ADA YANG NANGIS

Aku belum pernah melihat ada anak perempuan menangis di kelas ketika sekolah dasar. Lalu, aku melihatnya menangis. Bukan sekali. Sangat sering. Itu sangat aneh bagiku waktu itu. Sendiri sesenggukan. Itulah Sri Mardianah. Mungkin dia terlalu cepat dewasa dan suka kakak kelas dan sakit hati. Padahalkan usia remaja hanya cinta monyet. Cinta-cintaan yang hanya sekedar mengenali perasaan suka terhadap lawan jenis yang dialami semua anak remaja. Dan dia harus menguras emosinya gara-gara itu. Selalu ada saja waktu untuk menangis, itulah Sri Mardianah.

Aku tidak terlalu girly sebenarnya, tapi sedikit memiliki keinginan untuk mengetahui perasaan perempuan.

Aku juga menyukai adik kelas waktu aku kelas dua. Namanya Imas Masitoh. Aku hanya sering memandanginya dari jauh. Kak Nasruloh suka sama Imas masitoh dan Imas Masitoh menolaknya karena dia menyukaiku. Cinta remaja bukanlah cinta karena itu hanya kewajaran yang dialami setiap anak remaja pada usia tersebut. Itu hal yang alamiah sekali.

Sri Mardianah adalah anak perempuan yang paling sering kulihat menangis. Aku sering memerhatikannya diam-diam. Tidak ada yang tahu. Mungkin dia juga tidak tahu.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post