Mengingat Masa Awal Bagaimana Semua Peristiwa Penguntitan Terjadi

Setahuku para penguntit itu sejak 2013, menggunakan isu agama dengan mengait-ngaitkan pada semua artikel aliran Isa Bugis dan sejenisnya. Yang membuat heran adalah kehendak hawa nafsu mereka yang mau membuatku menjadi sasaran fitnah mereka. Pada waktu itu ketika ku membaca ngawur blog harta 45 kitabullah wa sunnaturrasul, yogyakarta. Si penguntit ahli fitnah itu yang jelas-jelas mendengki kepada setiap apa pun yang bertuliskan Alquran menurut Sunnah Rasul di internet menjadikanku sasaran fitnahnya.

Yang kutahu mereka mencoba mendiskreditkan habis-habisan di belakangku dan keluargaku juga tak mengetahuinya. Mereka menghina berjamaah dibelakangku. Ngawur blog itu ada kata-kata begini, "sibuk berbuatlah sesuai Alquran menurut Sunnah Rasul.." Dan mereka si pendengki tengik itu marahnya kepadaku dengan menyebar kalimat nyinyir, "ngaku-ngaku hidup sesuai Alquran, ngaku-ngaku menurut Sunnah Rasul." Keluargaku tak mengetahuinya. Tak tahu seburuk apa kata-kata mereka terhadapku dibelakangku. Mereka membangun opini publik yang buruk tentangku dan mencoba membunuh karakterku. Mereka ingin menuangkan tinta hitam di kertas putih dan menjadikan kertas itu hitam semua. Bukan berarti aku mengaku-ngaku kertas putih, ya?

Begitulah ketika tahun 2013 sampai kini pun masih begitu. Dengan cara-cara itu mereka menganggap sebagai suatu kebaikan. Belum lagi menyoal buku-buku potokopian pak Isa yang mereka tafsirkan dengan kedengkian. Mereka membenci pak Isa tetapi meluapkan amarah dan kedengkian mereka terhadapku dan juga mungkin sekali kepada keluargaku. Setahuku, mereka memitnah tak henti-hentinya dan betul-betul mencari-cari kesalahan. Bagaimana mungkin ada orang seperti itu masih dianggap normal dan berpikiran terang serta berakal sehat?

Mereka yang kini kujuluki keledai cabul karena kegiatan pelanggaran asusila mereka yang terselubung itu membuat opini punlik yang buruk tentangku. Semuanya harus menjadi buruk. Aku masih ingat bagaimana sekumpulan orang-orang berotak udang itu memitnahku suka menghina-hina orang arab, suka menghina orang pergi berhaji, menghina orang salat di mesjid, dan lainnya hanya karena membaca blog yang berisi tulisan Alquran menurut Sunnah Rasul dan Qurun Kedua, pokoknya yang berhubungan dengan pemahaman pak Isa. Itu keterlaluan! Itu sikap orang terbelakang!

Kalau aku menuntut semuanya tentu urusannya nyawa. Aku hanya akan menuntut nyawa mereka yang kotor pikiran itu!

Tapi, tidak. Aku bukan orang seperti itu. Itu sosiopat.

Aku sendiri heran bagaimana mereka para keledai itu sejak 2013 mengatai di belakangku begini, "ngaku-ngaku berpandangan dan bersikap dengan Alquran, ngaku-ngaku tahu manajemen waktu, ngaku-ngaku salat malam, ngaku-ngaku study", dan masih banyak lagi.

Polisi membaca tulisan ini adalah kebaikan dan biar mereka berpikir dengan akal sehatnya. Siapa biangkeroknya?!

Mereka membuat opini publik yang buruk itu fakta. Di antaranya:

1. Gay/homo.

2. Maniak seks.

3. Suka menghina orangtua.

4. Suka menghina ulama.

Beberapa hal yang harus diketahui adalah kegiatan fitnah mereka mengatasnamakan agama.

Ketika aku terbawa amarah dan menghina LDII, aku tak benar-benar sedang menghina LDII. Aku pernah dua tahun yang lalu, mungkin, bekata-kata LDII tai. LDII Lembaga Dakwah Cabul Indonesia. Itu bukan sedang menghina. Aku sedang kebingungan siapa yang menguntit dan mengganggu setiap malam seperti memerhatikan dengan kamera sembunyi-sembunyi sebab tak ada terlihat kamera tetapi ada suara gaduh berbisik membicarakanku selalu setiap malam. Aku bukan orang gila. Jadi, kupikir-pikir lagi kemudian setelah itu bahwa apa yang kukatakan tak baik dan tak kuulangi. Sampai kini.

Tetapi, apa?

Kudengar si penguntit keledai cabul itu menggunakan kebingunganku itu yang sedang tersulut ulah si penguntit itu sendiri dan kukira LDII itu menjadi suatu bukti bagi mereka bahwa aku menghina LDII. Mereka membuat opini bahwa aku betul=betul menghina LDII. PADAHAL TIDAK BEGITU. Aku bukan penghina seperti yang digambarkan oleh mereka. Mereka sampai kini membangun kebencian orang dengan hal itu bahwa aku menghina LDII. PADAHAL TIDAK BEGITU.

Mereka itu tidak tahu siapa. Tapi Allah tahu siapa mereka. Jadi sumpah Alquran saja mereka oleh yang mengetahui siapa mereka bahwa tindakan mereka bukan suatu tindakan dari pemikiran akal sehat dan tidak diperintahkan oleh Allah sebab merusak agama. Itu bertolak belakang dengan perikemanusiaan.

Aku tidak suka diperlakukan seperti objek bully. Ini bully. Bully psikis namanya.

Ada juga bukti bahwa aku ini pemalu dan tak genit terhadap perempuan. Itu benar bukti. Aku bukan orang supel yang mudah akrab. Benar-benar pemalu dan banyak diam. Ketka Indra Setiawan mengajak kopdar, waktu itu aku menaruh perhatian pada Kenary alias Niken Rosady, tapi aku biasa saja dan mungkin tidak ada yang tahu. Aku bertemu juga mungkin dua kali dan tak pernah lagi beremu dan selama kopdar itu aku tidak pernah menyapa Kenary. Tidak pernah. Dan, aku masih ingat yang banyak bicara itu Dadun dan selalu terlihat berdekatan dengan Kenary. Aku ingat Takiyo, Prince Adi, Rivai alias someonefromthesky, walaupun hanya dua kali kopdar, mungkin. Entah sudah berapa tahun itu.

Jadi, tidak adil bila ada orang-orang yang mendengki pak Isa teta[i meluapkan kebenciannya kepadaku. Itu ketololan luarbiasa. Di rumahku sudah jelas kami hanya keluarga biasa-biasa saja.

*

Bila aku bermimpi seperti anak-anak itu hal lain lagi sebab aku juga tidak mengerti. Aku keheranan sendiri kenapa bermimpi banyak dan aneh-aneh.

*

Semalam aku bermimpi dibawa ke dunia mimpi super hero. Ada Avengers dan Justice League. Kuceritakan saja singkatnya..

Aku melihat Spiderman datang dan membuka kain topeng kepalanya. Dia berkata: "Apa kau lihat-lihat." Aku jawab: "Peter parkernya, kok beda?"

Lalu ada suara perempuan menjawab dan entah siapa: "Ini mimpi super hero. Kau menjadi super hero di dunia mimpi. Kau Batman."

Lalu Superman bertanya: "Kostummu kemana?"

Aku bilang saja: "Aku bukan Batman?"

Lalu ada suara perempuan berkata dan itu entah suara siapa: "Jangan begitu, itu tidak elegan. Katakan padanya bahwa aku sudah membunuh Batman dalam diriku dan aku akan berjuang melawan kejahatan sebagai Bruce Wayne."

Lalu aku mengatakan apa yang dikatakan suara itu kepada Superman. Dan Superman tertawa terbahak lalu ia terbang. Semuanya pergi tinggal aku sendiri dan suara itu. Suara perempuan itu lalu berkata: "Ini mimpi indah, nikmati saja. Atau kau tidak suka?"

Aku menjawab: "Aku tidak suka mimpi super hero model begini."

Suara perempuan itu yang entah siapa berkata: "Bagikan ceritamu dan orang-orang pintar akan tersenyum dan tahu kau bukan Batman juga bukan Bruce Wayne."

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post