Bagian I. Fazaha, SP Alternatif: Risky (Mengerjai ABG~!)

Telepon dari Rumah datang berkali-kali ketika Risky sedang bekerja. Risky baru sempat mengecek ponselnya ketika tiba di kos. Ia merasa waswas jadinya karena jumlah panggilan yang banyak. Jangan-jangan ada kejadian yang tidak diinginkan. Ia menelepon balik, hanya untuk mengetahui bahwa semua panggilan itu dibuat oleh adiknya, yang hanya ingin memperdengarkan rengekannya yang khas.

“Kak Iki ….”

“Apa …?”

“Kak Iki kapan pulang?” tanya adiknya lesu.

“Ya, nanti, weekend,” dan ini baru Selasa.

“Bener, ya?”

“Iya.”

“Bener, lo, Kak.”

“Kenapa sih?”

“Mmm ….”

Risky menunggu.

“Tapi Kak Iki beneran pulang, enggak?”

“Hadoh,” desah Risky frustrasi. “Udah, cerita aja, ada apa sih?!”

“Mmm … dia masih marah, Kak,” suara adiknya berbisik. Memang telepon rumah berada di dekat ruang TV, tempat pada waktu begini orang tua mereka sedang bercengkerama.

“Hmmm, kenapa?”

“Enggak tahu.”

“Bukunya dibalikin?”

“Dia bawa.”

“Kalau udah diambil kok masih marah?”

“Ada tanda tangan Kak Iki di bukunya.”

“Oh, iya.” Memang Risky selalu menandatangani buku yang baru dibelinya. “Terus?”

“Dia enggak percaya bukunya dikasih buat dia.”

“Tapi dia ambil?”

“Iya, aku bilang pinjam aja dulu.”

“Kenapa dia enggak percaya?”

“Dikiranya aku ngambil enggak bilang-bilang.”

“Terus?”

“Dia bilang mau ketemu Kak Iki.”

“Kenapa bawa-bawa gue?!”

“Mau mastiin kali bukunya emang buat dia.”

Risky berpikir sejenak, kemudian menyadari bahwa urusan begini tidak semestinya menjadi pikiran. “Ya udah.”

“Bener Kakak pulang, ya, terus ketemu sama dia.”

“Iya, insya Allah.”

Adiknya menutup telepon. Risky mendesah.

Read previous post:  
16
points
(2410 words) posted by d.a.y.e.u.h. 11 weeks 2 days ago
53.3333
Tags: Cerita | Novel | kehidupan | minimalis | pemanasan | slice of life
Read next post:  
100

EH, DAYEUH..
MBA DAYEUH ATAU TEH DAYEUH?
PASWORD SAYA KAN INDONESIA, JADI BIAR GA DIGANTI SAMA ORANG LAIN, CEKIN YA BIAR GA DIGANTI SAMA HACKER,
KAN BISA JADI ORANG LAIN ONLINE TANPA SEPENGETAHUAN SAYA.
nusantara paswoed indonesia itu sudah diketahui banyak orang.
kamu juga bisa buka nusantara, paSswordnya indonesia.

masnya waras? udah ngobrol sama psikolog?

80

Jadi sekarang, sudut pandangnya berasal dari 'kak Iky' ya?
Just step back for awhile Alfian. Hahaha :D
Di bagian kak Iky dan teh Ocha on their 'swift moment' bikin saya deg-degan. Ini termasuk tulisan yang berani karena saya selalu berpikir dua kali untuk membuat tulisan seperti ini.
Please, that's a full compliment for you :)
Yang bikin saya penasaran, judulnya mengarahkan pada satu nama (Fazaha) tetapi sejak tulisan yang pertama dan kedua ini belum ada cerita dengan sudut pandang Fazaha. Saya benar-benar kepo soal Fazaha ini dan bagaimana jalan pikirannya.
Akan saya tunggu terus kelanjutannya.
Keep going! Keep writing!
Love xoxo

hai, terima kasih sudah datang lagi, membaca dan meninggalkan jejak :D
karena sebenarnya bagian ini mau ditulis dari sudut pandang Fazaha. cuma karena saya masih kurang bacaan sementara udah kebelet nulis, jadi takut narasinya jelek, makanya saya tulis dari sudut pandang alternatif--yaitu sudut pandang tokoh lain yang berinteraksi dengan sudut pandang tokoh utama.
terima kasih atas minatmu untuk menunggu kelanjutannya. aku terharu, hiks :')) mudah2an enggak sampai enam tahun lagi, ya, ahaha.

wah, orang pinter komennya beda sama saya...
hehe,
belajar komen mirip gitu deh saya..

Hahaha, saya nggak merasa pintar kak.
Sama-sama masih belajar kok, dan saya merasa masih harus banyak belajar.
Thanks BTW buat compliment-nya, semoga jadi doa dan kembali kepada yang mendoakan :)
Love xoxo

100

panjang sekali ceritanya, nanti lanjut baca lain waktu