Jangan lihat Wajah ku, lihat lah kedalam mataku

Gedung hijau saksi bisu pertemuan dua insan
Tarik menarik kedua pasangan pintu menanti jawaban
Segar menyeruak ruang penuh sesak
tabir senyum merambat damai di sebidang hati melumatkan tamak

Meja berkaki hendak berdiri ketika badan terjepit diri
Lalu lalang bayangan menyeruak masuk tinggalkan pesan
Tetesan air berbunyi nyaring mengalahkan empunya yang congkak
Kepala kepala mulai berbicara tegak ancungkan jari

Sesaat hening menyelimuti
Sesaat irama melodi mengikuti gemertak gigi

Sudah setahun sudah rasanya dilayani
tapi tak pernah berpuas diri
ketika topeng ini jadi pedang
Menusuk tajam hingga menembus tepat ke hati lapang

Bila badan ini bisa bernyanyi
Ciptakan lagu bernada sinis
Biar semua telinga mendengar, Biar mulut bisa berdesis , Biar mata mulai menangis
Tatap hitam putih terowongan mata ini
Kan sampai disana sebuah makna yang berbeda

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post

aku suka judulnya :D

90

judul dan isi puisinya kena banget. Thanks. Salam kenal...

50

nice...ngga ada djang boeroek at all

dalam seboeah seni tak akan ada pernah
ditemukan suatu keburukan apapoen
jang ada hanjalah keindahan.....
keindahan...keindahan..dan seterusnya

good work...my friend

80

begitulah kehidupan,setiap saat bangun public image....