Sesak...
Di tengah telaga air mata cerminan masaku
Sayatan tipis kulit ari meradang akut
Dalam detak alat pemacu tak beraturan
Semuanya mulai terasa tak sebanding
Oh...
Mestikah sayap itu terus kau kepakkan
Sementara masih ada pijakan tanahmu
Renungkan
Berbaliklah
Menolehlah
Sebentar saja
Merpatiku...
Dan aku menghatur untuk kesekian kali
Dalam simpuh iklas kelelakianku
Jika saja indera mataku masih menarikmu
Jika saja syairku masih menggetarkanmu
Tapi sayap itu sudah deras kau kepakkan
Dalam hitungan seperseribu kecepatan
Telaga air mata ini sudah sunyi
Persinggahan Hati sudah tak kuat meradang lagi
Merpatiku...
Jika utara adalah arah terbaikmu
Tinggalkanlah aku disebelah selatan
Biar aku tetap lurus dalam pandanganmu
Jika sayap adalah perangkat vertikalmu
Ku tunggu kamu dalam pijakan horizontalku
Berharap kelak kau mendarat di tanahku
Pasrah...
Bahkan badai pun tak mampu melumpuhkan kepakanmu
Tidak juga derasnya tumpahan air hujan
Atau dahsyatnya kilatan keperakan petir
Semuanya sudah kau petakan dalam perjalananmu
Merpatiku...
Disini
Dipijakan horizontalku
Aku berdiri
Masih menunggu
(Jogja, 19 Agustus 2007)
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
allo jg Mr Jay...
nice poem
rindu.. oh rindu..
dalam penantian ..
keep writing
puisi ini bagus. masih ada sedikit salah ketik di sana sini tapi ga pa2 sih. Mungkin setelah diposting, dibaca lagi akan lebih baik. Saran aja loh ya ;p
Among the Clouds Part 2 is released! Guys, please check it out while it's still hot! (click on this message)
Guys, please read my poems & other stories at K.com ^_^puisi ini bagus, mr.jay..
aku bisa rasain feel-nya. apakah sedang menanti seseorang?
---------------
----
Read and give your comments..
SEFRY'S STORIES & POEMS AT K.COM
keren bo', nilai tertinggi sementara ini kuberikan padamu....
Thanks atas saran-sarannya. Sekaligus menjawab pertanyaan Sefry ya.. Anda Benar! Saya memang lagi menunggu seseorang di seberang langitku.. hehehehehe.
rindu .. yg sangat dalam
Puisi yg keren.
rindu yg menyesakkan.