Wah, Baru Tahu

Tiba-tiba saja aku ingin mengetik 'cerpen sastra terbaru' di google search. Muncullah Cerpen mu, Komunitas Penulis Cerpen Indonesia, Kumpulan Cerpen Karya Anak Bangsa.

Aku tertarik membaca cerpen yang berjudul Cahaya Penyelamat, kiriman Irpan Hermansah. Lolos moderasi 18 desember 2018.

Aku membacanya dan suka dengan ceritanya. Aku tidak tahu dia siapa dan dia tidak tahu siapa aku. Aku salah satu dari sekian banyak orang yang membaca cerpennya. Lalu, aku berpikir untuk membuat cerpen setema demikian tapi kuurungkan niatku.

Kemudian aku memutuskan membaca karya lainnya. Cerpen berjudul Kabut Sudah Tersiram Hujan kupilih untuk kubaca, kiriman Nurhabibah Mispiy. Lolos moderasi 10 mei 2017. Bagus cerpennya.

Langit tak pernah berhenti memberi warna dari ujung ke ujung dari sehari hingga setahun. Aku tidak tahu memberi warna apa dalam dunia kepenulisan. Mungkin abu-abu bisa juga hitam namun juga bisa putih atau jingga bahkan biru. Tulisanku tak begitu baik tapi aku menulis. Aku menulis karena membaca.

Setiap serpihan kapas yang jatuh ke tanah tahu bahwa ia adalah bagian dari sesuatu yang akan berbentuk lain, yang akan berbentuk kain. Sehelai kain yang terbentuk dari ribuan helai benang. Benang-benang dari kapas. Terkelupas dan lepas untuk bergegas menegas. Kain bukan benang bukan pula kapas. Tetapi kain terbentuk dari kapas.

Kurasa, aku bukan serpihan kapas yang terbuang itu. Seperti sebulir padi yang tak sengaja jatuh tersingkirkan dan tak menjadi beras. Aku tidak tahu sedang menulis apa. Sungguh. Tapi, orang lain mungkin tahu.

Semua tahu bahwa setiap bacaan apapun itu akan memengaruhi dan saling memengaruhi terhadap pembacanya untuk kemudian saling menginspirasi satu dan lainnya. Membentuk ide atau gagasan baru untuk menuliskan sesuatu yang lain. Seperti sel-sel yang berkembang biak menjadi banyak, begitulah ide didalam pikiran orang per orang. Termasuk aku. Ketika aku membaca maka apa yang kubaca menjadi isi pikiran dan ketika aku menulis maka isi pikiranku akan memengaruhi apa yang kutulis tetapi tidak sama dengan apa yang sebelumnya pernah kubaca. Semua orang sepertinya begitu.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post