Kisah yang Tak Perlu disebut Kenangan

Apa kabar kenangan

Masihkah kau mengingatku

Kuyakin kau telah amnesia

Atau pura pura amnesia

Pun aku tak peduli

 

Waktu yang membilas kepedihan

Tak menyisakan kehangatan

Hanya beku

yang dingin

Tak bergeming

Meskipun syair syair cinta masih laku keras diluar sana

Memelodi mengirama merdu

 

Aku tak merasa

Tak lagi mendrama

Lelah memeras airmata

Terlampau kering terlampau gersang

Terlampau memfosil

 

Kini

Kisah itu tak layak menjadi kenangan

Cukup onggokan

Biar terbakar

Mengabu memendar bersama angin

Menghilang bersama bayanganmu

Yang sudah samar samar kuingat

Dan ingin jelas jelas kulupa

 

Jadilah kau serpihan

yang tak mengusikku tak menyentuh hatiku

Cukuplah dari sana

Kau melihatku pergi

Dari kisah yang tak perlu disebut kenangan

 

Terlalu meremukkan redam

Hati yang sepantasnya bahagia

 

Depok, 28 April 2016

Diane Yuyie

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer zera
zera at Kisah yang Tak Perlu disebut Kenangan (2 years 31 weeks ago)

masih terlihat lemah, terus belajar ya

Writer mas_er
mas_er at Kisah yang Tak Perlu disebut Kenangan (2 years 33 weeks ago)
80

Mungkin dulu kita pernah menyapa. But anyway, diksi sederhana mudah dipahami dan maknanya memang dalam.

Keep writing.

Terimakasih sudah meninggalkan jejak disini

100

Ech ... kamana bae nech ?
Syukurlah dah pulang ke k.com

Sipsip!

Jualan online Suhu... hihi
Pengen self publishing, ada ide ngga dimana yang recomended?