Bicara Cinta

Hampir tiga tahun dijalani, tetapi aku dan kamu tetap diam ditempat.

Tidak maju dan tidak mundur, tetap.

Entah karena kita tidak pernah saling bicara, atau karena kita memang tidak ingin saling membahasnya.

Mungkin saja aku yang takut, atau aku kurang percaya diri dengan keyakinanku akan apa yang aku rasa.

Ya, memang... Mungkin semua karena aku yang terus memendam tanpa berani bicara.

Aku menangis ketika kamu mengecewakanku, sedangkan kamu sendiri tidak pernah sadar aku kecewa karenamu.

Aku tersenyum bahagia hanya karena kita menghabiskan waktu bicara berdua, walaupun itu soal apa yang kita kerjakan bersama.

Aku gundah ketika kamu terlihat tidak baik-baik saja, ketika kamu sakit, ketika kamu tidak berdaya.

Aku berusaha menjadi orang yang selalu mendukung apa pun keputusan terbaik yang kamu ambil.

Aku berupaya memenuhi apa yang kamu butuhkan selama itu di dalam batas wajar untuk membuat kamu nyaman.

Selalu ada namamu dalam doa-doaku.

Selalu ada kamu dalam mimpi-mimpiku.

Haruskah aku memulainya?

Haruskah kita bicara CINTA meski aku dan kamu tidak pernah ingin membahasnya?

CINTA.... itu kah yang aku dan kamu rasa? ataukah hanya aku saja??

Read previous post:  
Read next post:  
Writer niNEFOur
niNEFOur at Bicara Cinta (16 weeks 4 days ago)
100

Dan saya mengingat cerita lama, persis seperti ini..
Yang pada akhirnya saya ikhlaskan.
Kita bicara cinta, tapi hanya tentang cintaku saja,
karna memang hanya aku saja
Sedih memang T_T

Btw, penyampaiannya nice sekali, untuk saya yg pernah mengalaminya, cerita ini sudah mencangkup seluruhnya
wkwkwkwk :v

Writer greensasa
greensasa at Bicara Cinta (15 weeks 6 days ago)

terima kasih....
akhirnya memang harus diikhlaskan jika tidak bisa bersama...

Writer niNEFOur
niNEFOur at Bicara Cinta (15 weeks 5 days ago)

yap..