya terlalu mendadak ./? Mungkin, kemunculan mayat telalu tiba-tiba *:v apaan coba muncul tiba-tiba*

Gitu aja kak, semoga berkenan yah *bow 90 derajat*

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

Jiahh... sesepuh! XD
Aku masih muda lho Fara, masih unyu dan imut *plak /digampar/
.
Yap! Aku sudah menduga emang si 'mayat' terlalu mendadak datangnya. Gak ada ujan gak ada peringatn, main nongol aja. AKu juga berpikiran kalo cerita ini memiliki twist yang rada dipaksakan (nyadar kesalahan sendiri T^T)
.
Makasih atas kunjungannya Fara :D

Writer niNEFOur
niNEFOur at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
80

tiba2 mayatnya bangkit dan bilang "bisakah mawarnya kau ganti dengan melati"
wkwkwkwkwk :v

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

Melatinya habis bung Nefo! Dipakai buat hiasan kepala istri mantan (?)
Hakakaka :v

Writer niNEFOur
niNEFOur at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

hiasan kepala mantan?
ahahahah :D
sedih sekali sepertinya.. :3

Writer @Monize
@Monize at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
60

Buatlah sesuatu dengan plot yang lebih bagus dan teratur.. caba di tulis dulu baru di ketik.
Semangat nulisnya (y)

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

@Monize
[Di tulis] yang benar itu adalah 'ditulis' :)
Oke, bisa dijelaskan apa yang dimaksud dengan plot lebih bagus dan teratur? Soalnya ini cerpen 100 kata. Jadi, agak-agak susah buat ngatur penjabaran biar pas dengan jumlah kata namun juga efektif dari segi fungsi cerpen itu sendiri. Huehuehue T^T
.
Saya selalu ngendapin karya saya sebelum publish. Oke, semangat juga buat Kakak (y)

Writer puTrI_keg3lapaN
puTrI_keg3lapaN at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
70

Jadi maksudny ini adamayat atau si 'aku' pamer ke 'kamu' kalau dy masih hidup? Aku gagal paham

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 29 weeks ago)

Aku juga gagal paham sama cerita sendiri kak Putri *plak /dihajar/
.
Dia cuma pengen pamer kasurnya ke si 'mayat'. Mungkin... gitu kali ya. Ah sudahlah, aku sendiri tak mengerti kenapa bisa nulis gini? Hsakakas :v

Writer imreara
imreara at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
80

boleh kasi kritik? hehe
twistnya uda sering kak, uda banyak cerita yang main-main pake mayat ._. karena uda sering, jadinya gampang ketebak dari kalimat pertama .-. hehe itu aja sih
salam :D

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

Huehuehue... kritiklah sesukamu nak ;)
Hakaka :v makasih sudah mampir Kak Imreara :)
Ho-oh, keknya ending semacam ini emang sudah sering dibuat orang. Intinya 'mainstream' *mojok.
.
Salam kenal Kak :D
Kapan-kapan mampir lagi ya :D

Writer hidden pen
hidden pen at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)
2550

pertamax. Ehm aku hampir berpikir. Tapi gak jadi hehehe

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

Gak ada yang dibahas? XD
Ane padahal nungguin keripik pedas situ lho. Misal, apakah endingnya mudah ketebak atau tulisan 100 kata saya masih tidak efektif (dari segi cerita dan plot twist).
.
Mana nih semangat mengkritik di kekomnya?
Hakakaka :v *provokator /dihajar rame-rame
.
Ciyeee yang pertamax, enaknya dikasih hadiah apa ya? XD

Writer hidden pen
hidden pen at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

YAA apa yang mau di bahas dengan cerpen 100 kata.
kalo twistnya memang rada bingung juga sih. semacam gue gagal paham karakternya cewek atau cowok. (ini bicarakan twist atau karakternya sih) #plaakkk
dan juga untuk bagian awalnya kupikir cuma bersihkan tempat tidur buat ya tau sendirilah kupikir pasangan baru.
tapi rupanya buat apa gitu bagian akhirnya. jujur ini terlalu mendadak dan membuat jengkel bagi yang membacanya. mungkin. tapi aku senang jika membuat orang jengkel. serius :D
efektif ehm jujur saya gak tau kalimat efectif kaya gimana. uhuk uhuk ya udah deh ini mah lewat

kalo pengen nyari orang yang suka kritik, sepertinya gue bukan orang yang tepat thiya chan.
mungkin ada yang lebih baik. nine atau bang hadjri misalnya. ehhh bang arsenal atau yang ahli cerpen 100 kata
zarra mana neh. :D
jadi sekarang semangat gue mah udah luntur karena melihat kejutan kejutan baru setiap komen di kemudian. maklum selalu ada hal yang membuatku tertarik membaca. entah itu sadis atau jijik huahaha

kalo hadiah, bagaimana kalo situ kejar gue dan gue lari tunggang langgang. aku paling senang adegan ini

#nyapin panah
kyaa kabuurrr

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

Nah, ini sudah termasuk membahas. Hakakaka :v
Beneran, kalo mau komentar panjang Kak Hidden harus dipancing dulu kayak begini :3
.
Masalah gender si 'Aku', ya.... itu terserah imajinasi pembaca sih. Saya tersendat ruang untuk menjabarkan ini dan itu *alesan /dipanah.
.
Masalah ending yang mengejutkan. Kayaknya, saya emang terlalu mendadak ngasih ending macam itu. Gak ada ujan gak ada kentut, tau-tau ada mayat. Wadepak?! Iya, ane sendiri juga kaget (lha?!)
.
Hohoho, makasih komentar panjangnya Kak Hidden. Hehehe, jadi... situ mau dikejar pakai kapak? Oke!
*lari sambil bawa kapak* /backsound: lagu india.
.
Kok jadi semakin absurd? Ya sudahlah. Hakakaka :v

Writer hidden pen
hidden pen at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

emangnya gue ikan pake dipancing segala, awas kau ntar :p
mungkin kita gak perlu berdebat soal gender. maklum banyak yang random di sini *apaan coba

ahh ya udah dech, aku kasihan ama dirimu. maafkan diriku yang telah menghancurkan lapakmu dengan ke antagonisan yang kumiliki. ya udah dech.
teruslah berkarya ya thiya dan jangan nyungsep terus di bak mandi ya :p

*lari sambil memegang panah/ backsound : lagu cinta ala korea

Writer Zarra14
Zarra14 at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

Wahaa merasa terpanggil nih :3
Selamat datang Thiya yang sudah kembali menulis.
Saya titip jejak dulu yaa....

Writer hidden pen
hidden pen at 100 Kata: Kasur (3 years 30 weeks ago)

udahh langsung sikatt
gak usah pake ijin nitip jejak.
tuan lapak (harusnya tuan rumah) udah kebelet pengen di kritik

kesempatan emas neh zarra , selama seribu tahun jarang ada loh :D