Aku, Setanku, Malaikatku 2

Aku manusia, setanku adalah orang yang membenciku dan malaikatku adalah orang yang menyayangiku.

Aku belajar menulis dan setanku berkata:"Pura-pura belajar, menulis buat menghina."

Lalu, malaikatku berkata:"Bukalah surat Yunus:61."

Aku membaca dan mencoba memahami dan aku sedikit paham. Intinya adalah tiada satupun urusan manusia yang berhubungan dengan keadaan fisik dan psikisnya, lahir dan batin, tanpa ia tidak membaca Alquran. Manusia harus membaca Alquran untuk mendapat petunjuk yang baik dan benar (hudan; albaqarah:2) agar tidak salah langkah dalam menghadapi persoalan hidupnya dan menuntunnya pada jalan yang sesat sesesat orang-orang yang membenciku sejak 2013 dan sesesat orang-orang yang menjadi pengantin untuk melakukan bom bunuh diri. Hhm, aku ingin menjadi pengantin tapi bukan pengantin yang itu. Aku ingin menikah dan entah kapan.

Orang-orang yang membenciku menganggapku musuh padahal itu tak perlu. Bahkan mereka pikir aku sedang menghina dengan tulisan. Setan itu ada dua, setan didalam dan setan diluar. Setan didalam ya sudah barang tentu segala hal yang ada di pikiran yang mengarahkan pada perbuatan buruk lagi jahat pada kita dan setan diluar adalah orang yang membenci kita. Dengan kata lain penuh hasad. Penuh hasad berarti dekat dengan perbuatan syarr bukan khair. Setan itu buruk dan jahat (syarr) malaikat itu baik (khair).

Dengan ini dapatlah dipahami bahwa orang-orang yang membenciku penuh kebencian karena itulah mereka jahat.

Lalu, malaikatku berkata:"Bukalah surat Annajm:31-35."

Aku membaca dan mencoba memahami dan sedikit paham. Intinya adalah ayat 31-32, Allah menegaskan bahwa Allah itu membalas setiap perbuatan manusia. Baik dan jahat. Jadi, bila ada yang bersikap buruk atau jahat tak perlulah dibalas. Aku tidak akan membalas orang-orang yang membenciku. Begitu pun dengan kalian, ya. Sikap buruk atau jahat tak perlu dibalas dengan sikap buruk atau jahat pula. Aku berusaha membalas kejahatan mereka yang membenciku dengan kebaikan. Meskipun mereka tetap jahat tapi kebaikan sekecil apapun itu akan dibalas dengan kebaikan oleh Allah. Begitu pun dengan kalian, ya. Kita harus doakan dan upayakan agar sikap buruk dan jahat mereka berubah menjadi baik kepada kita. Kita tak perlu harus bersikap buruk apalagi jahat kepada orang-orang yang membenci kita. Itu namanya merasa diri sudah punya banyak kebaikan dan membuat kita berani melakukan keburukan yang sedikit, kejahatan yang sedikit dan kita akan merasa benar dengan melakukan kejahatan yang sedikit untuk kebaikan yang banyak dan itu hanyalah pembenaran saja. Bukan kebenaran. Bisa saja ketika orang yang kita benci kita anggap sebagai pendosa justru adalah orang yang takwa. Hanya Allah yang tahu. HUWA A'LAMU BIMANITTAQA.

Ayat 33-35 intinya adalah, Allah menegaskan bahwa memberikan kebaikan yang banyak adalah perlu. Sangat penting. Agar orang yang bersikap buruk lagi jahat itu berhenti dan mengubah sikapnya menjadi lebih baik kepada kita. Memberikan kebaikan yang sedikit itu bisa menyimpangkan kita ke arah jalan setan dan enggan berbuat kebaikan kepada yang menjahati kita. Kita menjadi pembenci, pendendam, bahkan bisa jadi menjadi pembunuh yang kejam dan menjadi temannya setan. Balas dengan kebaikan adalah pilihan dan kita tak perlu mengingkari kebenaran bahwa Allah akan membalas setiap kebaikan yang dilakukan meskipun orang itu membalas dengan keburukan dan kejahatan. WAYAJZIYALLADZINA AHSANU BILHUSNA.

Dan dengan sedikit paham aku mengambil kesimpulan bahwa apa yang baik dan benar pada diri manusia adalah penerimaan yang baik atas segala situasi dan kondisi yang dihadapkan kepadanya dengan merespon apapun yang terjadi secara benar. THINK POSITIVE DO POSITIVE.

Aku pun berdoa dan berupaya agar setanku berhenti menganggap apapun yang kulakukan untuk menghina, agar setanku berhenti menghasut banyak orang untuk membenciku, mengadu-dombaku, memfitnahku, dan lain-lain.

Aku tak perlu mengatainya bajingan cabul, pengintip, tidak tahu norma, psikopat, maniak, dan sebagainya.

Mereka adalah penjahat yang tidak mau disebut penjahat. Dan itulah fakta bahwa penjahat pun tak ingin disebut penjahat. Jadi, aku menyebutnya orang bodoh. Orang yang bodoh yang hanya karena kebenciannya yang tak terarah menjadikannya berani melanggar norma asusila dan lain sebagainya. Mereka memfitnah homo atau gay, penghina, pedofil, tidak mau kerja, pemalas, dan lain sebagainya padahal itu skenario jahat mereka. Ya, Allah sadarkanlah mereka untuk tidak lagi menjahatiku.

Lalu malaikatku berkata:"Bukalah Alimran:61. Jika setan pengintipmu yang menguntit bertahun-tahun itu tetap mengganggumu dan menganggap perbuatan mengintip itu bukan perbuatan dosa dan lain-lain tindakan hasut, fitnah, adu-domba untuk menyudutkan dan menjatuhkan juga tidak dosa dan tetap bersikeras bahwa itu adalah perbuatan baik maka ajaklah untuk membaca Alimran:61. FANAJ'AL LA'NATILLAHI 'ALALKADZIBIN."

Aku ini tidak pernah debat-debat agama, tidak nimbrung di politik, bukan lulusan sekolah tinggi, bukan orang jahat dan belum jadi orang yang sangaaaaaaaaat baik. Jadi, kumohon pergilah setan pengganggu. Sejak 2013 engkau mengganggu dan seharusnya kau dan teman-teman setanmu sudah bosan mengganguku.

Lalu aku membaca buku SMP tahun 1995, entah punya siapa, buku piwulang basa, SMP kelas satu cawu satu halaman 12

PUCUNG

Ngelmu iku, kalakone kanthi laku,

lekase lawan kas,

tegese kas nyantosani,

setya budya pangekese dur angkara,

WEDHATAMA; KGPAA MANGKUNEGARA IV

Lalu halaman 27,

TRILOGI

Geguritanku dak susupi tema

nyambut gawe kang murakabi

Sesirahe prasaja bae

trilogi nyambut gawe

Wondene cengkorongane

nyambut gawe aja lali dongane

nyambut gawe nganti tekan rampunge

Khanti sesanti

wani miwiti kudu wani mungkasi

wose gumregut tansah

ora wegah ora setengah-setengah

manawa ginawe variasi

tumuli dipasang notasi

banjur bisa muni kasebut ing ngisor iki

nyambut gawe

aja lali dongane

padha udur bisa dadi kojur

nyambut gawe

kudu seneng atine

pada jujur bisa dadi makmur

ayo kanca

urip prasaja

ngamanake tepa slira

kanggo warga mitra lan sasama

nyambut gawe

nganti tekan rampunge

pada syukur bisa dadi luhur

geguritanku kaya wong omong-omong mlaku

ora ana kang winadi kabeh wong bisa ngreti

PUSTAKA CANDRA EDISI 86

 

Aku membaca dan mencoba memahami sedikit dan paham sangat sedikit. Sangaaaaaat sedikiiiiiiiiit.

Nyambut gawe aja lali dongane.

Bekerja atau berbuat jangan lupa berdoa.

Setiap perbuatan yang tidak ada doanya berarti perbuatan setan. Misalnya:

-Mengintip, tidak ada doa sebelum mengintip.

-Memfitnah, tidak ada doa sebelum memfitnah.

-Merusak hidup orang, tidak ada doa merusak hidup orang.

-Dan lain sebagainya.

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post