Cerita Tentang Sahabat Sejatiku

Dunia
Akan kuberitahukan kepada kalian
Bahwa sekarang aku telah memiliki Sahabat Sejati!
Bukan aku yang menemukan-Nya, tapi Dialah yang menemukan aku.
Kini Dia mau menjadikan aku milik-Nya,
Dan Dia mau menjadi milikku!!
Sungguh, ini sangat membuatku bahagia!!
Aku bisa menjadi milik-Nya dan memiliki-Nya,
Selamanya…!!

Dunia,
Sekarang aku bersahabat dengan-Nya
Wau, ini sangat luar biasa!!
Aku bisa selalu berada di dekat-Nya,
Karena Dia berjanji untuk tidak akan pernah meninggalkanku
Aku pun juga tidak ingin meninggalkan-Nya
Aku tidak akan pernah bisa hidup tanpa-Nya!
Dialah Sumber Kehidupanku!!

Dunia
Tahukah kalian bahwa Dia selalu, selalu, dan selalu memberikan yang tebaik untukku?!
Dia selalu mempertimbangkan dulu segala sesuatu yang akan Dia berikan untukku.
Meskipun seringkali awalnya aku sulit memahami kehendak-Nya,
Tapi pada akhirnya aku selalu dan akan selalu percaya bahwa Dia melakukan yang terbaik untukku

Dunia,
Aku ingat suatu pengalamanku dengan-Nya
Waktu itu Dia memberiku sesuatu yang tidak aku suka,
Awalnya aku berpikir bahwa Dia ingin mencelakai aku
Aku marah!
Aku sempat tidak mau bergaul dengan-Nya
Rasanya aku tidak mau bersahabat lagi dengan Dia
Tapi…
Dia selalu setia menungguku sampai aku mau kembali pada-Nya
Aku menyerah…
Aku pun kembali pada-Nya
Dan akhirnya aku sadar bahwa pemberian-Nya waktu itu adalah sungguh teramat baik untukku

Dunia
Aku benar-benar bersyukur karena-Nya
Aku bersyukur karena Dia sangat mengasihiku
Aku bersyukur karena Dia selalu memahami diriku
Aku bersyukur karena Dia selalu ada untukku
Aku bersyukur karena Dia tidak pernah lalai menjagaiku
Aku bersyukur karena Dia selalu memberiku penghiburan saat aku bersedih
Aku bersyukur karena Dia selalu memberiku kekuatan saat aku lemah
Bahkan, tak jarang Dia menggendong aku saat aku terluka dan tak berdaya
Terlebih lagi, aku sangat bersyukur karena Dia telah mengorbankan nyawa-Nya untuk menggantikanku,
Supaya aku terbebas dari hukuman yang seharusnya kuterima

Dunia,
Aku tidak tahu apa lagi yang harus kukatakan
Kertas ini tidak akan pernah cukup untuk mengungkapkan segala kebahagiaanku bersama-Nya
Satu hal yang pasti:
Aku sungguh tidak bisa hidup tanpa-Nya
Dia adalah segalanya dalam hidupku!!
Tak ada sesuatu pun harta milikku yang bisa membalas segala kebaikan-Nya
Kecuali penyerahan hidupku sepenuhnya pada-Nya
Aku tidak akan kecewa karena aku telah menyerahkan seluruh kehidupanku untuk-Nya
Karena aku percaya bahwa Dia sangat mengasihiku…
Terimakasih Sahabat Sejatiku…!!

TUHAN,
Aku sungguh bersyukur karena Engkau mau menjadi Sahabat Sejatiku…!!

By WH Setyorini

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer wenny_fez
wenny_fez at Cerita Tentang Sahabat Sejatiku (6 years 41 weeks ago)
70

bener-bener mengetuk banget tuh..

50

Tuhan memang Benar-Benar Sahabat paling Setia. Bahkan ketika manusia sedih selalu saja mengeluhnya pada Tuhan... Keren IDenya.......

*Endik Koeswoyo: Penulis Novel Cinta Selebar Kerudung, Cowok Yang Terobsesi Melati, Tersesat Di Surga, serta buku Siapa Memanfaatkan Letkol Untung. http://endikkoeswoyo.blogspot.com/

dadun at Cerita Tentang Sahabat Sejatiku (6 years 41 weeks ago)
80

"Bukan aku yang menemukan-Nya, tapi Dialah yang menemukan aku.">>maap, saya kurang ngeh sama yang ini, kurang sreg gitu...

over all sih nice, nais lahhh

Buat smuane We minta maaf kalo' kata2 yang We tulis dalam "Cerita tentang Sahabatku" ini terlihat agak2 gimana getu... Klo da yang bilang tulisan We ga pantes dibilang 'puisi' so it's OK...!! Buat We, everything is ok selama pa yang We lakukan tu bener... Lagian, We cuma pengen menulis pengalaman We yang luar biasa dalam tulisan ini... Hmm..
So...
Thx 4 aLL ^_*

Writer OrangMalas
OrangMalas at Cerita Tentang Sahabat Sejatiku (6 years 42 weeks ago)
60

Adakah kamu juga Kuasa karena sudah mengaku bersahabat dengan Tuan-ku?

Regards,

Writer dimas_rafky
dimas_rafky at Cerita Tentang Sahabat Sejatiku (6 years 42 weeks ago)
70

Benar-benar curhatan ala-kristiani. Tapi sepertinya sama sekali tidak ada bagian yg disebut puisi. Lebih ke arah apa ya? But, it's ok. Just keep writing!

Lam kenal,
baca2 n komen2 tulisanqu ya..