dalam hidupmu derita sudah menghampirimu
lahir di dunia dicaci dan dihina
tak pernah seorangpun mau menghampiri
cuma cemoohan kerap kali mereka beri
sabar dan senyuman engkau berikan
tetap saja tanpa henti mereka menghinakan
rupa dan bentukmu yang menjijikkan
oleh mereka dijadikan bahan ejekan
namun pada suatu malam yang sunyi
kau diam dalam balutan suci
tekun dan iklas beribadah menyembah Tuhan
berdoa khusyuk memohon segala ampunan
Tuhan memang maha adil
kini kau tak lagi terkucil
dengan jiwa yang suci berbalut iman
jadilah kini kau kupu-kupu menawan
Rating
31
points
Views: 67 reads
Comments: 0
Rating:
Comments: 0
Rating:
Delicious
Digg
Facebook
Technorati
Puisinya filosofis banget..Dalam hal ini, puisi sudah memenuhi " tugas "nya, yaitu memberi makna baru pada sesuatu yang sering kita lihat sehari-hari. Tentunya, Pada makhluk yang sering dihina dan direndahkan.
tapi aku kurang menangkap nuasnsa dramatis yang ada terutama klimaks. emosi juga tidak terlalu kebawa. apalagi pengantarnya memiliki kesan memaksa. oh iya, manusia hanya bisa memandang fenomena dan tuhan adalah pemilik segala misteri. jangan paksa manusia memasuki kedalaman yang susah, apalagi memandang hati.
keep writing {^_^!
(Princes Azura)
puisi kan ga pernah salah^^
kupu-kupu memang keindahan
kalo bisa penjabaran ttg proses coconnya di tambah
krn itu pergulatan dan prrosesnya bertransformasi
abis itu bawahnya di tambahn
tiba-tiba datang seekor kodok
hap,,kupu2 itupun dimakan
apaa cobaa?
tuch ulat menyembah tuhan??
mak dy agama apa??