SPARKLING EYES

SPARKLING EYES

PROLOG

 

Have you ever looked into someone’s eyes, and for a split seconds you felt as if you were lost in some kind of time travel machine? It brought you to far distance in the future, yet it threw you back to an unknown past, as if you have known her forever. Today, i found those eyes. Those innocent and sparkly eyes that stare into mine, and suddenly everything frozen and i was thrown back and forth into a distant space and time. As if it was lasted forever. Long enough for me to realize all the heavy burden on my back when i looked into our future....

 

.............................

 

Lampu panggung perlahan padam, musik pun telah berhenti, namun Inoo Kei tahu pasti otak dan matanya tak berhenti mencari sosok itu di tengah kerumunan manusia di sudut kiri panggung. Gadis berambut ash bergelombang. Sepasang mata monolidnya memiliki daya magis. Ia mampu menghentikan waktu pada dunia Kei, membuat semua seolah berhenti bergerak. Kau tahu kan, seperti di film romansa itu, ketika dunia seperti berhenti dari segala kesibukannya. Tak ada suara. Hanya irama detak jantungnya yang terdengar seperti berlarian. Kei menyadari di tengah kakinya yang seperti mati rasa.

Pasti mukaku bodoh banget.

 Ya, ia menyadari mulutnya setengah terbuka, seperti ikan susah bernapas. Gadis itu tidak berpaling selama beberapa detik mata mereka saling bertatapan. Bibir tipisnya menyunggingkan senyuman lebar. Dan Kei merasa dapat melihat bintang-bintang kecil menari. Ya ampun, aku ini cheesy banget, geleng Kei setelah menyadari otaknya tak hanya sedang memikirkan keberadaan gadis itu, tapi tanpa disadarinya telah mengarang sebuah narasi norak tentang orang yang jatuh hati pada pandangan pertama.

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post