Kisah Pengamen Jalanan Dan Kupu Kupu malam

Pada suatu malam, Kartini tak sengaja menemukan buku harian suaminya. Begitu lama tersembunyi dan disembunyikan. Lalu Kartini membukanya dan membacanya sendirian. Saat ia membaca "KENANGANKU TENTANG BULAN" ia kembali teringat kata-kata suaminya saat berada di bangku taman.

"Tak sesempurna cintaku padanya cintaku untukmu begitu tulus meskipun engkau bukan dia. Kita sama-sama tahu bahwa aku bukan lelaki terbaikmu, kau pun bukan perempuan terbaikku dan kurasa kita memiliki cinta terbaik untuk kita berikan pada diri kita setelah kita satu akhirnya.."

Rupanya perempuan itu ialah Bulan. Perempuan terbaik suaminya yang sudah begitu melekat dalam benak suaminya. Suaminya tak banyak bercerita. Hanya pernah menjelaskan bahwa anak yang Bulan lahirkan pun ia beri nama Bulan. Bulan kecil dibawa oleh kakek dan neneknya dan tak pernah bertemu lagi dengan suaminya itu. Kartini membacanya sampai habis dan ia begitu cemburu dan iri pada Bulan itu. Kata-katanya begitu tulus mengalir dari awal sampai akhir. Kartini berkaca-kaca sembari terus membacanya berulang-ulang.

Kemudian Kartini membaca "MAWAR KUNING AWANG-AWANG", lagi-lagi Kartini merasa cemburu karenanya. Tapi ia masih terus ingin membacanya. Kartini menutup buku harian suaminya sejenak lalu ia membukanya lagi dan membaca "SUATU MALAM DI RUMAH PUTIH", ia baru tahu kalau suaminya itu dahulunya orang kaya, ayahnya sakit-sakitan dan ibunya tak henti bersabar menanti kesembuhan dengan berobat tanpa lelah dan akhirnya Tuhan menjemput ayahnya. Ia baru tahu kalau suaminya itu merasa diri sebagai cecurut sebab merasa diri tak berguna tanpa ada peran berarti bagi kesembuhan ayahnya.

Kartini menutup kembali buku harian suaminya dan menempatkannya di tempat semula. Lalu ia mencoba untuk tidur melupakan apa yang sudah dibacanya itu.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post

SEBENARNYA SAMBIL NGECEK APA CERPEN SAYA ADA YANG NGEDIT TANPA SAYA TAHU ATAU TIDAK.. SEBAB SIAPA PUN BISA MASUK KARENA TAHU PASSWORDNYA INDONESIA..
MAKANYA SAYA AMBIL CERITA DISAMBUNG LAGI DARI AWAL 2009, DARI SEMALAM DI RUMAH KARDUS, WALAUPUN BELAJAR MENULIS SEJAK 2008..

SUATU MALAM DI RUMAH PUTIH ITU DIBIKIN ULANG DENGAN JUDUL CECURUT PUNYA HATI..
SUATU MALAM DI RUMAH PUTIH ITU MAKSUDNYA RUMAHNYA BERCAT PUTIH DAN RUMAH SAKIT JUGA BERCAT PUTIH..

PENGUNTIT DAN PROVOKATOR ITU DULU SEMPAT MEMBUAT FITNAH KALAU SAYA NGAKU-NGAKU NINGRAT PADAHAL ITU CERPEN BUKAN LAGI NGAKU-NGAKU, MALAH SEJAK AWAL ADA FITNAH SAYA MENGHINA PEMULUNG DAN NGAKU-NGAKU PUNYA PERUSAHAAN DAN SOMBONG TENTANG RUMAH DAN NGAKU-NGAKU PUNYA RUMAH GEDEAN.
itu ulah si provokator yang tidak tahu apa itu CERPEN.