Kemudian…
Aku mulai membuka lembar-lembar putih tak berisi
Kemudian…
Kutuliskan seluruh perasaan jiwa dengan tinta tak terbatas
Kemudian…
Semua sahabat dari dunia layar mulai berbicara antara hitam dan putih
Antara bagus dan buruk atau suka dan tidak suka
Kemudian…
Aku hanya bisa tersenyum mendengar ucapan-ucapan tak bersuara
Mengambil hikmah bahwa mereka peduli padaku
Kemudian…
Aku terus menuliskan lembaran-lembaran baru
hidup baru dan juga cerita-cerita ku yang lain
Kemudian…
Aku masih menunggu jawaban dari penghuni tak bersuara itu lagi
Untuk mengerti aku, untuk berpikir bahwa aku masih disini
Di Kemudian.com
Rating
14
points
Views: 188 reads
Comments: 2
Rating:
Comments: 2
Rating:
Favorites
You have to login to access this feature click hereFlag
You have to login to access this feature click hereRead next posts
Be the first person to continue this post
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Kemudian saya berada di sini.
puisi sebenarnya sangat subjektif... kita dapat menilai puisi itu bagus atau tidak dari feel-nya... jadi nilai ini adalah nilai dari feel yang kudapat dari puisi ini...