Mungkin Aku Salah

Aduh, begini belajar sendiri di internet. Waktu saya menulis "Bacalah Al'alaq:1-5"; saya mengartikan 'alaq dengan janin/bakal janin; yang tepat itu bakal janin. Membaca Zumar:6; jadi dipelajari lagi.

"Dia menciptakan kamu dari seorang diri (mahluk sel tunggal) kemudian Dia jadikan daripadanya pasangannya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor pasangan yang terpelihara. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian (fase demi fase atau tahap demi tahap penyempurnaan organ-organ) dalam tiga kegelapan. Yang berbuat demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan (kehidupan), Tidak ada Tuhan selain Dia (berikut keterangannya berupa teori-teori kehidupan), maka bagaimana kamu dapat dipalingkan."

Fii zhulumaathin tsalaatsin itu menerangkan tiga tahap pertumbuhan bayi di dalam rahim yang tak bisa dilihat manusia pertumbuhannya. Pembentuka embrio terjadi dalam tiga daerah yang berbeda dalam rahim.

Tahap pre-embrionik di dua setengah minggu pertama, embrionik sampai akhir minggu kedelapan, fetus/janin sampai minggu ke delapan sampai kelahiran.

Tahap pre-embrionik; zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel kemudian menjadi segumpalan sel yang membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya mengatur sendiri untuk membentuk tiga lapisan.

Tahap embrionik; berlangsung lima setengah minggu. Disebut embrio dan pada tahap ini organ serta sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan-lapisan tersebut.

Tahap fetus/janin; sudah menyerupai manusia dengan bentuk wajah, kedua tangan dan kaki, meskipun awalnya 3cm tapi cikal bakal semua organ sudah jelas dan terus berkembang menjadi seluruh organ tubuh sampai masa kelahiran.

*

Taka ada mahluk gagal, Tuhan mencipta dengan sempurna sebab itu disebut Maha Pencipta. Adapun setiap kekurangan yang terjadi bukanlah apa-apa, sebab setiap yang lahir cacat fisik maupun cacat mental (down syndrom) semuanya tercipta atas kasih sayang Tuhan. Kesempurnaan cinta Allah untuk manusia bukan terletak pada kelahiran yang sempurna tanpa cacat melainkan terletak pada setiap kekurangan dan kelebihan yang Allah berikan pada masing-masing orang yang ditujukan agar manusia sesama manusia dapat hidup saling melengkapi dan hidup berkasih-sayang.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at Mungkin Aku Salah (10 weeks 3 days ago)

Allah mengeluarkan kalian dari perut ibu-ibu kalian,
itu juga bisa dimaknai ibu bangsa/ibu pertiwi/motherland,
manusia itu bangsa apapun dia di dalam rahim itu proses pembentukannya sama,
jadi harus melek ilmu juga tentang genetika. saya ini belajar gini bukan mau bikin terjemahan versi sendiri. hehe bukan maksud gitu dan ntar sama profokator dibilang menghina terjemahan depag. nggak begitu lah maksud saya ini

Writer nusantara
nusantara at Mungkin Aku Salah (10 weeks 3 days ago)

Al-an'am itu itu hewan terpelihara bukan binatang ternak, sebab manusia juga memelihara hewan keseluruhan di planet bumi, menjaga ekosistemnya dan populasinya dari kepunahan, bukan hanya hewan yang diternak di pekarangan.
jadi maksudnya itu mahluk sel itu bernyawa dan berkembang dan masuk kategori belum sampai kesadaran manusia.
mungkin begitu.
saya sedang belajar.

Writer nusantara
nusantara at Mungkin Aku Salah (10 weeks 3 days ago)

lesson from Alquran,
itu kan bahasan bologi atau ilmu hayat,
subdisiplin biokimia,fisiologi, biologi seluler, biologi evolusioner,
baca aja di google artikel bologi atau ilmu hayat,hehehe

Writer nusantara
nusantara at Mungkin Aku Salah (10 weeks 3 days ago)

bios itu bahasa Yunani, hayat itu bahasa Alquran yang artinya kehidupan.
logia atau logos itu artinya ilmu. ilmu itu kata dari Alquran yang dipakai di Indonesia, 'ilmun di bahasa Indonesia ilmu.