hmm... bagus...
tapi dialognya lumayan berat juga yah...
maksudku bukan 'content'nya lho, cuma bagaimana cara kedua tokoh berbicara, mungkin bisa dibuat lebih lentur, dan dengan kalimat-kalimat yang lebih pendek, supaya terasa lebih alami.
9w suka banged...
ceRita Rubah dan pangeran yang menjinakkannya, jadi keingetan satu novel yang sediiiih banged.
JuduLnya SheiLa, Luka hati gadis kecil... menGuRas aiR maTa de poKonyah..
Hari ini, ketika waktu istirahat sekolah, Dina, siswi kelas tiga SMP, tengah berbicara serius dengan sahabatnya, Rini.
“Rin, apa pendapat kamu? S ... lanjut baca
Alkisah di bumi ini hidup seorang anak laki-laki yang tidak berani berhadapan dengan binatang. Nama anak itu Roni. Roni berumur sepuluh tahun dan masi ... lanjut baca
Sore hari awal perkuliahan ini tidak terasa istimewa bagi Tono. Kegagalannya meraih nilai baik pada semester pendek membuat Tono bosan kuliah. Tidak h ... lanjut baca
“Asyik sekali, belakangan setiap kali main ke rumah kamu, aku selalu disuguhi kue-kue enak, itu buatan sendiri ya?” tanyaku pada teman sekelas, la ... lanjut baca
Saya punya teman di masa SMA. Orangnya aneh. Keanehan dia lumayan banyak, tapi saat ini saya tidak ingat satu pun keanehan dia. Itu wajar karena kami ... lanjut baca
Ketika masih aktif bekerja pada BUMN:
“Kami pergi dulu, Nak! Kami mau mencari uang untuk kamu, Nak!”
“Dadaaah, huhuhuhuhu, dadah, huhuhuhuhu. ... lanjut baca
Kembali berada di sini. Di rumah burung besi besar. Tempat persinggahan pertama saat menapakkan kakiku di daratan ini. Dan tak lama lagi aku akan meni ... lanjut baca
Kesedihan membalut
Hati mereka, jiwa mereka
Tangis dan do’a
Mengiringinya
Masuk ke lubang penuh makna
Kini,
Langit tak bisa dipandangnya l ... lanjut baca
sayang...
engkau terbang
sayang...
tak bisa kugapai
sayang...
engkau berlari
sayang...
tak bisa kukejar
menjerit-jerit
nyawaku melolong
... lanjut baca
Puteri, mungkin sekaranglah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mimpi-mimpi yang selama ini
menemani tidurku yang kurasa sudah terlalu ... lanjut baca
ketika ku kembali merasakan cinta
rasanya seperti melayang sampai ke bulan
aku terbuai akan perasaan ini
kadang terlintas keinginan tuk memilikinya ... lanjut baca
jalanan terasa sepi
binatang malam menertawaiku
embun masuk hingga ketulang
aku sendiri
aku sepi
tanpa teman
tanpa saudara
tanpa kekasih
m ... lanjut baca
telah kucoba tuk tetap bertahan,mencoba hadapi segala pertikaian
namun semua apa yang telah julakukan percuma
kucoba berikan satu kesempatan mencoba ... lanjut baca
Senja menguning menyemai kehidupan
Mentari kunjung padam dalam kesunyian
Setitik sinaran penghantar kegelapan
Menebarkan harapan baru pada sebuah k ... lanjut baca
"Heii... Mau kemana kau? Bawa sini! Hei... Jangan lari...! Dia milikku... !"
Entah kenapa aku tak berdaya kali ini. Kulihat dia diseret-seret orang ... lanjut baca
dikadiman,cerita u bangus... ada pelajaran yang dapat kita petik. bagusnya dibanyakin lah alurnya.okey! terus berkarya! salam kenal ya?
hmm... bagus...
tapi dialognya lumayan berat juga yah...
maksudku bukan 'content'nya lho, cuma bagaimana cara kedua tokoh berbicara, mungkin bisa dibuat lebih lentur, dan dengan kalimat-kalimat yang lebih pendek, supaya terasa lebih alami.
okey..cukup lancar...hanya penggunakan kata sarkastik saya nggak nangkep..
kakaknya gendut ya..
atau heheheh..
bagus.. Nggak bisa comment banyak. karena saya suka ini. Nggak terlalu banyak deskripsi emosi.
9w suka banged...
ceRita Rubah dan pangeran yang menjinakkannya, jadi keingetan satu novel yang sediiiih banged.
JuduLnya SheiLa, Luka hati gadis kecil... menGuRas aiR maTa de poKonyah..
kaLiaN haRuz pada baca
hebat-hebat. Sangat mendidik. Tapi kayaknya harus dijelasin mas nya tuh siapa. Pacarnya? Ato bapaknya?