Perenung Lendir

Malam merupakan kawan terbaik buat si perenung. Keheningan yang ditawarkan seakan menjadi candu bagi para perenung untuk berpikir. Kejadian yang telah lama terjadi, yang baru saja terjadi, juga yang akan terjadi. Seakan semua bercampur menjadi satu dan lama – kelamaan pikiran – pikiran tersebut menjadi bumerang yang menghantam kepala mereka dengan keras dan membuyarkan lamunan.

Malam yang semakin gelap justru bagi mereka bagaikan pasar malam namun tanpa penerangan. Meraba-raba tak jelas arah mencari pintu keluar dari keadaan yang penuh sesak. Degup jantung yang semakin kencang seakan menjadi pemacu bagi mereka untuk keluar dari kepanikan. Sayangnya, tak semua tidakan yang diambil adalah tindakan yang benar.

……………………………………………………………….

Malam ini mata nya tak ingin terpejam. Teringat akan petualangan nafsu nya di tempat panti pijat yang menawarkan kenikmatan sesaat. Pijatan xiao tung, tawa renyah adis, goyangan pinggul rini, ciuman lulu dan masih banyak lagi wanita lain. Bukannya dia tidak puas dengan istri nya yang saat ini sedang terbaring pulas di sampingnya, hanya saja, nafsu seks yang berlebihan telah menjerumuskan nya kedalam jurang dan entah kapan ia bisa keluar walau dengan merangkak.

Semua ini bermulai dari beberapa bulan sejak ia akan menikah. Calon istri nya saat itu memintanya agar menghentikan perilaku seks bebas mereka beberapa bulan dari tanggal pernikahan. Ia sudah protes dan hasilnya mentah. Awalnya ia berhasil menahan gejolak darahnya selama beberapa bulan pertama. Namun lama – kelamaan nafsu itu semakin tak terbendung dan pertahanannya pun runtuh.

Sialnya, ia bekerja dia perusahaan dimana bisnis esek – esek adalah hal biasa. Ia menjadi semakin mengenal dunia malam. Dari coba – coba sambil diantar teman sekantor, sampai jalan sendirian bermodal info dari forum esek – esek. Tak bisa dibilang sedikit uang yang sudah ia keluarkan untuk ini. Wanita penjaja seks tingkat high class pun pernah dicicipinya. Namun, tak satu pun dari mereka yang bisa memuaskan kebutuhan seksnya.

Sebenarnya ia sadar bahwa tak satupun dari wanita tersebut bisa memuaskannya. Kemaluan yang sulit berdiri saat menghadapi wanita – wanita in menjadi tolak ukur. Kalaupun sampai berdiri, itu juga tidak bisa lama. Hanya istrinya lah yang sanggup membuat kemaluannya berdiri tegak seperti prajurit sedang kedatangan inspeksi dari presiden. Sudah berkali – kali ia mencoba untuk menipu dirinya sendiri untuk mempercayai bahwa yang ia rasakan dengan wanita – wanita itu adalah asli, ada persanaan yang terlibat didalamnya dan bukan hanya bunyi ranjang berderak dengan lenguhan – lenguhan kecil saja yang asli. Namun hal ini tidak pernah berhasil. Selalu tidak bisa ia mempertahankan kejantanannya.

Tak ada yang sanggup membendung hasrat sekualnya. Tipisnya iman, masih ada nya batasan dari sang istri untuk jumlah bercinta setiap hari, hasrat sang istri yang tampaknya kian hari kian menurun makin tidak membantu. Yang ada, keadaan ini semakin membuatnya hanyut dalam sungai lendir yang tak berujung. Dalam kegelapan, kedua matanya menumpahkan air dan isak tertahan agar istrinya tak terbangun.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at Perenung Lendir (5 days 21 hours ago)
70

bagus penceritaannya namun belum ada sisipan tentang penjelasan yang betul-betul jelas tentang hal-hal yang sifatnya edukatif di sela-sela cerita.
hehehe
ya gitu maksudnya....
saya baca sebentar dan sedikit menangkap apa tujuan dari cerita semodel ini ditulis dan disuguhkan kepada pembaca.

Writer Kuro_kaze@akiba
Kuro_kaze@akiba at Perenung Lendir (2 weeks 2 days ago)
70

Ini pengalaman pertama saya dalam membaca karya yang berani di web ini. Well, selalu ada yang pertama untuk setiap hal di dunia ini bukan?
Karakter dalam cerita ini terasa sangat real, rasanya seperti pengalaman seseorang yang nyata. Di luaran sana, pasti ada orang yang memiliki cerita yang sama.
This is good.
Koreksinya, mungkin karena terburu-buru jadi ada beberapa tempat yang penulisannya typo. Pengecekan ulang mungkin dapat membantu.
Salam kenal kak.
Love xoxo