hunTlet02

"Aku dimana?" Ina bertanya pada kegelapan saat ia siuman.

"Apakah ada seseorang disini?" Katanya lagi.

"Halo, ada seseorang disini?" Katanya lagi bertanya dalam kegelapan yang amat sangat.

Terdengarlah alunan merdu biola dan ia diam mendengarkan sebab hanya suara alunan merdu itu yang menjawab. Beberapa menit saja dan berganti suara seorang lelaki yang entah siapa.

"Hai, nona cantik. Sudah siuman rupanya." Sapanya.

"Apakah kau malaikat? Apakah aku sudah mati?" Tanya Ina.

"Kau masih hidup, nona." Jawabnya.

"Syukurlah, terimakasih sudah menyelamatkan aku." Katanya Ina.

"Waktu kita tak banyak. Langsung jawab dengan cepat setiap pertanyaanku." Kata suara lelaki itu.

"Aku dimana?" Tanyanya lagi dan suara lelaki itu tak terdengar lagi.

Tiba-tiba terdengar suara letusan tembakan dan tubuh seseorang terdengar jatuh menghantam meja dan terdengar jatuh dengan keras. Ina tak tahu apa yang terjadi dan hanya berteriak saja dan pingsan lagi.

"Aku dimana?" Ina bertanya pada kegelapan saat ia siuman.

"Apakah ada seseorang disini?" Katanya lagi.

"Halo, ada seseorang disini?" Katanya lagi dalam kegelapan yang amat sangat.

Terdengarlah alunan piano yang indah dan ia diam mendengarkan sebab hanya suara indah denting piano itu yang menjawab. Beberapa menit saja dan berganti suara seorang perempuan yang entah siapa.

"Hai, nona cantik. Sudah siuman rupanya." Sapanya.

"Apakah kau malaikat? Apakah aku sudah mati?" Tanya Ina.

"Kau masih hidup, nona." Jawabnya.

"Syukurlah, terimakasih sudah menyelamatkan aku." Katanya Ina.

"Waktu kita tak banyak. Langsung jawab dengan cepat setiap pertanyaanku." Kata suara perempun itu.

"Aku dimana?" Tanyanya lagi dan suara perempuan itu langsung bertanya dengan lembut.

"Kapan terakhir kali kau bercermin?" Tanya perempuan itu yang entah siapa.

"Di dalam mobil bersama dia yang.... Aku... Tidak mungkin... Dia.... Kemacetan panjang, ledakan, bising helikopter, dia... Apakah dia meninggal... Ya... Kepalanya pecah..." Ina meneteskan air mata yang tak bisa ia seka sambil sesekali menahan kesedihan.

"Dimana tanganku? Aku ingin menyeka air mataku? Aku tak bisa merasakan tanganku?" Tanya Ina sambil menangis.

"Kau ingat wajahmu bagaimana cantiknya?" Tanya Perempuan itu yang entah siapa.

"Ya.. Ya... Apa yang kau lakukan padaku? Apakah aku di neraka? Kumohon jangan siksa aku?" Kata Ina.

"Kau masih hidup. Kau di dalam pesawat kami. Kami menutup matamu untuk sementara saja. Aku akan membuka kain penutup matamu bila sudah saatnya tiba. Tanganmu sudah tidak ada. Aku akan menjelaskannya nanti..." Kata perempuan yang entah siapa dan tiba-tiba terdengar suara letusan tembakan dan suara perempuan itu tak terdengar lagi dan pukulan diwajah Ina oleh seseorang yang entah siapa membuatnya pingsan lagi.

Saat Ina siuman ia tak lagi melihat kegelapan sebab ada cahaya yang lama-lama semakin jelas.

Suara sorakan dan tepuk tangan mengisi seisi ruangan. Semua menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

"Kalian siapa?" Tanya Ina.

"Kami anak-anakmu." Kata mereka dengan senyuman yang menyejukkan dan Ina kembali pingsan.

Ina siuman kembali dan dalam kegelapan lagi. Lalu singkat cerita diceritakanlah padanya bahwa ia sudah berada di planet lain. Bumi sudah ditinggalkan. Menjadi planet mati. Singkat cerita Ina menjadi properti alien mirip manusia untuk program bayi tabung. Rahimnya digunakan bayi tabung untuk bayi alien yang mirip manusia.

Diceritakan kepada Ina bahwa perang di bumi terjadi sebab alien mirip manusia lari ke bumi dan dikejar alien jahat dan menyisakan sedikit orang. Ina melihat dirinya dalam wujud mengerikan sebab wajahnya terbakar dan tak utuh dan tangannya hilang sebab  dibuang karena sudah banyak luka yang membusuk dan menyisakan kengerian. Lalu ditolong oleh beberapa alien dan jadi rebutan antar alien. Beberapa alien sempat membuat kesalahan dengtan embriologi mereka yang menyilangkan antar spesies dan Ina menjadi ibu para alien baik untuk melawan alien jahat penyilangan binatang  dan berevolusi. Mereka akan merebut planet bumi dari alien jahat yang wujudnya macam-macam.

Lalu Ina meminta dibuka kain yang menutup matanya. Dan ia melihat dirinya utuh dan masih cantik dan tidak ada lecet. Ina senang rupanya dibohongi tentang semuanya dan tiba-tiba Ina limbung dan pingsan lagi dan bangun lagi dalam kegelapan. Ia mendapati dirinya ada dibawah tanah. Di ruang bawah tanah bersama lelaki yang tak dikenalnya. Ina merasakan seperti mimpi yang panjang dan tidak mengerti harus bagaimana. Bersama lelaki yang tak dikenalnya mereka menaiki tangga menuju ke permukaan dan menghirup udara segar di tengah-tengah bangunan yang kosong. Rupanya hanya mereka berdua saja. Dan mereka menikah dan memiliki anak.

Lalu tiba-tiba ada pesawat aneh mendekati. Rupanya pesawat alien tapi yang keluar dari pesawat itu bukan alien monster tetapi seorang perempuan yang mirip Ina.

Dan ceritanya mereka itu adalah Ina kloning dari Ina Induk yang di pesawat. Rupanya Ina melihat Ina dan mereka bertatapan. Ada 100 Ina disebar di berbagai planet rupanya dan setelah beranak mereka diambil lagi oleh alien.

Program Ina dihentikan dan itu berarti semua Ina harus masuk kapsul untuk ditidurkan untuk selamanya. Tetapi ada satu Ina yang menolak dan memberontak dan berupaya kabur. Dan cerita kabur itulah yang menjadi awal cerita yang heboh dan membuat banyak kelucuan dalam aksi-aksi yang menegangkan.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post