Pohon Jambu Liar

ingatkah kau dengan pohon jambu liar
yang tumbuh di halaman sekolah,
yang buahnya kita petik saat libur kenaikan kelas?
adakalanya aku ingin kembali
pada masa-masa itu,
mengulang segala hal yang lebih sederhana
dari yang mampu dibisikkan angin
pada gemerincing lonceng di depan gereja
pinggiran kota.

kadang, jika dipikirkan lagi
masa lalu itu terasa sendu,
seolah kita hidup di dunia yang
hanya memantulkan warna sepia,
seperti potrait tua yang kita simpan
di buku harian masing-masing—
meski aku sudah lama menghilangkannya
bersama seluruh kenang yang tercatat
di lembar yang kauberi.

pohon jambu itu kini tampak tua
dan aku tak pernah mendatanginya lagi,
apalagi memanjatnya,
memikirkan ulat bulu
yang menempel di rantingnya saja
aku sudah geli—
padahal dulu kita jadikan mainan, ya?
aku membayangkanmu berkelakar.

ia masih juga liar
setelah tahun-tahun yang kita lewati,
juga hari-hari yang kita jelang sendiri.
tapi mungkin tidak,
dalam relung hatinya yang terdalam,
ia pernah merasa kita miliki?

Minggu, 9 Oktober 2016
—mendung, habis hujan.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer milisi
milisi at Pohon Jambu Liar (2 years 38 weeks ago)
60

hmmm agak agak syahdu dan gimana gitu,..