Mencari Teman Hidup

Seperti tidak ada masa depan saja, setiap hari merasa selalu membosankan. Apakah ada yang mengerti kalau aku membutuhkan cinta tulus seorang perempuan yang mengerti keadaanku. Entahlah.

Ekonomi tidak mapan. Banyak yang lebih muda walaupun yang lebih tua juga banyak. Banyak yang lebih ganteng walaupun yang lebih jelek juga banyak. Tak punya penghasilan tetap bahkan cenderung mendekati pengangguran. Banyak yang lebih sixpect walaupun yang lebih gendut juga banyak. Banyak yang lebih mancung walaupun yang lebih pesek juga banyak. Aku tidak tahu apa atau bagaimana pandangan perempuan terhadapku. Aku kurang semangat menjalani hidup tapi juga tak jarang sangat bersemangat. Aku tidak berpendidikan tinggi bahkan cenderung mendekati kurang terpelajar. Tapi tidak urakan. Entah menurut orang lain. Mungkin orang lain akan bilang aku orang yang menyebalkan.

Mau???

Haha. Ibarat produk yang terpajang terlalu lama disudut rak lemari mini market atau bahkan lebih buruk dari itu. Bisa jadi disudut rak toko tua di pasar tradisional sepi pengunjung. Tapi bila kubilang demikian itu terlalu pesimis padahal harus optimis. Terlalu sadis menilai diriku seperti itu oleh diriku sendiri. Bagaimana kata orang?!

Ayolah, hidupku tak seburuk itu. Pastinya.

I'M NOT A MAN IN THE MIDDLE OF DARKNESS WITH NO HOPE WITHOUT A LIGHT.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post