Seorang anak perempuan membawa gitar dalam pelukan.
Usianya baru saja menjejak angka belasan.
Suaranya tak semerdu wajahnya yang lugu.
Terkadang berandalan di belakangnya berteriak "Goyangin dong pantat loe."
Ahhh
Kala malam tubuh tak berselimut.
Menunggu ibu pulang tak berharap.
Dia pasti sedang berjuang dengan tubuh telanjang.
Semoga besok pulang dengan uang SPP di tangan.
Ahhh
Tapi malam ini mata perempuan cilik tak dapat terpejam.
Tadi pagi seorang laki-laki mencium bibirnya.
Sungguh bergetar dia rasa.
Dan sejujurnya sang perempuan cilik tak pernah diajari tentang dosa.
Ahhh
Paginya ibu pulang.
Pipi kanan dan kirinya lembam.
Sang anak bertanya "Ibu, ada apa?
Ibu hanya menjawab singkat "Habis diperkosa"
Rating
81
points
Views: 22 reads
Comments: 0
Rating:
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
Semoga bisa dinikmati dan dimaknai.
uhhhh..miris...sedap,nikmat...
ibuku malang ibuku sayang.
Nusuk euy.
idem dengan super x
akhir yang kalem namun menusuk. I like it.
sedih.. (di luar sana emang kejam gitu ya, Ibu?)
habis baca tulisan ini, rasanya gimana...gitu. mungkin 1yang bisa terucapkan, rasa syukur. seburuk apa-pun kehidupan yang kita miliki, kita ngga harus seperti tokoh dalam cerita itu - yang aku yakin, banyak terdapat di kehidupan nyata.
Habis baca ini kok aku langsung merasa sedih dan kehilangan harapan ya hehehe terlalu menghayati mungkin
Ahh.. bingung gua kasih comment apa..
kayak kritikan kehidupan