PERADUAN 3

Ceritanya tak jadi tamat.

*

"Kenapa kau tak mau menyentuhku." Kata perempuan itu.

"Sebab bukan saat yang tepat." Kataku.

"Apa karena aku tidak cantik." Katanya.

"Tidak. Aku tak mau terbawa nafsu jadi lebih baik tidak." Kataku.

"Aku tak enak dilihat?" Katanya.

"Orang beriman memalingkan pandangan dari ketelanjangan." Kataku.

"Jadi, kau orang beriman?" Katanya.

"Tidak begitu. Hanya berusaha agar tak salah mengambil pilihan." Kataku.

"Jadi, orang kafir tak memalingkan pandangan dari ketelanjangan." Katanya.

"Jika aku melihat aurat yang sengaja kau buka itu berarti aku telah kafir. Aku berusaha untuk menghindari kesalahan itu." Kataku.

*

"Kau penyuka sesama jenis, ya?" Kata perempuan itu sambil tertawa.

"Itu hanya kesimpulan orang bodoh. Bahkan terlalu bodoh untuk disebut kesimpulan manusia berakal." Kataku.

"Bagaimana pendapatmu tentang mereka?" Katanya.

"Tentu ada. Di dalam kitab dikisahkan kaum Luth. Itu karena hati mereka berpenyakit. Aku menyukai perempuan." Kataku.

*

Bagaimana bila ada perempuan berkata demikian dan itu membuat risih.

*

"Alquran menjelaskan semua fenomena kehidupan yang ada. Didalamnya ada juga solusi bagi setiap permasalahannya. Dan hanya orang baik yang mampu memahami. sebab orang jahat hanya akan mencari-cari dalil bagi pembenaran  bukan mencari kebenaran." Kataku.

"Aku tak peduli penjelasanmu. Kau terlalu serius." Katanya.

"Setiap orang memilih sikap. Aku juga memilih sikap menghadapimu. Sikapku cukup baik tanpa harus membuatmu tersudut. Kau sebetulnya kurang sopan dengan perbuatanmu itu. Tapi aku tak perlu marah padamu."

*

Tiba-tiba ada perompak atau perampok. Mereka datang bersenjata.

*

Lalu, mereka menculik perempuan itu. Aku ditinggalkan oleh mereka. Mereka tak mengincarku.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post