siapa dia dalam hidupku
tak seorang pun kan tahu
bahkan engkau, juga mereka
aku pun tidak
malaikatkah ia
tidak, ia adalah kita
merasa...
mengarsa...
berkarya...
perempuan, kupanggil ia
kelak, ia kan keriput
menjadi tua
lalu mati
‘kan terkenang bila tak terhilang
menjadi mutiara kehidupan
hatiku terpaut dengannya
gejolak yang gerincing
mengapa ia, pikirku
....
lalu senyap dalam sepi
bertanya tuk menjawab
mencari pembenaran
yang tak kan kau tahu
di dunia ini
aku hanya ingin memberi diriku
hanya untuknya
dalam keluguanku
hanya untukmu
bandung, dua empat oktober 2007
Rating
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
memaknai perempuan terkadang sesuatu yang rumit dan pelik, lebih karena menganggap perempuan itu sosok yang lemah, padahal sosok perempuan bisa jadi seorang raksasa dengan cakar perkasa yang siap mencabik laki-laki.....
Btw bro sulit bgt gue mencari inti merah dr puisi lo itu perempuan atau malaikat?
terharu baca puisimu.. hahahaha... nice2.. setidaknya sudah memberikan sudut pandang yang jauh berbeda dari mayoritas laki-laki di dunia ini.. (bukan begitu?)^^
Nampaknya puisi QTa beDua agag konTRas yah.. Kamu LiaT peRempuaN sepeRTi iTu yah, dan aKu memandanG Lelaki daRi suDuT yang beRbeda..
KaLo sudi moHoN baCa puisi ku Harga diri Lelaki... ^^
perempuan oh perempuan... sumber segala keindahan^^ sumber segala inspirasi^^