CERMIN HATI 2

"Di atas langit ada langit, penyihir yang baik." Kataku padanya.

"Anak manis yang baik hati. Kau polos sekali. Inilah kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan penuh dusta dan tipu daya!!!! Ahahahahahahahahahahaha!! Ahahahahahahahahaha!!" Kata  perempuan penyihir dan tertawa menyeringai. Yang tadinya seperti penyihir di film Narnia yang berambut putih dan agak cantik seketika berubah menyeramkan. Penyihir itu tertawa dengan keras membuat seisi hutan bergetar. Getaran suara yang menakutkan. Penyihir itu berubah setengah monster. Lalu setelah itu tiba-tiba menangis dan berubah menjadi seperti seorang putri yang cantik nan anggun. Menangislah ia tersedu-sedu menjelma gadis kecil. Ya, seperti seorang anak kecil yang menangisi sesuatu yang enggan diceritakan kepada oranglain.

"Kau pikir aku penyihir jahat, ya?" Kata gadis kecil perempuan jelmaan penyihir itu. Tangisnya terhenti dan ia menghapus airmatanya. Tersenyum.

"Ya. Kau penyihir jahat yang mengubahku menjadi kelinci." Kataku.

"Aku ini penyihir yang baik. Aku tidak suka melihat pertumpahan darah. Singa itu suka mengoyak-ngoyak makanannya. Darahnya kemana-mana. Lalu aku menghipnotisnya agar menjadi herbivora. Lalu singa itu menjadi singa yang baik yang memakan rumput. Rupanya semua singa menjadi mati. Tinggal satu dan kau membuatnya mati. Singa kurus yang tidak makan berhari-hari ketika melihatmu hipnotisku pudar dan ia sadar kalau ia karnivora. Beruang kurus itu juga. Srigala itu juga. The last one. And you kill them all." Kata penyihir itu.

"O, shit. Kau penyihir baik? Itu sangat jahat." Kataku.

Lalu penyihir itu berubah menjadi monster menakutkan seperti lycan.

"Ahahahahahahahaaaa rrrrghh auuuuuu auuuuuuuu. Kau pikir kau anak baik!!!!! Hahahahahahaha. Kau dan si kura-kura dan si monyet adalah anak-anak keji!!!! Ahahahahahahahahaha. Auuuuuuuuu auuuuuuuuuu." Katanya monster jahat jelmaan penyihir.

Kedua temanku tertawa terbahak dan aku juga ikut terbahak. Tertawa semakin lama dan terpingkal-pingkal.

Penyihir itu berubah lagi jadi gadis kecil yang cantik dan anggun sangat menawan.

"Kalian adalah anak yang kejam. tak berbelas kasih. Kalian tertawa bahagia sementara si singa, si beruang dan si srigala meregang nyawa didepan kalian. Dasar, kalian anak-anak yang sangat jahat. Manusia dibedakan dari binatang oleh sebab nurani yang dimilikinya, oleh sebab kasih sayang yang dimilikinya terhadap sesama mahluk Tuhan. Kalian jahat. Seharusnya kalian menolong singa lapar itu, beruang lapar itu, srigala lapar itu. Kalian jahat. Sangat jahat. Anak-anak jahat." Kata gadis kecil jelmaan penyihir itu sambil menangis tersedu.

Kedua temanku ikut menangis dan aku juga ikut menangis. Kami mendekati bangkai singa baik, bangkai beruang baik dan bangkai srigala baik yang badannya rusak akibat ulahnya sendiri itu.

"Bangun... Bangun.... Singa baik pemakan rumput, maafkan aku. Beruang pemakan rumput maafkan aku. Srigala pemakan rumput maafkan aku. Huhuhu huhuhu." Kataku menangis dan kedua temanku ikut terus menangis.

"Kalian lebih jahat dari binatang!!!!" Kata penyihir yang berubah-ubah bentuk.

Kami berhenti menangis dan diam melihat penyihir itu.

"Kau salah paham. Kami ini baik. Kau yang membuat kami melakukan itu tanpa kami sadari. Kau baik dan kami juga baik. Pulangkan kami ke rumah kami masing-masing. Kau, kan.... Penyihir yang baik." Kata temanku yang tadinya berwujud kura-kura.

"Baiklah. Kalian memang anak yang baik." Kata penyihir baik.

Dan tersebutlah di masa kemudian seekor kura-kura dengan julukan. King of the jungle. Turtle, the king of the jungle. Dan penyihir menambahkan taring di moncong kura-kura. Satu temanku enggan pulang dan menjadi king of the jungle sampai matinya. Dan cerita tentang king of the jungle berikutnya ternyata seekor kelinci. Hingga datanglah singa baru dari hutan lain. Simba singa yang baik.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at CERMIN HATI 2 (11 weeks 3 days ago)

INI TIDAK SAMA DENGAN SOAL PENGENALAN EMOSI PADA ANAK-ANAK, TENTANG RABBIT HOLE DALAM BAHASAN YANG LAIN.
kenapa menggunakan kelinci untuk cerita ini?
kelinci itu suka membuat jalan gali sana-sini dan itula maksudnya rabbit hole dalam pengertian menacri dan membuat semua hal terkoneksi dengan lubang galiannya. melambangkan pikiran anak-anak yang sulit dipahami. Emosi anak-anak yang sulit dipahami. Dsb.
Jadi kesan-kemarinya si kelinci membuat galian terowongan kesan dan kesini kemana dia suka dan semua galian terowongannya terhubung. Mengerti kan maksudnya tentang jalan pikiran dan emosi anak-anak?!
Maksudnya kesitu. Dan peran orang yang lebih dewasa adalah mengenalkan emosi-emosi itu dan pengontrolannya semenjak dini.
HADUH, KEPANJANGAN INI KOMEN SENDIRI JELASIN TAPI GA JELAS. hahahahahahahahaha

Writer nusantara
nusantara at CERMIN HATI 2 (11 weeks 3 days ago)

AMIN.
SEMOGA TERKABUL. TIDAK ADA LAGI FITNAH MENYANGKUT ISU AGAMA DAN LAIN-LAIN.

Writer nusantara
nusantara at CERMIN HATI 2 (11 weeks 3 days ago)

elu semua orang baik?
berkaca diri rajin-rajin, who am i? melihat dirimu sendiri ketika marah, ketika sedih, ketika bahagia.
akui saja bahwa kita semua terkadang tak sadar menjahati orang akibat prasangka dan amarah yang tak dikontrol dengan baik.
Kau jahati aku dengan kameramu yang sembunyi-sembunyi dan kau meras tetap menjadi orang baik, wahai pendengkiku?
hehehehehehehehe lucu.
Udah lah akui sudah jahat.
ATAU MUNGKIN CUMA PERASAAN DIKUNTIT-KUNTIT SAJA . SEMOGA.
DAN AKU HIDUP NORMAL TANPA STIGMA MACAM-MACAM YANG DISEMATKAN UNTUK MEMBUNUH KARAKTERKU.
AMIN. READ THIS AND HIDUPLAH NORMAL DENGAN TIDAK MENGGANGGU KEHIDUPANKU LAGI.

Writer nusantara
nusantara at CERMIN HATI 2 (11 weeks 3 days ago)

ini sebenernya terinspirasi dari film prisoner, yang hugh jackman jadi jahat menyiksa anak korban penculikan. Ya, berkaca diri maksudnya gitu ke semua manusia.
Kata-kata si penculik anak psikopat waktu scene mau akhir ke tokoh ayah yang anaknya diculik jadi dimasukin ke penyihir di tokoh dalam cerita ini.