Belajar Al-hasyr

1. Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah; dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha bijaksana.

-Apa itu "Maa"?

-Disebutkan dua kali "Maa fissamawati wa maa filardhi". Wa artinya dan; menjadi "apa" dan "apa"; ada dua "apa". Kalimat dalam ayat diawali dengan kata kerja telah "sabbaha" untuk satu "maa" / "apa".

-Saya memahami semesta itu satu kesatuan alam semesta dimana bumi adalah satu bagian dari bagian semesta lainnya. Maka "maa" / "apa" yang di langit dan di bumi adalah membicarakan "satu benda mahluk" yang ada di langit dan di bumi.

-"Maa" itu apa?

-Saya memahaminya ruh alam semesta. Salah atau tidak, ya?

-Di dalam satu kesatuan tubuh kita ada banyak organ dan sistemnya sendiri-sendiri; jantung bertasbih dengan berdetak dan memompa darah, darah bertasbih dengan mengalir naik-turun melewati jantung, hidung bernafas satu-dua tarikan nafas dan paru-paru dengan sistemnya bekerja sedemikian rupa memompa udara menyaring dan menyalurkan dengan cepat input-output oksigen dan karbondioksida. Dan lainnya. Semuanya bekerja sendiri-sendiri dengan sistemnya masing-masing dan ruhnya satu. Di dalam satu kesatuan tubuh itu ruhnya satu.

-Bila dalam satu kesatuan alam semesta itu ruhnya satu seperti satu kesatuan tubuh manusia yang ruhnya juga satu terus apa ada ruh lain sebagai intruders?

-Tapi, fenomena kesurupan menunjukkan bisa ada dua ruh dalam satu tubuh. Bagaimana bisa?

-Dua ruh dalam satu tubuh mengganggu kesadaran. Ruh disini dalam pengertian apa kalau begitu, ya? Ada ruh dalam pengertian nyawa dan ada ruh dalam pengertian ruh penggerak.

-"Maa" itu maksudnya apa ya?

-Setahu saya dengan pengetahuan saya yang sedikit, bahwa sasaran dakwah Rasulullah saw itu ada ahlulqura (penyembah berhala) dan ahlulkitab (nasrani dan yahudi fanatik di jaman itu). Jadi ketika saya membaca ayat ini, saya mencari tahu koneksi dengan ayat lain untuk mendapatkan makna kata "maa" / "apa".

-Saya coba buka At-taghabun:8. Maka berimanlah engkau kepada Allah dan RasulNya dan kepada cahaya (Al-quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Teliti terhadap setiap detail apa yang engkau kerjakan.

-"Maa" itu sementara saya asumsikan nur (Alquran) atau nur ilmu.

-Saya coba buka Asy-syura:52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruh (Al-quran) dengan perintah Kami (dari suatu program). Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah kitab (Al-quran) itu berikut isi kandungannya dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al-quran itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki dari abdi-abdi Kami. Dan sungguh engkau (benar-benar) membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus.

-"Maa" itu sementara saya asumsikan ruh ilmu.

-Saya mencoba buka Ar-rum:56. Dan berkatalah orang-orang yang diberi ilmu dan iman kepada orang-orang yang ingkar: "Sesungguhnya engkau telah berdiam (dalam kubur / stagnan / tidak maju sebab memilih mengingkari dan menolak perubahan ke arah nur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi engkau selalu tidak meyakini(nya)."

-Saya asumsikan sementara bahwa seseorang itu siapa pun dia dalam proses meraih kemantapan iman itu harus tahu ilmu dulu; sehingga iman itu adalah hasil belajar sebab ilmu didapat melalui proses belajar. Dan manusia berjalan dari fase tidak tahu menjadi tahu.

-Saya mengambil kesimpulan bahwa kata "Maa" itu ruh ilmu yang bagaikan cahaya. Yang jarak jangkauannya jauh dihitung dari sumber cahaya yaitu matahari. Ada cahaya yang berjalan di luar angkasa yang belum masuk atmosfer bumi dan ada cahaya yang masuk menembus atmosfer bumi dan itu satu cahaya tetapi cahaya matahari yang masuk atmosfer bumi tidak sama dengan cahaya yang berjalan di luar atmosfer bumi.

-Maksudnya saya untuk perumpamaan ruh cahaya Al-quran itu ya bagaikan itu cahaya dari matahari yang sampai ke bumi.

-Saya coba membuka An-nur:35. (Panjang banget, lihat saja sendiri terjemahnya)

-Apakah cara saya mengkaji begini ini baik untuk saya?

-Sepertinya baik dan itu hal yang positif yang dilakukan oleh orang yang sedang mencari tahu.

*

-SETELAH DIKETAHUI BAHWA KATA "MAA" ITU KEMNUNGKINAN TERBAIK ADALAH BERMAKNA CAHAYA, MAKA SEDIKIT MEMBUKA DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM TENTANG CAHAYA; CAHAYA ITU LEMBUT, CAHAYA ITU HANGAT. BILA INGIN BUKTI MAKA NANTILAH KEDATANGANNYA DI SETIAP WAKTU MENJELANG PAGI. DI PINGGIRAN SAWAH LEBIH BAIK. BISA MERASAKAN SEDIKIT-SEDIKIT SINARNYA MENGUSIR HAWA DINGIN, MENGHAPUS KEGELAPAN MALAM SETAHAP DEMI SETAHAP. BEGITULAH SEHARUSNYA ORANG-ORANG BERIMAN MEMAHAMI KEHARUSAN DIRINYA BERPERILAKU HANGAT, BERTUTUR KATA LEMBUT, MENERANGI SIAPAPUN YANG SEDANG DALAM KEADAAN TERKUNGKUNG GELAP DAN DINGIN. JANGAN SAMPAI ADA YANG HATINYA MEMBEKU KARENA TAK MERASAKAN HANGATNYA CINTA DALAM DEKAP PELUKAN KASIH SAYANG.

-MAKA MENJADI PENTING UNTUK TAHU BAHWA APA YANG DIJELASKAN TENTANG CAHAYA ITU SENDIRI YANG DATANG DARI LUAR ANGKASA ITU DARI SANG MATAHARI ITU YANG JARAKNYA BEGITU JAUH ITU BISA SAMPAI KE BUMI DAN MEMASUKI ATMOSFIR BUMI TANPA MEMBUAT KERUSAKAN. AMATILAH CAHAYA PAGI YANG MENYISIR LANGIT DAN YANG MENYENTUH TANAH BUMI DENGAN KELEMBUTANNYA YANG MEMBUAT ALAM MENGGELIAT UNTUK TUMBUH DAN TERUS BERKEMBANG. BEGITULAH CAHAYA AL-QURAN UNTUK BUDAYA MENGIKUTI PASTI ALAM SINAR CAHAYA.

-ADA CAHAYA YANG MASIH TERLETAK DI KERTAS MUSHAF DAN ITU ADALAH CAHAYA YANG BERSINAR DI LUAR HATI MANUSIA. ALLAH MENGHENDAKI CAHAYA ITU MASUK KE RELUNG HATI SEMUA MANUSIA. MENGHANGATKAN HATI YANG DINGIN ATAU BAHKAN MENGHIDUPKAN HATI YANG MATI. AGAR HATI ITU MENJADI BERTAHTAKAN CAHAYA NURANI DAN BUKAN DENGKI ATU DENDAM. AGAR HATI ITU MEMANTULKAN SINAR ALQURAN KEDALAM PERILAKU-PERILAKU LUHUR MANUSIA SEUTUHNYA. MAKA TIDAK AKAN ADA KATA-KATA KOTOR SEPERTI "KELEDAI CABUL" MENGHAMBUR DARI MULUT-MULUT ORANG-ORANG YANG TERSAKITI.

-BEGITULAH SIKAP BERTASBIHNYA ORANG-ORANG BERIMAN YANG DI HATINYA ADA CAHAYA DARI LUAR DIRINYA YANG DINTERNALISASIKAN. CAHAYA AL-QURAN YANG MENERANGI SELURUH HATI MENGUSIR SEGALA KEBENCIAN DAN KEDENGKIAN YANG SEBELUMNYA SEMPAT MENGISI SELURUH RUANG HATI ITU SEBELUM CAHAYA ALQURAN MEMASUKINYA.

*

2. DIALAH ALLAH (DENGAN CAHAYA ALQURANNYA) YANG TELAH MENGELUARKAN (RASA-RASA EMOSI NEGATIF DAN PIKIRAN NEGATIF ) ORANG-ORANG YANG BERSIKAP NEGATIF (TERHADAP AJARAN ALLAH SWT ITU) DARI (BANGUNAN-BANGUNAN PEMIKIRAN JAHAT) AHLI KITAB DARI TEMPAT NAUNGNYA (IALAH HATI), PADA SAAT PENGENYAHAN (POLA PIKIR NEGATIF) TAHAP PERTAMA. KAMU TIDAK MENYANGKA BAHWA MEREKA AKAN KELUAR DAN MEREKA PUN YAKIN BAHWA BENTENG-BENTENG PERTAHANAN (BANGUNAN-BANGUNAN PEMIKIRAN JAHAT MEREKA) AKAN DAPAT MEMPERTAHANKAN MEREKA DARI MASUKNYA NUR ALQURAN KEDALAM HATI MEREKA (KARENA BAGI MEREKA KETIKA ITU MENGANGGAP MEREKA BENAR DAN ALQURAN ITU MEMBAHAYAKAN PEMIKIRAN MEREKA YANG BAGI MEREKA ADALAH SUATU KEBENARAN DAN ALQURAN BUKAN SUATU KEBENARAN). MAKA ALLAH DATANGKAN (SIKSAAN KEKHAWATIRAN ATAU KETAKUTAN) DI TENTANG APA YANG MEREKA PERTAHANKAN ITU DARI SEGALA PENJURU YANG TAK DISANGKA-SANGKA. DAN ALLAH MENANAMKAN RASA TAKUT KEDALAM HATI MEREKA; SEHINGGA MEREKA MEMUSNAHKAN RUMAH-RUMAH (TEMPAT NAUNG KEBENCIAN DAN KEDENGKIAN; IALAH HATI. TEMPAT NAUNG SEGALA PRASANGKA BURUK DAN PIKIRAN-PIKIRAN JAHAT TENTANG KEBENARAN AL-QURAN; IALAH OTAK) MEREKA DENGAN TANGAN MEREKA SENDIRI (MEMBANGUN ULANG KERANGKA BERPIKIR MEREKA TENTANG WAHYU ALLAH YANG BERNAMA AL-QURAN YANG DIBAWA OLEH NABI MUHAMMAD YANG SEBELUMNYA MEREKA INGKARI) DAN DENGAN BIMBINGAN TANGAN-TANGAN ORANG-ORANG BERIMAN. MAKA AMBILLAH ITU UNTUK MENJADI PELAJARAN (BERHARGA) WAHAI ORANG-ORANG YANG MEMILIKI WAWASAN ILMU.

-INGAT AYAT, IDZAA JAA A AL-HAQ WA ZAHAQA AL-BATHIL. BILA DATANG CAHAYA KEBENARAN DAN KEGELAPAN BATIL PUN HILANG.

-KALAU BAHASANYA R.A. KARTINI, HABIS GELAP TERBITLAH TERANG .

-UNTUK SUAMI-SUAMI ADIK SAYA, SEMOGA MEMBACA INI DAN PAHAM HARUS BAGAIMANA MENDIDIK ISTRI DAN UNTUK ADIK-ADIK SAYA SEMOGA PAHAM DAN TAHU APA YANG HARUS DIAMBIL DALAM BERKEPUTUSAN ALIAS MENGAMBIL KEPUTUSAN, ARTINYA BERSIKAP TERHADAP SUAMI PUN ADALAH BERDASARKAN SUATU KEPUTUSAN DAN ITU HARUS BANYAK PELATIHAN. HARUS BERSIKAP BAGAIMANA ITU KEDUANYA ANTARA SI SUAMI DAN SI ISTRI SUPAYA RUMAH TANGGA DI DALAM CAHAYA ILMU BUKAN DI KEGELAPAN PRASANGKA.

-SI "KELEDAI CABUL" PENGUNTIT SEMPAT TERDENGAR MENGATA-NGATAI BEGINI, "MAA" TEU CAGEUR. ENTAH SIAPA TIDAK TAHU?! SUARA SAMAR DARI KEJAUHAN.

-HAHAHA. BERANI NGUNTIT TAKUT BERDEBAT. SAYA BUKAN TUKANG DEBAT. DAN APAYANG SAYA TULIS INI BUKAN PEMAHAMAN FILSAFAT. APALAGI KALAU ADA YANG BERKOMENTAR TAFSIR FILSAFAT ITU BERARTI ORANG BODOH.

-COBA MENGKAJI PSIKOLOGI AGAMA, ATAU PSIKOLOGI AL-QURAN, JADI HIDUP TENANG.

-SAYA SEDANG BELAJAR, BILA ADA KEKURANGAN ITU KARENA KESALAHAN DALAM BELAJAR DAN KESALAHAN ADA UNTUK DIPERBAIKI.

-DARI AYAT INI DIKETAHUI BAHWA KITA TIDAK BISA MENGUBAH ORANG LAIN TETAPI KITA BISA MEMBANTU ORANG LAIN UNTUK BERUBAH MENJADI LEBIH BAIK. ITU PSIKOLOGI.

-SEPERTI BATU DITETESI AIR SETETES DEMI SETETES MEMBENTUK BATU DENGAN HALUS, PERLAHAN-LAHAN, BEGITULAH SISTEM PENGAJARAN DAN PENDIDIKAN ORANG BERIMAN, BUKAN DENGAN PALU DAN PECAHLAH ITU BATU, MAKSUDNYA ITU. MENGHADAPI ORANG KERAS HATI HARUS DENGAN CARA SEPERTI ITU. SEHINGGA ORANG KERAS HATI ITU MEMBENAHI DIRI MEREKA SENDIRI MENJADI LEMBUT HATI.

-BANYAK RUJUKAN AYATNYA TAPI T5IDAK PERLU DITULIS LAH....

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post