Akhir

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Duhai kekasih tak lagi terkasih,
Sudah kukembalikan kunci milikmu
Membatu di antara lahan yang pernah kita tapaki
Tak lagi kutemukan pintu itu
Yang bawaku pulang kepadamu

Duhai cinta tertinggalkan
Bukan kuabaikan air mata itu
Pun segala rindu yang kau hembus
Namun arah ini sudahlah berbelok
Dan aku tak lagi menujumu

Duhai kekasih tak lagi mengasihi
Carut itu demikian dalam
Rapuh begitu kuat menjelma
Begitu juga jejaring luka
Tak henti kucurkan darah
Dari pisau kata yang kau tusukkan

Duhai cinta terpatahkan
Lupa adalah anugerah
Ketika sakit begitu perih
Dan lara tak tertahankan
Sesatkan emosi
Dalam kewarasan gila
Sementara kita masih saja berperang

# Mengapa tak kita hentikan perang ini?

Rating

120
points
Views: 133 reads
Comments: 0
Rating:
80

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
anty's picture
anty at wuihhh (1 year 9 weeks yang lalu)

good banget, tp sedih ya ?

gusbadung's picture
gusbadung at wew (1 year 9 weeks yang lalu)

napa jadi melow gini non....menyedihkan bgt..T_T hiks

kucing_betina's picture
kucing_betina at uhh (1 year 9 weeks yang lalu)

penuh dengan emosi niy^^

masari's picture
masari at Baguuuss (1 year 9 weeks yang lalu)

Suka bgt dengan hampir seluruh bagian puisi ini, feel-nya kuat.

Ya, mengapa tak dihentikan saja perang ini?

cibo's picture
cibo at Noir.. (1 year 8 weeks yang lalu)

..wanita satu ini memang selalu menggunakan kata2 yang tinggi berat namun tetap enak di baca, ini sudah menjadi karakter penulisannya.

Menapaki telapak kaki yang sudah tertapak oleh tapak diri sendiri, sulit membuka pintunya kembali

setiap kata adalah dendam jika pisau kata yg di tancapokan begitu mengena,

yah benar...# Mengapa tak kita hentikan perang ini?

creativeway13th's picture
creativeway13th at rima.. (1 year 8 weeks yang lalu)

iya bu.. damai aja..
enakkan damai..
sambil duduk di pantai..
trus mengunyah siomay..
hehehehe mantap khan rima gue.. ^^

gheta's picture
gheta at wuhui.. (1 year 8 weeks yang lalu)

ayo semangatt bu!
puisinya sendu.. (bukan seneng ndusel lho!)
hehehehe...

ranggamahesa's picture
ranggamahesa at mari kawan (1 year 8 weeks yang lalu)

Let's give peace a chance

areedha cavalera's picture
areedha cavalera at ehmm (1 year 7 weeks yang lalu)

tertinggal apa yang yang harus terpenggal...

dimas_rafky's picture
dimas_rafky at . (1 year 6 weeks yang lalu)

Suka. Aq suka banget. Kalimat2nya kusuka.

Keep writing,
komen2 jg tulisanqu..

Chatarou's picture
Chatarou at sakit... (47 weeks 9 hours yang lalu)

begitu dalam luka itu ya..
sampai suatu saat bisa merasakan betapa nikmatnya sakit itu..

dan cinta bukan lagi milik kita
walau dia tetap ada

sedih..
chatarou

Bamby Cahyadi's picture
Bamby Cahyadi at Ajari aku (41 weeks 3 days yang lalu)

Puisimu bagus. Ajari bertutur lewat puisi.

KD's picture
KD at hmmm (34 weeks 5 days yang lalu)

hmmm

Shinichi's picture
Shinichi at (21 weeks 4 days yang lalu)

Hmm, saia tutup dengan membaca puisi buat hari ini. Mba', Mba' kenal yg mana duluan? Puisi atau Prosa?
hehehe
saia ngerasa di prosana Mba' terselib gaya puisina Mba'..
nah loh?

Yg ini maknanya ngena banget.
saia emang kaga pintar2 berkomentar
salam, mba'