The Nomad : Hero of Chaos (part. 3)

====================
Melanjutkan cerita sebelumnya, The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) akan menyuguhkan aksi laga yang menegangkan. Jadi baca sampai habis...
Kritik dan saran yang membangun di izinkan.
====================

PART 3

Berbaris rapi pasukan berkuda itu. Dibawah komando jendral Taka, mereka berpatroli malam ini. Berbekal senjata lengkap serta baju zirah dari besi khas kerajaan, mereka berjalan beriringan.

Dibawah cahaya bulan sabit malam ini, tidak terlalu terang. Obor api dinyalakan untuk menerangi.

"Tuan, untuk apa kita berpatroli dihutan ini?" Tanya Gansi, bawahan Jendral Taka.

"Aku curiga, hutan ini menjadi sarang pelarian warga yang diusir." Jelas jendral Taka.

"Begitu..."

Setelah berjalan agak masuk ke hutan, mereka berhenti sejenak. Para pasukan Jendral Taka turun dari kuda dan melihat keadaan sekitar. Tak ada tanda-tanda kehidupan disana, yang ada hanya hewan malam yang tengah bernyanyi riang.

Seorang prajurit berjalan perlahan menuju jendral Taka setelah selesai melihat keadaan sekitar, ia ingin melapor. Segera setelah sampai ia melapor pada jendral Taka yang masih di atas kuda.

"Lapor jendral, tempat ini am..." belum sampai ia menyelesaikan kata-katanya, ia ambruk. Hal itu membuat pasukan serta jendral Taka kaget bukan kepalang. Ternyata sebuah busur panahan telah menancap di punggung prajurit itu.

Serang...!!! Terdengar teriakan begitu keras dari berbagai sisi pasukan jendral Taka. Segerombolan orang berlarian mengepung pasukan jendral Taka dan menyerangnya. Pasukan jendral Taka kalang kabut mendapat serangan mendadak itu.

Ternyata segerombolan orang itu adalah pasukan desa Hifran yang dipimpin oleh Sura. Terjadilah bentrok saat itu juga, pasukan Kerajaan melawan pasukan Desa Hifran.

Suara pedang beradu ditambah teriakan kesakitan membuat suasana semakin mencekam. Darah dari kedua pasukan berceceran. Potongan-potongan tubuh manusia tergeletak dimana-mana.

Pasukan jendral Taka yang sudah terlatih, mampu memukul mundur pasukan desa Hifran. Namun hal itu tak membuat pasukan desa Hifran menyerah begitu saja, mereka terus menyerang dan menyerang.

"Sialan ini jebakan!!!" Umpat jendral Taka sembari terus menyerang dan menangkis serangan.

Hiat...!!! sebuah pedang katana dengan cepat memenggal kepala prajurit jendral Taka. Itu adalah Sura serta disampingnya adalah Gomba. Gomba bertarung dengan sangat lincah, kedua pedangnya diayunkan dengan lihainya.

"Itu pemimpinnya!!" Teriak Gomba sembari menunjuk ke arah jendral Taka.

"Biar aku serang dia..." Teriak Sura pula. Ia lalu pergi mendekati Jendral Taka.

"Owh... Sura ternyata, mau menyerangku?" Ledek jendral Taka dengan senyuman sinis-nya.

"Diam kau Taka!!! kau telah membunuh Ayah dan Ibuku!!! dasar penghianat!!!" Teriak Sura penuh amarah. Amarah-nya bukan tanpa alasan, kedua orang tuanya telah dibunuh oleh Taka.

"Itu alasanmu membenciku? huahahaha...." Taka tertawa puas melihat amarah Sura. "Lalu mengapa kau tidak menangisi orang tuamu yang bodoh itu dikuburannya..."

"Sialan kau...!!!" Sura menyerang jendral Taka begitu cepat. Namun semua serangannya dapat di tangkis dengan mudahnya oleh Taka.

Sura yang sudah tak terkendali, menyerang Taka dengan sangat brutal. Namun, lagi-lagi serangan Sura dapat ditangkis dengan mudahnya.

"Hanya itu kemampuanmu? bagaimana kalau dengan ini!!!" Jendral Taka menyerang balik dengan gesitnya, tubuh dempal besarnya mampu mengayunkan pedang dengan sangat kuat. Sura kuwalahan mendapat serangan Jendral Taka, ia hanya mampu menangkis dan terus terpukul mundur.

"Bagaimana hah!!!???" Jendral Taka terus menyerang dengan cepat nan kuat. "Hia!!!" Jendral Taka mengayunkan pedang besarnya lebih kuat dari sebelumnya, hingga membuat Sura terpental jauh. Jendral Taka segera mendekati Sura. Dengan senyuman jahat diwajahnya, ia begitu yakin akan menang.

"Kau kalah Sura..." Tatapan tajam jendral Taka membuat siapa saja takut melihatnya. Sementara itu Sura hanya terbaring lemas tak berdaya. Tubuhnya terasa sakit setelah terhempas begitu kerasnya. Kini ia hanya bisa berpasrah diri, sambil menatap wajah jendral Taka serta para pasukannya yang tinggal sedikit.

"Matilah kau!!! hiaaaaa!!!" Jendral Taka mengacungkan tinggi-tinggi pedangnya hendak menusuk tubuh Sura. Namun, Sebuah pedang menangkisnya membuat kaget jendral Taka.

"Sang pengembara, Gomba yang hebat!!!" Teriak Gomba penuh semangat, "Lawanmu sekarang adalah aku..."

Tanpa basa-basi, jendral Taka menyerang Gomba dengan brutal. Gomba segera menangkis dan tersenyum bangga. Serangan pedang besar Jendral Taka mampu ditangkis dengan mudah oleh Gomba.

"Hah sialan, kuat juga bocah ini!!!" Umpat jendral Taka, "Bagaimana kalau serangan ini...!!??" Jendral Taka memasang kuda-kuda. Nampaknya jendral Taka segera mengakhiri pertarungan ini dengan jurus terbaiknya. "Rasakan ini bocah!!! Super Sword!!!" Jendral Taka mengayunkan pedang besarnya yang bercahaya warna biru itu kepada Gomba. Gomba yang kaget segera menangkis dengan kedua pedangnya. Duarrr!!! terjadi sebuah ledakan besar dari serangan itu. Kedua pasukan yang sedari tadi bertarung terkaget mendengar ledakan itu.

"Mati kau Pengembara!!! hahahaha..." Kata jendral Taka diselingi tawa jahatnya. Sementara itu para pasukan segera menyerang musuh-musuhnya lagi.

Sura hanya bisa diam melihat kejadian itu. Ia tak dapat melakukan apa-apa. Namun, terdengar suara dari balik debu ledakan tadi.

"Hanya itu...??"

======================
Bersambung... nantikan kisah selanjutnya ya....
======================

Read previous post:  
8
points
(852 words) posted by Suwoko 2 years 41 weeks ago
40
Tags: Cerita | Cerita Bersambung | petualangan | fantasi aksi
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Suwoko
Suwoko at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (1 year 30 weeks ago)

Oke sobat, yang mau baca kelanjutan kisah ini, bisa buka akun wattpad saya. Link : http://wattpad.com/user/suwoko01

Writer budi11
budi11 at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (1 year 45 weeks ago)
70

Seperti cerita pendekar di jaman majapahit ya

_______________________________________________
Pusat jual beli patung manekin jakarta sekarang bisa dilihat langsung secara online

Writer jojon00
jojon00 at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (2 years 4 weeks ago)

novel yang menceritakan kerajaan seperti ini yang gw suka

___________________________
Jual saldo paypal atau paypal balance bergaransi 100% legal dan safe, isi saldo anda lewat Dompetvirtual.com

Writer avangers
avangers at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (2 years 12 weeks ago)

Lumanya bagus cerpennya bro, lanjutkan karyamu

___________________________________
Cincin Kawin Berlian | Jual Printer Id Card

Writer Suwoko
Suwoko at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (2 years 8 weeks ago)

Terimakasih...
nanti saya akan lanjutkan lagi...

Writer samuel33
samuel33 at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (2 years 13 weeks ago)

Benar-benar cerita yang menegangkan sob, seru banget ceritanya

_________________________
Manekin Setengah Badan |Beli Mikroskop Binokuler

Writer Suwoko
Suwoko at The Nomad : Hero of Chaos (part. 3) (2 years 8 weeks ago)

Makasih...